Halaman

Tampilkan postingan dengan label Angkot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Angkot. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Juli 2013

Subsidi Ongkos Angkot Sembako di Jatim Rp 35 Miliar




Subsidi Ongkos Angkot Sembako di Jatim Rp 35 Miliar
Subsidi Ongkos Angkot Sembako di Jatim Rp 35 Miliar





trenggalek - pemerintah provinsi (pemprov) jawa timur menggelontor anggaran sebesar rp35 miliar untuk mensubsidi angkutan sembako, guna menjaga stabilitas harga pascakenaikan harga bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi, menjelang puasa ramadhan serta lebaran idul fitri.
"biasanya yang mahal dan membuat harga-harga naik itu adalah ongkos angkut, dengan subsidi ini kita potong hal tersebut, sehingga antara harga di distributor/pabrik itu sampai di pasar sama," kata gubernur jawa timur soekarwo, saat berkunjung ke kabupaten trenggalek, minggu (30/6/2013) malam.
     dijelaskan soekarwo, subsidi ongkos angkut diberikan mulai 15 juni hingga 18 agustus 2013, dengan harapan kestabilan harga tetap terjaga sampai dengan h+10 lebaran.
upaya pemprov dalam pengendalian harga itu, dilakukan secara merata di 662 kecamatan se-jawa timur, dengan fokus subsidi ongkos angkut pada angkutan beras, minyak goreng, gula dan terigu.
"jadi di setiap kabupaten itu ada dua stok yang siap didistribusikan ke masing-masing kecamatan.
semoga upaya ini bisa meringankan dan benar-benar dirasakan manfatnya oleh masyarakat," ujarnya
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 09 Mei 2013

Ditangkap Setelah Turun dari Angkot








surabaya - pelarian pengedar sabu-sabu, m.
arifin (30) warga lakarsantri raya made, terhenti.
unit reskrim polsek asemrowo berhasil menangkap arifin, usai turun dari angkutan kota (angkot) di jalan raya lakarsantri.
kanitreskrim polsek asemrowo akp navan mengatakan, pihaknya telah mengincar tersangka selama dua tahun.
"tersangka telah menjadi pengedar sabu-sabu selama dua tahun, dan kami terus mencarinya," kata navan.
setelah mendapat informasi jika tersangka berada di lakarsantri, selama satu minggu anggota polsek asemrowo terus membuntuti tersangka.
polisi akhirnya memancing tersangka dengan melakukan undercover buy, dan memancing tersangka agar mau melakukan transaksi.
akhirnya tersangka terpancing, dan datang di tempat yang disepakati, sehingga ketika mengetahui tersangka turun dari angkot, tersangka langsung ditangkap.
"tersangka ini sering berpindah-pindah tempat, ketika kami lihat tersangka, langsung kami tangkap," kata navan yang memimpin langsung penangkapan tersangka.
hasilnya dari tersangka, polisi  menemukan satu poket sabu pada saku celana tersangka.
setelah itu, polisi menggeledah rumah tersangka, dan menyita sabu-sabu seberat dua gram, dan uang senilai rp 2,5 juta, timbangan elektrik, dan bukti transfer.
berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membeli sabu-sabu, seharga rp 1,4 juta untuk setiap gramnya.
setelah itu tersangka membaginya menjadi 10 poket, dan satu poket dijual kembali rp 200 ribu hingga rp 300 ribu.
  untuk setiap poketnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com