Halaman

Tampilkan postingan dengan label TULUNGAGUNG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TULUNGAGUNG. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Agustus 2013

Ada Miras di Kerusuhan Lapas Tulungagung




Ada Miras di Kerusuhan Lapas Tulungagung
Ada Miras di Kerusuhan Lapas Tulungagung






surya online, tulungagung - selain razia hp, kerusuhan di lapas klas iib tulungagung juga dipicu oleh minuman keras jenis arak beras atau arak jowo (arjo).
kalapas tulungagung, muji widodo mengatakan, dirinya msih mencari tahu bagaimana minuman keras tersebut bisa masuk ke dalam lapas.
“dari enam napi yang kami amankan, mereka minum-minuman keras sebelum melakukan kerusuhan,” ujarnya, minggu (4/8/2013) dini hari.
 muji menambahkan, jumlah kunjungan sabtu (3/8/2013) sore memang sangat banyak.
dirinya menduga petugas ada yang kecolongan sehingga ada arjo yang bisa masuk.
untuk memastikan kemungkinan ada anak buahnya yang nakal, muji akan melakukan kajian.
namun muji menduga, barang memabukkan tersebut dilempar dari luar pagar lapas.
hal ini sesuai dengan pengalaman sebelumnya.
“beberapa kali kami mendapati benda-benda yang sengaja dilempar dari luar tembok lapas.
itu terjadi karena kami bersikap ketat terhadap miras, narkoba maupun hp,” tegas muji.
benda-benda yang paling sering dilempar dari luar adalah pil double l dan miras.
untuk miras biasanya ditaruh di dalam botol plastik yang kuat, sehingga tidak pecah saat terjatuh.
diakui muji, pengamanan di lapas tulungaung menemui sejumlah permasalahan.
selain jumlah personil yang minim, para sipir tidak mempunyai peralatan yang memadai.
misalnya, mereka tidak dilegkapi dengan alat komunikasi ht, tongkat kejut maupun metal detector.
“metal detectornya sudah lama rusak dan tidak bisa difungsikan lagi sebagai bagian alat pengamanan,” keluhnya.
selain itu seluruh wilayah lapas klas iib tulungagung juga tidak dilengkapi dengan cctv.
padahal keberadaan cctv merupakan peralatan dasar yang memudahkan pengawasan para napi.
saat ini di lapas tulungagung terdapat 267 (sebelumnya dtulis 297) tahanan dan napi.
sedangkan kondisi ideal lapas diisi oleh 250 tahanan dan napi.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Belasan Narapidana Mengamuk, 6 Orang Dipindah ke Luar Tulungagung









surya online, tulungagung - belasan narapidana lembaga pemasyarakatan tulungagung mengamuk, sabtu (3/8/2013), tetapi hanya 6 narapidana yang benar-benar terlibat perusakan.
mereka dilayar (istilah di kalangan sipir untuk menyebut pemindahan narapidana) ke blitar, kediri, malang dan sidoarjo.

menurut kepala lapas tulungagung, muji widodo, minggu (4/8/2013) dini hari, provokator kasus ini lagi-lagi ibrahim alias budheng, narapidana perkara senjata tajam yang juga pernah merusak pintu sel di pengadilan negeri tulungagung, beberapa waktu lalu.

"dia memanfaatkan situasi shalat tarawih.
saat beberapa orang shalat tarawih dan menjalani 2 rakaat, budheng minum minuman keras," kata muji.
budheng tidak sendirian, ia mengajak juga belasan narapidana.

setelah shalat tarawih hampir selesai, mereka lantas menjebol pintu blok, kemudian berbondong-bondong ke pintu portir.
namun, hanya 3 narapidana yang bisa sampai menjebol pintu portir, yakni budheng, aris dan debi.

muji widodo menegaskan, setelah pintu portir itu masih ada dua pintu lagi sehingga ketiga narapidana itu masih jauh lagi dari kemungkinan benar-benar bisa kabur.
ia mengakui, saat itu total ada lima sipir yang berjaga.

begitu mengetahui ada keributan, seorang sipir lantas meminta bantuan polisi.
tak lama kemudian, satu kompi polisi datang dibantu satu kompi tentara.
keributan pun dapat diatasi tanpa satu sipir pun terluka.
 

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 26 Juli 2013

Pengecer Koplo Ditangkap di Tulungagung









surya online, tulungagung - saifudin zuhri (33), pengecer pil koplo dari desa kerjen, srengat, blitar, ditangkap polisi tulungagung karena mengedarkan di desa pulosari, ngunut, tulungagung, kamis (25/7/2013).

"tersangka memang seringkali beroperasi di wilayah ngunut dan sekitarnya," ujar kasubag humas polres, akp dwi hartaya, kamis (25/7/2013).

menurut hartaya, anggota reskoba juga menyita barang bukti berupa handphone merk nokia, 80 butir pil dan uang tunai rp 50.
000.

"tersangka dijerat pasal 197 undang-undang no 36 tahun 2009 tentang kesehatan.
ancaman hukumannya 15 tahun penjara," tegasnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 27 Juni 2013

Suami Pendam Istri di Kakus








tulungagung - susanti (39), warga dusun juranggandul, desa pulotondo, kecamatan ngunut, tulungagung, baru saja pulang merantau dari malaysia tetapi justru tewas di rumahnya sendiri.
ia dibantai suaminya, kawit (40) dan jenazahnya dipendam ke kakus rumahnya.
kawit menyerahkan diri ke polisi, rabu (26/6/2013), sekitar pukul 16.
00 wib.
sejumlah anggota unit identifikasi polres tulungagung lantas ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah susanti yang kemudian dibawa ke rsud dr iskak, tulungagung.
"warga sebenarnya heran, susanti baru pulang 3 hari lalu tetapi tidak kelihatan di rumah.
kawit beralasan, susanti ke malaysia lagi," kata kepala desa pulotondo, mawardi.
menurut dia, sejumlah tetangganya sudah curiga ihwal menghilangnya susanti.
apalagi, selama di rumah, susanti dan kawit sering terdengar bertengkar.
para tetangganya tidak menelusuri lebih lanjut karena tidak punya dugaan kawit bisa berlaku kejam.
apalagi dua anak mereka yang masih kecil juga terlihat biasa saja.
"warga menganggap pertengkaran mereka masih wajar, seperti umumnya orang berumah tangga," ujar mawardi.
para tetangga korban menduga, pertengkaran itu dipicu perselingkuhan salah satu pihak.
"motifnya masih kami selidiki," kata kepala polres tulungagung akbp whisnu hermawan februanto.
whisnu menyebutkan, anak buahnya masih fokus pada modus operandi kejahatan dan menunggu hasil visum dan mempelajari hasil olah tkp.
"yang jelas saat dievakuasi, mayat korban tidak bisa dikenali terutama di bagian wajahnya.
tubuhnya melepuh dan masih pakai baju putih dan celana pendek abu-abu," ujarnya.
sejauh ini polisi belum memperoleh informasi soal bagaimana kawit membunuh susanti karena menunggu hasil visum jenazah korban dan kawit belum bisa diperiksa karena masih terguncang jiwanya, meski mengakui sebagai pembunuh istrinya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 25 Juni 2013

Pengurus Hanura Jadi Caleg PPP








tulungagung - komisi pemilihan umum (kpu) tulungagung menerima laporan seorang pengurus partai hanura mendaftar calon anggota legislatif melalui partai persatuan pembangunan (ppp).
"pengurus partai itu melaporkan bahwa ada pengurusnya yang mencalonkan diri melalui partai lain," kata ketua kpu tulungagung, suyitno arman, di kantornya, senin (24/6/2013).
laporan itu terkait masa uji publik terhadap daftar calon sementara (dcs) yang diumumkan sejak pekan lalu dan akan ditutup 27 juni 2013.
"sampai saat ini, kami baru menerima satu laporan itu," ujar arman.
ia tidak bersedia menyebutkan identitas bakal calon yang dilaporkan itu.
namun sumber lain di internal kpu membisikkan, bakal calon itu berjenis kelamin perempuan, inisialnya ks dan terdaftar pada nomor urut 6 untuk daerah pemilihan 1.
"setelah tanggal 27 juni, kami akan klarifikasi.
kalau laporan itu benar, calon itu akan dicoret.
kalau tidak benar karena sudah mengundurkan diri atau lainnya, ya bisa ditetapkan dalam daftar calon tetap," ujar arman.
masa klarifikasi akan dilakukan setelah 27 juni sampai 4 juli 2013.
"kami mengimbau kepada masyarakat, silakan dicek siapa tahu memang ada berkas-berkas yang diduga bermasalah.
silakan dilaporkan ke panwaslu atau kpu, tentu akan kami proses," ujarnya.
arman menjelaskan, syarat pelaporan harus tertulis dan disertai fotokopi identitas.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 17 Juni 2013

Budi Modifikasi Motor Berbahan Bakar Gas Elpiji




Budi Modifikasi Motor Berbahan Bakar Gas Elpiji
Budi Modifikasi Motor Berbahan Bakar Gas Elpiji





tulungagung - rencana pemerintah menaikkan harga bbm disikapi secara cerdas oleh budi (50) warga desa sukoanyar, kecamatan pakel, kabupaten tulungagung, jawa timur.
langkah itu dilakukan dengan mengganti bbm motornya dengan gas elpiji 3 kg.
untuk mengganti bbm sepeda motor dari bensin  ke gas elpiji ternyata tidak butuh biaya besar.
meski begitu dibutuhkan keahlian montir bengkel untuk mengubah karburator bensin menjadi karburator gas elpiji.
ide mengubah sepeda motornya susuki rc 100 nopol ag 3351 ta muncul dari benak budi yang juga pengusaha agen gas elpiji.
"saya perlu ke bengkel motor untuk mengutak atik karburatornya," ungkapnya kepada surya online.
karena pengalihan bahan bakar dari bensin ke gas ada beberapa katup dan lubang karburator yang harus dibuntu.
proses modifikasi karburator itu hanya butuh waktu sekitar tiga jam sudah selesai.
masalah sempat muncul untuk meletakkan tabung gas elpiji 3 kg di motor.
semula budi ingin menempatkan tabung gas di sadel belakang.
namun karena sepeda motor digunakan untuk mengangkut barang, tabung gas kemudian ditempatkan di depan celah antara stir dengan jok.
untuk dudukan tabung gas, budi akhirnya mendatangi bengkel las guna membuat tempat menaruh tabung.
tempat tangki tabung gas itu kemudian didesain dapat digeser-geser sehingga lebih praktis.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

Buruh Toko Dapat Beasiswa Telkomsel








tulungagung - metta andriani, juara 1 nilai ujian nasional (nun) sma jurusan ipa se-tulungagung, menerima beasiswa rp 27 juta dari telkomsel yang diserahkan menteri pendidikan dan kebudayaan prof m nuh di acara kick andy metro tv di jakarta, kamis (13/6/2013).
"syutingnya tadi di jakarta, acara kick andy itu akan ditayangkan 28 juni 2013.
sekarang saya baru saja sampai di rumah," kata metta melalui telepon kepada surya online, kamis (13/6/2013) petang.
metta tinggal bersama orangtuanya, santosa yang tukang bangunan dan emi supangatin, penjahit di desa ngujang, kecamatan kedungwaru.
metta terbang ke jakarta melalui surabaya, rabu (12/6/2013) pagi, didampingi ibunya dan kru metro tv tanpa didampingi perwakilan sman kedungwaru, maupun dinas pendidikan pemkab tulungagung.
"ini baru pertama kali naik pesawat terbang.
ibu senang, tidak menyangka bisa seperti ini," katanya.
metta berkisah, saat di jakarta, menteri m nuh sempat meminta nomor teleponnya dan sewaktu berbincang, metta mengaku ingin kuliah di jurusan ilmu matematika.
seperti diberitakan surya, peraih nilai unas sma tertinggi jurusan ipa se-tulungagung sebenarnya bukan hanya metta, juga dinda yang sama-sama dari sman kedungwaru, dengan nilai 56,45.
bedanya, metta terpaksa jadi buruh toko pakan burung di desanya.
"ayah saya tukang batu, ibu menjahit di rumah, ngambil orderan dari perusahaan konveksi," kata metta kepada surya online, di tempat kerjanya, 28 juni 2013.
pelajar berprestasi itu mendapat upah rp 400.
000 per bulan dengan jam kerja mulai pukul 13.
30 sampai 21.
00 wib.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 12 Juni 2013

Omzet Fesbuk Gramedia di Tulungagung Rp17 Juta per Hari




Omzet Fesbuk Gramedia di Tulungagung Rp17 Juta per Hari
Omzet Fesbuk Gramedia di Tulungagung Rp17 Juta per Hari





tulungagung - festival buku murah (fesbuk) gramedia di balai rakyat tulungagung, 5-16 juni, mendatangkan omzet antara rp 10 juta sampai rp 17 juta per hari.
ini cukup menjadi salah satu indikator tingginya minat baca kaum terpelajar di tulungagung kawasan kota.
"fesbuk buka mulai pukul 09 sampai 21.
00.
kalau siang selalu ramai," kataandri septiadi, panitia fesbuk gramedia, di arena bazaar, rabu (12/7/2013).
andri menyebutkan, fesbuk ini digelar toko buku gramedia dari jl basuki rahmad, kota malang.
"sebelumnya, kami juga menggelar fesbuk gramedia di blitar," katanya.
gramedia memang belum membuka toko buku di tulungagung dan blitar, dua kota yang sebenarnya lebih dekat ke kediri daripada malang.
"pada hari terakhir nanti, ada juga lomba mewarnai dan lomba menggambar," kata andri.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Pembunuh Siswi SMP Pingsan Saat Reka Ulang Penguburan








tulungagung -if, tersangka pembunuh pacarnya, fitri hani mukti (14), siswi kelas 1 smp negeri 5 tulungagung, pingsan saat menjalani reka ulang kejahatannya, selasa (11/6/2013).
reka ulang digelar di lokasi pembunuhan, rumah orangtua if, dan tempat penguburan jenazahnya di pekarangan rumah yang sama,  kelurahan sembung, kecamatan/kabupaten tulungagung.
proses rekonstruksi dilihat ratusan orang yang penasaran pada tampang if dan rangkaian kejahatannya pada sabtu (1/6/2013) lalu.
peristiwa reka ulang itu juga disaksikan suyitno, ayah if, serta mujaro, ayah fitri namun jarak mereka berjauhan.
suyitno mengaku pasrah dan menyerahkan semuanya kepada polisi.
ia tak sanggup menyewa jasa penasehat hukum.
sedangkan mujaro terlihat sangat terpukul menyaksikan sebagian proses rekonstruksi.
"pembunuh anak saya harus dihukum berat!" tegasnya.
anggota satuan reserse dan kriminal polres tulungagung sebenarnya menyiapkan 40 adegan berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka dan sejumlah saksi.
if masih terlihat tenang ketika memeragakan adegan dua kali menjerat leher fitri memakai tali pramuka hingga menyeret jenazahnya.
namun, baru memeragakan 30 adegan, if tiba-tiba pingsan di tengah kerumunan polisi dan orang-orang yang mencemoohnya.
adegan terakhir yang diperagakannya ketika menguburkan jenazah adik kelasnya itu.
adegan selanjutanya, seperti menjual sepeda korban hingga menggunakan uangnya untuk menyewa ongkos warnet, belum sempat diperagakan.
kendati demikian, menurut wakil kepala polres, kompol indra lutrianto amstono, ke-30 adegan itu cukup menggambarkan rangkaian perbuatan tersangka.
menurut dia, rekonstruksi bisa digelar lagi kelak jika jaksa menilai berita acara pemeriksaan kurang sempurna.
sementara ini, bagi indra, rekonstruksi sudah cukup menunjukkan bagaimana tersangka mengeksekusi korban.
"korban tewas setelah dijerat tali dan terjatuh ke tungku di dapur hingga kepalanya terluka.
saat pelaku menyeret tubuhnya, kepala korban juga membentur lantai dan tangga beton," ujarnya.
berdasarkan rekonstruksi ini, if melakukan kejahatannya sendirian.
seperti diberitakan, if membunuh fitri setelah fitri mengaku hamil.
if yang belakangan mengakui pernah berhubungan badan, merasa ketakutan pacarnya memang hamil.
namun, menurut wakapolres berdasarkan hasil pemeriksaan medis menunjukkan, fitri sebenarnya belum hamil.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 03 Juni 2013

Pentas Wayang Potehi Bertabur Hadiah Tiap Hari Tetap Sepi




Pentas Wayang Potehi Bertabur Hadiah Tiap Hari Tetap Sepi
Pentas Wayang Potehi Bertabur Hadiah Tiap Hari Tetap Sepi





tulungagung - "pengumuman! yang belum mendapatkan kupon segera menghubungi panitia.
kupon tinggal sedikit, sudah terjual 300 lembar," kata sutarto menjelang pertunjukan wayang potehi di kelenteng tri dharma tjoe tik kiong, tulungagung, minggu (2/6/2013).
sutarto, dalang wayang potehi yang jawa tulen itu, sedang berkelakar pada penonton.
alih-alih penontonnya ratusan, seni klasik china ini paling banter penontonnya belasan orang.
alih-alih kuponnya laku dijual, pertunjukan wayang itu digratiskan sepenuhnya.
justru pihak kelenteng yang menyediakan ongkos lebih, bukan cuma untuk biaya sound system, honor dalang dan pengrawitnya --pemain siter, asisten dalang, penabuh kentongan, penabuh ketipung, dll-- tetapi juga untuk hadiahnya.
hadiah utamanya bukan ecek-ecek.
kadang sepeda motor, kulkas, kipas angin, handphone, kompor gas dan aneka barang cukup berharga lainnya.
"kalau sore begini hadiahnya minuman atau makanan kecil.
nah, kalau malam hadiahnya yang mahal-mahal," kata ibrahim (sie dyang ren), penonton paling sepuh sore ini.
ibrahim mengaku hampir saban hari menonton potehi, sore maupun malam.
saban hari pula dia mengambil kupon yang diundi dalang di sela-sela pementasan.
"tapi saya belum pernah dapat motor atau hadiah utama lainnya," kata ibrahim tertawa, jadi kelihatan gigi ompongnya.
ibrahim terlahir dari ayah dan ibu yang tionghoa tulen.
ia bisa sedikit-sedikit berbahasa mandarin.
"tapi kakek saya jawa," ujarnya.
tionghoa blesteran seperti ibrahim bercampur baur dengan penonton tionghoa tulen maupun jawa tulen, baik anak kecil maupun dewasa,  sambil menunggu dalang mengundi hadiah.
jika sesi undian dimulai, mereka tampak tekun memegang erat kupon masing-masing sambil berharap nomornya dibacakan dalang.
jika beruntung, pemenang undian bisa mendapatkan sekardus minuman atau makanan ringan.
seorang penonton bahkan bisa memiliki 3 kupon.
peluang menangnya besar.
ibrahim, misalnya, pegang kupon bernomor 174, 122, 98.
tapi hingga pertunjukan hampir usai, ketiga nomor kuponnya tak satu pun yang nyanthol.
"pas ndak rezeki," kata ibrahim, tertawa ngakak
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 30 Mei 2013

Pilkades Selisih 116 Suara Gegerkan Wonorejo




Pilkades Selisih 116 Suara Gegerkan Wonorejo
Pilkades Selisih 116 Suara Gegerkan Wonorejo





tulungagung - ratusan pemuda desa wonorejo, kecamatan sumbergempol, tulungagung, berdemonstrasi di kantor desa setempat, kamis (30/5/2013) siang.
mereka menuntut pertanggungjawaban panitia pemilihan kepala desa saat pilkades 25 mei lalu.
"ada kecurangan di luar kewajaran yang tidak terjadi di desa lain," kata m yusuf, salah satu pemuda desa itu di sela menunggu panitia pilkades.
geger di desa ini melibatkan massa besar tetapi tidak disertai alat peraga seperti lazimnya demonstrasi.
"ini memang upaya mengajak rembugan pihak panitia," kata yusuf.
kendati demikian, aksi warga ini mendapat penjagaan puluhan polisi dan tentara.
mereka berkonsentrasi menjaga di sekitar kantor desa serta rumah ketua panitia pilkades, nur kholis.
hingga siang ini, nur kholis tidak muncul di kantor desa.
"polisi juga sudah menjemput ke rumahnya, tapi katanya tidak ada," imbuh pemuda lainnya.
pilkades wonorejo 25 mei lalu digelar bersamaan dengan pilkades di puluhan desa lainnya.
hasil pilkades di wonorejo, menurut kesaksian sejumlah warga, menunjukkan keganjilan.
saat itu, calon kadesnya adalah anis wijayanti, handayani dan yudi indriastono.
hasil perhitungan surat suara menunjukkan, peraih suara terbanyak adalah anis wijayanti, disusul yudi indriastono dan handayani.
selisih suara antara anis dan yudi hanya 58 suara.
masalahnya, ada pula selisih antara daftar hadir yang tercatat 3.
420 orang, sedangkan surat suara yang dicoblos mencapai 3.
536 lembar.
"artinya, ada kelebihan 116 surat suara.
bagaimana ini bisa terjadi? panitia harus tanggung jawab tapi sekarang malah tidak muncul, lari dari tanggung jawab," ujar yusuf.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 22 Mei 2013

Situs Goa Pasir Diyakini Hunian Resi




Situs Goa Pasir Diyakini Hunian Resi
Situs Goa Pasir Diyakini Hunian Resi





tulungagung - situs goa pasir seluas kira-kira 1 hektare di dusun pasir, desa junjung, kecamatan sumbergempol, tulungagung, diperkirakan sebagai hunian para resi era majapahit yang anti politik.
"ada relief-relief yang bernuansa religi, punya arti kehidupan dan penyucian jiwa.
para resi itu menjauh dari kehidupan keraton, mereka biasanya tidak menikah," kata nugroho harjolukito, arkeolog balai pelestarian cagar budaya dari mojokerto, kepada surya.
co.
id di lokasi situs goa pasir, selasa (21/5/2013).
alumnus arkeologi dari universitas udayana, bali menyatakan, tidak ditemukan artefak alat-alat rumah tangga sehingga dapat diperkirakan bahwa situs itu memang bukan hunian penduduk kebanyakan.
"memang ada artefak berupa tempayan dari gerabah tapi itu untuk menampung tirta para resi.
tempayannya khas majapahit, dilihat dari ornamen tepi, ketebalan, dan pengerjaan bagian luar," ujarnya.
menurut dia, timnya menemukan pula arca yang memiliki gaya pengerjaan era majapahit.
"salah satu arca itu, ada lotusnya yang keluar dari dua pot," ujarnya merujuk pada nama lain bunga padma.
bukankah salah satu ciri seni kriya era singasari juga kembang lotus? "kalau singasari, lotusnya keluar dari bonggol," tukasnya.
ciri lain yang menguatkan perkiraan bahwa situs goa pasir dari masa majapahit adalah teknik pengarcaan yang agak kaku.
"itu petunjuk bahwa pembuatannya pada abad 14 sampai akhir era majapahit," paparnya.
pemukiman para resi yang jauh dunia keraton seperti goa pasir ini juga terdapat di  lereng semeru, argopuro, penanggungan, welirang, serta sukuh dan cetho di jawa tengah yang dulu masuk wilayah majapahit, semeru.
sedangkan tempat lain, seperti candi penataran di blitar, memang "candi negara" yang dirawat langsung oleh utusan raja.
nugroho melanjutkan, ciri pemukiman para resi juga terlihat dari bangunan pendapa yang umpaknya masih ada.
"bangunan utamanya adalah pendapa yang terbuka.
masuknya dari sini," katanya, menunjukkan batu cadas yang dibelah membentuk gerbang.
di situs goa pasir banyak sekali batu cadas gunung yang sudah diukir.
ada yang menggambarkan fabel, ada sosok garuda besar, ada pula arca perwujudan syiwa dan wisnu.
"ini pemukiman resi dari berbagai aliran, bukan hanya hindu," ujarnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 17 Mei 2013

Kedatangan Aktivis Ahmadiyah Bogor Picu Pengrusakan Masjid di Tulungagung




Kedatangan Aktivis Ahmadiyah Bogor Picu Pengrusakan Masjid di Tulungagung
Kedatangan Aktivis Ahmadiyah Bogor Picu Pengrusakan Masjid di Tulungagung





tulungagung - perusakan masjid ahmadiyah di desa gempolan, pakel, tulungagung, kamis (16/5/2013) malam dipicu kehadiran seorang pemuda jamaah ahmadiyah dari bogor selama sepekan terakhir.
pemuda bernama rizal fazli mubarrak bin musipudin itu sebenarnya kelahiran kota mataram, 13 mei 1989.
namun, ia sudah pindah dan tinggal di kampung babakan rt 1/rw 4, desa pondok ubin, kecamatan kemang, bogor, jawa barat.
sejak sepekan ini, dia di tulungagung, tinggal di rumah jafar, pengikut ahmadiyah.
rizal juga rajin shalat di masjid yang dibangun jafar.
"tapi pak jafar tidak lapor saya.
tamu dari bogor itu juga lapornya langsung ke perangkat desa.
saya tidak tahu," kata sarijan (67), ketua rt 3/rw 2, desa gempolan, jumat (17/5/2013).
menurut dia, warga sekitar akhirnya merasa tersinggung karena aktivitas rizal.
padahal, lanjutnya, jafar sudah sepakat menghentikan aktivitas di masjidnya sejak dua tahun lalu.
itu sebabnya, ratusan orang semalam mendatangi rumah sarijan untuk menanyakan bangkitnya aktivitas ahmadiyah sejak kedatangan rizal.
"banyak orang di sini.
mungkin ratusan orang.
suasana gelap," ujar sarijan.
usai pertemuan di rumah ketua rt itulah, massa merusak kaca jendela masjid ahmadiyah yang dekat rumah jafar.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Seduhan Kopi Ijo Ala Mak Waris




Seduhan Kopi Ijo Ala Mak Waris
Seduhan Kopi Ijo Ala Mak Waris





tulungagung - kopi ijo adalah frasa kunci untuk menjelaskan tradisi minum kopi di tulungagung.
silakan coba tanya ke sembarang orang ihwal kopi apa yang unik di kota ini, jawabnya nyaris selalu kopi ijo.
kopi ijo tersedia di banyak warung kopi kelas tepi jalan sampai kedai yang berani menyebut diri sebagai kafe.
kopi ijo memang berwarna kehijau-hijauan jika air kopi dituang di lepek.
ia disukai banyak orang.
lalu, siapa yang bikin dan bagaimana cara bikinnya?"rumah mak waris di sana, depan kantor desa bolorejo ada gang, masuk saja.
pokoknya ada antrean panjang, ya situ," kata seorang petani di tepi perempatan jalan raya arah tulungagung ke trenggalek, selasa (14/5).
warung kopi mak waris di bolorejo, kecamatan kauman, kira-kira 15 menit bermotor dari pusat kota tulungagung.
adapun mak waris adalah sebutan bagi istri almarhum waris, sutijah.
ada 25 meja besar di warung kopi mak waris.
cara seduh di warung kopi ini hanya satu cara: kopi tubruk.
jadi, kopi dan gula atau susu dimasukkan gelas atau cangkir, lalu ditubruk air panas.
segelas rp 1.
500, secangkir rp 1.
000.
mereka tak kenal cara seduh atau cara saji kopi yang sebetulnya bisa sampai 10 cara, mulai pakai vietnam drip, syphon, moka pot sampai mesin espresso.
"tiap hari habis 20 kg.
itu termasuk kopi bubuk yang dibeli orang-orang," kata haryanto, satu dari 10 anak waris-sutijah.
haryanto berkisah, orang tuanya mulai buka usaha warung kopi sejak 1978.
"itu setelah ada banjir bandang tahun 1976," kata haryanto, satu dari 10 anak waris-sutijah.
pasangan waris-sutijah mencoba bangkit dari masa paceklik itu.
mereka membuka warung kopi yang cita rasanya unik.
tetapi kopi ijo tidak ditemukan dalam semalam.
mereka menemukan cara yang tepat setelah mencoba menyangrai kopi berkali-kali.
"sebenarnya ini kopi murni, tanpa bumbu atau tambahan apapun," kata haryanto.
ia mengaku tidak tahu ketika ditanya jenis kopi robusta atau arabica yang dipakainya.
haryanto lantas mengajak ke ruang penyimpanan kopinya.
ada belasan karung biji kopi kering di sana.
aromanya robusta, bukan arabica.
di ruang yang sama, mak waris sedang menimbang bubuk kopi lalu mengemasnya dalam plastik 1/2 kg seharga rp 25.
000 dan 1 kg dibanderol rp 50.
000.
ada juga dalam kemasan sekitar 6 ons yang dijual rp 5.
000 per bungkus.
"biji kopi ini belinya di tulungagung sini saja, sebutannya brr 1.
mungkin asalnya dari malang atau mana, saya kurang tahu," kata haryanto.
mak waris menyahut, kopi ijo beda dengan kopi lain bukan karena ditambahi zat pewarna atau bahan apapun.
"bedanya hanya di cara sangrainya, pakai wajan tanah liat, pemanasnya pakai kayu bakar yang kering.
harus telaten, jangan sampai api terlalu besar atau terlalu kecil," kata mak waris dalam bahasa jawa.
kopi yang sudah disangrai itu lantas digiling memakai mesin, tidak ditumbuk secara tradisional pakai alu dan lesung.
sambil terus menimbang kopi bubuknya, mak waris bercerita, pelanggannya sering beli kopi bubuk untuk dijual lagi di bali, kalimantan, bahkan malaysia.
haryanto menambahkan, siapapun boleh menjual lagi kopi mak waris meski diberi label berbeda.
berkat usaha warung kopi yang laris itu, mak waris pun sudah naik haji sekali.
ia hidup berkecukupan.
karyawannya 15 orang.
ada 4 orang yang khusus menyangrai, 2 orang khusus menggiling.
sisanya di bagian penjualan, mulai penyeduh, cuci piring sampai pelayan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Massa Rusak Kaca Masjid Ahmadiyah di Tulungagung




Massa Rusak Kaca Masjid Ahmadiyah di Tulungagung
Massa Rusak Kaca Masjid Ahmadiyah di Tulungagung





tulungagung - komandan komando distrik militer 0807, kolonel infanteri eko hariyanto, baru saja meninjau lokasi perusakan masjid ahmadiyah di desa gempolan, kecamatan pakel, tulungagung, jumat (17/5/2013) siang.
"kami masih koordinasi dengan polsek dan polres agar jangan sampai ada tindak anarkhis lagi," ujar eko hariyanto sebelum meninggalkan lokasi kejadian.
menurut dia, pihaknya juga tetap membantu kepolisian untuk melindungi warga ahmadiyah di gempolan.
perusakan kaca masjid terjadi kamis (16/5/2013) sekitar pukul 21.
00.
warga menyebutkan, malam itu massa yang berkumpul mencapai 200-an orang.
setidaknya kaca pada 6 jendela masjid itu hancur.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 05 Mei 2013

Dinas Kesehatan Lamban Bertindak








tulungagung - koordinator dewan kesehatan rakyat (dkr) jatim menilai, aparat dinas kesehatan (dinkes) kabupaten tulungagung lamban bertindak terhadap penderita gangguan jiwa.
"pemerintah sudah mempunyai progam indonesia bebas pasungan.
sehingga penderita gangguan jiwa yang belum tertangani dapat segera dirujuk ke rs jiwa," ungkap arif witanto, koordinator dkr jatim kepada surya online, sabtu (4/5/2013).
dijelaskan arif, kasus yang menimpa suparji merupakan bukti lambannya aparat dinas kesehatan kabupaten tulungagung bertindak.
"kalau cepat ditangani tidak sampai bertahun-tahun dipasung," ungkapnya.
pihak dinkes tulungagung, kata arif, sebenarnya tinggal melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk merujuk penderita gangguan jiwa ke rs jiwa.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com