Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ditangkap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ditangkap. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Juni 2014

Komplotan Maling Cilik Spesialis Helm dan Burung Ditangkap




Komplotan Maling Cilik Spesialis Helm dan Burung Ditangkap
Komplotan Maling Cilik Spesialis Helm dan Burung Ditangkap






surya online, magetan - dua dari empat anggota komplotan maling cilik yang diduga spesialis burung berkicau dan helm yang selama ini beroperasi di kompleks perumahan di wilayah kabupaten magetan berhasil ditangkap massa.
dua dari anggota komplotan maling itu berhasil melarikan diri dan kini dinyatakan buron.
dua anggota maling cilik yang kini meringkuk di sel polsek magetan itu baru lulusa smp negeri setempat tahun 2014 ini masing-masing n (15) dan mn (15) keduanya anak warga desa/kecamatan sidorejo, kabupaten magetan.
keterangan yang dihimpun surya di tempat kejadian menyebutkan, sekitar jam 24.
30 wib, pemuda di kompleks perubahan asabri i kelurahan tawanganom, kabupaten magetan mencurigai dua sepeda motor yang ditumpangi empat pemuda tanggung yang diperkirakan usia smp atau 15 tahun mengendarai sepeda motor berboncengan mondar mandir didepan rumah warga setempat.
"saya melihat gelagatnya, mereka akan melakukan pencurian.
karena mereka jelas bukan pemuda perumahan asabri,"jelas novan salah satu saksi mata yang mengetahui pertama kali kepada surya.
kamis (26/6/2014).
mengetahui itu, lanjut novan, dia menghubungi teman-temannya yang masih berada di warnet kurang lebih berjarak sekitar 25 meter dari rumah yang diincarnya.
pemuda di komplek terus mengintai keempat pemuda itu.
salah satu sepeda motor berhenti dan salah seorang berjalan menuju rumah mansyur, yang letaknya diujung sebelah timur dari gapura masuk perumahan asabri i.
"bener, ketika pelaku sedang berusaha manjat pagar besi rumah pak mansyur, pelaku kami segap,"kata novan, sambil mengatakan mengetahui dua temannya tertangkap massa, dua pelaku yang mengendari satu sepeda motor melarikan diri menuju arah utara dari tempat kejadian perkara (tkp).
"pelaku sempat dimassa, mereka anak dari desa/ kecamatan sidorejo, magetan.
keduanya baru lulus smp setempat,"kata novan.
menurut novan, dari pengakuan kedua pelaku itu, mereka akan mengambil burung berkicau yang berharga mahal milik mansyur, anggota korem 081/ dhirot saha jaya madiun.
namun belum berhasil masuk halaman rumah korban, pelaku keburu ketangkap.
"selain burung, pelaku juga sering mencuri helm,"kata novan menirukan pengakuan pelaku, yang keduanya baru lulus smp tahun 2014 ini.
kapolsek magetan akp setyo wiyono yang dikonfirmasi membenarkan telah menahan dua bocah yang dicurigai masuk di komplek perumahan asabri i sekitar pukul 24.
30 ini.
"yang diketahui ada empat.
tapi ditangkap warga hanya dua.
kami akan mencari keduanya yang sempat melarikan diri,"kata akp setyo wiyono.
dikatakan akp setyo wiyono, karena tidak ada yang mengaku dirugikan dan pelaku juga belum sempat membawa barang-barang.
anak-anak ini akan dibina dan di kembalikan ke orangtuanya.
"kalau orangtuanya tidak mau mengambil.
kami akan panggil perangkat desa setempat, agar bisa dibina kembali,"katanya.
ia menegaskan, meski belum berhasil membawa barang curiannya.
kedua pelaku ini tetap akan diserahkan kepada orangtuanya untuk dibina.
"yang dua orang temannya, polisi akan memburu sampai tertangkap untuk dimintai keterangan terkait masalah dugaan pencurian itu,"kata mantan kapolsek plaosan ini.
     




baca juga



spesialis pencuri uang pasien di rumah sakit tertangkap





penulis: doni prasetyo

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 10 Juni 2014

Curi Sepeda, Dua Pria Ini Ditangkap Polres Gresik




Curi Sepeda, Dua Pria Ini Ditangkap Polres Gresik
Curi Sepeda, Dua Pria Ini Ditangkap Polres Gresik






surya online, gresik - dwi arisandi (25), warga desa baron, nganjuk dan samsul arifin (25), warga tempel sukorejo surabaya, ditangkap anggota polsek kota gresik karena mencuri sepeda pancal, selasa (10/6/2014).
keduanya tertangkap saat polisi sedang berpatroli pukul 01.
30 wib dinihari.
saat melintas di jl ra kartini, keduanya mengendarai motor honda supra 125 nopol l 6166 q, sembari membawa dua unit sepeda pancal hasil curian.
polisi yang curiga langsung menyapa kedua tersangka yang masih melaju dengan motornya.
namun, keduanya justru menghentikan motor yang dikendarai dan langsung memukul anggota polsek kota yang turun dari mobil patroli.
kedua kemudian berhasil ditangkap dan langsung dibawa ke polsek gresik.
setelah ditanya dua unit sepeda pancal tersebut, kedua tersangka mengaku hasil mencuri di perumahan gresik kota baru dan gria kembangan asri (gka).
kasus dikembangkan dengan membawa tersangka samsul ke tempat tinggalnya di surabaya, dan ditemukan dua sepeda curian yang belum dijual.
dwi arisandi yang setiap hari bekerja sebagai penjual roti dan kos di rungkut kidul gang iii surabaya, mengaku mencuri sepeda angin hanya untuk mencukupi kebutuhan hidup.
demikian juga samsul.
"anak satu, upah dari bersih-bersih jalan masih kurang.
hasil curian dibagi rata.
uangnya hanya untuk makan dan membeli bensin," kata samsul.




terkait#kasus pencurian

baca juga



tujuh bulan, pria ini kuras atm hingga rp 160 juta


congkel motor, ahmad digebuki jamaah yang hendak shalat jumat


jengkel dengan pimpinan, pemuda ini bobol kantor tempatnya bekerja


pria ini curi sepeda untuk hadiah istri tercinta


anak minta uang jajan, hanafi pun dihajar warga





penulis: sugiyono

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 07 Maret 2014

Anak-Anak Ratna Sudah Tiga Kali Ditangkap Satpol PP




Anak-Anak Ratna Sudah Tiga Kali Ditangkap Satpol PP
Anak-Anak Ratna Sudah Tiga Kali Ditangkap Satpol PP






surya online, surabaya - anak-anak ratna ternyata telah tiga kali ditangkap satpol pp, karena mengamen atau meminta-minta di jalanan.

biasanya tiga anak itu bekerja pada petang hingga malam hari.

mereka adalah ts (8), zk (7), dan af (10).
karena telah berkali-kali ditangkap, akhirnya satpol pp menyerahkan anak-anak itu ke polisi.

polisi pun menangkap ratna, ibu tiga anak-anak itu.

berdasarkan pengakuan anak-anak itu, mereka dipaksa untuk mengamen atau meminta-minta.

"mereka dipaksa, jika tidak menuruti mereka akan dipukuli di rumahnya," kata kanit ppa polrestabes surabaya, akp suratmi kepada surya online, jumat (7/3/2014).

namun karena ancaman hukuman hanya tiga tahun, tersangka tidak dilakukan penahanan.

"apalagi tersangka punya tujuh anak," kata suratmi.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 20 Februari 2014

Bandar Narkoba Ditangkap, Mobil Polisi Dirusak Warga




Bandar Narkoba Ditangkap, Mobil Polisi Dirusak Warga
Bandar Narkoba Ditangkap, Mobil Polisi Dirusak Warga






surya online, surabaya - unit idik iii satreskoba polrestabes surabaya sempat mendapat perlawanan saat hendak menangkap pengedar narkoba di jalan kunti surabaya.
mobil polisi yang hendak dipakai untuk membawa tersangka dirusak massa.
kaca mobil bagian belakang pecah karena dilempar pot bunga dan beberapa bagian mobil rusak karena dilempari batu.
"kami sempat mendapat perlawanan dari massa, tapi kami berhasil meloloskan diri," kata kanit idik iii akp gatot setiabudi, kamis (20/2/2014).
polisi akhirnya menangkap pengedar sabu-sabu, satui (57), warga jalan kunti.
tersangka ditangkap saat membungkus sabu-sabu dalam bentuk paket hemat.
polisi menyita 3,98 gram.



terkait    #satu bulan tangkap delapan narkoba

berita terkait: breaking news



status kelud turun dari awas ke siaga


sms kampanye risma beredar


longsor tutup jalan ngantang


peluk perampok agar tak sakiti suami


disekap perampok, rp 23,5 juta raib





penulis: haorrahman

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jadi Bandar Judi Togel, Caleg Ini Ditangkap di Pasar




Jadi Bandar Judi Togel, Caleg Ini Ditangkap di Pasar
Jadi Bandar Judi Togel, Caleg Ini Ditangkap di Pasar






surya online, pekanbaru – seorang calon anggota legislatif (caleg) di riau ditangkap polisi karena menjadi bandar judi toto gelap (togel).
adalah sy (46), warga kecamatan rambah hilir yang juga caleg, ditangkap aparat kepolisian resor kabupaten rokan hulu, riau, senin (17/2/2014).
sy ditangkap saat berada di salah satu los pasar muara rumbai, desa rambah hilir, rohul.
belakangan diketahui, sy juga caleg untuk dprd rohul dari partai golkar.
kepala bidang humas polda riau ajun komisaris besar guntur aryo tejo, kamis (20/2/2014) mengungkapkan, sy ditangkap berdasarkan info warga yang menyebut pelaku sedang merekap judi togel di los pasar muara rumbai.
polisi kemudian menuju lokasi dan mengamankan pelaku serta barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan perjudian.
"barang bukti yang diamankan adalah satu ponsel nokia type e63 warna hitam yang di dalamnya berisi pesan singkat nomor atau angka pemasangan atau pengiriman," katanya.
     barang bukti lainnya, berupa satu pena warna hitam, satu lembar kertas putih yang berisikan nomor atau angka togel tertanggal 17 februari 2014.
(ant)


terkait    #judi togel

baca juga



penjaga sekolah ini setor togel ke pelajar


agus ditangkap saat layani transaksi judi


peras penjudi, empat orang ini ngaku kanit dan anggota resmob polda






editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 06 Agustus 2013

Satu Lagi, Anggota Komplotan Bang Jek Berhasil Ditangkap




Satu Lagi, Anggota Komplotan Bang Jek Berhasil Ditangkap
Satu Lagi, Anggota Komplotan Bang Jek Berhasil Ditangkap






surya online, sidoarjo - satu persatu anak buah ahmad foris akbar alias bang jek (20), dalam serangkaiaan kasus perampasan motor diungkap petugas polres sidoarjo.
bang jek sendiri telah ditembak mati anggota satreskrim polres sidoarjoadalah ahmad alif (21) warga pucuk, lamongan yang bertindak sebagai wakil bang jek, ditembak kaki kanannya saat digerebek di daerah bungurasih.
kasat reskrim akp rony setyadi yang memimpin penangkapan, minggu (4/8/2013) sekitar pukul 02.
30 wib harus berkejaran dengan tersangka.
saat digerebek di rumah kos yang dihuni tersangka, ia berusaha lari.
polisi yang tidak ingin buruannya kabur langsung mengarahkan moncong revolver ke kaki tersangka.
"ini untuk mencegah tersangka lari lebih jauh lagi dan dia sudah kami beri peringatan tapi tetap melarikan diri," tutur akp rony, selasa (6/8/2013).
munculnya nama ahmad alif, setelah penyidik memeriksa empat tersangka yang ditangkap bersamaan dengan tertembaknya bang jek warga sawocangkring, kecamatan wonoayu di jl dungus.
alif bersama bang jek telah 6 kali melakukan perampasan motor di wilayah sidoarjo.
aksi yang dilakukan alif bersama bang jek tidak hanya sekadar merampas motor saja.
tetapi kepala korban selalu dipukul dengan potongan besi (kubut).
tetapi untuk tersangka alif selalu membawa senjata pamungkas yakni roti kalung yang dikenakan di tangan kanan.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Ditangkap Massa, Curanmor Buang Kunci T









surya online, surabaya – abu amin (39) warga jl sancaki iii surabaya kembali meringkuk di penjara.
jika sebelumnya ia sempat ditahan 1,9 tahun karena mencuri satu kilogram emas, kali ini dia ditangkap karena mencuri sepeda motor.
dalam aksinya kali ini, residivis pencurian tersebut beraksi bersama rekannya berinisial m, mencuri sepeda motor di jl sukodono ii surabaya.
aksi ini merupakan kali keempat pencurian sepeda motor yang dilakukan abu amin bersama m.
dan setiap kali beraksi, m sebagai joki, sedangkan abu amin eksekutornya.
pada aksi ini, dengan bermodal kunci t dengan cepat tersangka berhasil merusak rumah kunci motor yama mio l 6958 pk yang sedang terparkir di depan rumah korban.
apes, belum sampai kabur, ulahnya dipergoki korban, dan kemudian dikejar bersama massa.
"tersangka tertangkap ketika dikejar massa, dan anggota kami yang saat itu sedang patroli.
untuk menghilangkan barang bukti, tersangka membuang kunci t,” kata kanit reskrim polsek semampir akp mudjiono, senin (5/8/2013).
dalam penyidikan, tersangka tergolong alot dan selalu berkelit.
namun setalah menjalani pemeriksaan secara intensif, tersangka akhirnya mengakui jika ini bukan aksi kali pertamanya.
sedangkan motor hasil curian dijual ke madura, dan hasilnya dibagi rata.
"saya hanya menerima hasilnya saja, setelah motor curian itu saya serahkan.
uangnya hasil pembagian sudah habis, untuk foya-foya,” aku tersangka.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 03 Agustus 2013

Hercules Terancam Ditangkap Lagi




Hercules Terancam Ditangkap Lagi
Hercules Terancam Ditangkap Lagi






surya online, jakarta — pengacara hercules rozario marcal, joao meco, menyatakan, kliennya akan kooperatif seandainya akan ditangkap lagi.
hercules sendiri disebut cukup sabar dalam situasi yang dihadapinya saat ini.
"hercules sabar menunggu yang terbaik, baik untuk dia maupun kepolisian," kata joao usai menjenguk hercules di ruang tahanan narkoba mapolda metro jaya, sabtu (3/8/2013) dini hari.
dia menegaskan, warga negara indonesia di mana pun berada harus menjunjung tinggi hukum.
kalau memang untuk kepentingan hukum, joao menjamin hercules tidak akan melawan.
"kalau ada penangkapan yang tidak sesuai, tinggal kami (ajukan) pra-peradilan," ujarnya.
sama seperti keterangan dari kepolisian, joao juga mendapat informasi bahwa kliennya akan dibebaskan pada sabtu (3/8/2013) pagi.
info tersebut datang dari jaksa penuntut umum (jpu) fajar sutristriawan yang selama ini memang menangani kasus hercules.
hercules ditangkap pada 8 maret 2013.
saat itu, dia bersama dengan para anak buahnya membubarkan apel jajaran unit reskrim polres metro jakarta barat di pertokoan tjakra multi strategi, srengseng, kembangan, jakarta barat, jumat.
perbuatannya itu dianggap sebagai bentuk upaya melawan petugas hukum.
dalam sidang pembacaan vonis di pengadilan negeri jakarta barat, selasa (2/7/2013), hercules hanya dijatuhi hukuman empat bulan penjara.
hercules dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 214 kuhp jo pasal 211 kuhp tentang kekerasan melawan petugas kepolisian.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 26 Juli 2013

Provokator Pembacokan Ditangkap









surya online, jember - polisi menangkap ag (38), warga desa pontang, kecamatan ambulu yang ditengarai menjadi pemicu pembacokan dan pengrusakan rumah di desa pontang, kecamatan ambulu, dua pekan lalu.

ag ditangkap dalam kasus perjudian bersama tujuh orang lainnya ketika berjudi di desa pontang.
namun dalam pengembangannya, polisi menduga ag adalah pemicu pembacokan yang dilakukan purwanto kepada guru silat fajar sukmono yang kemudian diikuti perusakan rumah purwanto oleh warga.

"tetapi bagaimana urutan peristiwanya sehingga sampai muncul kasus yang baru-baru ini, sedang kami dalami.
ag ini memang ditangkap dalam kasus perjudian, hanya dicurigai dia yang menjadi pemicu persoalan yang lain," ujar wakapolres jember kompol cecep susatya, kamis (25/7/2013).

selasa (9/7/2013), fajar sukmono dibacok oleh purwanto dan adiknya heri di jalan desa pontang hingga mengalami luka cukup parah.
paska pembacokan purwanto dan heri melarikan diri.

rumah purwanto akhirnya menjadi sasaran kemarahan warga yang datang dari luar desa pontang.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Pengecer Koplo Ditangkap di Tulungagung









surya online, tulungagung - saifudin zuhri (33), pengecer pil koplo dari desa kerjen, srengat, blitar, ditangkap polisi tulungagung karena mengedarkan di desa pulosari, ngunut, tulungagung, kamis (25/7/2013).

"tersangka memang seringkali beroperasi di wilayah ngunut dan sekitarnya," ujar kasubag humas polres, akp dwi hartaya, kamis (25/7/2013).

menurut hartaya, anggota reskoba juga menyita barang bukti berupa handphone merk nokia, 80 butir pil dan uang tunai rp 50.
000.

"tersangka dijerat pasal 197 undang-undang no 36 tahun 2009 tentang kesehatan.
ancaman hukumannya 15 tahun penjara," tegasnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 28 Juni 2013

Oknum LSM Peras Kades Ditangkap








sumenep - diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah kepala desa (kades) di pamekasan dan sumenep, abuhari (35), warga desa grujugan, kecamatan larangan, pamekasan, ditangkap aparat polres, di areal spbu lamperreng, kecamatan pragaan, sumenep, kamis (27/6/2013).
  tersangka yang mengaku dari lsm bongkar, pamekasan, ditangkap aparat beberapa saat setelah memeras kades karduluk, zainul ikhsan, di spbu lamperreng, kecamatan pragaan, sumenep.
  dari tangan tersangka, aparat menyita uang sebesar rp 5 juta.
"sekarang tersangka masih dalam pemeriksaan.
dari pengakuan sementara, ia sudah berulangkali memeras beberapa kepala desa di wilayah sumenep dengan alasan sebagai uang tutup mulut," kata kapolres sumenep, akbp mardjoko, melalui kabag ops polres sumenep, kompol edy purwanto.
menurut informasi, beberapa bulan lalu, tersangka pernah memeras kades zainul ikhsan sebesar rp 40 juta dengan tuduhan melakukan serangkaian korupsi dan hendak dilaporkan ke aparat hukum.
  beberapa hari lalu, tersangka mendatangi korban dan minta uang rp 30 juta sebagai uang konpensasi menutup kasus beras miskin, di desanya.
karena uang yang diminta terlalu tinggi dan korban tidak punya uang, akhirnya disepakati korban akan membayar rp 15 juta.
  selanjutnya zainul ikhsan, yang menjabat ketua asosiasi kepala desa (akd) pragaan, memberitahu petugas, jika dirinya dan beberapa kades lain menjadi korban pemerasan tersangka.
  setelah ditentukan hari dan waktunya, korban menghubungi aparat kepolisian untuk menangkap tersangka.
begitu korban menyerahkan uang panjar rp 5 juta dari rp 15 juta yang dijanjikan, saat itu tersangka ditangkap aparat.
  sementara kades rombasan, kecamatan pragaan, sumenep, mukhlis ikhsan, mengaku, dua minggu lalu didatangi tersangka menanyakan siapa ketua akd di pragaan.
kata tersangka, ada yang ingin diselesaikan menyangkut kades se-kecamatan pragaan.
  "rupanya tersangka menanyakan ketua akd hendak memeras.
kami bersyukur tersangka ditangkap, karena tindakannya selama ini meresahkan kades," kata mukhlis.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 26 Juni 2013

Komplotan Pencabul Gadis Belia Ditangkap




Komplotan Pencabul Gadis Belia Ditangkap
Komplotan Pencabul Gadis Belia Ditangkap





madiun - polres madiun kota membongkar komplotan pemuda pengincar gadis belia.
pura-pura memacari, kawanan ini ternyata mengincar gadis yang masih perawan.
rata-rata korban komplotan pemuda pengincar gadis belia yang masih duduk di bangku smp dan sma.
  dengan berdalih memacari korban, buntutnya dia mencabuli gadis itu.
seperti yang dilakukan dn (18), siswa kelas xi sebuah sma swasta di caruban.
pemuda yang lahir 23 pebruari 1995 ini dibekuk polisi karena diduga mencabuli 11 gadis.
kasus ini terungkap, kala salah satu korban berinisial it (14), siswi kelas 1 smp di caruban, melaporkan kejadian pencabulan yang menimpanya.
ia datang ke polres kota madiun diantar bapaknya, salam (36), warga pilangkenceng, kabupaten madiun.
ia tak terima anak semata wayangnya itu diperlakukan tak senonoh oleh danang.
ia juga mendapatkan perlakuan tak senonoh saat diajak kencan di sisi barat stadion willis, kota madiun.
namun, it tak terima, ia pun berontak.
akhirnya, it ditolong warga.
dan keesokan harinya melapor ke polres madiun kota.
"ada kelompok dengan teman-temannya yang melakukan perbuatan pencabulan seperti ini," ujar kapolres mojokerto kota akbp anom wibowo, rabu (26/6/2013).
polisi juga melakukan penggeledahan di rumah dan di karajan, caruban.
polisi menemukan 10 celana dalam yang diselipkan diantara baju-bajunya di dalam lemari baju di kamar.
"kami menghimbau agar para orangtua dan anak-anak untuk lebih berhati-hati, dan tidak membiarkan anak pergi sendirian," kata anom.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 20 Juni 2013

Mabuk Bawa Sajam, Ditangkap Polisi








gresik - stavy (21), warga asal kecamatan sambikerep, kota surabaya, harus merasakan pengapnya sel tahanan polsek driyorejo, karena tertangkap saat mabuk membawa senjata tajam, rabu (19/06/2013).
peristiwa tersebtu berawal  sat pemuda yang mengontrak di kota baru driyorejo (kbd) sedang nongkrong sendirian di bunderan kbd, jl batu pualam, cb 9, desa petiken, kecamatan driyorejo, dalam keadaan mabuk.
ketika anggota polsek driyorejo melakukan operasi cipta kondisi, langsung memeriksa tersangka, ternyata di balik bajunya ditemukan sajam sepanjang 30 sentimeter, bersarung kulit, warna hitam diselipkan di pinggang.
"terakwa saat ditanya sedang membawa apa, tidak mengaku, setelah diperiksa petugas ditemukan benda tajam jenis pisau," kata kapolsek driyorejo, kompol supandi.
akibatnya tersangka yang mabuk dan membawa sajam, langsung diamankan di mapolsek driyorejo.
  "tersangka kami jerat dengan undang-undang darurat, nomor 22 tahun 1951, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tegas mantan kapolsek manyar itu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 19 Juni 2013

100 Demonstran Ditangkap








istambul - polisi turki menangkap puluhan orang di rumah-rumah dan menggeledah kantor harian atilim dan kantor berita etkin dalam operasi terkoordinasi di seluruh negeri untuk memadamkan unjuk rasa antipemerintah yang telah berlangsung selama tiga pekan, selasa (18/6/2013).
    sekitar 90 anggota partai sosialis kaum tertindas (esp), kelompok kecil berhaluan kiri yang aktif dalam gerakan protes di taman gezi, istambul, ditangkap polisi, kata asosiasi pengacara turki.
    ntv menyebutkan, 30 orang ditangkap di ankara, ibu kota turki, dan 13 orang lain di eskisehir, kota di bagian barat laut turki, dalam operasi polisi di 21 provinsi.
    menurut undang-undang turki, mereka yang ditahan akan diperiksa selama empat hari sebelum mereka diajukan ke pengadilan untuk dibebaskan atau didakwa.
    menteri dalam negeri muammaer guler mengatakan, 62 orang telah ditangkap di rumah mereka masing-masing di istanbul dan 23 orang lagi di ankara, cnn-turk melaporkan.
turki mengambil tindakan tegas terhadap para pengunjuk rasa yang melakukan aksi menentang pemerintahan perdena menteri recep tayyip erdogan sejak 31 mei.
    polisi menggunakan gas air mata, semprotan air berkekuatan tinggi dan peluru-peluru karet untuk memadamkan aksi demo.
empat orang meninggal dan ratusan menderita cedera dalam aksi protes tersebut.
    
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 12 Juni 2013

KJRI Jeddah Belum Kantongi Data TKI Yang Ditangkap




KJRI Jeddah Belum Kantongi Data TKI Yang Ditangkap
KJRI Jeddah Belum Kantongi Data TKI Yang Ditangkap





jeddah - pelaksana tugas konsul jenderal ri di jeddah, sunarko, mengaku masih terus berkoordinasi dengan otoritas keamanan arab saudi di jeddah terkait kabar penangkapan terhadap sejumlah warga negara indonesia.
melalui pembicaraan telepon, dia mengaku belum mengantongi informasi lengkap terkait jumlah, identintas, dan lokasi penahanan mereka.
sejumlah pekerja dan warga negara indonesia dikabarkan ditangkap oleh otoritas keamanan arab saudi, menyusul insiden kerusuhan di kjri jeddah pada minggu (9/6/2013).
para pekerja (tki) dan wni ini ditangkap dengan tuduhan menjadi provokator kerusuhan tersebut.
"kalau (informasi) soal tki yang ditahan sudah ada, cuma kami masih coba berkoordinasi untuk mendapatkan datanya," ujar sunarko, selasa (11/6/2013) malam.
dia mengaku sampai saat ini belum dapat memastikan berapa wni yang ditangkap serta lokasi penahanannya.
sunarko hanya menyatakan kepolisian jeddah hanya menginformasikan kepada dia bahwa mereka mengantongi bukti dan nama para perusuh dalam insiden minggu.
bukti itu, sebut sunarko, disebut berasal dari gambar dan rekaman video.
"pastinya mereka juga nanti akan berkoordinasi dengan kami karena hal itu juga terkait dengan kemungkinan ancaman hukuman, baik penjara maupun deportasi, yang akan dijatuhkan pemerintah arab saudi kepada mereka," tambah sunarko.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 07 Juni 2013

Polisi Gadungan Itu Pernah Ditangkap di Jember Dalam Kasus Serupa




Polisi Gadungan Itu Pernah Ditangkap di Jember Dalam Kasus Serupa
Polisi Gadungan Itu Pernah Ditangkap di Jember Dalam Kasus Serupa





surabaya - yuda eka pranata (21), tersangka kasus penggelapan dengan modus menyaru sebagai polisi yang tinggal di pagesangan ii surabaya ternyata juga pernah ditangkap di jember dalam kasus serupa.
"tersangka ini juga pernah ditangkap di jember.
kasusnya juga menjadi polisi gadungan untuk memerdayai seorang perempuan di sana," ujar kanit reskrim polsek wonocolo akp nur suhud, jumat (7/6/2013).
dalam aksinya di jember, pelaku membeli seperangkat seragam polisi serta pangkat bripka.
dengan berseragam dinas  lengkap dan mengaku bripda, ia berhasil memerdayai seorang gadis di sana.
"seragam yang dulu itu saya beli di wonokromo.
tapi, pas ditangkap di jember, semua seragam dan atributnya disita oleh polisi di sana," aku yuda di sela menjalani pemeriksaan di polsek wonocolo.
saking terobsesinya menjadi polisi, iapun tidak kapok.
sekembali ke surabaya, dia kembali mengaku sebagai anggota polisi di beberapa kesempatan.
ia kembali memodali aksinya dengan membeli pakaian safari plus pin intelejen untuk mengaku sebagai anggota intelejen polda jatim.
akibat ulahnya yang selalu mengaku sebagai polisi, ia kembali harus mendekam di dalam penjara setelah menggelapkan motor milik febri ersa difendra (23), pegawai rumah makan asal samarinda yang tinggal di pradah kali kendal, surabaya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 23 Mei 2013

Pegawai Rutan Medaeng Ditangkap di Depan Mako Brimob Pekan Lalu




Pegawai Rutan Medaeng Ditangkap di Depan Mako Brimob Pekan Lalu
Pegawai Rutan Medaeng Ditangkap di Depan Mako Brimob Pekan Lalu





surabaya - bnn akhirnya menjelaskan penangkapan kasub sie kepegawaian rutan medaeng, i made djumanten joga, selasa (21/5/2013) lalu di depan mako brimob.
kepala bnn pusat, komjen pol anang iskandar menuturkan, penangkapan made joga dilakukan petugas bnn saat tersangka perjalanan dari rumah ke kantornya.
"dia termasuk pengedar narkoba jenis sabu," jelasnya usai deklarasi anti narkoba di ptc, kamis (23/5/2013).
petugas bnn menduga made yoga adalah kaki tangan mantan warga binaan kasus narkotika di rutan kelas i medaeng.
"kami menangkap made yoga dengan barang bukti sabu seberat 700 gram," tuturnya.
sebelum ditangkap, made yoga dititipi sabu tersangka lain bernama siswo prawiro (56), warga klampis semolo barat, 15 mei lalu.
siswo dia kenal karena mantan warga binaannya di rutan medaeng.
siswo dipenjara karena terlibat kasus narkoba dengan vonis 7 tahun.
siswo menitipkan sabu seberat 3,4 kg kepada made yoga untuk dipasarkan dan dijual pada pembeli.
"dalam melakukan aksinya, made menjual barang dengan mengecer dan setelah berhasil melakukan transaksi, made melaporkan hasil penjualan pada siswo yang saat itu ada di luar negeri," katanya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 19 Mei 2013

Aiptu LS Ditangkap Mabes Polri








jakarta - anggota polres sorong, papua, aiptu ls diamankan anggota badan reserse dan kriminal mabes polri di depan gedung komisi kepolisian nasional, jalan tirtayasa, jakarta selatan, sabtu (18/5/2013).
     ls yang diduga melakukan transaksi keuangan hingga triliunan rupiah diamankan usai mengadu dari kompolnas yang didampingi pengacaranya bob hasan terkait masalah yang dialaminya.
direktur ii tindak pidana ekonomi khusus (eksus) badan reserse dan kriminal (bareskrim) polri brigjen pol arief sulistyanto mengatakan, kepolisian langsung memblokir rekening aiptu ls.
      "sudah kami blokir rekeningnya, di situ juga dilihat transaksi di dalamnya.
hanya mungkin sedikit memakan waktu karena jumlah transaksi sebanyak itu dilakukan sejak 2007-2012," kata arief di jakarta, kamis (16/5/2013).
      menurut jenderal polisi bintang satu itu, jumlah transaksi keuangan aiptu ls selama enam tahun yang mencapai miliaran rupiah itu merupakan akumulasi transaksi yang dihitung per debet, kredit dan saldonya.
       ditambahkan pula, perlu dibedakan antara rekening pribadi aiptu ls dengan rekening usaha bisnis yang dimilikinya.
apalagi ditemukan bahwa dari sejumlah perusahaan yang diduga berkaitan dengan rekening dia, tidak ada satu pun nama ls yang dicatut sebagai pengurus atau direksi di sejumlah perusahaan itu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 17 Mei 2013

Tukang Potong Ayam Pemasok Ganja di Tempat Hiburan Ditangkap Polisi




Tukang Potong Ayam Pemasok Ganja di Tempat Hiburan Ditangkap Polisi
Tukang Potong Ayam Pemasok Ganja di Tempat Hiburan Ditangkap Polisi





surabaya -  muhammad dimas firmansyah (23) warga sidowungu, kecamatan menganti, gresik diringkus polisi karena terbukti menjadi pemasok ganja ke tempat hiburan di surabaya, kamis (16/5/2013).
tukang potong ayam ini ditangkap setelah sebelumnya polisi berhasil mengamankan tiga pengguna ganja di club v'rock yang berada di kompleks pakuwon trade center (ptc) surabaya.
tiga pemakai itu adalah seorang waitres dan dua dj di v'rock.
"berdasar keterangan tiga tersangka yang sebelumnya ditangkap tersebut, akhirnya berhasil ditangkap pelaku yang menyuplai ganja ke mereka," ujar kanit reskrim polsek genteng akp arif suharto.
menurutnya, pengedar ganja ini berhasil dipancing keluar dengan cara polisi menyaru sebagai calon pembeli.
setelah disepakati bahwa bakal dilakukan transaksi, pelaku pun keluar di lokasi yang telah ditentukan.
dan begitu menunjukkan ganjanya, ia langsung diamankan.
"penangkapan itu dilakukan di tempat yang disepakati sebagai lokasi transaksi, yakni di depan spbu shell di jl pakuwon," sambungnya.
saat ditangkap, dimas kedapatan membawa 4 poket ganja yang ditaruh dalam bungkus rokok.
ia sempat berusaha kabur saat tahu ada polisi, namun tak sampai lama berhasil ditangkap.
sebelumnya, polisi menangkap seorang karyawan dan dua dj (disc jockey) caf? v'rock di kompleks ptc.
mereka adalah irwan robi (31), pegawai v'rock asal jl karang poh iv; dan dua dj akhmad taufik (22) warga pacet utara, pacet, mojokerto yang ngekos di klampis semolo timur, serta efriska ramadannia (19), warga jl kedung tarukan v, pacar kembang, tambaksari, surabaya.
pertama yang ditangkap adalah irwan di depan atm bca komplek mal ptc.
dua dj itu menyusul ditangkap polisi saat berada di dalam club v'rock.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 09 Mei 2013

Ditangkap Setelah Turun dari Angkot








surabaya - pelarian pengedar sabu-sabu, m.
arifin (30) warga lakarsantri raya made, terhenti.
unit reskrim polsek asemrowo berhasil menangkap arifin, usai turun dari angkutan kota (angkot) di jalan raya lakarsantri.
kanitreskrim polsek asemrowo akp navan mengatakan, pihaknya telah mengincar tersangka selama dua tahun.
"tersangka telah menjadi pengedar sabu-sabu selama dua tahun, dan kami terus mencarinya," kata navan.
setelah mendapat informasi jika tersangka berada di lakarsantri, selama satu minggu anggota polsek asemrowo terus membuntuti tersangka.
polisi akhirnya memancing tersangka dengan melakukan undercover buy, dan memancing tersangka agar mau melakukan transaksi.
akhirnya tersangka terpancing, dan datang di tempat yang disepakati, sehingga ketika mengetahui tersangka turun dari angkot, tersangka langsung ditangkap.
"tersangka ini sering berpindah-pindah tempat, ketika kami lihat tersangka, langsung kami tangkap," kata navan yang memimpin langsung penangkapan tersangka.
hasilnya dari tersangka, polisi  menemukan satu poket sabu pada saku celana tersangka.
setelah itu, polisi menggeledah rumah tersangka, dan menyita sabu-sabu seberat dua gram, dan uang senilai rp 2,5 juta, timbangan elektrik, dan bukti transfer.
berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membeli sabu-sabu, seharga rp 1,4 juta untuk setiap gramnya.
setelah itu tersangka membaginya menjadi 10 poket, dan satu poket dijual kembali rp 200 ribu hingga rp 300 ribu.
  untuk setiap poketnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com