Halaman

Tampilkan postingan dengan label Polres. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polres. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Juni 2014

Curi Sepeda, Dua Pria Ini Ditangkap Polres Gresik




Curi Sepeda, Dua Pria Ini Ditangkap Polres Gresik
Curi Sepeda, Dua Pria Ini Ditangkap Polres Gresik






surya online, gresik - dwi arisandi (25), warga desa baron, nganjuk dan samsul arifin (25), warga tempel sukorejo surabaya, ditangkap anggota polsek kota gresik karena mencuri sepeda pancal, selasa (10/6/2014).
keduanya tertangkap saat polisi sedang berpatroli pukul 01.
30 wib dinihari.
saat melintas di jl ra kartini, keduanya mengendarai motor honda supra 125 nopol l 6166 q, sembari membawa dua unit sepeda pancal hasil curian.
polisi yang curiga langsung menyapa kedua tersangka yang masih melaju dengan motornya.
namun, keduanya justru menghentikan motor yang dikendarai dan langsung memukul anggota polsek kota yang turun dari mobil patroli.
kedua kemudian berhasil ditangkap dan langsung dibawa ke polsek gresik.
setelah ditanya dua unit sepeda pancal tersebut, kedua tersangka mengaku hasil mencuri di perumahan gresik kota baru dan gria kembangan asri (gka).
kasus dikembangkan dengan membawa tersangka samsul ke tempat tinggalnya di surabaya, dan ditemukan dua sepeda curian yang belum dijual.
dwi arisandi yang setiap hari bekerja sebagai penjual roti dan kos di rungkut kidul gang iii surabaya, mengaku mencuri sepeda angin hanya untuk mencukupi kebutuhan hidup.
demikian juga samsul.
"anak satu, upah dari bersih-bersih jalan masih kurang.
hasil curian dibagi rata.
uangnya hanya untuk makan dan membeli bensin," kata samsul.




terkait#kasus pencurian

baca juga



tujuh bulan, pria ini kuras atm hingga rp 160 juta


congkel motor, ahmad digebuki jamaah yang hendak shalat jumat


jengkel dengan pimpinan, pemuda ini bobol kantor tempatnya bekerja


pria ini curi sepeda untuk hadiah istri tercinta


anak minta uang jajan, hanafi pun dihajar warga





penulis: sugiyono

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 15 Mei 2014

Tim Gegana Polda Jatim dan Polres Geledah Rumah Terduga Teroris




Tim Gegana Polda Jatim dan Polres Geledah Rumah Terduga Teroris
Tim Gegana Polda Jatim dan Polres Geledah Rumah Terduga Teroris






surya online, lamongan – setelah tiga  hari sebelumnya terduga teroris, ramuji (28) asal desa kandangsemangkon kecamatan paciran ditangkap densus 88 anti teror.
giliran tim gegana polda jatim menggeledah rumah terduga dan rumah orang tuanya yang bersebelahan rumah ramuji, kamis (15/5/2014).
penggeledahan tim gegana polda jatim ini  dibantu dari anggota polres lamongan, anggota resmob dan satu dalmas dilibatkan.
dalam penggeledahan sekitar pukul  10.
00 wib, baik di rumah terduga maupun di rumah orang tuanya, petugas belum menemukan barang – barang yang ada kaitannya dengan sepak terjang ramuji yang masih satu jaringan dengan santoso dan eka di poso sulawesi tengah.
belum didapati informasinya, benda apa yang menjadi sasaran penggeledahan oleh tim gegana polda jatim ini.
diperkirakan, terduga menyimpan bahan peledak, sesuai dengan rencananya untuk melakukan bom bunuh diri saat pilpres nanti.
sumber surya menyebutkan, barang yang dalam pencarian saat penggeledahan itu dikatakan dalam jerigen warna merah.
namun kenyataannya, hingga berita ini dikirim polisi tidak menemukan benda yang  dimaksud.
”yang dicari itu jerigen warna merah,”kata sumber surya.
di rumah itu, petugas mengamankan dua orang perempuan bercadar kain warna hitam dan seorang laki – laki bernama sholeh yang diketahui kakak kandung ramuji.
sementara  dua  perempuan bercadar itu salah  satunya adalah nenden sugiartini (29) istri ramuji.
ketiganya kemudian digiring ke polsek paciran untuk dimintai keteranganberbagai hal yang mereka bertiga ketahui tentang ramuji.
upaya mencari barang yang menjadi sasaran polisi  dilakukan dengan meneliti di semua sudut rumah ramuji dan orang tuanya tetap tidak ditemukan apapun.
suasana di desa kandangsemangkon siang tadi sempat  membuat masyarakat  ikut tegang dengan datangnya anggota polisi tim gegana polda jatim dan polres lamongan.
  masyarakat sekitar sempat terkejut ketika puluhan polisi menuju rumah terduga dan melakukan penggeledahan.
sebab  masyarakat  kandangsemangkon tidak banyak  yang mendengar kalau ramuji ditangkap densus 88 karena keterlibatannya dalam jaringan teroris yang juga merencanakan bom bunuh diri saat pilpres juli nanti.
warga di lingkungan kandangsemangkon  bahkan tak percaya kalau ramuji ternyata seorang teroris.
  terduga hanyalah laki – laki yang bekerja sebagai nelayan.
“keluarganya itu tertutup dan tidak banyak berhubungan serta komunikasi dengan tetangga,’ungkap dewi (42) tetangga terduga.
kapolsek paciran akp ilham dikonfirmasi surya, kamis (15/05/2014) membenarkan tiga keluarga ramuji sedang dimintai keterangan di polsek paciran.
namu ilham tidak mengetahui sejauh mana hasil pemeriksaannya, sebab penyidiknya  dari mabes polri.
”yang mintai keterangan itu orang pusat.
dan mereka hanya dimintai keterangan, setelah pemeriksaan  langsung dipulangkan ke rumahnya,”ungkap ilham.





baca juga



densus 88 tangkap teroris paciran





penulis: hanif manshuri

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 12 Mei 2014

Malam Ini Polres Kerahkan Resmob Buru Pembobol Rumah Sekkab









surya online, lamongan - polisi langsung kerahkan tim khusus resmob  terkait rumah pribadi sekkab yuhronur efendi yang dibobol maling minggu (11/5/2014) petang ini.
selain melakukan olah tkp, kasat reskrim akp efendi lubis juga telah memerintahkan tim khusus (timsus) resmob untuk memburu pelaku.
lubis belum meyakini apakah pelaku sama dengan pembobol di toko galaxi komputer sabtu (10/05) dini hari atau tidak.
"kita masih selidiki, jadi belum tahu apa ada kaitan pelakunya dengan yang kemarin atau tidak,"kata lubis.
yang terpenting konsentrasinya malam ini adalah mengerahkan kekuatan resmob.
nampaknya, kata lubis, pelaku sudah mempelajari situasi rumah sekkab, para pelaku tahu kalau rumah itu tidak ditempati  dan hanya pembantunya yang dua hari sekali bersih - bersih.
lubis menjelaskan tidak ada alat bukti milik pelaku yan tertinggal di tkp.
yang ada hanya ada alat olah raga milik korban yang ditinggalkan dan batal diangkut.
tidak kerusakan di pintu rumah, kecuali gembok pintu pagar.
"kita berharap pelakunya segera tertangkap,"tandasnya.
terkait laptop yang digondol palaku, ternyata laptop milik anak korban dan bukan berisi dokumen penting apapun.





baca juga



selain perhiasan emas, pelaku gondol surat - surat penting





penulis: hanif manshuri

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 08 Februari 2014

Amankan Pelantikan Gubernur, Polrestabes Surabaya Gandeng Tiga Polres Lain




Amankan Pelantikan Gubernur, Polrestabes Surabaya Gandeng Tiga Polres Lain
Amankan Pelantikan Gubernur, Polrestabes Surabaya Gandeng Tiga Polres Lain






surya online, surabaya - polrestabes surabaya merupakan ujung tombak polda jatim dalam pengamanan pelantikan gubernur-wakil gubernur jatim terpilih, rabu (12/2/2014) mendatang.
selain mendapat back up dari polda jatim, dalam pengamanan pelantikan yang bakal digelar di gedung dprd surabaya, polrestabes juga menggandeng tiga polres lain.
yakni polres tanjung perak, polres sidoarjo, dan polres gresik.
menurut kapolrestabes surabaya kombes pol setija junianta, ada tiga ribu personil yang bakal disiagakan pada pengamanan pelantikan gubernur.
"seribu personil dari polrestabes surabaya, dan sisanya merupakan personil gabungan dari polda jatim, polres tanjung perak, polres gresik, dan polres sidoarjo," ungkap setija, sabtu (8/2/2014).
dengan personil sebanyak itu, setija mengaku pihaknya sudah sangat siap mengatasi segala kemungkinan apapun.
termasuk, kemungkinan adanya upaya menggagalkan pelantikan.
"kita sudah siap mengantisipasi semua kemungkinan gangguan keamanan.
termasuk hal paling buruk sekalipun," tandas mantan kapolres madiun kota tersebut.
dalam pengamanan nanti, petugas kepolisian bakal disebar ke semua titik.
termasuk titik lokasi pelantikan, dan beberapa titik lain di luar lokasi pelantikan.



terkait    #soekarwo   #pilgub jatim   #polrestabes surabaya

baca juga



kematian kijang kbs dilaporkan ke polrestabes surabaya


andri bekerja sebagai sales keramik dan naning pekerja malam


pasutri bacokan di depan anak 11 bulan


persiapan pelantikan gubernur jatim mulai dilakukan


lift anjlok, dua pekerja tewas di depo bangunan mitra 10





penulis: m taufik

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 06 Agustus 2013

1.026 Anggota Polres Ponorogo Tak Diperbolehkan Cuti Mudik









surya online, ponorogo - sebanyak 1.
026
anggota polres ponorogo tak diperbolehkan mengambil liburan atau cuti masa lebaran 1434 hijriyah hingga pengamanan pemilihan gubernur (pilgub) jatim yang bakal digelar 29 agustus 2013 mendatang selesai.

hal ini sebagai upaya dan bukti anggota polres ponorogo yang memiliki tugas utama sebagai pengayom masyarakat.
tekad itulah yang mendorong semua satuan di markas polres ponorogo tidak memikirkan libur dan cuti lebaran sebelum masa pengamanan lebaran hingga pilgub jatim mendatang selesai.
salah seorang anggota polres ponorogo, aipda budi hariyanto yang tugas di satuan lantas polres ponorogo mengaku tugas menjadi nomor satu.
sedangkan masalah mudik dan berkumpul keluarga saat lebaran nomor ke sekian.
"kalau mengikuti keinginan maunya lebaran bersama anak, istri, dan orangtua di kampung.
akan tetapi tugas sebagai polisi mengharuskan kami setiap hari dan setiap saat harus berada di lapangan melaksanakan pengamanan.
apalagi arus musim mudik dan balik jalanan harus lancar dan pengguna jalan harus merasa nyaman," terangnya kepada surya online, selasa (6/8/2013).
sedangkan kabag ops polres ponorogo, kompol eko chondro menjelaskan tidak ada istilah cuti atau libur bagi anggota polres ponorogo sebelum akhir tugas operasi ketupat hingga pam pengamanan pilgub jatim selesai.
menurutnya, sebanyak 1.
026
anggota polres ponorogo tidak mengenal istilah cuti mulai digelar oprasi ketupat hingga pam pengamanan pilgub mendatang.
"mereka bisa mudik jika semua tugas pengamanan lebaran dan pilgub selesai," paparnya.
sementara kapolres ponorogo, akbp iwan kurniawan dengan tegas mengaku tidak bakal memberikan cuti mudik atau liburan bagi anggotaya selama tugas maraton pengamanannya belum selesai.
 "semua anggota tidak akan ada kata cuti, sebelum dua agenda yakni operasi ketupat dan pam pengamanan pilgub selesai," pungkasnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 01 Agustus 2013

Polres Tuban Bakar Ribuan Pil Karnopen




Polres Tuban Bakar Ribuan Pil Karnopen
Polres Tuban Bakar Ribuan Pil Karnopen






surya online, tuban - sebanyak 36.
738 butir pil karnopen dimusnahkan dengan jalan dibakar oleh polres tuban.
seluruh benda terlarang yang dimusnahkan di alun-alun kota tuban, kamis (01/08/2013) siang, merupakan hasil operasi pekat 2013 yang berlangsung selama bulan ramadhan.
bupati tuban fathul huda yang turut hadir, serta memantau pemusnahan sempat heran melihat puluhan ribu pil karnopen yang diletakkan di atas drum.
ia terheran karena bentuk pil itu berbeda-beda seperti ada yang lonjong, bulat serta menyerupai obat-obatan yang biasa di jual di apotik.
"bentuknya sudah berubah-rubah sekarang, sulit dikenali," kata fathul pada petugas kala itu.
setelah mendapat penjelasan yang cukup, fathul kemudian bersama wakil bupati tuban noor nahar hussein, forpimda serta berbagai unsur masyarakat lainnya membakar bersama-sama pil-pil setan tersebut hingga menjadi abu.
kapolres tuban akbp ucu kuspriyadi mengatakan pil karnopen itu merupakan barang bukti dari 49 tersangka.
"seluruh tersangka ini sudah kami tahan dan berkekuatan hukum tetap" kata ucu seusai pelaksanaan pemusnahan tersebut, kamis siang.
ucu menjelaskan, mengkonsumsi pil karnopen adalah fenomena masyarakat kabupaten tuban saat ini, sebab dari data yang ada, para tersangka yang berhasil ditangkap terdiri dari berbagai latar belakang dan berusia remaja hingga dewasa.
"karena itu kami terus berkomitmen untuk memberantas penyakit masyarakat ini, membersihkan bumi wali dari peredaran narkoba," kata alumnus akpol 1995 ini.
selain memusnahkan ribuan pil karnopen, dalam kesempatan itu polisi juga memusnahkan 3.
625 liter minuman keras dari berbagai merk.
minuman keras tersebut merupakan barang bukti yang disita dari 81 tersangka yang telah diamankan selama operasi pekat berlangsung.
minuman keras ini dimusnahkan dengan jalan dibuang di tempat sampah.
ucu mengatakan, dalam operasi pekat ini polisi juga mengamankan 25 tersangka kasus perjudian, 57 kasus premanisme, enam mucikari dan 31 pekerja seks komersial.
"total yang kami amankan dalam operasi pekat tahun ini ada 165 tersangka," kata ucu.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 28 Juli 2013

Polres Kediri Kota Terima Penitipan Barang Gratis









surya online, kediri - polres kediri kota menerima tempat penitipan barang gratis bagi masyarakat yang melakukan mudik lebaran.
penitipan barang gratis ini mulai dibuka h - 10 hingga h + 7 lebaran.
"bagi masyarakat yang melakukan mudik lebaran atau beraktivitas di luar kota kediri kami membuka tempat penitipan barang-barang berharga," ungkap akp surono, kasubag humas polres kediri kota, minggu (28/7/2013).
dijelaskan akp surono, barang-barang yang dapat dititipkan di polres kediri kota mulai perhiasan emas, surat-surat berharga hingga kendaraan bermotor.
"tahun lalu kami belum menerima penitipan kendaraan bermotor, mulai tahun ini sudah kami siapkan tempatnya," jelasnya.
bagi masyarakat yang ingin menitipkan barangnya sudah dapat dilayani petugas mulai senin (29/7/2013).
"petugas akan siap selama 24 jam menerima titipan dari masyarakat," jelasnya.
penitipan barang yang disiapkan kepolisian terbuka untuk masyarakat serta tidak dipungut biaya alias gratis.
barang-barang yang dititipkan akan dicek terlebih dahulu kemudian dibuatkan berita acaranya.
dicontohkan, jika yang dititipkan perhiasan emas akan ditimbang terlebih dahulu beratnya.
penitipan barang ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat.
polisi menghimbau masyarakat yang melakukan mudik lebaran tidak meninggalkan barang-barang berharga di rumah tanpa penghuni.
barang berharga dapat dititipkan di tempat-tempat aman.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 27 Juni 2013

Tombok Judi Togel, Kakek 79 Tahun Ikut Diamankan Polres Tanjung Perak








surabaya - instruksi kapolda jatim untuk memberantas perjudian jelang ramadhan, langsung direspon polres jajaran dengan melakukan razia.
seperti polres pelabuhan tanjung perak dan polsek jajaran, yang berhasil mengamankan 10 orang tersangka perjudian dari delapan lokasi.
"ini merupakan intruksi dari kapolda untuk memberantas judi," kata kapolres pelabuhan tanjung perak akbp aries syahbudin, kamis (27/6/2013).
kesepuluh tersangka tersebut merupakan pemain judi bola dan togel.
salah satu tersangka bahkan telah berusia 79 tahun.
sucipto (79), warga tambakasri, dibekuk saat menombok judi togel.
sucipto telah dua kali masuk penjara.
selama razia polisi mengamankan uang taruahn bernilai lebih dari rp 3 juta.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 08 Juni 2013

Kasatlantas Polres Malang Kabupaten Juara Lomba Masak








kepanjen - akp dwi sumrahadi rakhmanto, kasatlantas polres kabupaten malang berhasil menyisihkan 59 peserta lain dalam lomba memasak hut bhayangkara ke-67 di lapangan satya harprabu polres malang kabupaten, sabtu (8/6/2013).
memasak sup, akp dwi sumrahadi memperoleh nilai 250, disusul akp aswandi, kapolsek bantur yang memasak sup juga dengan nilai 240.
juara iii memperoleh nilai 235 berhasil direbut iptu haryanto, kbo reskrim polres malang kabupaten yang memasak oseng-oseng kangkung.
kasatlantas menjelaskan butuh pengalaman lebih untuk memasak.
akan ketahuan mana yang instan memasak dan yang sudah berpengalaman.
"saya dari kecil sudah hobi memasak, hingga sekarang juga kerap memasak usai bertugas, " imbuhnya, membeber jurusnya menjuarai lomba masak pada surya online.
kapolres malang akbp adi deriyan jayamarta yang juga mengikuti lomba masak mengatakan lomba masak ini untuk mempererat silahturahmi antar internal polres dan polsek.
"lomba sangat seru, banyak peserta yang membawa contekan resep," katanya pada surya online.
mantan kapolres madiun kota ini menambahkan hasil masakan dari peserta cukup enak, cuma memang ada yang kelebihan atau kekurangan bumbu.
"saya sendiri memasak cap cay, dari semalam saya sudah sibuk browsing resep di internet, cuma dalam prakteknya masih kebingungan bentuk fisik bumbu-bumbu memasak," tambahnya sambil tertawa.
lomba masak mak nyuss perwira pria diikuti 60 peserta.
kegiatan ini melombakan masakan sayur lodeh, sayur asem, oseng-oseng kangkung, sup dan cap cay.
bahan dan peralatan memasak sudah disediakan panitia, peserta diberi waktu satu jam untuk memasak dan mendisplay hasil masakannya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 06 Juni 2013

Polres Jember Tingkatkan Pengamanan








suryaonline, jember - jajaran polres jember meningkatkan pengamanan menyusul adanya kabar kalau mapolres jember termasuk dalam target bom dari orang yang ditangkap jajaran polres lumajang.
"pada pinsipnya kami tidak akan mengganggu kenyamanan masyarakat yang punya kepentingan di polres jember, hanya saja pengamanan memang kami tingkatkan," ujar  wakapolres jember kompol cecep susatya kepada surya, rabu (5/6/2013).
dari informasi yang dihimpun surya, berdasarkan keterangan perakit bomyang ditangkap pihak polres lumajang, ada sejumlah tempat yang menjadi sasaran bom, satu di antaranya polres jember.
polres jember yang mendapat kabar itu langsung bersiaga.
sabtu (1/6/2013), sebuah bom meledak di sebuah kamar dirumah yang menjadi kantor pt arifin sedayu desa/kecamatan senduro,lumajang.
bom yang diakuinya pemiliknya sebagai bom ikan itu dirakitoleh fungki (23) warga kecamatan pasrujambe, lumajang.
tidak adakorban jiwa dalam meledaknya bom itu.
fungki sendiri sudah menyerahkan diri ke mapolres lumajang dan menjaditersangka.
menurut kapolres lumajang, akbp susanto, f (fungki) belajarcara merakit bom itu dari internet.
"lumajang masih suasana pilkada, kami harus ekstra hati-hati dan terusmenyelidiki kasus ini," ujar susanto.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Dinyatakan Tak Lulus, Siswa Ini Adukan Kepala Sekolahnya ke Polres Situbondo




Dinyatakan Tak Lulus, Siswa Ini Adukan Kepala Sekolahnya ke Polres Situbondo
Dinyatakan Tak Lulus, Siswa Ini Adukan Kepala Sekolahnya ke Polres Situbondo





situbondo - siswi sma di situbondo yang dinyatakan tidak lulus, melakukan aksi jalan kaki memutari kota situbondo, jumat (31/5/2013).
didampingi ibu kandung dan kuasa hukumnya, nimas puspita ningrum (18), warga para'aman, kelurahan dawuan, kecamatan situbondo, ini berjalan sambil membawa poster bertuliskan 'dunia pendidikan berkabung, aksi solidaritas untuk nimas', menuju mapolres situbondo.
aksi keprihatinan ini dilakukan, sebagai bentuk upaya perlawanan adanya sikap diskriminasi dan tidak adil dari kepala sekolah.
nimas nekat melaporkan kepala sekolahnya ke sentra pelayanan kepolisian (spk) mapolres situbondo.
"hari ini saya bersama nimas melaporkan kepala sekolahnya ke polisi, karena saya menilai ada bentuk diskriminasi dan dugaan pemalsuan data," ujar supriyono,   menurutnya, aksi ini merupakan bentuk protes atas kesewenang wenangan yang dilakukan lembaga pendidikan terhadap sisiwanya, dimana siswa itu sudah memenuhi standar kelulusan nasional dan oleh kepala sekolah justru tidak diluluskan dengan alasan akhlak.
kasubag humas polres situbondo akp wahyudi  mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dan akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait laporan itu.
diberitakan sebelumnya, pihak sekolah mengeluarkan nimas dari sekolah dengan terbukti menyimpan foto telanjang dada pacarnya di ponselnya.
keluarga nimas kemudian meminta perlindungan  ke kantor pusat pelayanan terpadu perlindungan perempuan dan anak (kppt ppa) situbondo untuk dapat mengikuti ujian nasional.
saat ujian berlangsung, nimas mengerjakan soal ujian sendirian di di ruang kppt-ppa.
namun, saat kelulusan nimas kaget bukan kepalang, karena ternyata dirinya tidak dinyatakan lulus oleh pihak sekolahnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 15 Mei 2013

Kurangi Kecelakaan, Polres Gresik Periksa Kesehatan Sopir








gresik - jajaran satuan lalu lintas (satlantas) polres gresik, menggelar operasi simpatik 2013 dengan memeriksa kesehatan sopir kendaraan umum, angkutan, dan bus, yang melintas di terminal bunder, gresik, selasa (14/5/2013).
data kecelakaan lalu lintas selama dua pekan sebelum bulan mei 2013, jumlah kecelakaan sebanyak 43 kejadian, 23 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, 33 orang luka ringan.
dari jumlah kecelakaan tersebut mengalami kerugian materiil (kermat) rp 24 juta.
"setelah dilaksanakan operasi simatik dengan memeriksa kesehatan sopir-sopir jumlah kecelakaan menurun drastis, yaitu julah kecelakaan 8 kejadian, 4 orang meninggal dunia, 1 orang luka berat dan 5 orang luka ringan.
kerugian kermat rp 4,5 juta," kata kasatlantas polres gresik, akp budi idayati.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 28 April 2013

Sindikat Ganja Aceh Diincar Polres Sidoarjo








sidoarjo - sindikat perdagangan 'daun surga' yang diduga dipasok langsung dari nanggroe aceh darussalam (nad) menjadi bidikan anggota satnarkoba polres sidoarjo.
perburuan yang dilakukan itu setelah polisi menangkap erik prastyo (28), warga perumahan sidokare indah, kecamatan sidoarjo.
ayah seorang anak itu ditangkap anggota satnarkoba polres sidoarjo saat keluar dari warnet di kawasan perumahan gading fajar sekitar pukul 02.
30 wib.
kasat narkoba akp chotib widyanto yang memimpin penangkapan menemukan satu poket ganja seberat 0,8 gram di saku celana tersangka erik yang dibungkus kertas putih berlapis kertas koran.
tersangka yang diinterogasi penyidik mengaku baru saja membeli ganja di daerah manukan, surabaya seharga rp 200.
000.
melihat kondisi ganja yang disita, ditengarai dipasok langsung dari wilayah nad dan diedarkan di surabaya dan sekitarnya.
pasalnya, 'daun surga' yang kering itu kelihatan hijau dan tidak banyak rantingnya.
"kami masih mencari penjual ganja di manukan untuk mengungkap penangkapan yang lebih besar," tutur kapolres sidoarjo akbp marjuki didampingi kasar narkoba akp chotib widyanto, minggu (28/4/2013).
ganja yang dipasok dari nad diperkirakan menggunakan jalur laut atau darat dan didistribusikan ke surabaya lalu disalurkan ke wilayah lain seperti sidoarjo.
penyidik menduga, tersangka erik adalah bagian dari mata rantai sindikat peredaran ganja dari nad.
"memang tersangka mengaku sebagai pengguna saja, tapi kami berusaha mengungkap apakah dia sebagai pengedar untuk wilayah sidoarjo," jelasnya.
sekarang ini, anggota satnarkoba polres sidoarjo stand by di wilayah manukan dan sekitarnya untuk mencari jejak pengedar.
"ada 7 anggota yang kami tempatkan untuk memantau tempat yang biasa dipakai transaksi," ungkap chotib.
tersangka erik yang mengaku sebagai karyawan bagian teknisi, salah satu tempat hiburan malam di kawasan surabaya, ganja  yang diisap itu untuk menambah stamina.
"pekerjaan saya berat dan butuh stamina ekstra , maka itu saya pakai ganja untuk menjaga stamina," kilahnya di hadapan penyidik.
pertama kali mengonsumsi barang haram itu diperoleh dari satu teman kerjanya.
setelah tersangka ketagihan, temannya tadi mengenalkan pada penjual secara langsung sehingga sewaktu-waktu butuh langsung kontak.
"ganja itu biasanya kami isap saat santai baik itu di sekitar tempat kerja atau di rumah," jelas tersangka.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 20 April 2013

Gerebek Transaksi Narkoba, Anggota Polres Bangkalan Dikeroyok




Gerebek Transaksi Narkoba, Anggota Polres Bangkalan Dikeroyok
Gerebek Transaksi Narkoba, Anggota Polres Bangkalan Dikeroyok





bangkalan - brigadir choirul anwar, anggota satnarkoba polres bangkalan menjadi korban pengeroyokan pelaku narkoba di kampung angsokah, desa sanggra agung, kecamatan socah, sabtu (20/4/2013).
pengeroyakan terhadap choirul diduga dilakukan oleh tiga orang di sebuah gubug yang terbuat dari bambu di tengah kebun jati.
gubug tersebut dibakar petugas.
sementara barang bukti seperti tikar, sejumlah alat musik, kabel beserta colokan listrik, dan bekas perangkat sabu berupa sedotan putih, kantong plastik putih berukuran kecil yang disimpan di dalam bungkus rokok diamankan petugas.
pengeroyokan tersebut berawal ketika satnarkoba polres bangkalan menerima informasi jika di tempat ini sering dijadikan ajang transaksi narkoba.
"atas dasar itulah, kami menindaklanjuti dengan melakukan proses penyelidikan," ungkap kapolres bangkalan akbp endar priantoro saat ditemui di lokasi kejadian.
saat kejadian, choirul masuk ke lokasi terlebih dahulu ketika anggota lainnya masih berada di luar.
di saat korban choirul tengah berkomunikasi dengan seorang pelaku, datang dua orang teman pelaku.
"ketika dua orang yang baru datang mengetahui choirul adalah polisi, saat itu juga terjadilah pengeroyokan.
pelakunya berjumlah tiga orang.
sementara senpi (senjata api) nya dibawa pelaku," jelas kapolres.
atas pengerotokan tersebut, lanjutnya, choirul mengalami luka di bagian kepala sepanjang 4 sentimeter, lengan dan kaki.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 11 April 2013

Orator Demo Korban Pembacokan Mulai Diperiksa Polres Bangkalan








bangkalan - mahmudi (30), seorang orator demo pilkada bangkalan yang menjadi korban pembacokan mulai dipanggil polres bangkalan, kamis (11/4/2013) untuk menjalani pemeriksaan.
pemuda asal kecamatan galis itu tiba di mapolres bangkalan sekitar pukul 10.
00 wib didampingi rekannya, fahrillah.
keduanya langsung memasuki ruang pidana umum (pidum) untuka menjalani serangkaian pemeriksaan.
"mahmudi secara resmi kita panggil untuk pemeriksaan sebagai saksi korban atas penganiayaan terhadap dirinya," ungkap kastreskrim polres bangkalan akp mukhammad lutfi.
ia menjelaskan, pasca pembacokan terhadap mahmudi yang terjadi pada jumat (8/3/2013), pihak kepolisian belum bisa secara langsung melakukan pemeriksaan secara intensif.
lantaran korban masih menjalani perawatan dan dilanjutkan dengan tahap pemulihan.
"begitu keluar dari icu phc, kami sudah melakukan introgasi awal untuk dijadikan bap (berita acara pemeriksaan) sementara.
baru sekarang secara resmi kita panggil," jelas mantan kapolsek arosbaya itu.
saat diperiksa, lanjutnya, mahmudi mengaku tidak melihat secara jelas wajah para pelaku yang diketahui berjumlah dua orang dengan menggunakan sepeda motor.
namun, korban mengetahui ciri-ciri pelaku, kendaraan yang digunakan, jaket hitam agak kusut, tubuh gemuk gempal.
pihak kepolisian juga telah memanggil salah seorang kepala desa beserta temannya yang bertemu korban, sebelum kejadian untuk dimintai keterangan.
"kami sudah memanggil sedikitnya delapan saksi.
namun, dari beberapa orang itu mengaku tidak tahu atas kejadian penganiayaan itu.
mereka mengetahui setalah petugas berdatangan di lokasi," paparnya.
ia menambahkan, pihak kepolisian telah menggelar oleh tkp dan pra rekonstruksi di rm ramayana, tempat korban bertemu dengan seorang kepala desa dan rekannya sebelum pembacokan terjadi.
"kita masih belum bisa menentukan atau mengarah terhadap seseorang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban.
proses akan terus berjalan dan semoga kasus ini bisa secepatnya terungkap," tandasnya.
sementara itu, usai pemeriksaan di ruang pidum polres bangkalan, mahmudi membenarkan jika sebelum kejadian berlangsung, dirinya sempat bertemu dengan seorang kepala desa di rm ramayan seperti yang disampaikan ke pihak kepolisian.
"saya sudah kenal sejak lama.
obrolan santai.
tidak ada hal penting yang diperbincangkan.
hanya seputar curhat permasalahan beliau," tuturnya.
pembacokan terhadap dirinya, dianggap mahmudi hanyalah sebagai ujian dan cobaan.
kendati demikian, ia mengaskan tetap akan melawan arus kedzaliman di kabupaten bangkala.
"perubahan harus tetap dilanjutkan.
saya tetap akan menjadi legislator di jalanan atau di parlemen jika ada parpol yang menerima," tegasnya.
ia mendesak pihak kepolisian agar segera menuntaskan kasus pembacokan terhadap dirinya beserta dua rekannya yang lebih dulu mengalami nasib serupa.
"kami belum merasa aman jika para pelaku ditangkap," ujarnya.
seperti diketahui, mahmudi dibacok orang tak dikenal saat melintas di jalan soekarno hatta, jumat (8/3/2013) lalu.
ia mengalami luka bacok di punggun sepanjang kurang lebih 50 cm dan luka bacok di lengan kiri.
seminggu sebelumnya, jumat (1/3/2013) malam, muzakki yang juga orator demo mengalami hal serupa.
itu terjadi kala korban muzakki melintas di jalan desa pesanggrahan kecamatan kwanyar dalam perjalanan pulang ke kecamatan modung.
ia mengalami luka bacok dibahu kanan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 10 April 2013

Polres Gresik Dukung Sikap GP Ansor








gresik - polres gresik mendukung sikap pengurus pimpinan anak cabang (pac) gerakan pemuda ansor (gp) ansor kecamatan driyorejo, yang meminta polisi membersihkan tindakan kejahatan minuman keras (miras), perjudian dan tindakan asusila.
wakapolres gresik, kompol kholilur rochman, yang menerima lembaran surat dari gp ansor mengatakan, dengan dukungan dari masyarakat dan pengurus ansor, polisi bisa menindak kejahatan dan peredaran miras dengan tegas.
"selama ini upaya dari polres gresik untuk membasmi peredaran miras dan perjudian dengan operasi pekat pada akhir bulan maret, sehingga berhasil disita ribuan botol berbagai merek miras," kata kompol kholilur rochman di mapolres gresik.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 26 Maret 2013

Warga Pamekasan Laporkan Oknum Polisi ke Provos Polres








pamekasan - warga desa bicorong, pamekasan, madura, jawa timur, senin melaporkan tindakan oknum anggota polisi setempat yang berprilaku seperti preman kepada bagian provos polres pamekasan.
warga yang menyampaikan laporan itu bernama nailurrahman, 34 desa bicorong, kecamatan pakong.
ia datang ke mapolres pamekasan karena tidak senang dengan tindakan oknum yang berlagak seperti preman.
"kejadiannya tanggal 6 maret 2013 sekitar pukul 00.
20 wib di jalan raya ponjuk, pamekasan," kata nailurrahman di mapolres pamekasan, senin sore.
 ia menuturkan, perbuatan tidak menyenangkan dan tindakan ala preman yang dilakukan oknum polres pamekasan itu terjadi saat dirinya sedang menyewa mobil di salah satu rental di pamekasan.
"waktu itu saya hendak bepergian ke luar kota untuk urusan bisnis," katanya menjelaskan.
ketika hendak pulang ke rumahnya di desa bicorong, ternyata sesampainya di jalan raya ponjuk dicegat oleh dua orang berpakaian preman dan seorang di antaranya merupakan anggota polisi.
oknum polisi itu lalu membentak nailurrahman dan meminta paksa mobil sewaan yang dikemudikan korban.
"dia bilang mobil yang saya bawa itu bermasalah.
saya tidak mau dibawa, karena mobil itu saya sewa.
tapi oknum polisi itu tetap ngotot," katanya menuturkan.
meski sempat berbuat kasar layaknya preman, namun menurut nailurrahman, oknum berinisial "ek" itu tidak sempat mengeluarkan senjata api yang mereka bawa, kendatipun sempat memegang dari pinggangnya.
secara terpisah bagian idik provos polres pamekasan brigpol boby supyan membenarkan adanya laporan perbuatan tidak menyenangkan oknum anggota polres pamekasan tersebut, dan kasus itu saat ini masih dalam proses penyidikan.
"memang benar ada laporan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oknum anggota polisi, dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan," katanya.
ia juga menjelaskan, keterlibatan oknum anggota polisi dalam kasus dengan korban nailurrahman itu memang bukan dalam rangka tugas, sebab yang bersangkutan tidak bisa menunjukkan bukti surat tugas dari kesatuannya.
"yang jelas, kasus ini akan kami proses karena polisi tetap memperhatian semua jenis laporan yang disampaikan kepada kami.
kami kira adanya laporan dari masyarakat merupakan salah satu upaya agar kinerja polri nantinya bisa lebih baik," katanya.
    warga korban perbuatan tidak menyenangkan oknum anggota polres pamekasan ini tiba di mapolres sekitar pukul 13.
00 wib dan hingga pukul 15.
30 wib proses pemeriksaan masih berlangsung.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 23 Maret 2013

Polres Sleman Periksa 43 Saksi Insiden Cebongan








sleman - kepolisian resor sleman, daerah istimewa yogyakarta, memeriksa 43 saksi terkait insiden penembakan empat tersangka pembunuhan anggota kopassus di lapas cebongan sleman.
empat korban penembakan merupakan tersangka atas kasus pembuhunan terhadap satu anggota tni ad kesatuan kopassus kandang menjangan, kartosuro, solo, sersan satu santoso, di hugo`s cafe, belum lama ini.
"saat ini kami sedang dan akan melakukan pemeriksaan terhadap 43 saksi yang mengetahui atas kejadian ini," kata kepala polres sleman akbp hery sutrisman di sleman, sabtu (23/3/2013).
ia mengatakan saksi tersebut yakni karyawan, penjaga, dan penghuni lapas cebongan, sleman, yang saat kejadian mengetahui kronologisnya.
polres sleman dan kepolisian daerah (polda) yogyakarta baru selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp), sedangkan empat jenazah korban penembakan diotopsi di rs sardjito yogyakarta.
pihaknya juga melakukan visum et repertum terhadap delapan penjaga lapas cebongan yang mengalami luka akibat pemukulan saat insiden cebongan itu.
"kami terus bekerja cepat untuk menyelesaikan masalah ini," katanya.
terkait dengan pelaku, pihaknya belum dapat menyimpulkan pelaku penembakan, sebab masih melakukan penyidikan dan mengumpulkan alat bukti.
"untuk sementara ini, kami belum dapat menyimpulkan pelaku penembakan.
kami tidak bisa menetapkan pelaku dengan asumsi dugaan.
pengungkapan siapa pelakunya harus disertai alat bukti yang kuat," katanya.
pada kesempatan sebelumnya, kepala polda daerah istimewa yogyakarta brigjen polisi sabar raharjo mengatakan lembaga pemasyarakatan cebongan, sleman, sabtu sekitar pukul 02.
00 wib diserang oleh sekelompok orang bersenjata api.
"penyerangan dilakukan oleh sekitar 17 orang, dan mereka masuk ke lapas dengan cara melompat pagar," kata sabar raharjo.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 21 Maret 2013

Anggota Polres Gresik Jadi Korban Perampasan








gresik - aksi perampasan sepeda motor semakin berani di wilayah kecamatan cerme.
korbanya adalah anggota dalmas polres gresik yaitu briptu irwan, warga kecamatan cerme, dirampok di jl raya cerme - bunder, kamis (21/3/2013).
informasi korban yang juga mantan anggota satnarkoba polres gresik itu, pulang dari bermain biliar.
saat melintas di jl raya cerme dekat toko sarikat jaya, tiba-tiba motor honda beat miliknya ditabrak mobil sejenis toyota avanza oleh perampok dari belakang, sehingga ia terjatuh.
komplotan penjahat langsung pura-pura menolongnya dengan mengambil motor dan memasukkan korban ke dalam mobil.
begitu di dalam mobil, bintara polres gresik itu mulutnya dilakban dan kedua tangan dan kakinya diikat.
korban selanjutnya dibuang di tol manyar sampai ia ditemukan petugas patroli jalan tol.
kapolsek cerme, akp udin safruddin, mengakui ada laporan perampasan tersebut.
"kasusnya ditangani satreskrim polres gresik," kata safruuddin, mantan kapolsek balong panggang.
kasatreskrim polres gresik, akp muhamad nur hidayat, mengatakan, dalam aksi perampokan tersebut tidak ada saksi.
 "saksinya tidak ada.
kami masih melakukan pendalaman melalui keterangan korban," kata hidayat dengan singkat.
 
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com