Halaman

Kamis, 01 Agustus 2013

Tak Mahir Mengemudi, Istri Bambang DH Nekad Nyetir Sendiri




Tak Mahir Mengemudi, Istri Bambang DH Nekad Nyetir Sendiri
Tak Mahir Mengemudi, Istri Bambang DH Nekad Nyetir Sendiri






surya online, surabaya - perempuan itu terlihat grogi.
wajahnya sedikit tegang menatap jalan panjang menanjak.
rupanya ia belum terbiasa mengemudi di jalur tanjakan.
jalur menuju areal parkir mall, yang terletak lantai atas.
mobil toyota innova itu sempat berhenti sejenak sebelum belok memasuki gerbang mall dtc.
ini berbeda dengan mobil-mobil lain di depannya, yang langsung meluncur mulus menuju areal parkir di mall bekas pasar tradisional wonokromo.
perempuan pengemudi mobil itu masih grogi.
wajahnya sedikit tegang menatap jalan panjang menanjak.
rupanya ia belum terbiasa mengemudi di jalur tanjakan.
jalur menuju areal parkir di bagian atas gedung mall.
sesaat ia mengumpulkan keberanian.
diinjaknya pedal gas dengan sangat hati-hati.
mobil merangkak pelan diiringi suara mesin sedikit nggereng.
tapi mobil berhasil melewati tanjakan dan nangkring di areal parkir.
tanpa disadari keringat sedikit membasahi wajahnya.
dinginnya ac mobil, rupanya tetap tidak bisa bisa menyumbat keringat yang keluar.
keringat tanda ia grogi mengemudi.
“saya sempat gugup waktu (mengemudi) naik tadi,” ujar perempuan itu beberapa saat setelah tiba di parkiran.
para dtc pengunjung langsung bisa mengenali, begitu perempuan itu masuk.
dia adalah ny dyah katarina, istri bambang dh.
maklum ia sudah berkali-kali masuk mall dtc.
utamanya saat suaminya, bambang dh menjabat wali kota suarabaya dua periode.
juga ketika bambang dh mencalonkan dan menjabat wakil wali kota.
dia mengakui tidak mahir-mahir amat mengendarai mobil.
maklum ia sudah lama tidak menyetir sendiri.
kebiasaan menyetir sendiri ini baru dijalaninya lagi dalam beberapa bulan ini.
jasa sopir tak lagi dipakai begitu suaminya, bambang dh tak lagi menjabat sebagai wakil wali kota surabaya.
“saya sudah lama tak mengendarai mobil.
sekarang saya nyetir sendiri, sekalian juga ngapalin jalan,” kata mahasiswa program magister psikologi pendidikan universitasberbeda dengan sebelumnya, kunjungan dyah kali ini tanpa didampingi ajuadan atau staf.
maklum kali statusnya bukan sebagai first lady surabaya, namun sebagai istri calon gubernur (cagub) jatim.
kedatangannya pun bukan untuk meninjau, tapi sosialisasi pencalonan bambang dh.
bahasa lugasnya, kampanye dan penggalangan suara.
meski belum mahir, dyah tetap memilih mengendarai sendiri.
“lebih leluasa dalam bergerak,” katanya memberi alasan.
bulan-bulan ini, ia memang butuh lebih leluasa bergerak.
seambrek agenda harus diselesaikan.
mulai mengikuti kuliah di program magister universitas airlangga surabaya.
menghadiri berbagai undangan paud (pendidikan anak usia dini), hingga kampanye dan penggalangan suara.
agenda yang terakhir ini butuh sikap fleksibel dan waktunya tidak bisa dipastikan seratus persen.
bisa berubah sesuai kondisi lapangan.
“jadinya saya memilih nyetir sendiri sajalah.
lebih enjoy begini.
asyik banget,” kata dyah yang juga ketua paud surabaya tersebut.
(bet)

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.