![]() |
| Tingkat Inflasi Jatim Bulan Berikutnya Diyakini Menurun |
surya online, surabaya – kepala badan pusat statistik (bps) provinsi jawa timur, m sairi hasbullah yakin bahwa di bulan-bulan mendatang, tingkat inflasi di jawa timur akan terus mengalami penurunan.
hal ini disampaikan sairi usai pemaparan tingkat inflasi jatim pada bulan juli 2013 yang digelar di surabaya, kamis (1/8/2013).
“inflasi tahun kalender di jatim selama periode januari sampai juli 2013 mencapai 6,03 persen.
sementara inflasi year on year juli mencapai 8,39 persen.
ini artinya masih tinggal dua koma sekian persen inflasi untuk lima bulan mendatang.
jadi setelah ini sepertinya inflasi akan terus menurun,” ujar sairi.
dengan penurunan inflasi yang diramalkan akan terjadi di periode-periode berikutnya, sairi memandang momentum tersebut adalah saat yang tepat bagi para pengusaha untuk melakukan investasi.
hal ini mengingat harga-harga barang cenderung mengalami penurunan sehingga berpengaruh positif terhadap biaya produksi.
“kecuali di bulan desember nanti, inflasi sepertinya akan meningkat karena bertepatan dengan hari natal dan tahun baru,” tambahnya.
terkait tingginya inflasi di jatim sepanjang bulan juli 2013, sairi menganggap hal itu merupakan dampak dari kenaikan harga bbm pada juni 2013 dan momentum ramadan.
“kenaikan harga bbm tahun ini bertepatan dengan menjelang ramadan di mana permintaan masyarakat mengalami peningkatan.
jadi untuk kenaikan harga bbm yang paling terkena dampaknya adalah pengusaha, sementara untuk ramadan, yang paling terkena dampaknya adalah masyarakat,” pungkasnya.
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.