![]() |
| LPSK : Korban Kedua Butuh Waktu Untuk Pendekatan Khusus. |
surya online, jakarta – pendekatan khusus dilakukan lembaga perlindungan saksi dan korban (lpsk) terhadap keluarga korban kedua kasus kekerasan seksual di tk jakarta international school (jis).
ketua lpsk edwin partogi, menuturkan, lama pendekatan belum bisa ditentukan karena tergantung pada keluarga dan korban.
"korban kedua masih butuh waktu untuk pendekatan khusus.
ibunya masih mau memastikan apakah anaknya korban atau tidak," katanya di kantor kontras, jakarta pusat, minggu (27/4/2014).
edwin menuturkan, awal mula korban kedua ini mengaku soal kekerasan yang diterimanya adalah ketika ditakut-takuti dengan jarum suntik.
"mama, aku akan cerita semuanya asal jangan suntik itu," kata edwin menirukan ucapan sang anak.
menurut edwin, anak tersebut mengalami trauma dengan jarum suntik.
berdasarkan keterangan anak tersebut, pelaku pernah menggunakan jarum suntik ketika melakukan kekerasan seksual terhadapnya.
tidak hanya itu, anak tersebut diduga juga menyaksikan ak dan yang lain mendapat perlakuan kekerasan seksual.
terkait#jakarta international school
berita terkait: kejahatan seksual di jis
ada kesenjangan jumlah gaji guru lokal dan asing di jis
usai pemeriksaan lab, dua pengidap herpes berhasil diketahui
mau masuk jis, harus pakai hand sanitizer
kapolri : orangtua perlu cek putra putrinya yang sekolah di jis
kpai : jis tak transparan soal data pengajar dan murid
editor: titis jati permata
sumber: kompas.
com
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.