Halaman

Tampilkan postingan dengan label Bang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bang. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Januari 2014

Banjir Bandang Situbondo, Bikin Warga Resah dan Tidak Bisa Tidur




Banjir Bandang Situbondo, Bikin Warga Resah dan Tidak Bisa Tidur
Banjir Bandang Situbondo, Bikin Warga Resah dan Tidak Bisa Tidur






surya online,situbondo - hujan yang terus mengguyur situbondo, jawa timur, semalaman membuat sejumlah kawasan di situbondo tergenang banjir, jumat (31/1/2014).
bahkan tidak sedikit warga yang tidak bisa beristirahat  lantaran air menggenangi rumahnya.
pasalnya, air bah yang berasal dari luapan aliran sungai itu menggenangi rumahnya hingga  mencapai ketinggian  satu meter hingga dua meter.
salah seorang warga menuturkan, hujan deras berlangsungisejak pukul 17.
00 hingga 20.
00 wib.
derasnya air hujan membuat aliran sungai meluap dan menggenangi ruman warga.
"saya kaget saat melihat air masuk ke dalam rumah," terang darwoto desa klatakan,kepada surya.
mengetahui air mulai menggenangi dalam rumahnya, darwoto bergegas membangunkan istrinya untuk mengevakuasi perabotan rumahnya ke tempat yang aman.
"saya semalaman tidak tidur, karena khawatir rumahnya jebol diterjang banjir," katanya.
diberitakan sebelumnya,akibat diguyur hujan lebat, ratusan rumah di enam kecamatan di kabupaten situbondo, diterjang banjir bandang, kamis (30/01/2014) malam.
banjir bandang  yang menggenangi rumah warga  itu, ketinggian air rata rata mencapai setengah meter hingga satu meter.
enam kecamatan yang menjadi sasaranbanjir bandang yakni, kevamatan kendit, bungatan, mlandingan, banyuglugur, besuki dan kecamatan panarukan.
selain banjir bandang, rumah warga di kawasan pesisir, kecamatan besuki diterjang gelombang banjir rob.
akibat hempasan gelombang laut, banyak rumah yang rusak berat.



terkait    #puting beliung, situbondo

baca juga



6 kecamatan di situbondo diterjang banjir bandang


belasan rumah di dua kecamatan diterjang puting beliung





penulis: izi hartono

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 06 Agustus 2013

Satu Lagi, Anggota Komplotan Bang Jek Berhasil Ditangkap




Satu Lagi, Anggota Komplotan Bang Jek Berhasil Ditangkap
Satu Lagi, Anggota Komplotan Bang Jek Berhasil Ditangkap






surya online, sidoarjo - satu persatu anak buah ahmad foris akbar alias bang jek (20), dalam serangkaiaan kasus perampasan motor diungkap petugas polres sidoarjo.
bang jek sendiri telah ditembak mati anggota satreskrim polres sidoarjoadalah ahmad alif (21) warga pucuk, lamongan yang bertindak sebagai wakil bang jek, ditembak kaki kanannya saat digerebek di daerah bungurasih.
kasat reskrim akp rony setyadi yang memimpin penangkapan, minggu (4/8/2013) sekitar pukul 02.
30 wib harus berkejaran dengan tersangka.
saat digerebek di rumah kos yang dihuni tersangka, ia berusaha lari.
polisi yang tidak ingin buruannya kabur langsung mengarahkan moncong revolver ke kaki tersangka.
"ini untuk mencegah tersangka lari lebih jauh lagi dan dia sudah kami beri peringatan tapi tetap melarikan diri," tutur akp rony, selasa (6/8/2013).
munculnya nama ahmad alif, setelah penyidik memeriksa empat tersangka yang ditangkap bersamaan dengan tertembaknya bang jek warga sawocangkring, kecamatan wonoayu di jl dungus.
alif bersama bang jek telah 6 kali melakukan perampasan motor di wilayah sidoarjo.
aksi yang dilakukan alif bersama bang jek tidak hanya sekadar merampas motor saja.
tetapi kepala korban selalu dipukul dengan potongan besi (kubut).
tetapi untuk tersangka alif selalu membawa senjata pamungkas yakni roti kalung yang dikenakan di tangan kanan.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 13 Juni 2013

33 Rumah Warga Lenyap Terseret Banjir Bandang








barabai - banjir bandang yang melanda kecamatan hantakan, kabupaten hulu sungai tengah (hst), kalimantan selatan, menyebabkan 33 rumah warga desa alat dan alat seberang lenyap terbawa arus banjir, rabu (12/6/2013) malam.
petugas lapangan kantor kesbangpol dan penanggulangan bencana kabupaten hst taberi lipani mengatakan, banjir juga menyebabkan 27 rumah warga yang terletak di tepian sungai rusak berat.
"total rumah rusak dan yang hanyut mencapai 60 buah, termasuk di dalamnya rumah dinas babinsa, masjid dan tk al quran," katanya.
     tidak ada korban jiwa, karena waga sempat melarikan diri, begitu ada peringatan bakal terjadi banjir bandang di daerah tersebut.
     menurut beberapa warga, tanda-tanda bakal terjadi banjir bandang sudah ada sejak sekitar pukul 20.
00 wita, dan tidak begitu lama ada peringatan bakal terjadi banjir besar.
"begitu ada peringatan dari satgas bencana, warga langsung lari ke luar rumah menyelamatkan diri, bahkan beberapa warga mengaku hanya memakai pakaian dalam saat peristiwa terjadi," kata samrani warga alat.
     menurut dia, karena cukup mendadak, warga tidak sempat menyelamatkan harta benda, begitu juga dengan hewan ternak, semua dihantam banjir.
     banjir juga menyebabkan dua jembatan yang menghubungkan dua desa tersebut putus dan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com