Halaman

Jumat, 02 Agustus 2013

TPI Puger Hanya Nama Padahal Punya Potensi Dahsyat









surya online, jember - meski dikenal dengan nama tempat pelelangan ikan (tpi) puger, rupanya tpi yang berada di dalam kompleks pelabuhan perikanan pantai (ppp) puger itu tidak berfungsi sebagai tempat untuk melelang ikan.
los tpi puger hanya digunakan sebagai tempat jual beli ikan.
padahal tpi itu sudah berdiri sejak 10 tahun lalu.

kepala dinas peternakan, perikanan dan kelautan puger (perikel) mahfud afandi mengakui kalau tpi puger sudah terbentuk.
tpi merupakan unit pelaksana teknis (upt) yang berada di bawah dinas perikel jember.
sementara ppp merupakan milik pemerinta provinsi jawa timur.

"tpi sudah terbentuk, bahkan merupakan upt kami.
tetapi memang fungsi tpi belum terjadi atau belum terlaksana," ujar mahfud kepada surya, kamis (1/8/2013).

teknis pelelangan ikan, lanjut mahfud, tidak hanya sekedar jual beli antara nelayan dan pedagang.
dalam sistem lelang, nelayan memasukkan ikan kepada petugas tpi untuk dicatat, ditimbang kemudian dimasukkan dalam pelelangan.
pembeli yang hendak membeli harus melalui proses lelang harga.

pembeli yang memenangkan lelang membayar ke kasir upt tpi, untuk kemudian uangnya diserahkan kepada nelayan.
dalam proses lelang ikan inilah, pemkab mendapatkan pemasukan untuk pendapatan asli daerah (pad).

"karena nelayan dan pedagang ditarik retribusi, itu bisa jadipemasukan untuk pad.
selama ini yang terjadi memang hanya jual beli biasa.
dan jual belinya hanya antara nelayan dan pengambek saja," tutur mahfud.

pengambek merupakan juragan ikan yang banyak memodali nelayan, baik untuk biaya operasional melaut, pembuatan kapal bahkan sampai biaya pendidikan akan nelayan.
  nelayan bisa utang kepada pengambek.
sebagai cara mengembalikan pinjaman, nelayan harus menjual ikan kepada pengambek.
harga ikan ditentukan oleh pengambek.
dan pengambek juga mengambil jasa penjualan untuk setiap keranjang ikan.



Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.