Halaman

Senin, 18 Maret 2013

Loket Bayar Online Akses








karena ingin menambah penghasilan, maret 2012 saya membuka usaha jasa pembayaran rekening listrik, telepon, internet, tv kabel, pembelian tiket ka dan pulsa di kota malang di bawah menegemen akses.
untuk mendapat hak usaha saya harus membayar sejumlah uang dan mendapat modem smartfren, brosur untuk disebar, spanduk plus pelatihan singkat.
saya melengkapi diri dengan membeli laptop, pesan stempel, bantalan stempel, tinta.
saya juga harus transfer uang sebagai deposit ke bank perkreditan rakyat ks di bandung.
setelah menyebar brosur, ada yang datang akan membayar listrik, telepon dll.
bukannya untung, saya malah dibuat malu karena modem mengalami gangguan.
sejak itu sampai akhir tahun 2012, beberapa kali modem bermasalah.
bahkan januari 2013, modem dikirim ke pusat layanan smartfren di malang, untuk diteruskan ke jakarta.
sejak kerusakan yang pertama, saya trauma melanjutkan usaha.
namun untuk mengimbangi administrasi bank yang setiap bulan dipotong rp 10.
000, hak usaha tetap jalan untuk membayar rekening pribadi.
yang membuat saya tak paham adalah, modem berulangkali rusak tapi tak ada upaya akses menggantinya dengan modem baru.
tentang saldo deposit, per desember 2012 rp 60.
000, pada 30 januari 2013 saya transfer rp 50.
000 via bank bri ke rekening bpr ks (033701000426300), pada 7 maret 2013 saldo hanya rp 8.
655! saya sudah sms supervisor di malang namun tak ada tanggapan memuaskan.
pengaduan lewat web pun beberapa kali gagal dan hanya diminta logging.
selain itu, tak pernah ada kanvaser datang, kecuali saat saya sampaikan kalau saya akan menulis surat pembaca tatkala modem mengalami gangguan yang kesekian kali.
nama dan alamat di redaksi
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.