Halaman

Kamis, 01 Mei 2014

Tidak Beli Produk Lokal, Bupati Dihukum









surya online, surabaya - kementerian perindustrian berharap, pemerintah daerah lebih giat lagi membelanjakan dana apbd untuk membeli produk buatan dalam negeri.
dirjen basis industri manufaktur kemenperind, harjanto, mengatakan, salah satu upaya yang tengah dilakukan pihaknya adalah menggodok rancangan peraturan yang akan lebih menegaskan kewajiban penggunaan dana apbd untuk belanja produk dalam negeri.
"salah satu aturan ini adalah, memberi sanksi atau menghukum kepala daerah yang tidak mau belanja produk dalam negeri.
kita tunggu saja, kemungkinan oktober tahun ini akan keluar,” kata harjanto, ditemui di pameran peningkatan penggunaan produk dalam negeri (p3dn) di grand city convex surabaya, rabu (30/4/2014).
dengan diterapkanya aturan tersebut, kemenperind berharap angka belanja produk dalam negeri akan meningkat.
sejak efektif berlaku 2009, penyerapan produk dalam negeri dari belanja apbd memang belum bisa dibilang menggembirakan.
sekretaris tim nasional p3dn, setio hartono, menyebut pembelanjaan apbd, yang sekitar rp 200 triliun pertahun, baru berkisar 25 persen saja lari ke produk dalam negeri.
"kita terus berusaha dengan segala upaya, agar angka itu naik.
diantaranya, kini kami memiliki tim khusus yang ditempatkan di setiap propinsi dan kabupaten untuk mengawasi belanja apbd.
tapi ini memang ini harus dilakukan dengan bertahap,” kata setio.




terkait#produk lokal, kepala daerah, bisnis

baca juga



jogglo dilirik pebisnis online


olah susu etawa menjadi hand body lotion


tiap tahun ada permintaan produk lokal


pt gg genjot produksi rokok mild


hotel grand darmo suite diresmikan





penulis: aji bramastra

editor: adi agus santoso






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.