surya online, malang – karena sampah, arek blimbing kota malang, dr gamal albinsaid (25) mendapat kesempatan mengunjungi istana buckingham, inggris.
dokter muda rs dr saiful anwar ini mendapatkan penghargaan kehormatan utama yang diserahkan langsung oleh his royal highness (hrh) the prince of wales, pangeran charles.
penghargaan yang diraih gamal ini bernama hrh the prince of wales young sustainability entrepreneurship first winner 2014 (penghargaan kehormatan dari prince of wales kepada entrepreneurship muda yang peduli di bidang sumberdaya berkelanjutan) yang diselenggarakan unilever bekerjasama dengan cambridge university.
prestasi alumni fakultas kedokteran universitas brawijaya (ub) ini didapat setelah secara inovatif berhasil mengembangkan ide asuransi kesehatan berbasis sampah atau dikenal dengan sebutan klinik asuransi sampah (kas).
pada malam penganugerahan penghargaan yang digelar jumat (31/1/2014) di istana buckingham, gamal bersaing ketat dengan tujuh finalis dari tujuh negara, setelah sebelumnya menyisihkan 500-an peserta dari 90 negara.
“atas penghargaan ini saya ucapkan terima kasih kepada hrh the prince of wales pangeran charles, unilever, cambridge university, staf saya di cv indonesia medika (im) dan warga kota malang peserta kas,” kata gamal dalam surat elektronik (surel) yang dikirim dari inggris, sabtu (1/2/2014).
gamal menjelaskan, prinsip kas sama seperti sistem asuransi kesehatan lainnya.
yang membedakan hanya pada pembayaran premi.
jika asuransi kesehatan konvesional membayar sejumlah uang untuk preminya, pada sistem kas pembayaran premi berupa sampah yang kalau diuangkan jumlahnya rp 10.
000 perbulan.
“saya jelaskan saat presentasi kalau warga mengganti sampah dengan fresh money, kami tolak.
akhirnya, pangeran charles dalam pidatonya mengatakan kas kami ini menyelesaikan dua permasalahan, yaitu lingkungan dan kesehatan.
memang itu yang kami bidik,” sambungnya.
alumni sman 3 kota malang ini mengungkapkan, inspirasi kas berawal delapan tahun lalu, saat ia menyaksikan seorang anak pemulung meninggal karena diare namun orangtuanya tidak mampu membiayai pengobatan.
bagi gamal, kejadian itu menjadi tamparan keras dunia kesehatan.
kemudian gamal bersama lima kawannya membuat skema asuransi berbasis sampah yang awalnya memang menyasar kaum pemulung.
“saat ini kami sudah punya 500-an anggota kas yang kemungkinan akan semakin bertambah.
bahkan anggotanya tidak lagi pemulung tapi juga warga biasa,” ungkapnya.
dari penghargaan ini, gamal mendapatkan hadiah sebesar 50.
000 euro atau sekitar rp 823 juta.
gamal menyatakan, hadiah ini akan digunakannya untuk pengembangan kas.
“saya sudah punya gambaran untuk asuransi pendidikan sampah yang sistemnya seperti kas ini.
jadinya nanti masyarakat bisa memiliki asuransi untuk biaya pendidikan putra-putrinya yang ditabung dari sampah-sampah yang mereka setorkan ke kami,” paparnya.
bertemu pangeran charles, peraih penghargaan anugrah karya inspiratif menristek 2011 ini mengaku percaya diri.
bahkan ketika berbincang secara pribadi dengan pangeran charles, gamal mengatakan tidak merasa deg-degan atau sampai keseleo lidah.
“waktu bicara empat mata dengan beliau, semuanya berjalan lancar.
yang saya rasakan hanya rasa syukur dan tuhan maha lembut kepada hambanya, bahwa arek malang seperti saya bisa mendapatkan karunia seperti ini,” ujarnya.
hal yang ditanyakan pangeran charles, beber gamal, mengenai sistem kas.
kemudian pangeran charles bertanya kembali mengenai kemungkinan program pemanfaatan sampah ini menjadi energi.
“saya balas ke beliau, hal tersebut menjadi masukan untuk pengembangan proyek ke depannya,” pungkasnya.
terkait    #dapat penghargaan dari pangeran charles
penulis: irwan syairwan
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.