Halaman

Tampilkan postingan dengan label PP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PP. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Maret 2014

Satpol PP Hentikan Pembangunan Hotel Bintang Tiga




Satpol PP Hentikan Pembangunan Hotel Bintang Tiga
Satpol PP Hentikan Pembangunan Hotel Bintang Tiga






surya online, banyuwangi- petugas satpol pp kabupaten banyuwangi menyegel sekaligus menghentikan proyek pembangunan hotel bintang tiga peni, senin (24/3/2014).
hotel yang berada di jalan kyai harun, kota banyuwangi ini disegel karena belum memiliki izin mendirikan bangunan.
"sebenarnya hotel ini sudah memiliki izin ho dan izin lainnya," terang ripai, kepala sie penindakan dan penertiban satpol pp banyuwangi.
"tapi karena ada peningkatan kelas hotel dari melati menjadi kelas bintang tiga maka ada perubahan kontruksi bangunan.
izin bangunan baru ini yang belum dimiliki pemilik hotel peni," lanjut ripai.
menurut ripai, hotel peni yang berada di tengah pemukiman sebenarnya bukan hotel baru.
hotel ini sudah ada sejak tahun 90an.
saat ini, manajemen hotel peni dipegang orang baru dan kemudian rencananya di upgrade menjadi hotel bintang tiga.
saat ini pembangunan masih sekitar 60 persen.
ripai mengatakan, pihaknya sudah bertemu dan berdialog dengan pemilik hotel, supriyanto, warga kecamatan srono, kabupaten banyuwangi mengenai penghentian pembangunan hotel.
satpol pp juga sudah  bertemu badan perizinan kabupaten banyuwangi dan memastikan hotel peni memang belum memiliki izin mendirikan bangunan.
"kami melakukan penyegelan sudah sesuai aturan," lanjut ripai.
karena disegel, 15 pekerja pembangunan hotel peni hanya bisa pasrah keluar dari lokasi hotel.
andi, seorang pekerja bangunan mengatakan, hotel peni rencananya akan dibangun dua lantai dengan 18 kamar.
dia sendiri tidak tahu mengenai urusan perizinan.





baca juga



desember, tingkat hunian hotel turun





penulis: wahyu nurdiyanto

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 07 Maret 2014

Anak-Anak Ratna Sudah Tiga Kali Ditangkap Satpol PP




Anak-Anak Ratna Sudah Tiga Kali Ditangkap Satpol PP
Anak-Anak Ratna Sudah Tiga Kali Ditangkap Satpol PP






surya online, surabaya - anak-anak ratna ternyata telah tiga kali ditangkap satpol pp, karena mengamen atau meminta-minta di jalanan.

biasanya tiga anak itu bekerja pada petang hingga malam hari.

mereka adalah ts (8), zk (7), dan af (10).
karena telah berkali-kali ditangkap, akhirnya satpol pp menyerahkan anak-anak itu ke polisi.

polisi pun menangkap ratna, ibu tiga anak-anak itu.

berdasarkan pengakuan anak-anak itu, mereka dipaksa untuk mengamen atau meminta-minta.

"mereka dipaksa, jika tidak menuruti mereka akan dipukuli di rumahnya," kata kanit ppa polrestabes surabaya, akp suratmi kepada surya online, jumat (7/3/2014).

namun karena ancaman hukuman hanya tiga tahun, tersangka tidak dilakukan penahanan.

"apalagi tersangka punya tujuh anak," kata suratmi.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 03 Maret 2014

TPS Akan Dijaga Ketat Satpol PP









surya online, surabaya - pengawasan pelaksanaan pemilu 2014 akan semakin ketat.
selain polri dan tni, petugas dari satuan polisi pamong praja (satpol pp) dan satuan perlindungan masyarakat (satlinmas) juga akan dilibatkan untuk membantu pengamanan jalannya pemilu.
demikian ditegaskan dirjen pemerintahan umum kementerian dalam negeri (kemendagri) agung mulyana, senin (3/3/2014), usai upacara peringatah hut ke-64 satpol pp dan ke-52 satlinmas, di lapangan makodam v/brawijaya, surabaya.
menurut agung, dilibatkannya satpol pp dan satlinmas dalam pemilu 2014 dimaksudkan sebagai upaya mengawal pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut agar berjalan lancar, aman, dan sukses.
ini mengacu dan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada.
"di setiap tps nanti ada dua petugas linmas dan pol pp yang diperbantukan," ujarnya.
terkait anggaran, agung minta petugas satpol pp dan satlinmas tidak perlu khawatir.
karena kpu sudah menyiapkannya anggarannya.
"saat ini tinggal sosialisasinya saja, tugas apa yang akan dilakukan oleh satpol pp dan linmas di tps," tegasnya.
di tempat yang sama, gubernur jatim soekarwo mendukung dilibatkannya petugas satpol pp dan linmas untuk mengamankan pemilu, baik pileg yang digelar bulan april maupun pilpres yang digelar bulan juli nanti.
"meski tugas pokok satpol pp dan linmas menegakkan perda, mereka juga memiliki tugas tambahan, yakni membantu menyukseskan pemilu untuk penegakkan peraturan pemilu," jelasnya.
menurut pakde karwo, penegakan peraturan pemilu yang dilakukan satpol pp dan linmas, di antaranya penertiban baliho-baliho dan atribut pemilu yang dinilai masih kurang.
"ketika ada baliho atau atribut kampanye yang melanggar aturan, satpol pp dan linmas harus tegas untuk menindaknya.
ini penting, untuk tegaknya aturan yang ada, biar pemilu betul-betul jurdil," tegas pakde.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 28 Juli 2013

PP Gresik Gelar Pasar Murah




PP Gresik Gelar Pasar Murah
PP Gresik Gelar Pasar Murah






surya online, gresik - pimpinan cabang pemuda pancasila (pp) kabupaten gresik mengadakan pasar murah dengan warga masyarakat desa pandanan, kecamatan duduksampean, untuk membantu masyarakat desa yang kurang mampu, minggu (28/7/2013).
dari kegiatan pasar murah ini harga bahan pokok kebutuhan masyarakat dijual ringan di bawah harga pasar, misalnya harga gula pasir dijual rp 10.
000, di pasar sekitar rp 12.
000, minyak goreng kemasan 1 liter rp 9.
500, di pasar sekitar rp 12.
000 dan mie instan 10 biji dijual rp 15.
000, di pasar harga eceran mie instan rata-rata rp 1.
500.
pasar murah pp menjual gula pasir, minyak goreng, perlengkapan mandi, mie instan dan soft drink.
"kegiatan sosial pp yang digelar di bulan suci ramadhan dan menjelang hari raya idul fitri 1434 h ini untuk membantu masyarakat desa mendapat harga sembako dengan harga murah.
pasca dari kenaikan bbm dan mendekati hari raya idul fitri banyak harga sembako naik," kata ketua pelaksana pasar murah pemuda pancasila, suhadak.
penjualan sembako pasar murah pp ditujukan kusus warga yang kurang mampu, sehingga bisa membantu meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan sembako menjelang hari raya idul fitri dan setelah kenaikan bahan bakar minyak (bbm).



Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 11 Juni 2013

Satpol PP Kota Batu Bongkar Pagar Tak Ber-IMB




Satpol PP Kota Batu Bongkar Pagar Tak Ber-IMB
Satpol PP Kota Batu Bongkar Pagar Tak Ber-IMB





batu - satuan polisi pamong praja (satpol pp) kota batu akhirnya membongkar pagar di jl abdul gani atas, selasa (11/6/2013).
pembongkaran pagar di lahan 3,6 hektar itu karena tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (imb) dan sudah ditegur dua kali.
sebanyak 13 anggota satpol pp sejak pukul 10.
00 sudah berkumpul di lokasi.
mereka kemudian membongkar pagar tembok dengan palu besar dan linggis untuk mencukit tembok yang masih memiliki sekat.
pembongkaran berjalan sekitar 30 menit setelah berhasil merobohkan pagar sepanjang 40 meter.
  setelah itu, mereka berhenti dan meninggalkan lokasi.
kepala satpol pp kota batu, robiq yunianto mengatakan, pembongkaran sesuai dengan laporan pemilik lahan bersertifikat beberapa waktu lalu.
sedangkan pemagar, suprabowo membangun pagar tanpa mengantongi imb.
menurut robiq, suprabowo sudah menandatangani surat pernyataan bermaterai, bahwa tanggal 6 juni lalu semestinya membongkar pagar sendiri dan atau pemerintah kota (pemkot) batu.
berdasarkan pernyataan itu dan perda imb, satpol pp pun membongkarnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 09 Juni 2013

Pol PP Tuban Bidik Lapangan Futsal Tak Berijin








tuban - polisi pamong praja (satpol pp) kabupaten tuban kini mempermasalahkan keberadaan lapangan futsal di bumi wali.
menurut mereka lapangan tersebut banyak yang berdiri tanpa izin dan melanggar peraturan daerah.
kepala satuan polisi pamong praja heri muharwanto mengatakan, anggapan tersebut didapat setelah pol pp menggelar survey dilapangan seminggu lalu.
dari hasil survei tersebut, aturan yang paling banyak dilanggar adalah peraturan daerah (perda) nomor 16 tahun 2001 tentang pengaturan usaha rekreasi dan tempat hiburan umum.
ia menjelaskan untuk  mendirikan bangunan, terutama sarana hiburan, ijin yang harus ada adalah izin mendirikan bangunan (imb), izin gangguan yang berdasarkan persetujuan tetangga serta izin operasional dari dinas pariwisata.
"setelah kami survey, rupanya banyak langan tidak mengantongi izin dari dinas pariwisata," kata heri pada surya.
untuk sementara, heri memaparkan baru ada satu lapangan futsal di desa bogorejo, kecamatan merakurak yang diketahui tak mengantongi ijin.
"yang di bogorejo papan skornya kami amankan dulu sampai mengurus izin operasional hingga tuntas," katanya.
heri mengatakan hingga beberapa hari ke depan, pihaknya akan terus melakukan survei lapangan futsal.
survei ini  pendataan, sekaligus pengecekkan terhadap ijin lapangan futsal di tuban.
"pendataan ini akan terus kami lakukan sampai masalah ini tuntas," ungkapnya.
di tuban sendiri, setidaknya ada belasan lapangan futsal.
ini tersebar di seluruh kecamatan.
bisnis ini di tuban juga semakin naik daun.
konsumen yang datang seakan tak pernah libur, padahal uang sewa lapangan futsal rata-rata mencapai rp 120.
000 per jam.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 17 Mei 2013

Markas Klewang di Stadion Utama Dibersihkan Satpol PP








pekanbaru - petugas satpol pp pemerintah provinsi riau membersihkan markas mardirjo alias klewang (58), panglima geng motor di lokasi bekas barak proyek pekerjaan stadion utama di kecamatan tampan, kota pekanbaru.
"mulai hari ini tidak ada lagi anggota geng motor yang bermarkas di barak proyek stadion utama, semua harus bersih," kata kepala satpol pp pemprov riau nizhamul di pekanbaru, jumat (17/5/2013).
dia mengatakan pihaknya menempatkan satu pleton petugas satpol pp untuk mengamankan lokasi satdion utama dari tindakan geng motor pimpinan klewang.
     klewang diciduk tim khusus polresta pekanbaru bersama belasan anggota geng motor lainnya diantaranya dua perempuan berusia 16 tahun karena dianggap kerap membuat keonaran di sejumlah lokasi di pekanbaru.
bahkan anggota geng motor tersebut juga merusak kantor pos polisi di kecamatan tenayan raya karena salah seorang anggota ditangkap akibat bertindak kriminal.
     anggota geng motor tersebut meresahkan pengguna jalan di kota pekanbaru terutama penguna sepeda motor yang melintas malam hari terutama sekitar stadion utama karena mereka menodong dan merampas kendaraan serta barang berharga lainnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 15 Mei 2013

Ingin Raih Adipura Kencana, Satpol PP Tertibkan PKL




Ingin Raih Adipura Kencana, Satpol PP Tertibkan PKL
Ingin Raih Adipura Kencana, Satpol PP Tertibkan PKL





lamongan - hari ini hingga sepekan kedepan,  tidak akan ditemui lagi pedagang kaki lima (pkl) yang mangkal di sejumlah jalan protokol dalam kota, termasuk di lingkungan pasar kota lamongan.
sebab, petugas satpol pp telah mewarning kepada para pkl agar  berjualan keliling  dan tidak menetap seperti sebelumnya.
sikap tegas terhadap ratusan pkl itu terkait dengan keinginan lamongan untuk meraih adipura kencana setelah enam kali berturut-turut adipura selalu diraih kota soto ini.
"mulai besok, kamis (16/5/2013) hingga  seminggu kedepan semua pkl yang biasanya mangkal  di lingkungan pasar maupun sepanjang jalan  dalam kota tidak lagi diperbolehkan,"tegas  kabid pembinaan umum dan kesamaptaan, m toha ali di depan pkl lingkungan pasar kota, rabu (15/5/2013).
pasalnya dalam kurun waktu seminggu itu, lanjut toha, ada tim penilai adipura kencana dari pusat yang kedatangannya bersifat spontanitas tanpa sepengetahuan pemereintah daerah.
mereka datang menilai tanpa pemberitahuan dahulu.
"pokoknya dalam minggu ini ada tim penilai untuk adipura kencana.
  cuma kapan mereka datang, kita tidak tahu.
yang jelas dalam minggu ini,"tambah m toha ali.
pihaknya juga tidak ingin mematikan penghasilan para pkl selama sepekan itu, makanya solusinya para pkl diminta menjajakan makanan atau minumannya dengan cara keliling dan tidak menetap seperti hari hari biasanya.
semua jalur  trotoar dan jalan dalam kota untuk sementara tidak boleh dimanfaatkan untuk mangkal pkl.
para pkl diminta kesadarannya untuk mendukung program pemerintah daerah dalam upaya meraih adipura kencana.
apalagi selama ini pkl telah diberikan  kelonggaran bisa berjualan di jalur-jalur protokal  dalam kota yang mestinya terlarang untuk tempat jualan.
seperti di sekitar kantor pos, mulai kamis besok hingga seminggu kedepan pkl tidak boleh lagi berjualan di tempat itu.
m toha ali menjamin, setelah tim penilai turun di lamongan, pihaknya akan mengembalikan semula para pkl berjualan di lokasi biasanya.
di depan sejumlah pkl,  ia meminta agar kebijakan ini disampaikan kepada sesama pkl untuk sama - sama mematuhi himbauan satpol pp tidak berjualan menetap di tempat-tempat terlarang.
pkl semburat kedatangan petugas satpol pp yang menumpang mobil pikap isuzu panther  nopol s 8057 jp siang itu sempat membuat  kelabakan  para pkl, mereka semburat kabur meninggalkan  rombong jualannya   lantaran disangka  satpol pp sedang melakukan razia.
bahkan ada juga penjual tahu campur yang menggelandang rombongnya ke utara ketika melihat sejumlah petugas satpol pp itu turun dari atas mobil pikap berpelat  merah tersebut.
namun rasa ketakutan para pkl itu akhirnya terobati setelah petugas memberitahukan maksud kedatangannya.
"ini razia atau bentuk operasi, tapi kita datang untuk memberitahukan kepada pkl agar selama seminggu kedepan tidak berjualan menetap di lokasi biasanya, karena akan ada penilaian adipura kencana.
jadi larangan itu hanya  selama seminggu mulia kamis besok,"kata toha ali.
para pkl yang berkerumun menemui petugas satpol akhirnya menyadari dan mengangguk - anggukan kepalanya sepakat dengan kemauan pemerintah daerah.
"saya kira razia, makanya saya kabur  karena takut rombong diangkut,"ungkap mad robi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com