Halaman

Selasa, 25 Februari 2014

Dishub Malang : Peremajaan Taksi Dua Tahun Terlalu Lama




Dishub Malang : Peremajaan Taksi Dua Tahun Terlalu Lama
Dishub Malang : Peremajaan Taksi Dua Tahun Terlalu Lama






surya online, malang – waktu dua tahun untuk peremajaan armada yang diajukan pengusaha taksi di kota malang dirasakan terlalu lama.
saat ini, masyarakat sudah mendesak pemkot agar secepatnya menyediakan pelayanan taksi yang bagus.
"kalau menunggu selama dua tahun, kami tidak bisa.
karena kami sering mendapat telepon dari masyarakat agar ijin taksi blue bird segera disetujui.
masyarakat menginginkan ada taksi yang mempunyai pelayanan bagus," kata kepala dinas perhubungan (dishub) kota malang, wahyu setianto, selasa (25/2/2014).
dikatakannya, untuk menyambut perdagangan bebas afta pada 2015, kota malang, memang membutuhkan taksi yang mempunyai pelayanan bagus.
ia berharap, pengusaha taksi yang sudah ada di kota malang, meningkatkan kualitas untuk bersaing dengan pengusaha lain.
"ketika melakukan uji kir, banyak armada taksi di kota malang yang masih belum memenuhi standar.
itu akan menjadi bahan evaluasi kami," ujarnya.
disinggung soal proses ijin beroperasi taksi blue bird di kota malang, wahyu mengatakan masih dalam pengkajian.
menurutnya, wali kota juga belum menyetujui ijin operasi taksi blue bird.
"sekarang masih dalam proses kajian.
kalau pengajuan ijinnya sudah sejak akhir desember 2013," katanya.
kepala humas citra perdana kendedes taksi, cholil arifin, mengatakan, sejauh ini, pegusaha taksi belum pernah melakukan pertemuan dengan pemkot malang.
ia sudah mengirim surat untuk melakukan pertemuan dengan wali kota malang, m anton, tapi belum ada jawaban.
"kami belum bertemu dengan pemkot.
kami juga tidak meminta waktu dua tahun untuk proses peremajaan armada ke pemkot," katanya.
dikatakannya, untuk taksi citra, sudah mulai melakukan peremajaan armada sejak akhir 2013 lalu.
sebelumnya, perwakilan sopir taksi mendatangi balai kota malang, untuk menyerahkan surat ke wali kota malang, m anton.
surat tersebut berisi tentang kesanggupan pengusaha taksi untuk melakukan peremajaan armada dan peningkatan pelayanan terhadap penumpang.
komitmen pengusaha taksi untuk meningkatkan pelayanan itu dilakukan agar pemkot malang tidak mengeluarkan ijin operasional taksi blue bird di kota malang.
wali kota pernah berjanji tidak akan mengeluarkan ijin taksi blue bird jika pengusaha taksi yang sekarang ada meningkatkan pelayanan terhdap penumpang.



terkait    #taksi

baca juga



kenaikan tarif angkot dan taksi 23 persen, bus kota 15 persen


operator taksi desak pembaruan tarif taksi


blue bird berharap tarif taksi disesuaikan


dituduh todongkan pistol, didi soekarno tidak terima


hyundai axcel iii cocok untuk taksi





penulis: samsul hadi

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.