Halaman

Tampilkan postingan dengan label Massa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Massa. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Januari 2014

Massa Tuntut Sawah Desa Dikembalikan









surya online magetan - sebanyak 100 warga desa suratmajan, kecamatan maospati, kabupaten magetan mendatangi balai desa setempat menuntut sawah desa seluas 5,5 hektar yang masih dikuasai mantan kades maryadi suntuk.
apalagi lahan tersebut telah disewakan ke warga lain desa.
"sebenarnya permintaan warga wajar, agar maryadi mengembalikan semua aset desa," kata koordinator aksi, sutrisno.
aksi warga itu, mengundang kehadiran camat maospati rudi hartono,  kapolsek kompol moh zaini, komandan koramil kapten inf nanang, kades wahyu serta perwakilan desa.
hingga sore, pertemuan perwakilan warga dan mantan kades tidak menemukan titik temu.
"kalau warga sebenarnya tidak sewenang-wenang, cuma meminta harta benda desa.
tapi maryadi yang ngotot minta uang ganti rugi kepada desa," kata sutrisno.
kapolsek kompol moh zaini menyarankan, agar kasus ini diserahkan ke pemkab agar inspektorat yang melakukan pemeriksaan.
mendengar ini perwakilan massa akhirnya setuju membawa masalah ini ke pemkab lewat camat rudi hartono.
"warga menghendaki selasa (28/1/2014) sudah ada titik temu.
dan tuntutan warga bisa diselesaikan semua,"kata sutrisno.



terkait    #demo, sawah, madiun

baca juga



demo kritik kinerja polri


hut bhayangkara polri disambut demo


sejak sd diajari nabuh gending


persela siap tempur di stadion wilis


tolak ruu ormas, mcw gelar aksi bungkam





penulis: doni prasetyo

editor: adi agus santoso






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 06 Agustus 2013

Ditangkap Massa, Curanmor Buang Kunci T









surya online, surabaya – abu amin (39) warga jl sancaki iii surabaya kembali meringkuk di penjara.
jika sebelumnya ia sempat ditahan 1,9 tahun karena mencuri satu kilogram emas, kali ini dia ditangkap karena mencuri sepeda motor.
dalam aksinya kali ini, residivis pencurian tersebut beraksi bersama rekannya berinisial m, mencuri sepeda motor di jl sukodono ii surabaya.
aksi ini merupakan kali keempat pencurian sepeda motor yang dilakukan abu amin bersama m.
dan setiap kali beraksi, m sebagai joki, sedangkan abu amin eksekutornya.
pada aksi ini, dengan bermodal kunci t dengan cepat tersangka berhasil merusak rumah kunci motor yama mio l 6958 pk yang sedang terparkir di depan rumah korban.
apes, belum sampai kabur, ulahnya dipergoki korban, dan kemudian dikejar bersama massa.
"tersangka tertangkap ketika dikejar massa, dan anggota kami yang saat itu sedang patroli.
untuk menghilangkan barang bukti, tersangka membuang kunci t,” kata kanit reskrim polsek semampir akp mudjiono, senin (5/8/2013).
dalam penyidikan, tersangka tergolong alot dan selalu berkelit.
namun setalah menjalani pemeriksaan secara intensif, tersangka akhirnya mengakui jika ini bukan aksi kali pertamanya.
sedangkan motor hasil curian dijual ke madura, dan hasilnya dibagi rata.
"saya hanya menerima hasilnya saja, setelah motor curian itu saya serahkan.
uangnya hasil pembagian sudah habis, untuk foya-foya,” aku tersangka.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 17 Juni 2013

Massa Berdemo Sambut Kedatangan Komnas HAM




Massa Berdemo Sambut Kedatangan Komnas HAM
Massa Berdemo Sambut Kedatangan Komnas HAM





blitar-puluhan massa yang mengatasnamakan komite rakyat pemberantasan korupsi (krpk) menggelar aksi damai di perempatan lovi atau depan gedung dprd kota blitar, senin (17/6/2013), untuk menyambut kedatangan rombongan komnas ham dari jakarta.
kedatangan tim itu untuk menindaklanjuti pengaduhan para petani blitar terkait kasus dugaan pelanggaran ham yang terjadi di beberapa lahan bekas perkebunan, di antaranya di eks pekebunan sengon, desa soso, kec gandusari dan eks perkebunan gambaranyar, desa sumberasri, kecamatan nglegok.
dalam pengaduannya dulu ke jakarta sambil jalan kaki dari blitar-jakarta, para petani yang didampingi m trianto, koordinator krpk mendesak agar dugaan pelanggaran ham diusut.
yakni, telah terjadi aksi pengusiran terhadap para petani yang sudah puluhan tahun menggarap lahan eks perkebunan sengon dan gambaranyar.
pelakunya diduga orang suruhan pengusaha yang mengelola lahan eks perkebunan tersebut.
alasannya, mereka dianggap sudah tak punya hak menggarap lahan itu lagi karena sudah dikuasainya setelah disewa dari negara.
menindaklanjuti pengaduhan para petani itu, senin (17/6/2013) sore, tim komnas ham yang dipimpin m imdadun rahmat, wakil ketua komnas ham turun ke lokasi.
ia bersama tiga anggotanya, diantaranya, ernawati, komedator, imelda saragih, kabag mediasi, dan eri refika, perencana mediasi.
"tim ini akan tiba di blitar sekitar pukul 16.
00 wib dan terlebih dulu akan berziarah ke makam bung karno.
setelah itu, mereka akan bertemu warga di depan makam bung karno.
baru selabjutnya, mereka akan mengecek ke lokasi (eks perkebunan sengon dan gambaranyar)," ujar trianto.
agenda berikutnya, tim itu akan bertemu dengan beberapa pejabat pemkab blitar, yang terlibat langsung penanganan konflik pertanahan.
tim akan melakukan pertemuan dengan para eksekutif itu pada rabu (19/6/2013) mendatang.
itu akan dipimpin langsung oleh sekkab blitar, palal ali santoso.
"iya, memang pertemuan itu sudah diagendakan.
itu akan dihadiri dari pemkab, bpn, polres, kodim, dan kesbanglinmas, dll," kata hendro winarso, kabag tata pemerintahan pemkab blitar.
agendanya, papar dia, tim dari komnas ham itu minta kejelasan terkait konflik lahan eks perkebunan tersebut.
trianto menambahkan, agenda kedatangan komnas ham itu meminta pemkab bisa membantu penyelesaian konflik eks perkebunan tersebut.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Massa Berupaya Masuk Rumah Wali Kota Batu




Massa Berupaya Masuk Rumah Wali Kota Batu
Massa Berupaya Masuk Rumah Wali Kota Batu





batu - tak sabar menunggu peyusunan draf keputusan penghentian proyek the rayja cottage, massa aksi berusaha menerobos pintu masuk rumah dinas walikota batu, senin (17/6/2013).
massa aksi terlibat aksi dorong dengan polisi dan satpol pp yag berjaga di pintu masuk rumdin walikota.
sebelum aksi berubah anarkis, korlap aksi, haji rudi  berusaha menenangkan massa.
"jangan sampai anarkis, jangan sampai tindakan kita jadi alasan meyalahkan kita, " teriaknya lewat pengeras suara.
rumah dinas walikota batu berada di belakang pendapa pemkot batu.
sebelumnya ribuan massa telah berhasil memasuki pemkot batu dengan merobohkan pintu gerbang.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 13 Juni 2013

Demo Massa PMII Pantura Berakhir Bentrok dengan Petugas




Demo Massa PMII Pantura Berakhir Bentrok dengan Petugas
Demo Massa PMII Pantura Berakhir Bentrok dengan Petugas





lamongan - aksi massa pmii pantura gabungan lamongan, tuban, gresik dan bojonegoro menolak rencana kenaikan harga bbm yang digelar di sepanjang jalan raya nasional, tepatnya di pertigaan tugu adipura  kamis (13/6/2013) siang ini terjadi bentrokan antara massa dengan petugas selain menimbulkan arus lalu lintas macet dan padat merayap.
hampir 30 menit sampai berita ini ditulis  massa berjalan merambat  melakukan aksi dan berorasi menghujat pemerintahan sby dan mengurai  segala dampak jika bbm dinaikkan.
massa juga menggelar aksi teatrikal di tengan jalan raya.
jarak tempuh yang dilalui baru mencapai panjang sekitar 50 meter.
itu lantaran massa sengaja sering berhenti dan  banyak mengumbar orasi.
sementara ratusan polisi membentuk barisan melingkar tepat di pertigaan adipura untuk melokalisir gerak massa agar tidak memakan badan jalan penuh yang akan berakibat memacetkan jalan nasional babat - surabaya.
polisi yang disiagakan hingga kini tetap bertahan pada posisi barisan barikade.
massa juga bertahan di pertigaan adipura dan diantara mereka bergantian orasi.
massa tetap pada pendiriannya untuk bertahan di jalan nasional.
mereka berteriak dengan memanfaatkan  sound system yang diusung dengan menggunakan colt pikap hiace.
"lawan segala bentuk kebijakan sby - budiono yang menyengsarakan rakyat,"tegas ahmad muhajirin, ketua cabang pmii bojonegoro.
sementara ketua cabang pmii tuban, warsito juga meneriakkan penolakannya atas kebijakatn sby yang rencana menaikkan harga bbm.
hampir 50 menit berorasi, massa kemudian hendak menduduki bangunan tugu adipura.
saat massa merangsek hendak menaiki bangunan tugu adipura terhalang kekuatan petugas melarang massa yang memaksa hendak naik dan menduduki tugu adipura.
petugas dengan sigap langsung mendesak mundur massa.
massa pmii-pun akhirnya memilih mundur beberapa langkah dan bertahan duduk bersila di dua ruas jalan bagian selatan.
kembali dengan lantang warsito dan ahmad muhajirin menggugah semangat massa untuk tidak mundur dan bertahan menggelar orasi.
"sampai kapanpun kita akan tetap perjuangkan nasib rakyat.
jangan sampai sengsara hanya karena kebijakan rezim sby,"tegas hendi, ketua umum pmii cabang gresik.
lantaran dihadang dan tidak berhasil menduduki tugu adipura.
massa merubah formasi membentuk barisan melingkar hingga memakan badan dua ruas jalan penuh.
dibarengi salawatan dan mengibarkan puluhan bendera pmii, massa melanjutkan orasinya.
sampai berita dikirim orasi aksi dan orasi masih berlanjut.
suasana mencekam terbangun lantaran salah satu orator membakar semangat dan akhirnya memicu  bentrok antara keamanan dengan massa.
sampai berita dikirim masih terjadi keributan massa dengan petugas.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 18 Mei 2013

Massa Minta Warga Ahmadiyah Tak Lakukan Aktivitas Keagamaan








kediri-aksi massa yang merusak masjid ahmadiyah di desa gempolan, kecamatan pakel, kabupaten tulungagung, jawa timur karena meminta warga ahmadiyah tidak melakukan aktivitas keagamaan.
"sebenarnya aktivitas kami di masjid selain salat lima waktu juga baca alquran.
tak ada aktivitas lain selain beribadah," ungkap edi susanto, mubalig ahmadiyah tulungagung kepada surya, jumat (17/5/2013).
dijelaskan edi susanto, selama ini sebenarnya tak ada masalah dengan warga sekitar masjid tempatnya beraktivitas.
hanya saja ada warga yang belakangan mempermasalahkan kehadirian ustad rizal yang memang baru ditugaskan ke tulungagung.
sementara ustad rizal sendiri mengaku tidak tahu alasan warga menolak kehadirannya.
"memang saya masih baru di tulungagung," ungkapnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 17 Mei 2013

Massa Rusak Kaca Masjid Ahmadiyah di Tulungagung




Massa Rusak Kaca Masjid Ahmadiyah di Tulungagung
Massa Rusak Kaca Masjid Ahmadiyah di Tulungagung





tulungagung - komandan komando distrik militer 0807, kolonel infanteri eko hariyanto, baru saja meninjau lokasi perusakan masjid ahmadiyah di desa gempolan, kecamatan pakel, tulungagung, jumat (17/5/2013) siang.
"kami masih koordinasi dengan polsek dan polres agar jangan sampai ada tindak anarkhis lagi," ujar eko hariyanto sebelum meninggalkan lokasi kejadian.
menurut dia, pihaknya juga tetap membantu kepolisian untuk melindungi warga ahmadiyah di gempolan.
perusakan kaca masjid terjadi kamis (16/5/2013) sekitar pukul 21.
00.
warga menyebutkan, malam itu massa yang berkumpul mencapai 200-an orang.
setidaknya kaca pada 6 jendela masjid itu hancur.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 01 Mei 2013

Massa Buruh Gagal Berunjuk Rasa di Bundaran Waru








surabaya - puluhan ribu massa buruh gagal menggelar unjuk rasa di bundaran waru surabaya pada peringatan hari buruh sedunia, rabu (1/5/2013).
ini karena massa dari mojokerto, pasuruan dan gresik tidak bisa turun di bundaran waru.
mereka dialihkan oleh petugas kepolisian untuk turun di pintu tol gunungsari.
"rencana awal, massa berkumpul di bundaran waru.
baru setelah itu bergerak bersama ke grahadi," kata jamal, koordinator majelis pekerja buruh indonesia (mpbi) jawa timur.
"lebih dari 10 ribu massa dari mojokerto dan pasuruan yang lewat tol tidak boleh turun di waru.
oleh petugas, massa dialihkan turun di tol gunungsari.
karena itu, rencana aksi di waru gagal, kita langsung ke grahadi," sambungnya saat ditemui di bundaran waru.
disampaikan, massa yang dialihkan itu mengendarai lebih dari 100 bus dan lebih dari seribu sepeda motor.
"secara total, massa buruh yang akan berunjuk rasa hari ini jumlahnya sekitar 50 ribu orang," sambung jamal sesaat sebelum menuju grahadi untuk bergabung bersama para buruh lain untuk berunjuk rasa di sana.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 29 April 2013

Panwaslu Dianggap Terlalu Mengatur Iklan di Media Massa








malang - keluarnya pedoman pemasangan iklan di media massa menuai protes dari perwakilan media massa.
panitia pengawas pemilu (panwaslu) kota malang dianggap terlalu mengatur hal teknis di internal media massa.
perwakilan media lokal malang, sunavip ra indrata mengakui iklan pilkada memang menjadi pesta bagi media massa.
tapi media massa tetap bersikap pasif dalam bagi-bagi rejeki pilkada tersebut.
"kalau ada yang pasang, akan kami terima.
kalau tidak ada, kami akan mencari.
sejak kapan panwaslu mengatur pemasangan iklan kampanye di media massa," kata indra, senin (29/4/2013).
mantan manajer tim arema lsi ini menilai sosialisasi pemasangan iklan ke media massa kurang efektif.
seharusnya panwaslu sosialisasi ke paslon atau tim suksesnya.
menurutnya, banyak iklan kampanye yang dipasang di jalan.
tapi paslon maupun tim suksesnya sering lepas tangan bila dianggap melanggar.
"kalau ada calon pasang di media, bisa dibuktikan.
pasti diketahui siapa pemasangnya," terang indra.
menanggapi hal itu, ketua divisi penindakan dan penanganan pelanggaran, panwaslu kota malang, fajar santoso mengungkapkan pedoman pemasangan iklan kampanye itu sudah diatur di beberapa peraturan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 01 Maret 2013

Demo Massa Pro Ra Imam Jebol Pagar Kantor DPRD




Demo Massa Pro Ra Imam Jebol Pagar Kantor DPRD
Demo Massa Pro Ra Imam Jebol Pagar Kantor DPRD





bangkalan - untuk kesekian kalinya, massa pro kh imam buchori (ra imam) kembali berunjuk rasa di depan kantor dprd bangkalan, jumat (1/3/2013).
kali ini, massa yang berjumlah sekitar 200 orang itu mendapat hadangan dari petugas kepolisian.
petugas tidak memperbolehkan massa yang membawa pentungan itu, memasuki halaman kantor dewan.
"ini gedung rakyat, jangan halangi kami.
tolong beri kesempatan, kami ingin menyampaikan aspirasi," tegas ra imam dari atas mobil pikap dengan pengeras suara.
dalam orasinya, ra imam yang didampingi pasangannya pada pilkada bangkalan lalu, rk zainal alim (din zen) mengemukakan, petugas kepolisian telah berkonspirasi dengan penguasa karena massa tidak diperbolehkan masuk halaman dprd setempat.
"kalau tetap menghalangi kami, berarti pilkada bangkalan telah cacat hukum.
berarti keamanan ikut konspirasi," tuturnya.
kapolres bangkalan akbp endar priantoro mencoba menenangkan massa.
dengan menggunakan pengeras suara milik pendemo, ia meminta massa tidak bertindak anarkis.
"jangan anggap kami musuh.
kami punya tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kondusivitas di bangkalan," tegasnya dari atas pikap pendemo.
endar akhirnya meminta perwakilan pendemo untuk memasuki kantor dprd bangkalan.
dalam hal ini, ra imam bersama din zen mengejek keberadaan para wakil rakyat.
tak berselang lama, keduanya pun keluar karena semua anggota dpr tidak ada di tempat.
usai ra imam-din zen kembali ke kerumunan massa, pendemo tetap ngotot ingin memasuki halaman dprd bangkalan.
"tolong izinkan kami masuk untuk melaksanakan shalat jumat," pinta ra imam.
suasana semakin tidak terkontrol ketika petugas yang berjaga di depan dan di belakang pintu masuk tetap menutup rapat pintu gerbang.
massa akhirnya berhasil menjebol pintu pagar setalah pikap yang bermuatan sound system berjalan mundur menabrak barikade petugas.
"jangan memaksa kami bertindak tegas.
silahkan mundur," ujar akbp endar priantoro.
sejumlah petugas brimob polda jatim yang berada di belakang pintu masuk pun akhirnya berhasil memukul mundur massa pendemo.
kondisi kembali berangsur kondusif.
massa akhirnya membubarkan diri kembali ke jalan halim perdana kusuma, kediaman ra imam.
mereka beralih membakar ban bekas di jalan tersebut.

Translate from: health[dot]detik[dot]com

Demo Massa Pro Ra Imam Jebol Pagar Kantor DPRD




Demo Massa Pro Ra Imam Jebol Pagar Kantor DPRD
Demo Massa Pro Ra Imam Jebol Pagar Kantor DPRD





bangkalan - untuk kesekian kalinya, massa pro kh imam buchori (ra imam) kembali berunjuk rasa di depan kantor dprd bangkalan, jumat (1/3/2013).
kali ini, massa yang berjumlah sekitar 200 orang itu mendapat hadangan dari petugas kepolisian.
petugas tidak memperbolehkan massa yang membawa pentungan itu, memasuki halaman kantor dewan.
"ini gedung rakyat, jangan halangi kami.
tolong beri kesempatan, kami ingin menyampaikan aspirasi," tegas ra imam dari atas mobil pikap dengan pengeras suara.
dalam orasinya, ra imam yang didampingi pasangannya pada pilkada bangkalan lalu, rk zainal alim (din zen) mengemukakan, petugas kepolisian telah berkonspirasi dengan penguasa karena massa tidak diperbolehkan masuk halaman dprd setempat.
"kalau tetap menghalangi kami, berarti pilkada bangkalan telah cacat hukum.
berarti keamanan ikut konspirasi," tuturnya.
kapolres bangkalan akbp endar priantoro mencoba menenangkan massa.
dengan menggunakan pengeras suara milik pendemo, ia meminta massa tidak bertindak anarkis.
"jangan anggap kami musuh.
kami punya tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kondusivitas di bangkalan," tegasnya dari atas pikap pendemo.
endar akhirnya meminta perwakilan pendemo untuk memasuki kantor dprd bangkalan.
dalam hal ini, ra imam bersama din zen mengejek keberadaan para wakil rakyat.
tak berselang lama, keduanya pun keluar karena semua anggota dpr tidak ada di tempat.
usai ra imam-din zen kembali ke kerumunan massa, pendemo tetap ngotot ingin memasuki halaman dprd bangkalan.
"tolong izinkan kami masuk untuk melaksanakan shalat jumat," pinta ra imam.
suasana semakin tidak terkontrol ketika petugas yang berjaga di depan dan di belakang pintu masuk tetap menutup rapat pintu gerbang.
massa akhirnya berhasil menjebol pintu pagar setalah pikap yang bermuatan sound system berjalan mundur menabrak barikade petugas.
"jangan memaksa kami bertindak tegas.
silahkan mundur," ujar akbp endar priantoro.
sejumlah petugas brimob polda jatim yang berada di belakang pintu masuk pun akhirnya berhasil memukul mundur massa pendemo.
kondisi kembali berangsur kondusif.
massa akhirnya membubarkan diri kembali ke jalan halim perdana kusuma, kediaman ra imam.
mereka beralih membakar ban bekas di jalan tersebut.

Translate from: health[dot]detik[dot]com