Halaman

Tampilkan postingan dengan label TKI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TKI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Juni 2014

Malaysia Deportasi 16 TKI Bermasalah Lewat Pelabuhan Batam




Malaysia Deportasi 16 TKI Bermasalah Lewat Pelabuhan Batam
Malaysia Deportasi 16 TKI Bermasalah Lewat Pelabuhan Batam






surya online, batam - pemerintah malaysia kembali mendeportasi 16 perempuan dewasa tenaga kerja indonesia (tki) bermasalah melalui pelabuhan internasional batam centre, batam, provinsi kepulauan riau, jumat (7/6/2014) malam.
saat ini, mereka masih berada di rumah singgah sementara dinas sosial kota batam, sekupang menunggu pemulangan ke kampung halaman.
“sebelum dipulangkan, mereka sempat meminta perlindungan di konsulat jenderal ri di johor bahru malaysia," kata pendamping tki kementerian sosial ri febriana di batam, sabtu (7/6/2014).
puluhan tki tersebut berasal dari nusa tenggara timur, nusa tenggara barat, jawa timur, jawa barat, yang semuanya bermasalah saat bekerja di malaysia.
    "rata-rata tidak memiliki izin kerja di malaysia.
di antara mereka juga ada yang tidak dibayar selama bekerja di sana, ada juga yang sempat mendapatkan kekerasan fisik," kata dia.
    febriana mengatakan mereka kemungkinan akan dipulangkan ke kampung halaman, rabu (11/6/2014) dengan km kelud milik pt pelni dari batam menuju jakarta.
sebelumnya, 14 april lalu sebanyak 16 tki dewasa bermasalah juga dipulangkan melalui batam dengan kasus serupa.
    lalu, senin (6/5/2014), malaysia juga mendeportasi enam tki bermasalah melalui pelabuhan internasional batam centre dengan kasus serupa.
        selain melalui batam, tki bermasalah juga sering dideportasi melalui tanjungpinang yang juga memiliki pelayaran langsung ke malaysia.
(ant)



terkait#tki

baca juga



malaysia kembali deportasi 102 tki ilegal melalui nunukan


12 tahun jadi tki, pulang kampung diarak pakai kuda


bnp2tki : kpk mau sidik konsorsium tki, monggo


pemberitaan media massa bikin negosiasi kasus satinah berjalan alot


dwi sempat bertemu siti zainab di penjara






editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 01 Mei 2014

Diduga TKI Ilegal, 43 Penumpang Kapal Diamankan Polisi









surya online, surabaya - sebanyak 43 penumpang kapal asal bulukumba, balibo, sulawesi selatan, dibawa ke polres pelabuhan tanjung perak karena diduga tenaga kerja indonesia (tki) ilegal, rabu (30/4/2014).

dari 43 tki tersebut, 13 di antaranya wanita dan 30 pria.
mereka akan diberangkatkan ke serawak malaysia untuk dipekerjakan di perkebunan sawit.
menurut kasat sabhara polres pelabuhan tanjung perak akp supiyan, penumpang-penumpang tersebut dibawa ke polres, karena tidak membawa sejumlah dokumen resmi.
"saat petugas menanyakan, mereka tidak bisa menunjukkan dokumen.
sehingga kami bawa ke polres," kata supiyan.
supiyan mengatakan tki ini akan transit ke pontianak terlebih dahulu sebelum ke malaysia.
mereka rencananya berangkat ke serawak, malaysia menggunakan jalur darat.
namun menurut zainal (33), seorang di antara tki, mereka rencananya ke malaysia untuk bekerja di kebun sawit dengan gaji berkisar rp 3 juta.
"kami mendapat gaji 800 - 900 ringgit perbulannya," katanya.
para tki ini ditanggung pt anugrah usaha jaya.
rencananya  ketika tiba di pontianak, mereka akan mendapat dokumen-dokumen untuk bekerja di malaysia.
"untuk dokumen sebenarnya sudah lengkap, hanya saja saat ini  dibawa oleh pengurus pt anugrah usaha jaya," tambah zainal.




terkait#penumpang kapal diamankan polisi, polres perak, su

baca juga



bujang tua meninggal di kamar


untuk keamanan, made joga ditahan di lapas sidoarjo


mesin kapal meledak, empat nelayan luka bakar


mantan pejabat rutan medaeng dilimpahkan ke kejari surabaya


laporkan pacar putrinya setelah baca sms mesum





penulis: haorrahman

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 09 Maret 2014

TKI Meninggal Mendadak di Taiwan




TKI Meninggal Mendadak di Taiwan
TKI Meninggal Mendadak di Taiwan






surya online, ponorogo - tenaga kerja indonesia (tki) siswandi (35) asal rt 01, rw 02, dusun jeninggring, desa duri, kecamatan slahung, kabupaten ponorogo dikabarkan tewas mendadak tanpa sebab yang jelas di rumah kontrakannya di taiwan sehingga orang tua korban, sibin (71) dan jumiyem (55) mengalami syok berat.
empat hari sebelumnya, korban sempat telepon kepada orangtuanya jika akan pulang ke kampung halaman, april 2014, untuk melaksanakan pernikahan dengan gadis indonesia yang juga bekerja sebagai tkw di hongkong.
berita meninggalnya siswandi yang bekerja di perusahaan stapples di wilayah taichung, talikhong, hechie (taiwan) tersebut kali pertama diterima sibin (71) dan jumiyem (55) beberapa hari lalu.
"jelas kaget, wong informasi itu pertama kali disampaikan adik kandungnya sendiri, endang retnowati yang juga bekerja di taiwan.
endang mengabarkan kakaknya meninggal saat akan dibawa ke rumah sakit di taiwan," terang jumiyem kepada surya, sabtu (8/3/2014).
"dua hari sebelum meninggal, siswandi sempat ngobrol memalui jejaring sosial facebook (fb) dengan adik sepupunya.
dia bilang kalau perutnya kembung sudah dua hari tak sembuh-sembuh.
katanya sepulang kerja saat di rumah kontrakan, kata teman-temannya, dikira siswadi tidur karena ngorok.
setelah tak bisa dibangunkan untuk salat isyak, siswandi dilarikan ke rumah sakit namun d alam perjalanan tidak bisa diselamatkan.
kami menduga korban kena angin duduk," ujar suyono (45), paman korban.
keluarga menyerahkan kepulangan jenazah korban ke pihak pt di jakarta yang memberangkatkan korban serta dinsosnakertrans pemkab ponorogo.
"semua urusan diserahkan ke adiknya dan perusahaan yang memberangkatkan.
kemarin dinsosnakertrans juga siap membantu pengurusan.
permintaan keluarga jenazah korban harus dipulangkan karena resmi diberangkatkan.
sekarang korban masih di rumah sakit dan divisum dan dioutopsi.
sejak mendapat kabar, keluarga menggelar doa bersama dan tahlilan," pungkasnya.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 17 Februari 2014

TKI Deportasi Berpeluang Tak Dapat Hak Pilih




TKI Deportasi Berpeluang Tak Dapat Hak Pilih
TKI Deportasi Berpeluang Tak Dapat Hak Pilih






surya online, tanjungpinang - tenaga kerja indonesia ilegal yang dideportasi atau diusir pemerintah malaysia berpeluang tidak mendapat hak pilih lantaran tidak memiliki identitas kependudukan.
"mereka (tki ilegal) yang dipulangkan ke tanah air melalui tanjungpinang maupun batam tidak mungkin ditetapkan menjadi pemilih karena tidak memiliki identitas kependudukan," kata ketua kpu provinsi kepulauan riau said sirajudin, di tanjungpinang, senin (17/2/2014).
menurutnya jika mereka boleh memilih, kemungkinan hal itu akan menjadi permasalahan, karena bisa dimanfaatkan untuk kepentingan politik pihak tertentu.
    said menegaskan lembaga penyelenggara pemilu tidak memiliki hak untuk memberi hak suara kepada mereka.
kecuali tki usiran malaysia yang menetap sementara waktu di tanjungpinang dan batam, sebelum dipulangkan ke kampung halamannya itu, memiliki hak untuk memilih sebagaimana yang diatur dalam ketentuan.
    "kami dapat dipidanakan jika menghilangkan hak pilih warga yang memenuhi persyaratan untuk memilih pada pemilu 2014.
namun kami tidak dapat menetapkan orang yang tidak memenuhi persyaratan sebagai pemilih," ujarnya.
    kpu ri, provinsi maupun kpu kabupaten dan kota tidak memiliki hak untuk memberi identitas kependudukan kepada mereka.
pemberian identitas kependudukan yang merupakan wewenang pemerintah juga harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
   "setiap pekan itu ada ratusan tki ilegal yang diusir pemerintah malaysia ke tanah air," katanya.
    namun, menurut dia, permasalahan hak pilih yang diberikan kepada tki bermasalah yang hanya tinggal selama beberapa hari di tanjungpinang dan batam perlu mendapat kebijakan khusus.
     kebijakan itu hanya dapat diberikan oleh pemerintah pusat, semacam surat keputusan agar tki usiran pemerintah malaysia itu dapat memilih.
(ant)    


terkait    #pemilu 2014

berita terkait: pemilu 2014



rawan banjir, gelar simulasi penyelamatan kotak suara


garuda-rajawali adu visi di debat capres demokrat


awas, peredaran uang palsu jelang pileg


65 persen logistik pileg 2014 tiba di kpud gresik


ali masykur moesa : konvensi masih sebatas dari demokrat untuk demokrat






editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 25 Januari 2014

TKI Banyuwangi Meninggal di Taiwan









surya online, banyuwangi - jenazah agus suryanto (35), tenaga kerja indonesia (tki) asal banyuwangi yang meninggal dunia di taiwan karena serangan jantung tiba di banyuwangi, sabtu (25/1/2014), pukul 8.
00 wibagus warga dusun simbar, desa tampo, kecamatan cluring, kabupaten banyuwangi tewas karena serangan jantung di taiwan, selasa (14/1/2014), sekitar jam delapan malam waktu setempat.
jenazah agus sempat tertahan 10 hari di taiwan karena menunggu proses administrasi dan baru diterbangkan, jumat (24/1/2014), didampingi istrinya dina mariana (35) dan tiba di surabaya sekitar pukul 24.
00 wib.
dina yang juga bekerja di taiwan bercerita, suaminya yang bekerja di pabrik baja sempat mengeluh capek karena selama tujuh hari berturut-turut mendapat sif malam.
"suami sempat cerita kecapean.
saya sempat minta almarhum untuk ke dokter dan nggak usah kerja dulu," katanya.
dina yang sudah tiga tahun bekerja di taiwan menambahkan, komunikasi terakhir dengan suaminya terjadi pukul dua siang, dan sempat ingin mengantar suaminya ke dokter, namun hal itu tidak bisa dilakukannya karena lokasi mereka berjauhan.
"sekitar jam 8 malam saya mendapat kabar suami saya meninggal dan dokter rumah sakit menjelaskan kalau jantung suami saya tidak bekerja normal,"  terang dina.
kendati sudah bisa membawa pulang suaminya, dina merasa kecewa dengan agen yang memberangkatkan suaminya ke taiwan karena biaya pemulangan dibebankan pada asuransi yang diterima almarhum suaminya.
"yang saya tahu, tenaga kerja ilegal saja saat meninggal biayanya kepulangannya gratis, tapi suami saya yang lewat jalur resmi biayanya di potong dari asuransi.
kan sama saja dibebankan kepada kami," jelas ibu dari farel (6) dan falen (4) itu.
sementara itu, alam sudrajat kepala dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi (dinsosnakertrans) banyuwangi langsung menyerahkan santunan kepada keluarga agus.
"untuk almarhum agus kami akan terus mengusahakan agar hak-haknya, seperti asuransi segera diberikan kepada keluarga," jelas alam.



terkait    #tki banyuwangi meninggal di taiwan

penulis: wahyu nurdiyanto

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 15 Juni 2013

Malaysia Deportasi 7590 TKI








tanjungpinang - pemerintah malaysia telah mendeportasi 7.
590 orang tenaga kerja indonesia (tki) bermasalah termasuk puluhan anak-anak menuju tanjungpinang, kepulauan riau, sejak januari hingga jumat, 14 juni 2013.
  "hari ini yang dideportasi malaysia sebanyak 249 orang laki-laki, 99 perempuan ditambah lima orang anak-anak," kata satgas tki bermasalah tanjungpinang sony.
    data pos lintas batas imigrasi di pelabuhan internasional sri bintan pura tanjungpinang mencatat tki bermasalah yang dideportasi malaysia itu berjumlah 1.
106 orang pada januari, februari 1.
248 orang, maret 1.
590 orang, april 1.
249 orang, mei 1.
712 orang dan hingga pertengahan juni 2013 sebanyak 685 orang.
    para tki yang baru dideportasi itu ditempatkan di penampungan sementara wisma transito dan rumah perlindungan trauma center (rptc) tanjungpinang sebelum dipulangkan ke daerah asalnya melalui tanjung priok jakarta.
    "tki laki-laki ditempatkan di wisma transito, sedangkan tki perempuan dan anak-anak ditempatkan di rptc," ujarnya.
    salah seorang tki bernama lina mengatakan dirinya dideportasi karena dokumennya sebagai tenaga kerja di malaysia sudah habis masa berlakunya.
    "saya sudah empat tahun di malaysia, awalnya bekerja resmi selama setahun, setelah visa kerja habis saya gunakan paspor pelancong," ujarnya yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan restoran.
    
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

78 TKI Akan Dideportasi terkait Insiden Jeddah








bali - sebanyak 78 tenaga kerja indonesia yang ditahan terkait insiden kerusuhan di kjri di jeddah, arab saudi, akan dideportasi ke tanah air sebagai konsekuensi tindakan hukum yang menjerat mereka.
    "hal itu merupakan konsekuensi paling ringan yang mereka hadapi, jangankan di luar negeri, siapapun yang melakukan tindakan melanggar hukum di tanah air tentunya akan mendapat konsekuensi hukum," kata menteri luar negeri marty natalegawa di sela pertemuan tingkat menteri fealac ke-6 di bali, kamis (13/06/2013).
    marty menjelaskan saat ini tim konsulat yang dikirimkan telah bekerja seoptimal mungkin guna melayani perpanjangan dokumen para warga negara indonesia yang berkepentingan.
    pemerintah arab saudi pada akhir april telah menerbitkan "pemutihan" bagi para pekerja asing ilegal yang ingin mengurus status imigrasinya menjadi legal ataupun meninggalkan negara itu tanpa menjalani hukuman.
    kebijakan yang berlaku hingga 3 juli itu membuka kesempatan bagi para tki yang telah tinggal lama di arab saudi ("overstayer") yang kemudian memadati kjri jeddah untuk mengurus status keimigrasian mereka.
    karena keterbatasan sumber daya manusia, pelayanan kjri jeddah tidak optimal dan menyebabkan hilangnya kesabaran sekitar 43 ribu tki yang telah mengantre untuk mendapatkan kemudahan tersebut    seorang wni dilaporkan meninggal akibat dehidrasi ketika kerusuhan yang disertai aksi pembakaran dan perusakan bangunan kjri di jeddah pada minggu (9/6/2013).
    "saat ini situasi sudah tenang, para petugas konsulat bekerja tanpa henti untuk melayani para wni yang mengajukan permohonan," kata menlu marty.
    selain meningkatkan jumlah tenaga konsulat, pemerintah juga bermaksud untuk melobi pemerintah arab saudi agar mau memperpanjang kebijakan amnesti terhadap warga negara indonesia di arab saudi yang tidak memiliki dokumen atau sudah habis masa berlakunya.
dalam jumpa pers di jakarta pada selasa lalu, menlu marty mengatakan upaya lobi tersebut akan dilakukan karena cukup banyak wni yang ingin memanfaatkan kebijakan itu dengan memproses surat perjalanan laksana paspor (splp) itu.
    setelah kebijakan pemutihan berakhir, pemerintah arab saudi akan menerapkan hukuman tegas, sehingga para pelanggar aturan imigrasi akan menghadapi ancaman hukuman penjara hingga dua tahun dan denda sebesar 100.
000 ribu riyal (atau setera rp 265 juta).
sebelumnya afp melaporkan bahwa kebijakan tersebut ditempuh arab saudi dengan tujuan untuk menciptakan kesempatan kerja bagi para pengangguran di negara itu lewat pemotongan jumlah para pekerja asing.
meskipun para pekerja migran melakukan pekerjaan bergaji rendah yang tidak akan diambil oleh orang saudi sendiri, negara eksportir minyak terbesar di dunia itu merupakan tambang emas bagi jutaan orang dari negara-negara asia dan arab miskin yang dilanda tingkat pengangguran yang tinggi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 12 Juni 2013

KJRI Jeddah Belum Kantongi Data TKI Yang Ditangkap




KJRI Jeddah Belum Kantongi Data TKI Yang Ditangkap
KJRI Jeddah Belum Kantongi Data TKI Yang Ditangkap





jeddah - pelaksana tugas konsul jenderal ri di jeddah, sunarko, mengaku masih terus berkoordinasi dengan otoritas keamanan arab saudi di jeddah terkait kabar penangkapan terhadap sejumlah warga negara indonesia.
melalui pembicaraan telepon, dia mengaku belum mengantongi informasi lengkap terkait jumlah, identintas, dan lokasi penahanan mereka.
sejumlah pekerja dan warga negara indonesia dikabarkan ditangkap oleh otoritas keamanan arab saudi, menyusul insiden kerusuhan di kjri jeddah pada minggu (9/6/2013).
para pekerja (tki) dan wni ini ditangkap dengan tuduhan menjadi provokator kerusuhan tersebut.
"kalau (informasi) soal tki yang ditahan sudah ada, cuma kami masih coba berkoordinasi untuk mendapatkan datanya," ujar sunarko, selasa (11/6/2013) malam.
dia mengaku sampai saat ini belum dapat memastikan berapa wni yang ditangkap serta lokasi penahanannya.
sunarko hanya menyatakan kepolisian jeddah hanya menginformasikan kepada dia bahwa mereka mengantongi bukti dan nama para perusuh dalam insiden minggu.
bukti itu, sebut sunarko, disebut berasal dari gambar dan rekaman video.
"pastinya mereka juga nanti akan berkoordinasi dengan kami karena hal itu juga terkait dengan kemungkinan ancaman hukuman, baik penjara maupun deportasi, yang akan dijatuhkan pemerintah arab saudi kepada mereka," tambah sunarko.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 10 Juni 2013

TKI Marah, Konsulat RI di Jeddah Dibakar




TKI Marah, Konsulat RI di Jeddah Dibakar
TKI Marah, Konsulat RI di Jeddah Dibakar





jeddah - ribuan pekerja indonesia di jeddah, arab saudi, dikabarkan mengamuk di konsulat jendral ri, minggu (9/6/2013) waktu setempat.
mereka membakar beragam perkakas di pintu masuk konsulat, dan berusaha menerobos untuk melakukan pembakaran gedung.
aksi tersebut dipicu kemarahan atas proses dokumen perjalanan.
"kami masih memeriksa apakah ada korban atau berapa banyak pekerja terluka," kata duta besar indonesia untuk arab saudi, gatot abdullah mansyur seperti dikutip arab news.
dia mengatakan bahwa semua diplomat dan staf konsuler aman.
kru pertahanan sipil, polisi, pasukan khusus dan ambulans bulan sabit merah turun ke tempat kejadian untuk memulihkan ketertiban.
jalan menuju ke konsulat ditutup.
saksi mata mengatakan api masih menyala hingga pukul 22.
00 waktu setempat.
petugas pemadam kebakaran pun masih terlihat berupaya memadamkannya.
kerusuhan ini adalah buntut insiden pada sabtu (8/6/2013).
saat itu para pekerja perempuan indonesia "menyerbu" konsulat untuk mendapatkan dokumen perjalanan.
setidaknya tiga perempuan terluka dan pingsan.
para pekerja indonesia di arab saudi yang tak memiliki izin bekerja, punya tenggat waktu hingga 3 juli 2013 untuk "melegalkan" keberadaan dan aktivitas mereka.
dokumen yang harus dipastikan mereka miliki adalah visa kerja.
perseteruan antara para pekerja, polisi, dan pejabat konsulat diduga dipicu frustasi para pekerja karena lamanya proses pengurusan dokumen dan kurangnya pengorganisasian di konsulat.
"kami telah mengalami masalah dengan konsulat sejak kami tiba dua hari lalu," kata seorang asisten rumah tangga dari indonesia, yang tidak ingin namanya dipublikasikan.
"kemarin saya jatuh dan terluka karena konsulat tidak tahu apa yang mereka lakukan dan tidak bisa mengendalikan massa.
"pekeja lainnya yang mengaku bekerja di bidang konstruksi, mengeluh dia tidak bisa masuk ke konsulat untuk mengurus dokumen perjalanan.
"percayalah, sekarang saya hanya ingin pulang," kata dia.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 15 Mei 2013

Jatuh Dari Lantai Lima, TKI Asal Madiun Tewas di Singapura








madiun - seorang tenaga kerja indonesia (tki) asal desa babadan lor, kabupaten madiun, ariyatni (29), meninggal akibat kecelakaan kerja di singapura.
kepala dinas sosial, tenaga kerja, dan transmigrasi (dinsosnakertrans) kabupaten madiun suyadi, rabu (15/5/2013) mengatakan kabar kematian ibu satu anak tersebut diketahui dari perwakilan pjtki yang memberangkatkan korban ke singapura.
     "pengiriman jenazah korban tiba di rumah duka pada rabu dini hari.
pengiriman dari singapura dilakukan melalui bandara internasional juanda, surabaya dan langsung perjalanan darat ke kabupaten madiun," ujarnya.
     ia menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi petugas berwenang, korban tewas akibat terjatuh dari lantai lima gedung apartemen milik majikan tempatnya bekerja.
korban akan mendapatkan santunan dan asuransi sesuai haknya karena merupakan tki legal.
korban berangkat ke singapura sekitar satu tahun lalu melalui pt cipta karsa bumi lestari surabaya.
     "untuk hal-hal lain terkait dugaan kematian korban akibat kekejaman majikan, masih kami dalami dengan melakukan pemeriksaan dan koordinasi bersama perusahaan yang memberangkatkan korban maupun kedutaan setempat," kata suyadi.
     pihaknya mencatat, selama tahun 2013 dari bulan januari hingga mei, terdapat enam tki asal kabupaten madiun yang tewas di luar negeri akibat kecelakaan kerja dan sakit.
     sementara, pihak keluarga korban di kecamatan balerejo menyatakan sangsi jika ariyatni tewas akibat terjatuh dari lantai apartemen majikannya.
keluarga menduga korban tewas justru sebab lain.
          menurut keluarga, selama bekerja di singapura, ariyatni sangat sulit dihubungi.
keluarga hanya bisa mengetahui kondisinya dari surat yang dikirimkan.
itupun hanya sebanyak 4 kali saja.
    
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 30 April 2013

TKI Ponorogo Tewas Mendadak di Arab Saudi








ponorogo-belum tuntas kasus pemulangan jenazah, dwi ani puspitasari (24) warga desa beringinan, kecamatan jambon, kabupaten ponorogo yang tewas mendadak jatuh dari lantai 6 di rumah majikannya di hongkong, karena dugaan percobaan bunuh diri, kali ini ada wahyudi (48) warga rt 01, rw 02, dusun tamansari, desa carangrejo, kecamatan sampung, kabupaten ponorogo dikabarkan tewas mendadak di arab saudi, minggu (28/4/2013) petang.
padahal, beberapa jam sebelum dinyatakan tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban sempat telepon kepada istrinya, yakni ny siti muawwanah (40).
kematian korban yang dikabarkan karena terserang darah rendah itu, selain menambah rentetan panjang tki dan tkw yang tewas di luar negeri juga menyisahkan keraguan dan kecurigaan dari keluarga korban.
pasalnya, selain tewas mendadak majikan korban meminta jenazah korban yang bekerja sebagai sopir itu dimakamkan di arab saudi dan tak diperbolehkan dibawa pulang ke indonesia.
istri korban, siti muawwanah (40) mengaku tidak percaya suaminya meninggal mendadak.
alasannya, minggu (28/4/2013) siang, wahyudi masih sempat berkomunikasi dengan siti muawwanah melalui telepon seluler.
namun, minggu petang sekitar pukul 17.
30 wib, ibu 2 anak itu mendapat kabar dari teman suaminya, yang mengabarkan jika suaminya meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit terdekat.
"saya tidak percaya, karena minggu siang suami saya masih telepon saya.
dalam percakapan memang bapak mengaku kalau badannya kurang enak.
saya kira capek dan saya minta istirahat.
tetapi bapak menjawab kalau cuti atau istirahat tidak boleh.
"untuk pulang juga sayang karena kontraknya tinggal beberapa bulan lagi.
makanya saya minta berobat ke dokter, tetapi katanya tak diijinkan majikannya.
lah kok malah beberapa jam kemudian ada kabar mengejutkan itu," terangnya kepada surya, senin (29/4/2013).
selain itu, muawwanah menjelaskan jika kepulangan jenazah suaminya itu masih tarik ulur.
alasannya menurut suami temannya yang memberi kabar, jika majikan suiaminya meminta korban di makamkan di arab saudi.
sedangkan keluarga meminta jenazah di pulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (tpu) desa carangrejo.
apalagi, pemberangkatannya juga lewat jalur resmi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com