sidoarjo - pasca pengambilan dokumen pembangunan aula dinas pariwisata kebudayaan pemuda dan olah raga (disporabudpar) pemkab sidoarjo, penyidik kejaksaan negeri (kejari) sidoarjo langsung berkoordinasi dengan ahli bangunan di surabaya.
langkah yang dilakukan penyidik pidana khusus (pidsus) kejari sidoarjo dalam pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) ini untuk memperkuat dugaan adanya penyimpangan.
pasalnya, pembangunan aula itu menggunakan anggaran daerah yang menghabiskan uang sekitar rp 191 juta.
rinciannya, dalam apbd 2011 sebesar rp 92 juta dan perubahan anggaran keuangan (pak) sebesar rp 99 juta.
"konsultasi yang kami lakukan untuk memastikan apakah kondisi bangunan yang ada itu sesuai dengan uang yang dikeluarkan," tutur kepala kejaksaan negeri (kajari) sidoarjo sumardi, rabu (20/3/2013).
menurut irwan, konsultasi dengan tim ahli, tidak terkait hal itu semata.
bentuk bangunan dan konstruksi juga akan dikoordinasikan karena genteng aula bergelombang.
konstruksi besi yang dipasang untuk kuda-kuda juga ikut menjadi bagian koordinasi.
"pemasangan besi di bagian tiang ada yang tidak presisi," ucapnya.
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.