oleh: tri ayu ningsih mahasiswa fakultas psikologi universitas merdeka malangbetapa indahnya jelajah nusantara ketika saya mencoba membandingkan karakter setiap tata letak dan keindahan alun-alun di empat kota (malang, batu, kediri, dan tuban) dalam satu pekan.
dari kota malang, alun-alun di jalan merdeka barat ini bernuansa begitu khas, lengkap dengan burung dara yang terbang kesana-kemari dan begitu banyak pedagang asongan menjajakan aneka jajanan rakyat murah meriah.
tak jauh berbeda dengan alun-alun kota batu dengan tata taman yang unik dan menarik.
di sana juga terdapat area bermain yang dijamin membuat anak-anak betah berlama-lama di sana.
tak ketinggalan wahana bermain seperti bianglala yang juga bisa dinikmati pengunjung dewasa.
bagaimana dengan alun-alun kota tahu kediri? kediri pun tak kehabisan akal untuk menarik wisatawan.
kemeriahan suasana di alun-alun kediri juga diramaikan pedagang asongan yang banyak menjajakan penganan khas kediri, yakni kerupuk tahu.
kerupuk tahu kediri memang terasa khas karena dibuat dari tahu asli dan tentu sangat berbeda dengan kota-kota lainnya.
nah, yang terakhir saya kunjungi dalam perjalanan saya kali ini adalah alun-alun kota tuban.
alun-alun kota ini paling menarik dibandingkan alun-alun tiga kota sebelumnya.
bila alun-alun kota lainnya memiliki akses dengan masjid kota, maka di kota tuban menawarkan nuansa berbeda karena alun-alun kotanya terdapat makam wali, yaitu sunan bonang.
tak pelak, tempatnya sangat ramai, apalagi kalau banyak para ziarah, mereka berbondong-bondong ke tempat ini.
di sana terdapat banyak pedagang asongan yang tak sekadar menjual makanan, namun juga baju, cinderamata ziarah, selain makanan khas tuban, yakni siwalan dan air legen.
konon, legen tuban menurut warga tuban rasanya manis sekali dan membuat pikiran tenang.
sungguh, jelajah alun-alun di empat kota di jawa timur yang terasa berbeda namun masih memiliki keseragaman nuansa dan kekhasan masing-masing, sekaligus keunikan yang menjadi penanda sebuah wilayah sehingga sanggup menjadi penarik wisatawan lokal, regioal, maupun mancanegara.
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.