![]() |
| Demo Massa Pro Ra Imam Jebol Pagar Kantor DPRD |
bangkalan - untuk kesekian kalinya, massa pro kh imam buchori (ra imam) kembali berunjuk rasa di depan kantor dprd bangkalan, jumat (1/3/2013).
kali ini, massa yang berjumlah sekitar 200 orang itu mendapat hadangan dari petugas kepolisian.
petugas tidak memperbolehkan massa yang membawa pentungan itu, memasuki halaman kantor dewan.
"ini gedung rakyat, jangan halangi kami.
tolong beri kesempatan, kami ingin menyampaikan aspirasi," tegas ra imam dari atas mobil pikap dengan pengeras suara.
dalam orasinya, ra imam yang didampingi pasangannya pada pilkada bangkalan lalu, rk zainal alim (din zen) mengemukakan, petugas kepolisian telah berkonspirasi dengan penguasa karena massa tidak diperbolehkan masuk halaman dprd setempat.
"kalau tetap menghalangi kami, berarti pilkada bangkalan telah cacat hukum.
berarti keamanan ikut konspirasi," tuturnya.
kapolres bangkalan akbp endar priantoro mencoba menenangkan massa.
dengan menggunakan pengeras suara milik pendemo, ia meminta massa tidak bertindak anarkis.
"jangan anggap kami musuh.
kami punya tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kondusivitas di bangkalan," tegasnya dari atas pikap pendemo.
endar akhirnya meminta perwakilan pendemo untuk memasuki kantor dprd bangkalan.
dalam hal ini, ra imam bersama din zen mengejek keberadaan para wakil rakyat.
tak berselang lama, keduanya pun keluar karena semua anggota dpr tidak ada di tempat.
usai ra imam-din zen kembali ke kerumunan massa, pendemo tetap ngotot ingin memasuki halaman dprd bangkalan.
"tolong izinkan kami masuk untuk melaksanakan shalat jumat," pinta ra imam.
suasana semakin tidak terkontrol ketika petugas yang berjaga di depan dan di belakang pintu masuk tetap menutup rapat pintu gerbang.
massa akhirnya berhasil menjebol pintu pagar setalah pikap yang bermuatan sound system berjalan mundur menabrak barikade petugas.
"jangan memaksa kami bertindak tegas.
silahkan mundur," ujar akbp endar priantoro.
sejumlah petugas brimob polda jatim yang berada di belakang pintu masuk pun akhirnya berhasil memukul mundur massa pendemo.
kondisi kembali berangsur kondusif.
massa akhirnya membubarkan diri kembali ke jalan halim perdana kusuma, kediaman ra imam.
mereka beralih membakar ban bekas di jalan tersebut.
Translate from: health[dot]detik[dot]com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.