Halaman

Sabtu, 27 Juli 2013

78 Imigran Berkeluarga Dikirim ke Pekan Baru dan Medan




78 Imigran Berkeluarga Dikirim ke Pekan Baru dan Medan
78 Imigran Berkeluarga Dikirim ke Pekan Baru dan Medan






surya online, madiun - sebanyak 78 imigran gelap asal timur tengah yang ditampung di hotel raya kusuma sejak 13 juli 2013 lalu, akhirnya diungsikan dengan dikirim ke rumah detensi imigran (rudenim) pekan baru dan medan menggunakan 4 bus pariwisata, jumat (26/7) malam.
para imigran yang sudah berkeluarga ini rencananya akan dibagi 2 kelompok.
yakni 38 orang diberangkatkan ke rudenimm di pekan baru dan 40 orang dikirim ke rudenim di medan.
dengan hanya diberangkatkan 78 imigran gelap itu ditambah evakuasi pengiriman 14 orang imigran gelap yang berstatus bujangan (single) ke rudenim surabaya di desa raci, kecamatan bangil, kabupaten pasuruan, jumat (19/7/2013) sore lalu, artinya masih adanya sekitar 13 imigran yang tidak jelas posisinya.
pasalnya, saat diamankan dari perbatasan mantingan, kabupaten ngawi dengan kabupaten sragen jawa tengah, sabtu (13/7/2013) lalu, ada sebanyak 105 imigran gelap.
diduga, 13 orang imigran gelap yang tak terdeteksi itu, yang berhasil kabur dan melarikan diri dengan cara ijin keluar hotel untuk membeli makanan dan minuman di depan mini market yang ada di depan bangunan hotel itu yang dimulai, kamis (18/7) lalu.
"empat bus tadi merupaka evakuasi tahap kedua.
tahap pertama dievakuasi bagi yang single ke rudinem surabaya pekan lalu.
evakuasi tahap kedua dilaksanakan untuk imigran illegal yang sudah berkeluarga," terang kepala kantor imigrasi kelas ii madiun, hermansyah siregar kepada surya, jumat (26/7) malam.
selain itu, herman mengungkapkan ada sebanyak 78 jiwa yang dikirim ke rudinem malam itu.
mereka terdiri dari 38 orang diberangkatkan ke rudinem di pekan baru dan 40 orang lainnya dikirim ke rudenim di medan.
"praktis untuk penanganan imigran illegal di daerah madiun sudah selesai karena sudah dipindahkan ke pekan baru dan medan," imbuhnya.
sementara, saat di rudenim pekan baru dan medan, 78 imigran itu akan diverifikasi mengenai dokumentasi dan kewarganegaraanya.
menurutnya, verifikasi ulang itu sebelum para imigran itu diserahkan ke tim united nations high commissioner for refugees (unhcr).
"sesampianya di rudinem mereka akan diverifikasi ulang.
petugas akan melaksanakan pengecekan bagaimana dokumentasi para imigran illegal itu sebagai modal untuk melaksanakan komunikasi dan menyerahkannya ke unhcr," pungkasnya.
diberitakan sebelumnya, 105 imigran asal timur tengah yakni irak dan iran ini ditangkap anggota gabungan polres ngawi, polda dan mabes polri di desa sumberejo, kecamatan mantinga, kabupaten ngawi 13 juli 2013 lalu.
kemudian diserahkan ke kantor imigras kelas ii madiun dan ditampung di hotel raya kusuma.
dalam perjalanan ada sekitar 13 orang imigran kabur hingga sisanya untuk yang bujang dikirim ke rudenim surabaya di desa raci, kecamatan bangil, kabupaten pasuruan sebanyak 14 orang bujangan dan sisanya 78 orang yang berkeluarga baru dikirim ke rudenim pekan baru dan medan.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.