Halaman

Kamis, 29 Mei 2014

Sekolah Kawasan Dinilai Jauh dari Tujuan Pemerataan Pendidikan









surya online, surabaya - ketua hotline pendidikan jatim m isa ansori mengatakan kebijakan sekolah kawasan jauh dari tujuan awal yakni memeratakan pendidikan di semua wilayah surabaya.
hal itu terjadi karena parameter kelulusan tidak hanya ditentukan dari nilai ujian sekolah, tetapi juga nilai tpa.
menurut isa, adanya tpa ini membuat semua siswa berlomba-lomba mendaftar di sekolah yang dinilai favorit dan selama ini identik dengan kawasan pusat.
karena mereka masih memiliki harapan dengan bersaing di tpa meskipun nilai unasnya hanya standar minimal yang disyaratkan.
  kondisi ini mengakibatkan sekolah di kawasan pusat diserbu pendaftar, sementara di kawasan pinggiran sepi pendaftar.
hal itu terjadi di ppdb 2013 dimana ada beberapa sekolah kawasan yang tidak memenuhi kuota pagu yang ditetapkan seperti sman 3, 19 dan 20.
bahkan di sekolah ini terpaksa harus membuka seleksi jalur umum karena tidak memenuhi pagu.
hal itu, lanjut isa akan mempengaruhi input (siswa) yang masuk di sekolah pinggiran yang kebanyakan hanya menjadi pilihan kedua pendaftar.
“dan ini tentu saja melenceng jauh dari tujuan adanya sekolah kawasan yang ingin memeratakan kualitas pendidikan di surabaya,”katanya.
karena itulah, isa berharap agar kosep sekolah kawasan ini dikembalikan ke tujuan awal denagn cara menghilangkan tpa yang hasilnya juga dinilai tidak jelas.
“minat masyarakat tidak bisa dilokalisir dengan adanya asumsi yang dibuat dindik dengan tpa.
tpa malah membuat ambigu konsep sekolah kawasan.
karena itu harus dikembalikan ke awal,”tukasnya.





baca juga



ingin lulus, pilih sekolah di dalam kawasan


27 dpac desak pencopotan ketua dpc pd surabaya


pdip yakin 65 persen suara jawa timur untuk jokowi


pejabat ketua bk dprd minta waktu berkoordinasi


bos asosiasi hutan rakyat dukung prabowo





penulis: musahadah

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.