Halaman

Tampilkan postingan dengan label Narkoba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Narkoba. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Mei 2014

Satu Hari Tangkap Dua Jaringan Narkoba









surya online, surabaya - unit idik ii satuan reserse narkoba (satreskoba) polrestabes surabaya dalam satu hari (kamis, 22/5/2014) menangkap dua jaringan pengedar narkoba dan menangkap 10 orang pengedar sabu-sabu dan menyita 9,41 gram sabu-sabu.
bahkan satu di antaranya masih berusia 16 tahun.
"penyidik lapangan kami langsung kami sebar ketika mengetahui ada informasi peredaran sabu-sabu.
hari itu juga kami berhasil menangkap dua jaringan," kata kanit idik ii satreskoba akp henry eko, kamis (30/5/2014).
eko menjelaskan, awalnya polisi menangkap dua tersangka yang sedang pesta sabu-sabu, erick (28) warga jalan perlis utara surabaya dan yahya (27) warga jalan sukodono sidoarjo, di jalan sedayu surabaya.
dari dua tersangka polisi menyita 0,35 gram serta enam buah sedotan dan satu sekop.
"dari dua tersangka ini ternyata mereka memiliki jaringan masing-masing," kata eko.
dari erick, polisi menangkap andre (37) warga jalan tanjung sadari.
saat ditangkap polisi menyita 0,66 gram sabu-sabu.
setelah menangkap andre, polisi menangkap erikson (36) warga jalan medayu surabaya.
dari erikson polisi menyita 4,57 gram sabu-sabu, satu buah timbangan elektrik, dua buah alat hisap dan buku catatan transaksi.
polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil menangkap zainal (26), warga jalan pesapen barat.
dari zainal polisi menyita 0,56 gram.
sedangkan dari jaringan yahya, polisi berhasil menangkap taha (37), warga jalan kelantan surabaya.
dari taha polisi mengamankan 5,74 gram sabu-sabu.
setelah menangkap taha, polisi menangkap hari (49), warga bagong ginayan.
dari hari, polisi menyita sabu-sabu 0,54 gram sabu-sabu.
disusul penangkapan terhadap agus (38), warga jalan pucangan surabaya.
dari agus polisi menyota 4,59 gram sabu-sabu dan satu timbangan elektrik.
"dua jaringan ini berhasil kami tangkap dalam satu hari," kata eko.
keesokan harinya, polisi juga berhasil menangkap jaringan lainnya, yakni saino (36) warga banjar talela sampang.
dari saino polisi menyita 0,22 gram sabu-sabu.
bahkan anggota jaringan saino, masih ada yang berusia 16 tahun, yakni ag, warga jalan bulaksari.
menurut eko, tersangka ag bertugas sebagai kurir untuk mengantarkan sabu-sabu pada saino.




terkait#satu, hari, tangkap, dua, jaringan narkoba

baca juga



dua bacaleg kota kediri dilaporkan pakai ijazah palsu


anggota polri berprestasi perlu diapresiasi


pantau ppdb, mcw buka posko pengaduan di sekolah


satu hobi, satu keluarga


bebas di pn, dua terdakwa korupsi dihukum di ma





penulis: haorrahman

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 15 Mei 2014

Waspadai Pengiriman Narkoba Pakai Perahu









surya online, surabaya – para pemain narkoba terus berupaya mencari celah untuk menjalankan bisnisnya.
karena jalur pengiriman antarnegara dan antardaerah di bandara dan pelabuhan semakin ketat, belakangan tercium mereka mulai memanfaatkan perahu.
upaya menggunakan transportasi baru untuk pengiriman narkoba itupun sudah terendus petugas badan narkotika nasional provinsi (bnnp) jawa timur dan ditreskoba polda jatim.
“dan petugas tentunya semakin waspada serta terus meningkatkan pengawasan untuk mempersempit ruang gerak mereka (pelaku narkoba),” kata kepala bnnp jawa timur, brigjen pol iwan a ibrahim.
pengiriman narkoba menggunakan perahu ini, modusnya, pengedar narkoba mengirimkan barang lewat kapal.
kemudian, untuk menghindari pelabuhan, ada perahu atau sampan yang menjemput ke kapal itu.
lantas, narkoba dibawa ke pinggir menggunakan perahu.
hal itu dilakukan untuk menghindari screening di pelabuhan yang semakin ketat.
padahal, pelabuhan sendiri merupakan jalur alternative pengiriman narkoba setelah jalur di bandar juga semakin ketat.
pergeseran jalur pengiriman narkoba ini mulai terjadi sejak tahun 2013.
sebelumnya, pelaku narkoba antarnegara memilih jalur barat untuk masuk ke indonesia.
diantaranya, jakarta, aceh, medan, riau dan batam.
karena di sana semakin ketat, sejak 2013 mereka bergeser lewat jalur timur.
jalur itu termasuk surabaya, manado, timor timur, dan sebagainya.
awalnya, pelaku menggunakan bandar, karena semakin ketat, mereka lantas bergeser ke wilayah pelabuhan laut.
“termasuk melalui daerah-daerah perbatasan, seperti entikong dan sebagainya,” sambung iwan.
lewat pelabuhan, pengiriman sebelumnya menggunakan cara memasukkan narkoba di dalam barang kiriman di dalam container.
hal ini terundus petugas, dan bahwa sudah ada beberapa yang terungkap.
kemudian, mereka masih terus berupaya mencari celah, salah satunya menggunakan perahu.





baca juga



hendak jual mobil malah kartu kreditnya dibobol


its bekali 21 ma/sma dengan keahlian tik


tim rsud dr soetomo tetap siaga mers


walipah hanya menderita pnemonia dan influenza


walipah dinyatakan negatif mers, keluarga merasa lega





penulis: m taufik

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 20 Maret 2014

Razia Narkoba, Polisi Temukan Pria Memiliki 10 KTP




Razia Narkoba, Polisi Temukan Pria Memiliki 10  KTP
Razia Narkoba, Polisi Temukan Pria Memiliki 10 KTP






surya online, situbondo-jajaran reskoba polres situbondo, merazia penggunaan narkoba di hotel di jalan wijaya kusuma, kelurahan patokan, kecamatan situbondo.
dalam razia itu, petugas tidak mendapat barang haram tersebut.
bahkan, petugas hanya mendapati pasangan mesum.
menariknya, saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapati sepuluh kartu tanda penduduk (ktp) milik seorang pria pasangan mesum yang terjaring tersebut.
pria ber ktp 10 itu, diketahui bernama gilang, warga desa wirolegi, kecamatan sumbersari, kabupaten jember.
pria ini terjaring saat bersama wanita berinisial knt (38) asal jalan merpati, desa sumberkolak, kecamatan panarukan.
pasangan yang tidak terikat suami istri tertangkap basah saat petugas reskoba menggelar razia sejumlah kamar di hotel tersebut.
mesti tidak menemukan barang yang mencurigakan, petugas terus memeriksa kamar di lantai atas dan ternyata menemukan pasangan mesum di kamar hotel.
knt mengaku tidak mengenali pria yang satu kamar itu, akan tetapi dirinya ditelepon sesorang untuk menemui pria itu di kamar hotel ini.
"saya tidak kenal dan saya hanya ditelpon untuk bertemu saja," ujar knt.
mengetahui kedua bukan suami istri, petugas langsung melakukan penggeledahan karena diduga mereka menyimpan narkoba.
"keduanya kita tangkap saat satu kamar di hotel," ujar akp priyo purwandito kepada sejumlah wartawan.
dikatakan,saat dilakukan penggeledahan, pihaknya menemukan sebuah pistol yang ternyata korek api yang disembunyikan di bawah bantal.
selain itu, pihaknya menemukan dua pipet dan alat hisap bong yang diduga alat yang digunakan untuk mengisap narkoba jenis sabu sabu.
"kita masih akan menyelidiki, tapi dengan barang bukti yang kita temukan merupakan indikasi awal sebagai pengguna.
yang pasti kasusnya akan tetap kita proses," tegas priyo purwandito




baca juga



ayunda bangga bisa sembuh dari ketergantungan narkoba





penulis: izi hartono

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 20 Februari 2014

Bandar Narkoba Ditangkap, Mobil Polisi Dirusak Warga




Bandar Narkoba Ditangkap, Mobil Polisi Dirusak Warga
Bandar Narkoba Ditangkap, Mobil Polisi Dirusak Warga






surya online, surabaya - unit idik iii satreskoba polrestabes surabaya sempat mendapat perlawanan saat hendak menangkap pengedar narkoba di jalan kunti surabaya.
mobil polisi yang hendak dipakai untuk membawa tersangka dirusak massa.
kaca mobil bagian belakang pecah karena dilempar pot bunga dan beberapa bagian mobil rusak karena dilempari batu.
"kami sempat mendapat perlawanan dari massa, tapi kami berhasil meloloskan diri," kata kanit idik iii akp gatot setiabudi, kamis (20/2/2014).
polisi akhirnya menangkap pengedar sabu-sabu, satui (57), warga jalan kunti.
tersangka ditangkap saat membungkus sabu-sabu dalam bentuk paket hemat.
polisi menyita 3,98 gram.



terkait    #satu bulan tangkap delapan narkoba

berita terkait: breaking news



status kelud turun dari awas ke siaga


sms kampanye risma beredar


longsor tutup jalan ngantang


peluk perampok agar tak sakiti suami


disekap perampok, rp 23,5 juta raib





penulis: haorrahman

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 07 Agustus 2013

Garuda : Kopilot Tak Terbukti Gunakan Narkoba




Garuda : Kopilot Tak Terbukti Gunakan Narkoba
Garuda : Kopilot Tak Terbukti Gunakan Narkoba






surya online, jakarta - pt garuda indonesia tbk menyatakan kopilot munoz lopes victor negatif menggunakan narkoba, setelah pihak maskapai melakukan tes secara independen di tiga klinik yang berbeda.

vp corporate communication garuda indonesia, pujobroto menjelaskan, setelah muncul kabar mengenai kopilotnya yang menggunakan narkoba, manajemen kemudian meng-grounded yang bersangkutan.

"kemudian kami melakukan tiga kali pemeriksaan di tempat yang berbeda.
pertama di rs siloam makassar, kemudian di klinik prodia makassar dan terakhir di medical center garuda indonesia.
dari tiga kali tes, kopilot dinyatakan negatif menggunakan narkoba," jelasnya rabu (7/8/2013).

dalam kesempatan itu, pujobroto juga mengutip pernyataan dari kepala bnn sulsel kombes richard p nainggolan.
menurutnya, richard nainggolan hanya mengatakan bahwa kopilot viktor munoz lopez hanya terindikasi psikotropika dan perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk pendalaman.

richard nainggolan, kata pujobroto, juga tidak pernah menyampaikan kopilot viktor munoz telah positif terkena zat psikotropika.

"berdasarkan klarifikasi dan hasil pemeriksaan lanjutan yang telah dilaksanakan, garuda indonesia tetap mempekerjakan yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas terbang," pungkas pujobroto.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 06 Agustus 2013

Garuda Indonesia Tidak Toleransi Kopilot Konsumsi Narkoba




Garuda Indonesia Tidak Toleransi Kopilot Konsumsi Narkoba
Garuda Indonesia Tidak Toleransi Kopilot Konsumsi Narkoba






surya online, makassar - pt garuda indonesia kawasan timur indonesia kontan melarang terbang kopilot berkebangsaan spanyol berinisial mlv, yang diketahui positif memakai narkoba tidak ada toleransi soal itu.

"kalau memang itu temuan dari bnn, kami langsung daratkan dia alias dilarang terbang.
kami tidak mentoleransi siapa saja yang melanggar, apalagi jika berhubungan keselamatan penumpang.
itu fatal," tegas vice president pt garuda indonesia kawasan timur indonesia, rosyinah manaf, di makassar, senin (5/8/2013).

meskipun masih sebatas indikasi, namun aturan yang telah dibuat dan disepakati seluruh awak kabin dan pilot tentang hal itu harus dipatuhi.

"jangankan kesimpulan yang sifatnya tetap, indikasi saja itu sudah pasti diberlakukan aturannya dan salah satunya yaitu didaratkan.
itu hanya larangan terbang sementara nanti setelah ada hasil yang mengikat barulah sanksi selanjutnya dikenakan," ujarnya.

manaf mengaku, kopilot victor dari spanyol itu akan diproses di kantor pusat pt garuda indonesia, di jakarta.
sanksi lain masih akan dirapatkan pimpinan.

sebelumnya, kopilot garuda indonesia bernama munoz lopez victor pada penerbangan ga 678 dari makassar tujuan kendari, sulawesi tenggara, dinyatakan positif menggunakan narkoba setelah di tes urinnya di bandara internasional sultan hasanuddin, makassar.

saat hasil uji urin diperoleh, victor sudah tidak ada di bandar udara itu, karena telah menerbangkan pesawat terbang garuda indonesia sesuai jadual dan rutenya, yaitu ke kendari, sulawesi tenggara.

kepala bnnp sulawesi selatan, komisaris besar polisi richard nainggolan, mengatakan, penetapan positif urin menggunakan narkoba oleh victor itu dilakukan setelah beberapa kali pemeriksaan, pada senin.

"tadi ada enam maskapai penerbangan yang kami tes urin pilot dan kopilotnya.
namun hanya satu yang positif, setelah diperiksa berulang-ulang kali.
jadi saat hendak menerbangkan pesawat, kami tes urine dulu mereka untuk keselamatan penumpang mudik," kata nainggolan.

pemeriksaan urine itu disaksikan naingolan, general manager (gm) angkasa pura i, rahman safrie, hasanuddin wakil kepala otoritas bandara v makassar, dan pihak-pihak lain.
(ant)

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 28 Juni 2013

Liku-liku Menyergap Pengedar Narkoba Apartemen (9)




Liku-liku Menyergap Pengedar Narkoba Apartemen (9)
Liku-liku Menyergap Pengedar Narkoba Apartemen (9)





surabaya - kanit idik i sat reskoba polrestabes surabaya  iptu haryoko menceritakan, pada sebuah operasi penggerebekan di sebuah apartemen di kawasan surabaya timur, haryoko menangkap pengguna sabu-sabu.
saat itu, dia tidak menemukan barang bukti.
padahal, sasarannya kala itu sudah a-1 (akurat).
dia dan lima anggotanya terus menggeledah seisi kamar.
namun tetap saja tidak ada barang bukti narkoba yang ditemukan.
sampai hampir satu jam penggeledahan dilakukan.
hasilnya masih nihil.
saat berada di ujung frustasi, haryoko melihat ada selembar kartu akses.
setelah dicermati, kartu tersebut merupakan kartu akses ke kamar lain di apartemen yang sama.
dia lantas menanyakan kartu itu ke pemilik kamar.
haryoko dan timnya tidak mendapatkan jawaban memuaskan.
"kami putuskan untuk menuju ke kamar lain itu," katanya.
lokasi kamar terdapat di lantai lain.
setelah membuka pintu, polisi menemukan apa yang dicarinya.
barang bukti sabu-sabu lengkap dengan alat hisapnya.
si empunya kamar pun akhirnya mengaku sebagai pemilik barang haram itu.
usut punya usut, ternyata pemilik kamar ini sengaja menyewa satu kamar lagi yang khusus dia pakai untuk mengkonsumsi sabu-sabu.
sedangkan kamar lainnya untuk tempat tinggal.
dia tidak pernah mengkonsumsi narkoba di kamar tinggalnya agar tidak terdeteksi petugas.
(idl)
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 27 Juni 2013

Liku-liku Menyergap Pengedar Narkoba Apartemen (6)




Liku-liku Menyergap Pengedar Narkoba Apartemen (6)
Liku-liku Menyergap Pengedar Narkoba Apartemen (6)





surabaya - dengan alasan butuh tanda tangan  penerima, nofan meminta  keamanan apartemen mengantarnya sampai ke kamar.
lagi-lagi, gaya bicara dan bahasa tubuh nofan bisa meyakinkan.
novan tidak mungkin menuju kamar sasaran tanpa bantuan petugas apartemen.
 untuk masuk dan membuka lift harus pakai kartu akses.
kartu ini hanya dimiliki  penghuni dan petugas apartemen.
begitu mendekati kamar sasaran, nofan baru memberi tahu identitasnya sebagai polisi.
petugas apartemen itu kaget.
namun dia tidak berani menghalangi.
petugas apartemen jadi bingung.
ia khawatir ekses tindakannya mengantarkan tamu ke kamar penghuni.
nofan lantas menenangkannya agar tidak bertindak mencurigakan.
nofan lalu minta  pengaman apartemen mengetuk pintu.
nofan perlu memastikan melihat wajah buruannya langsung.
setelah beberapa kali ketukan, penghuni kamar bersuara.
sesaat kemudian pintu kamar dibuka dan muncul wajah pria dari balik pintu.
nofan dan rekannya melihat langsung tampang pria itu.
setelah memastikan pria itu adalah buruannya, nofan langsung menyergap.
satu rekan nofan lantas melapor ke tim agar segera naik.
"ya begitulah satu dari beberapa kasus penyergapan yang kami lakukan.
itu (penyergapan) adalah upaya paksa dari kami untuk mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika," ujar nofan yang kini sudah menjadi perwira itu.
selain perencanaan yang matang, kata dia, operasi penggerebekan juga membutuhkan unsur keberuntungan.
penyamaran juga disesuaikan dengan situasi.
pernah nofan dan rekannya menyamar sebagai tukang becak, sopir taksi, tukang  parkir sampai cleaning service.
"begitu tertangkap, proses evakuasi ke markas lebih mudah.
tidak ada teriakan aneh-aneh seperti maling atau apalah yang membahayakan kita.
berbeda kalau nggerebek di kampung.
wah kita sering diteriaki maling," pungkasnya.
(idl)
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 26 Juni 2013

Polisi Jadi Saksi Polisi di Kasus Narkoba








jember-polisi menjadi saksi untuk polisi di persidangan di pengadilan negeri (pn) jember, rabu (26/6/2013).
ini terjadi pada persidangan kasus pemakaian dan peredaran narkotika jenis sabu-sabu yang melibatkan dua anggota polres jember, m sumardiono dan yuniar prasetyo.
agenda sidang mendengarkan keterangan saksi.
saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum kejari jember adalah tiga anggota polri yang berdinas di polda jawa timur.
ketiga orang saksi itu, agus wahyudi, teguh dan kunto wijaya, merupakan polisi yang menangkap sumardiono dan yuniar.
persidangan kali ini juga mendengarkan keterangan ketiga orang itu untuk terdakwa samhari.
"karena saksinya sama, yang mulia.
maka kami minta persidangan tiga orang yakni m sumardiono, yuniar dan samhari dijadikan satu," ujar jaksa adik sri sumarsih kepada majelis hakim.
agus, teguh dan kunto, merupakan tim yang menangkap samhari, yuniar dan sumardiono, secara berurutan.
menurut keterangan agus wahyudi di dalam persidangan, pembongkaran kepemilikan sabu-sabu itu setelah tim dari polda jatim menangkap seorang pengedar sabu-sabu di probolinggo.
dari penangkapan itulah, tim polda mendapatkan nama samhari.
samhari ditangkap pada 19 februari 2013 di depan spbu tegalbesar jalan teuku umar kecamatan kaliwates.
"dia sempat melawan, bahkan bilang kalau dia orangnya polisi," ujar agus kepada hakim.
samhari tidak berkutik ketika mengetahui yang menangkap mereka tim dari polda jatim.
dari saku celana samhari, polisi mendapatkan sabu-sabu seberat 0,5 gram.
samhari mengaku memperoleh sabu-sabu itu dari yuniar.
yuniar merupakan anggota polres jember.
selang sehari kemudian, yuniar menyerahkan diri kepada tim.
tim tidak menemukan narkotika jenis apapun dari tangan yuniar.
sehari kemudian, tim menangkap yuyun juga dalam kasus kepemilikan sabu-sabu.
yuyun diserahkan kepada satuan reskoba polres jember.
yuyun mengaku mendapatkan sabu-sabu dari sumardiono, yang sehari-hari bertugas di satuan reskoba polres jember.
sumardiono ditangkap ketika menjaga istrinya yang sedang sakit di rs dkt jember pada  21 februari 2013.
dari mobil sumardiono, tim menyita satu poket sabu-sabu.
"setelah kami menangkap, kami menyerahkannya kepada penyidik di polda," tegas agus.
selain mendengarkan keterangan agus, persidangan juga mendengarkan keterangan teguh dan kunto.
tim polda itu menduga kalau orang-orang tersebut merupakan jaringan pengedar sabu-sabu antar kota.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 25 Juni 2013

Pria Ini Pilih Jualan Narkoba di Hotel Berbintang








surabaya - sejumlah hotel di provinsi lampung diduga dijadikan sebagai tempat peredaran narkoba.
hal ini menyusul pengakuan farid (43), tersangka pengedar narkoba yang ditangkap direktorat narkoba polda lampung, minggu (23/62013) sekitar pukul 08.
00.
"tersangka farid diamankan bersama temannya bernama adilla yulva (22) di rumah temannya tersebut dengan barang bukti 250 gram sabu-sabu dalam kamarnya," kata kasubdit iii direktorat reserse narkoba polda lampung akbp ahmad zulfikar, selasa (25/6/2013).
dia mengatakan, di dalam kamarnya tersebut ditemukan pula 500 butir pil ekstasi jenis love berwarna cokelat dan pink dengan nilai total mencapai rp500 juta.
    berdasarkan pengakuan farid, lanjut dia, narkoba tersebut dijual ke kalangan mahasiswa maupun pekerja dengan penjualan dilakukan di area hotel dan diskotek.
    sayang, hingga kini pihak kepolisian masih kesulitan untuk melakukan pengeledahan terhadap hotel besar.
    ada indikasi kerja sama dengan pihak hotel tersebut, sehingga peredaran narkoba di lampung bisa sampai ke wilayah kabupaten dengan harga hingga dua kali lipat harga normalnya.
    menurut pengakuan farid, dirinya melakukan penjualan langsung kepada pemakai tidak melalui telepon genggam seperti yang dilakukan umumnya oleh para pengedar narkoba lainnya.
    "penjualan dilakukan di sejumlah hotel berbintang di lampung," pungkasnya.
   
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 23 Juni 2013

20 Duta Anti Narkoba Berebut Juara




20 Duta Anti Narkoba Berebut Juara
20 Duta Anti Narkoba Berebut Juara





  surabaya - sebanyak 20 finalis duta anti narkoba berkompetisi pada grand final pemilihan duta anti narkoba surabaya yang digelar gerakan anti narkoba (granat) surabaya, minggu (23/6/2013), di atrium bg junction.
ke 20 gran finalis ini terdiri dari 10 putra dan 10 putri, mereka lolos ke grand final  setelah mengikuti seleksi ketat dengan 375 peserta lainnya.
ketua dpc granat surabaya arie s tyawati, mengatakan pemilihan duta anti narkoba ini merupakan angkatan ke tujuh.
"mereka ini sudah melalui seleksi yang sangat ketat, hingga ada 20 orang grand finalis duta anti narkoba," papar arie.
sebelumnya, dari 375 peserta diseleksi hingga 40 finalis, setelah  menjalani uji bakat  berupa presentasi dan wawancara, mereka di pilih 20 orang.
"20 finalis ini sudah menjadi duta anti narkoba.
namun tetap akan dipilih  tiga pasangan sebagai juaranya," jelas arie.
menurutnya, duta anti narkoba ini nantinya akan menjadi garda depan dalam kegiatan-kegiatan granat.
beberapa kegiatan nantinya antara lain, mengajak  pencegahan preventif  narkoba, dengan penyuluhan-penyuluhan pada sekolah dan universitas bahkan sampai ke pelosok- pelosok kelurahan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan di Juanda




Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan di Juanda
Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan di Juanda





surabaya - dengan mengenakan seragam tahanan dan wajah tertutup balaclava, sosok stella elizabeth oktavia, tetap terlihat.
perempuan yang hamil delapan bulan itu, tampil di kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba hasil penangkapan di bandara internasional juanda,  kamis (30/5/2013).
warga asal jakarta, yang bersuamikan warga negara nigeria, tampil bersama empat pelaku pengedar narkoba dan pengembangan jaringannya.
pemusanahan barang bukti tersebut dilakukan di areal lapangan lanudal juanda.
dalam pemusnahan itu, total terdiri atas  5.
170,12 gram sabu, 4 butir pil ekstasy dan 166 butir obat keras.
pemusnahan ini, lanjut dia, dari empat kasus yakni tersangka iwan hadi yang tertangkap di juanda 26 april 2013 degan sabu 627 gram.
nita ariani pembawa sabu seberat 333,4 gram dan 230 butir pil ekstasi, dwi prihantoro pengambil barang via kantor pos dari india dengan tas jinjing berisi 927,72 gram sabu serta stella pembawa travel bag dari malaysia ke surabaya berisi 3.
300 gram sabu.
iwan ibrahim kepala badan narkotika nasional (bnn) provinsi jawa timur, mengatakan narkoba yang dimusnahkan itu bernilai rp 6 miliar.
"yang kita musnahkan di sini ini barang bukti narkoba dari semua kasus dan pengembangannya di juanda," kata iwan.
barang bukti ini berasal dari empat kasus.
yaitu tersangka iwan hadi yang tertangkap di juanda 26 april 2013 degan sabu 627 gram.
nita ariani pembawa sabu seberat 333,4 gram dan 230 butir pil ekstasi, dwi prihantoro pengambil barang via kantor pos dari india dengan tas jinjing berisi 927,72 gram sabu serta stella sendiri, yang ketahuan pembawa travel bag dari malaysia ke surabaya berisi 3.
300 gram sabu.
iwan menambahkan, temuan kasus narkoba melalui bandara juanda dibandingkan tahun 2012 lalu dengan 2013 hingga mei, sudah terlihat mengalami kenaikan sebesar 100 persen.
"meski di tahun 2013 hanya ada di bulan mei, yang mencapai 8 kasus.
sementara sepanjang tahun 2012, hanya 4 kasus," jelas iwan.
iwan menambahkan, dengan adanya penangkapan yang dilakukan selama ini membuktikan pada pengguna jasa bandara juanda bahwa pengawasan peredaran narkoba di juanda diperketat.
selain itu, dalam acara pemusnahan sabu itu juga ada pemberian awards pada security aviation bandara juanda yang berhasil melakukan penangkapan pada pembawa sabu melalui bandara juanda.
security juanda yang menerima awards yakni agus susianto scp security team leader, sriaji scp security squad leader, ferrys eka scp security officer dan nur m.
syarif scp security officer.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 30 Mei 2013

Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 7 Miliar Dimusnahkan




Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 7 Miliar Dimusnahkan
Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 7 Miliar Dimusnahkan





surabaya - barang bukti narkoba berupa sabu-sabu seberat 5.
170,12 gram, 4 butir ekstasi dan 166 butir obat keras, dimusnahkan di lanudal juanda, kamis (30/5/2013).
barang bukti sabu-sabu tersebut diamankan dari empat tersangka dengan waktu penangkapan yang berbeda.
sabu-sabu seberat 627 gram diamankan dari ih yang dibekuk aparat di bandara juanda, jumat (26/4/2013).
selang sehari, na ditangkap karena membawa sabu seberat 333,4 gram dan 230 butir pil ekstasi, sabtu (27/4/2013).
kemudian dp, yang dibekuk saat mengambil paket tas jinjing berisi sabu seberat 927,72 gram, selasa (7/5/2013).
terakhir dari tangan so, yang membawa travel bag dari malaysia ke surabaya berisi 3.
300 gram sabu-sabu.
"total barang bukti yang kita musnahkan bernilai kurang lebih antara rp 6 hingga 7 miliar," kata iwan ibrahim, kepala bnn provinsi jawa timur, kamis (30/5/2013).
menurut iwan ibrahim, pemusnahan barang bukti kali ini memang sengaja dilakukan di lanudal juanda.
hal ini untuk menegaskan kepada publik, jika pihaknya tidak main-main untuk mencegah peredaran barang haram tersebut.
"ini merupakan pencegahan terhadap orang-orang yang bermaksud mengirim narkoba melalui bandara juanda.
kami saat ini sudah solid, baik dari angkasapura, bnn, polri, lanudal, maupun aparat di bandara juanda," tegas iwan ibrahim.
di samping itu menjadi pembuktian pada masyarakat jika penanganan narkoba tidak berdiri sendiri, terutama di area bandara internasional tersebut.
(mg-1)
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 23 Mei 2013

BNN Tangkap 4 Tersangka Jaringan Narkoba Di Malaysia








surabaya - tak hanya menangkap made yoga dan siswo, bnn pusat juga menangkap dua tersangka lain yang masuk jaringan ini.
bahkan, keempat tersangka ini terlibat dalam jaringan narkoba malaysia.
kepala bnn pusat, komjen pol anang iskandar menjelaskan, saat made yoga melaporkan hasil penjualan kepada siswo, saat itu dia ada di luar negeri, atau di malaysia.
karena itu, kemungkinan besar siswo terlibat jaringan narkoba di malaysia, karena pasokan narkoba berasal dari negeri jiran.
"kami masih menyelidiki jaringan narkoba di malaysia," tuturnya kepada wartawan usai deklarasi anti narkoba di ptc, kamis (23/5/2013).
dijelaskan, usai melaporkan hasil penjualan pada siswo, maka pada 17 mei lalu, made yoga menemui siswo untuk mengembalikan sisa sabu karena made mau ke balikpapan.
ketika menitipkan sisa sabu seberat 700 gram kepada siswo, made berpesan agar 100 gram sabu jangan dijual pada orang lain, karena sudah ada yang pesan.
"rencananya, made akan melakukan transaksi sepulangnya dari balikpapan," katanya.
dari 700 gram sisa sabu itu, siswo lalu menjual 200 gram kepada pembeli bernama rony kristanto (41), warga pekalongan.
mereka memilih bertransaksi di lapangan parkir rs darmo.
namun, petugas bnn sudah mengendus transaksi mereka, sehingga petugas dengan mudah mengamankan keduanya beserta barang bukti 200 gram sabu.
dari pemeriksaan pada siswo, petugas lalu menggeledah rumah siswo di daerah sidoarjo dan menemukan 500 gram sabu.
tak hanya barang bukti, petugas juga ikut mengamankan perempuan yang adalah istri siswo, bernama irine sulistiowati (38), warga ykp pandugo surabaya.
"dia kami tangkap karena diduga jadi pengatur keuangan hasil penjualan sabu yang dilakukan made," tambahnya.
setelah melakukan controlled delivery, petugas bisa menangkap made, yang saat itu baru kembali dari balikpapan dan ingin menemui siswo untuk mengambil 100 gram sabu yang telah dipesan sebelumnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 16 Mei 2013

Awas 251 Narkoba Baru




Awas 251 Narkoba Baru
Awas 251 Narkoba Baru





jakarta - direktur advokasi deputi bidang pencegahan badan narkotika nasional (bnn) brigjen pol victor pudjiadi mengatakan, pihaknya siap menangani dan mengantipasi masuknya 251 jenis narkoba baru tahun ini.
     "tiap tahun memang selalu keluar jenis baru.
menurut undang-undang, menteri kesehatan setiap saat dapat mengeluarkan daftar obat baru, jadi sudah diantisipasi," kata victor di jakarta, rabu (15/5/2013).
     victor menjelaskan, dari 251 jenis narkoba baru itu hanya berbeda nama saja, sedangkan golongan efek obatnya masih masuk dalam kategori narkotika yang sama, yaitu obat stimulan, depresan dan halusinogen.
     obat-obatan stimulan yang memberi efek segar, depresan yang memabukkan serta halusinogen yang memberi efek khayal sudah ada di dalam daftar bnn yang selanjutnya bisa ditindak jika ditemukan adanya penyalahgunaan.
     "obat yang baru pun akan mengacu ke dalam grup-grup tersebut, turunan mana, jadi sudah bisa dimasukkan ke dalam daftar untuk ditindak," katanya.
     direktur bina kesehatan jiwa kemenkes dr diah setia utami juga mengatakan sebanyak 251 jenis narkoba baru siap membanjiri indonesia tahun ini.
     kendati demikian, pemerintah dalam hal ini bnn dan kementerian kesehatan sudah berkoordinasi untuk membuat aturan penindakan terhadap obat-obatan golongan narkotika dan turunannya itu.
    
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 15 Mei 2013

Puskesmas Jagir - Puskesmas Manukan Layani Rehabilitasi Narkoba








surabaya - rehabilitasi narkoba tidak melulu harus di rumah sakit kusus rehab.
saat ini, bnn (badan narkotika nasional) sedang melakukan kampaye rehabilitasi bagi pecandu narkoba di beberapa rumah sakit umum dan puskesmas.
untuk di surabaya, ada dua rumah sakit yang bisa digunakan rehabilitasi.
yakni rusd dr soetomo dan rumah jiwa menur.
sedangkan puskesmas yang bisa melayani rehabilitasi pengguna narkoba adalah puskesmas jagir dan puskesmas manukan.
demikian disampaikan direktur penguatan lembaga rehablitasi instansi pemerintah bnn brigjend pol ida oetari saat menghadiri acara sosialisasi program ipwl (institusi penerima wajib lapor) di kantor bnn provinsi jawa timur, selasa (14/5/2013).
dalam program ipwl ini, di jawa timur dua rumah sakit dan dua puskesmas tersebut yang telah ditunjuk untuk melayani rehabilitasi pengguna narkoba.
dijamin, bakal mendapat perlindungan bagi pengguna yang benar-benar ingin sembuh dengan mengikuti program ipwl ini.
"program ipwl  ini merupakan kerjasama bnn dengan menteri kesehatan dan menteri sosial.
dengan ipwl, harapan kami pengguna narkoba dengan sukarela datang ke tempat ini untuk direhabilitasi," kata ida oetari.
tidak dipungkiri, untuk bisa menarik simpati pengguna narkoba supaya mau direhap memang sangat sulit.
  diakui olehnya, akan ada ketakutan-ketakutan bagi yang bersangkutan, terutama menyangkut masalah hukum.
"tapi, kami berjanji akan melindungi bagi siapapun yang datang ke ipwl untuk sembuh.
program ini memberikan kesempatan bagi pengguna atau pengedar untuk bertobat tanpa berurusan dengan hukum," imbuhnya.
disampaikannya, dalam program ini, pengguna yang ingin sembuh bisa langsung datang ke rumah sakit atau puskesmas yang telah ditunjuk.
di sana, pengguna akan menjalani pemeriksaan intens supaya bisa benar-benar sembuh dari ketergantungan narkoba.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 08 Mei 2013

Kejari Perak Musnahkan Narkoba dan Air Soft Gun




Kejari Perak Musnahkan Narkoba dan Air Soft Gun
Kejari Perak Musnahkan Narkoba dan Air Soft Gun





surabaya - mencegah penyalahgunaan barang bukti, kejari tanjung perak memusnahkan barang bukti yang telah disidangkan.
dari berbagai barang bukti yang dimusnahkan, barang bukti terbanyak adalah obat dan narkotika.
kepala kejari tanjung perak, bambang gunawan menjelaskan, pihaknya secara berkala memusnahkan barang bukti dari perkara yang telah disidangkan di pn surabaya.
"pemusnahan barang bukti ini dilakukan setiap enam bulan sekali," terangnya kepada wartawan di sela-sela pemusnahan barang bukti, rabu (8/5/2013).
dijelaskan, pemusnahan barang bukti ini berdasarkan kriteria perkara.
ada empat jenis perkara yang dimusnahkan, yakni yang melanggar ketertiban umum berupa uang palsu dengan nilai rp 115 juta, kemudian melanggar uu kesehatan berupa obat terlarang seperti obat keras dan jamu tradisional sebanyak 23 dus.
lalu untuk perkara pidana narkotika, diantaranya ganja sebanyak 14.
688, 69 gram dan sabu-sabu sebesar 717,072 gram.
"untuk uu hak cipta ada vcd bajakan dan porno sebanyak 2550 keping.
kami juga memusnahkan dua air soft gun, dimana perkaranya disidik polda jatim dan dilimpahkan di kejari tanjung perak," paparnya.
jika dilihat dari jumlah perkara yang telah disidangkan, maka total ada 589 perkara dimana barang buktinya dimusnahkan.
perkara-perkara itu berasal dari penyidikan di polda jatim, polrestabes surabaya dan poles tanjung perak.
"ini akan kami musnahkan secara berkala," urainya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 23 April 2013

Perempuan Ini Angkut 13 Kg Narkoba




Perempuan Ini Angkut 13 Kg Narkoba
Perempuan Ini Angkut 13 Kg Narkoba





san diego - seorang perempuan yang tinggal di meksiko dan bekerja di san diego, california, amerika serikat (as), terkejut ketika mengetahui ada 13 kg narkoba di dalam mobilnya.
dilansir nbc, selasa (23/4/2013), perempuan berusia 33 tahun yang tak disebutkan namanya ini mengendarai mobilnya, jumat (19/4/2013) pagi, dan menyeberangi perbatasan.
ia sedang berada di areal parkir ketika dua pria tak dikenal datang dan memindahkan sebuah bungkusan besar dari bawah mobilnya.
perempuan tersebut mengejutkan kedua pria yang langsung kabur dengan mobilnya.
ia kemudian menelpon polisi, yang kemudian menemukan 13 kg narkoba dan dipisah dalam enam bungkusan.
narkoba tersebut dibungkus dan ditempeli magnet agar bisa ditaruh di bawah kendaraan.
si pemilik mobil mengaku bukan dirinya yang menaruh narkoba tersebut.
petugas mengingatkan, warga yang sering menyeberang perbatasan agar mengecek mobilnya, mengingat kartel obat bius selalu mengincar mereka untuk "membawakan" barang haram yang hendak mereka kirim ke negara lain.
(nbc)
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 20 April 2013

Gerebek Transaksi Narkoba, Anggota Polres Bangkalan Dikeroyok




Gerebek Transaksi Narkoba, Anggota Polres Bangkalan Dikeroyok
Gerebek Transaksi Narkoba, Anggota Polres Bangkalan Dikeroyok





bangkalan - brigadir choirul anwar, anggota satnarkoba polres bangkalan menjadi korban pengeroyokan pelaku narkoba di kampung angsokah, desa sanggra agung, kecamatan socah, sabtu (20/4/2013).
pengeroyakan terhadap choirul diduga dilakukan oleh tiga orang di sebuah gubug yang terbuat dari bambu di tengah kebun jati.
gubug tersebut dibakar petugas.
sementara barang bukti seperti tikar, sejumlah alat musik, kabel beserta colokan listrik, dan bekas perangkat sabu berupa sedotan putih, kantong plastik putih berukuran kecil yang disimpan di dalam bungkus rokok diamankan petugas.
pengeroyokan tersebut berawal ketika satnarkoba polres bangkalan menerima informasi jika di tempat ini sering dijadikan ajang transaksi narkoba.
"atas dasar itulah, kami menindaklanjuti dengan melakukan proses penyelidikan," ungkap kapolres bangkalan akbp endar priantoro saat ditemui di lokasi kejadian.
saat kejadian, choirul masuk ke lokasi terlebih dahulu ketika anggota lainnya masih berada di luar.
di saat korban choirul tengah berkomunikasi dengan seorang pelaku, datang dua orang teman pelaku.
"ketika dua orang yang baru datang mengetahui choirul adalah polisi, saat itu juga terjadilah pengeroyokan.
pelakunya berjumlah tiga orang.
sementara senpi (senjata api) nya dibawa pelaku," jelas kapolres.
atas pengerotokan tersebut, lanjutnya, choirul mengalami luka di bagian kepala sepanjang 4 sentimeter, lengan dan kaki.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 09 April 2013

Dua Pimpinan Absen, DPRD Gresik Dinyatakan Zero Narkoba








gresik - sebanyak 13 anggota dprd gresik yang tidak tes urine dua diantaranya unsur pimpinan.
mereka adalah ketua dprd gresik zulfan hasim dan ahmad nur hamim.
mereka absen karena sakit dan tugas partai politik.
wakil ketua dprd susianto mengatakan, anggota dprd gresik yang bolos tidak karena takut tes urine, tapi karena sakit dan tugas parpol.
"jika anggota takut tes urine, pasti mereka tidak lolos menjadi calon legislatif (caleg), sebab sekarang ini proses pendaftaran caleg dan harus melampirkan keterangan dokter bebas narkoba," kata susianto usai memimpin sidang paripurna pansus laporan keterangan pertanggungjawaban (lkpj) bupati gresik, senin (8/4/2013).
hasil akhir tes urine 36 anggota dprd gresik dinyatakan negatif oleh bnnk gresik.
"hasil tes urine bahwa anggota dprd gresik dinyatakan negatif narkoba, sehingga kita berikan piagam 'zero narkoba," kata iptu kusyairi, kepala seksi pemberantasan bnnk gresik.
sesuai data di sekretariat dprd gresik, beberapa anggota dprd yang tidak mengikuti tes urine dan sidang paripurna pansus lkpj yaitu, dua dari unsur ketua dprd gresik, empat dari fppp, seorang dari fpdip serta enam lainnya izin sakit.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com