Halaman

Selasa, 30 April 2013

TKI Ponorogo Tewas Mendadak di Arab Saudi








ponorogo-belum tuntas kasus pemulangan jenazah, dwi ani puspitasari (24) warga desa beringinan, kecamatan jambon, kabupaten ponorogo yang tewas mendadak jatuh dari lantai 6 di rumah majikannya di hongkong, karena dugaan percobaan bunuh diri, kali ini ada wahyudi (48) warga rt 01, rw 02, dusun tamansari, desa carangrejo, kecamatan sampung, kabupaten ponorogo dikabarkan tewas mendadak di arab saudi, minggu (28/4/2013) petang.
padahal, beberapa jam sebelum dinyatakan tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban sempat telepon kepada istrinya, yakni ny siti muawwanah (40).
kematian korban yang dikabarkan karena terserang darah rendah itu, selain menambah rentetan panjang tki dan tkw yang tewas di luar negeri juga menyisahkan keraguan dan kecurigaan dari keluarga korban.
pasalnya, selain tewas mendadak majikan korban meminta jenazah korban yang bekerja sebagai sopir itu dimakamkan di arab saudi dan tak diperbolehkan dibawa pulang ke indonesia.
istri korban, siti muawwanah (40) mengaku tidak percaya suaminya meninggal mendadak.
alasannya, minggu (28/4/2013) siang, wahyudi masih sempat berkomunikasi dengan siti muawwanah melalui telepon seluler.
namun, minggu petang sekitar pukul 17.
30 wib, ibu 2 anak itu mendapat kabar dari teman suaminya, yang mengabarkan jika suaminya meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit terdekat.
"saya tidak percaya, karena minggu siang suami saya masih telepon saya.
dalam percakapan memang bapak mengaku kalau badannya kurang enak.
saya kira capek dan saya minta istirahat.
tetapi bapak menjawab kalau cuti atau istirahat tidak boleh.
"untuk pulang juga sayang karena kontraknya tinggal beberapa bulan lagi.
makanya saya minta berobat ke dokter, tetapi katanya tak diijinkan majikannya.
lah kok malah beberapa jam kemudian ada kabar mengejutkan itu," terangnya kepada surya, senin (29/4/2013).
selain itu, muawwanah menjelaskan jika kepulangan jenazah suaminya itu masih tarik ulur.
alasannya menurut suami temannya yang memberi kabar, jika majikan suiaminya meminta korban di makamkan di arab saudi.
sedangkan keluarga meminta jenazah di pulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (tpu) desa carangrejo.
apalagi, pemberangkatannya juga lewat jalur resmi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.