Halaman

Minggu, 27 April 2014

Lokalisasi Ditutup, Kegiatan Prostitusi Masih Berlanjut









surya online, banyuwangi-beberapa lokalisasi di kabupaten banyuwangi yang sudah ditutup ternyata masih beroperasi secara diam-diam.
seperti bekas lokalisasi blibis di dusun blibis, desa patoman, kecamatan rogojampi dan lokalisasi padang pasir di dusun pancoran, desa karang bendo, rogojampi.
ini diketahui dengan adanya beberapa pengaduan masyarakat mengenai masih adanya kegiatan prostitusi di lokalisasi yang sudah di tutup pada 2013 lalu itu.
terkait hal ini, pemerintah kabupaten banyuwangi memastikan program penutupan lokalisasi akan terus dilakukan.
bupati abdullah azwar anas berharap, masyarakat memberikan dukungan agar lokalisasi dapat ditutup dan penghuninya beralih profesi lain.
"kami minta kepada  aparat desa maupun kecamatan agar adanya aduan masih beroperasinya lokalisasi dapat diselesaikan, tidak perlu sampai mengadakan operasi gabungan," kata anas, saat meninjau bekas lokalisasi blibis dan berdialog dengan warga, minggu (27/4/2014).
anas mengatakan, satu alasan paling utama adanya kebijakan penutupan lokalisasi adalah angka penderita hiv/aids yang sangat tinggi di banyuwangi.
berdasarkan data dinas kesehatan, angka penderita hiv/aids mencapai 1600 orang dan menjadikan banyuwangi daerah tertinggi ke tiga di jawa timur.
"dari yang terdeteksi sebagian besar masih berusia muda 26-27 tahun.
ini adalah niat kita untuk menyelamatkan anak-anak muda, generasi penerus kita," urai anas.
s alam sudrajat, kepala dinas sosial menambahkan, untuk pengentasan penghuni lokalisasi, dinas sosial bersama dinas koperasi dan umkm telah memberikan program-program ketrampilan hidup, seperti membuat kerajinan, menyablon, dan perbengkelan.
"untuk penghuni lokalisasi, juga akan diberikan uang biaya hidup selama tiga bulan dan juga modal usaha," ucapnya.
hingga saat ini, lokalisasi yang masih dalam proses penutupan adalah lokalisasi sumberloh di desa benelan kidul, kecamatan singojuruh.





baca juga



penghuni lokalisasi di banyuwangi ditawari jadi tki





penulis: wahyu nurdiyanto

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.