![]() |
| Dinas PU Kab Madiun Gelontor Rp 51,347 M untuk Perbaikan Jalan |
surya online, madiun-selama bertahun-tahun sejumlah ruas jalan di wilayah kabupaten madiun kondisinya rusak berat.
hal itu, disebabkan kondisi minimnya anggaran untuk perbaikan jalan itu.
namun demikian, mulai tahun 2014, dinas pekerjaan umum (pu) bina marga dan cipta karya (bmck) mulai memprioritaskan sejumlah ruas jalan dan jembatan yang akan diperbaiki itu.
ini menyusul, dinas pu bmck pemkab madiun sudah menggelontorkan anggaran rp 51,347 miliar untuk perbaikan jalan dan jembatan di wilayah kabupaten madiun itu.
berdasarkan data yang berhasil dihimpun surya menyebutkan ada sepanjang 998,25 kilometer jalan di wilayah kabupaten madiun.
rinciannya jalan beraspal 827,35 kilometer (82,88 persen), jalan batu 145,95 kilometer (14,62 persen), serta jalan tanah sepanjang 24,95 kilometer (2,50 persen).
sedangkan kondisi jalan baik sepanjang 296,36 kilometer (29,69 persen), kondisi jalan rusak sedang 164, 79 kilometer (16,51 persen), kondisi rusak ringan 235,28 kilometer (23,57 persen), serta rusak berat sepanjang 301,82 kilometer (30,23 persen).
"kategori jalan baik itu kalau kerusakannya lebih kecil 11 persen, rusak sedang kalau kerusakannya antara 11 sampai 16 persen, rusak ringan kalau kerusakan 16 sampai 23 persen, dan dikatakan rusak berat kalau kerusakannya lebih dari 23 persen," terang kepala dinas pu bmck pemkab madiun, arnowo widjaja kepada surya, minggu (27/4/2014).
oleh karena jalan rusak berat di wilayah kabupaten madiun cukup panjang, maka pihaknya membuat skala prioritas dalam perbaikannya.
diantaranya jalan penghubung ke pusat perekonomian dan pusat pemerintahan, pemanfaatan anggaran yang tersedia dimanfaatkan untuk penanganan maksimal (hot mix), serta didasarkan pada tingkat kondisi kerusakan jalannya.
"kalau kondisi jalan baik maka hanya membutuhkan pemeliharaan rutin, rusak sedang butuh pemeliharaan berkala, rusak ringan membutuhkan pemeliharaan berkala dan rehabilitasi serta kalau rusak berat membutuhkan peningkatan dan pembangunan, maka akan kami tempuh berbagai skala prioritas perbaikan itu," imbuhnya.
sementara untuk realisasi perbaikan itu, kata arnowo pihaknya menggelontorkan anggaran total rp 51,347 miliar.
rinciannya, dana alokasi khusus (dak) senilai rp 10,565 miliar dibagi menjadi 10 paket pekerjaan jalan dan jembatan, dana alokasi umum (dau) rp 25,718 miliar dibagi 39 paket pekerjaan jalan dan jembatan, pemeliharaan berkala dari dau rp 5,41 miliar untuk 8 paket pekerjaan, peningkatan jalan bantuan propinsi 7,28 miliar dibagi 6 paket pekerjaan, pemeliharaan jalan rutin rp 1,029 miliar dibagi 8 paket pekerjaan, serta peningkatan jalan ringroad i di depan pasar mejayan baru rp 1,345 miliar.
"sumber anggarannya berbeda-beda, tetapi berdasarkan pemetaan kami semua itu masuk skala prioritas.
sebagian sudah selesai dikerjakan, sebagian masih proses pengerjaan dan sebagian masih proses lelang dan sebagian masih proses perencanaan," ungkapnya.
sementara perbaikan jalan raya balerejo - muneng, kata arnowo dianggarkan rp 1 miliar.
perbaikan rp 1 miliar itu, akan memperbaiki sejumlah ruas jalan yang rusak dan bukan dilaksanakan perbaikan total seperti hot mix beton seperti dua titik sampel di sepanjang jalan itu.
"karena anggaran mepet kami kerjakan aspalisasi lapen dan hrs.
kalau harus dibeton seperti 2 sampel yang dikerjakan maka anggarannya tak cukup.
karena beton 1 kilometer akan dapat perbaikan aspal 4 kilometer atau 1 dibading 4.
makanya, rencananya jalan itu karena tembusan jalan propinsi surabaya - madiun dan surabaya - ngawi akan kami usulkan menjadi jalan propinsi atau jalan nasional agar perbaikannya bisa total.
karena untuk perbaikan jalan balerejo-muneng minimal butuh rp 20 miliar," pungkasnya.
baca juga
jalan rusak dipasang patung pocong
penulis: sudarmawan
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.