![]() |
| Satu Rumah Rawan Ambruk Akan Dirobohkan |
surya online, malang - satu lagi bangunan rumah di perumahan mewah royal sigura-gura kota malang, rawan ambruk setelah diguyur hujan deras, minggu (27/4/2014) sore.
kondisi fondasi bangunan rumah sudah menggantung setelah tergerus air hujan.
bangunan rumah yang nyaris ambruk itu berada di samping lima bangunan rumah yang roboh setelah terseret tanah longsor pada jumat (25/4/2014) malam lalu.
rumah yang nyaris ambruk itu milik saiful.
selain itu, dua rumah di samping rumah milik saiful kondisinya juga membahayakan.
perwakilan pengembang perumahan royal sigura-gura, nugroho, mengatakan, satu rumah yang nyaris ambruk itu rencananya akan dirobohkan.
ia mengaku sudah berkoordinasi dengan pemilik rumah.
ia khawatir, kalau rumah tersebut tidak segera dirobohkan malah akan membahayakan warga.
"rencananya hari ini dirobohkan.
tetapi berhubung cuaca tidak memungkinkan, kami tunda besok.
kami sudah meminta bantuan tim sar untuk merobohkan rumah tersebut.
rumah tersebut sudah dikosongkan," katanya ditemui di lokasi.
dikatakannya, satu rumah di lokasi longsor sudah pasti akan dirobohkan.
menurutnya, kondisi bangunan rumah sudah menggantung.
selain itu, pondasi penopang rumah juga sudah retak.
"satu rumah sudah pasti akan dirobohkan.
ada juga dua bangunan lagi yang kondisinya membahayakan.
tetapi kami belum tahu apakah dirobohkan sekalian apa tidak," ujarnya.
ia menjelaskan, pengembang memberikan beberapa pilihan solusi kepada pemilik rumah yang ambruk setelah terseret tanah longsor.
solusi tersebut, yaitu, pengembang akan merelokasi para pemilik rumah dan pilihan lain pengembang akan merehabilitasi pemilik rumah di perumahan tersebut.
"kami sudah rapat dengan warga dan mendapatkan dua solusi tersebut.
tetapi kami masih mengakajinya dulu, keputusannya pada rabu (30/4/2014) mendatang," katanya.
ia memperkirakan, jumlah kerugian akibat rumah roboh tersebut mencapai rp 5 miliar lebih.
menurutnya, harga bangunan satu rumah di perumahan tersebut rp 400 juta.
jika ada lima rumah yang roboh berarti nilai kerugiannya mencapai rp 2 miliar.
belum lagi nilai kerugian akibat kerusakan fasilitas umum seperti listrik dan pdam.
"perabotan rumah dan mobil yang ikut terbawa longsor belum dihitung.
terus rencananya ada satu rumah lagi yang akan dirobohkan.
kami perkirakan jumlah kerugiannya sekitar rp 5 miliar," ujarnya.
ketua sar pakem kota malang, farianto, mengatakan, masih menunggu keputusan dari dinas pekerjaan umum, untuk merobohkan satu bangunan rumah lagi yang kondisinya membahayakan.
jika disetujui, perobohan rumah akan dilakukan senin (28/4/2014).
menurutnya, kondisi bangunan rumah itu sudah miring.
"sebenarnya, kalau hujan deras agak lama, tidak usah dirobohkan sudah roboh sendiri.
bangunannya sudah miring dan penopangnya patah," katanya.
pemilik rumah di depan lokasi rumah yang ambruk terkena longsor, m yunus, mengaku saat ini tidak berani menghuni rumahnya.
ia mengungsikan istri dan anaknya ke rumah saudara.
sedangkan, dia sendiri tidur di pos satpam perumahan sambil mengawasi kondisi rumahnya.
"kalau kami ingin ada relokasi dari pihak pengembang.
nilai relokasi yang diberikan pihak pengembang harus sesuai dengan harga rumah di perumahan ini sekarang," katanya.
sebelumnya, lima rumah warga di perumahan mewah royal sigura-gura ambruk setelah terseret tanah longsor, jumat (25/4/2014) malam.
satu unit mobil dan sepeda motor turut terseret tanah longsor ke jurang sedalam 20 meter.
tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
penulis: samsul hadi
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.