Halaman

Tampilkan postingan dengan label Kades. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kades. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Juni 2013

Oknum LSM Peras Kades Ditangkap








sumenep - diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah kepala desa (kades) di pamekasan dan sumenep, abuhari (35), warga desa grujugan, kecamatan larangan, pamekasan, ditangkap aparat polres, di areal spbu lamperreng, kecamatan pragaan, sumenep, kamis (27/6/2013).
  tersangka yang mengaku dari lsm bongkar, pamekasan, ditangkap aparat beberapa saat setelah memeras kades karduluk, zainul ikhsan, di spbu lamperreng, kecamatan pragaan, sumenep.
  dari tangan tersangka, aparat menyita uang sebesar rp 5 juta.
"sekarang tersangka masih dalam pemeriksaan.
dari pengakuan sementara, ia sudah berulangkali memeras beberapa kepala desa di wilayah sumenep dengan alasan sebagai uang tutup mulut," kata kapolres sumenep, akbp mardjoko, melalui kabag ops polres sumenep, kompol edy purwanto.
menurut informasi, beberapa bulan lalu, tersangka pernah memeras kades zainul ikhsan sebesar rp 40 juta dengan tuduhan melakukan serangkaian korupsi dan hendak dilaporkan ke aparat hukum.
  beberapa hari lalu, tersangka mendatangi korban dan minta uang rp 30 juta sebagai uang konpensasi menutup kasus beras miskin, di desanya.
karena uang yang diminta terlalu tinggi dan korban tidak punya uang, akhirnya disepakati korban akan membayar rp 15 juta.
  selanjutnya zainul ikhsan, yang menjabat ketua asosiasi kepala desa (akd) pragaan, memberitahu petugas, jika dirinya dan beberapa kades lain menjadi korban pemerasan tersangka.
  setelah ditentukan hari dan waktunya, korban menghubungi aparat kepolisian untuk menangkap tersangka.
begitu korban menyerahkan uang panjar rp 5 juta dari rp 15 juta yang dijanjikan, saat itu tersangka ditangkap aparat.
  sementara kades rombasan, kecamatan pragaan, sumenep, mukhlis ikhsan, mengaku, dua minggu lalu didatangi tersangka menanyakan siapa ketua akd di pragaan.
kata tersangka, ada yang ingin diselesaikan menyangkut kades se-kecamatan pragaan.
  "rupanya tersangka menanyakan ketua akd hendak memeras.
kami bersyukur tersangka ditangkap, karena tindakannya selama ini meresahkan kades," kata mukhlis.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 11 Juni 2013

Kades Banjarejo Didemo




Kades Banjarejo Didemo
Kades Banjarejo Didemo





lamongan - ?warga desa banjarrejo, kecamatan karangbinangun menggelar aksi demo menuntut keterbukaan kepala desa (kades) dalam penggunaan dana pembangunan desa di balai desa, senin (10/6/2013).
aksi yang semula damai sedikit berubah kacau lantaran kedatangannya ke balai desa tidak ditemui kades karmono dan hanya ditemui perangkat yang dianggap tidak bisa menyelesaikan persoalan dan tuntutan warga.
 "mana karmono, keluar.
kita menuntut kejelesan dan transparansi pembangunan desa yang selama ini tidak pernah terbuka," tegas rasmi, salah satu pendemo.
warga menuding kades melakukan dugaan korupsi atas sejumlah proyek.
"dalam proses pembangunan kepala desa melaksanakan pembangunan dan digarap beserta keluarganya tanpa melibatkan bpd seperti pembangunan kantor desa dan plengsengan yang nilainya rp 300 juta, " ujarnya.
kemarahan warga tak terbendung dan ada yang merusak dan memecahkan pot bunga, membanting kursi.
puncaknya, massa pendemo mengusir paksa perangkat desa yang menemuinya.
"jika tidak juga ada keterbukaan, kita akan laporkan kasus dugaan  korupsinya.
melalui jalur hukum yang ada," tandas sukanan, perwakilan massa.
?saat berlangsung aksi, tidak ada satupun petugas kepolisian yang datang ke balai desa, dan massa balik kanan setelah menuangkan tulisan balai desa disegel.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 05 Juni 2013

Hanura Usulkan Mobil Dinas untuk Kades di Sidoarjo








sidoarjo -  fraksi hanura/gerindra dprd sidoarjo dalam pemandangan umum (pu)  fraksi atas pertanggungjawaban apbd 2012 mengusulkan mobil dinas (mobdin) untuk kepala desa (kades) atau lurah.
usulan fraksi pimpinan i wayan dendra itu karena kinerja kades atau lurah cukup tinggi.
bahkan kades/lurah adalah ujung tombak pemerintahan yang paling bawah, tapi selama ini terkesan dipandang sebelah mata.
"sudah selayaknya pemkab mengalokasikan anggaran mobil untuk kades/lurah.
tugas kades/lurah kan mobile baik siang atau malam untuk memantau kegiatan warganya," tutur ketua fraksi hanura/gerindra, i wayan dendra, selasa (4/6/2013).
wayan yang juga ketua dpc partai hanura menegaskan, semua pejabat di negeri ini mendapat jatah mobil dinas.
di lingkup kabupaten saja, mulai bupati, wakil bupati, sekkab, kepala dinas, kabag sampai camat mendapat jatah mobdin.
tetapi kades/lurah selama ini tidak mendapat jatah yang sama.
"memang sih kades/lurah banyak yang punya mobil.
tapi sebagai pemegang tampuk pemerintahan di desa juga harus mendapat perlakuan yang sama," tandasnya.
mobil apa yang pas untuk kades/lurah? "ya bisa mobil niaga.
besarannya antara rp 100 juta - rp 150 juta.
kan semua itu untuk menunjang pelayanan masyarakat.
jika usulan itu disetujui , anggarannya bisa diusulkan pada 2014 nanti," terangnya.
dijelaskannya, fraksi hanura/gerindra melihat apbd sidoarjo sangat besar dan mencapai rp 2,6 triliun.
dana yang ada itu juga untuk pengentasan kemiskinan, pendidikan dan pembangunan sidoarjo.
"pengadaan mobdin untuk kades/lurah tidak mengganggu pos anggaran yang sudah ada," papar wayan dendra.
jumlah desa/kelurahan yang ada di sidoarjo mencapai 353.
jika mobdin itu dibudget seharga rp 100 juta -  rp 150 juta dana yang disediakan antara rp 35 miliar hingga rp 55 miliar.
"tapi kalau membeli dengan jumlah banyak, harganya bisa ditekan dan sekarang banyak mobil niaga yang harganya di bawah rp 100 juta," jelasnya.
tidak itu saja, hanura/gerindra juga mengusulkan motor kepada sekretaris desa (sekdes) di seluruh sidoarjo.
pasalnya, sekdes adalah orang kedua di desa dan mobilitasnya tinggi.
motor dinas yang ada itu bisa dilakukan secara estafet jika sewaktu-waktu dipindahtugaskan.
hal senada diungkap didik budi santoso dari fraksi hanura/gerindra.
bahwasannya, teknis pembelian mobdin kades dan lurah disesuaikan dengan aturan yang ada.
anggaran bisa dimasukkan dalam apbdes yang dikelola oleh desa.
jika memungkinkan bisa disediakan oleh dinas terkait untuk pengadaan mobdin.
sementara itu, kabag pemerintahan dan administrasi desa pemkab sidoarjo, asrofi mengaku baru tahu jika ada usulan agar kades dan lurah diberi mobdin.
"kami belum tahu ada usulan seperti itu," terangnya.
dijelaskannya, pengadaan mobdin kades atau lurah diperbolehkan asal ada rencana kerja (renja) dan pengadaan itu bisa masuk dalam pengadaan yang dihibahkan ke desa.
tentunya, usulan itu harus mendapat persetujuan dari legislatif dan eksekutif.
pasalnya, untuk anggaran pengadaan barang dan jasa harus disesuaikan dengan kekuatan anggaran daerah.
"aturannya diperbolehkan.
masalahnya, apakah usulan itu disetujui atau tida," paparnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 22 Mei 2013

Pilih Nyaleg, Kades Ingin Lebih








madiun - banyak alasan yang dilontarkan para kades, yang rela mundur dari jabatannya untuk bisa maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
salah satunya, karena mereka ingin memiliki peran yang lebih.
selain itu, kebanyakan karena masa jabatan sebagai kades yang sudah kurang dari satu tahun.
atik prihartatik.
kades ngale kecamatan pilangkenceng ini maju sebagai caleg pdip di dapil ii nomer urut tiga.
di dapil tersebut, atik bakal bertarung melawan ketua dprd kabupaten madiun ristu nugroho yang juga dari pdip dengan nomor urut satu.
"jabatan saya sebagai kepala desa tinggal enam bulan, karena itu saya memilih untuk maju sebagai caleg," katanya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 20 Mei 2013

225 Kades Dilantik Bersamaan








malang - bupati malang, rendra kresna akan melantik 225 kades di pendopo kabupaten, pada 29 mei mendatang.
pelantikan  bersama itu dilakukan, karena masa bakti para incumbent akan berakhir pada 31 mei nanti.
mereka yang dilantik, adalah hasil pilkades yang digelar serentak 6 april 2013 lalu.
dwi ilham, kabag pemerintahan desa (pemdes) mengatakan, semula pilkades serentak diikuti 675 orang.
sebanyak 140 peserta adalah pejabat incumbent 21 persen.
namun tidak semua incumbent menang, ada yang dikalahkan guru pns, serta sekdes pns.
  "ada juga istri incumbent yang maju, karena suaminya sudah dua kali menjabat," ujar dwi ilham.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 24 April 2013

Kades Terlapor Soal Prona Diperiksa Polisi




Kades Terlapor Soal Prona Diperiksa Polisi
Kades Terlapor Soal Prona Diperiksa Polisi





lamongan - kepala desa banyubang kecamatan solokuro, sholahudin yang dilaporkan enam warganya terkait program prona, akhirnya dimintai keterangan petugas reskrim unit ii, rabu (24/4/2013).
laporannya itu juga terkait adanya dugaan pungutan liar (pungli) di luar biaya dari pemerintah.
laporan ini bahkan memicu ratusan warga pro-kepala desa datang ke mapolres lamongan, senin (22/4/2013) didampingi pengacaranya umar sekhan sebagai luapan kegembiraan dan dukungannya karen sholahudin mampu menyelesaikan sekitar 300 sertifikar lewat program prona.
terlapor sejak pagi mulai dimintai keterangan brigadir rudy di ruang unit ii.
sejauh ini belum diketahui apa saja pertanyaan yang diajukan penyidik terhadap terlapor.
terlepas adanya pro kontra di tengah - tengah masyarakat, menurut kasat reskrim akp hasran, pihaknya berkewajiban untuk menanggapi setiap laporan dari masyarakat yang masuk ke polres.
"permintaan keterangan terhadap saudara sholahudin ini sifatnya baru sebatas klarifikasi dan penyelidikan.
tidak alasan bagi kami menolak laparan masyarakat," kata hasran kepada surya online, rabu siang.
sementara itu, umar sekhan, pengacara terlapor saat dikonfirmasi surya menyatakan, kliennya baru sebats dimintai keterangan atas laporan enam warga peserta prona.
umar sekhan memastikan jika kliennya tidak pernah melakukan tindak pidana menggelapkan atau menipu dalam program prona seperti dalam laporan enam warga tersebut.
prosedur pengurusan prona hingga selesainya sertifikat milik 209 dengan jumlah 300 bidang  itu dilakukan sesuai prosedur.
kalau ada tambahan biaya sesuai kesepakatan, itu untuk pengurusan akte, baik akte jual beli, akte waris atau akte hibah dan pengurusan balik nama, balik nama pajak serta administrasi lain panitia  ditingat desa.
"tapi para pelapor ini lupa, kalau mereka pernah membuat surat  pernyataan tidak keberatan dan sanggup memenuhi biaya dan ketentuan diluar biaya sertifikat, pengukuran dan  panitia a "ungkap umar sekhan.
tidak hanya enam warga, tapi semua pemohon prona juga menuangkan pernyataan yang sama dengan beberapa poin yang ditandatangani diatas meterai rp 6000.
itu artinya bukan pungutan liar tapi ada kesepakatan bersama tanpa tekanan dan penipuan.
jika kliennya tidak terbukti bersalah, umar sekhan merencanakan akan lapor balik dengan tuduhan pencemaran nama baik.
dari 209 pemohon hanya ada 6 orang yang tidak setuju karena ada provokasi saja.
sementara itu irfan choirie menanggapi rencana kubu kepala desa yang hendak melapor balik menandaskan, pihaknya siap saja menghadapi.
dalam waktu dekat irfan memastikan akan menambah beberapa bukti baru lagi.
"kalaupun mau lapor balik, silakan, tentu masih harus menunggu keputusan pengadilan.
dan disanalah akan ketahuan siapa - siapa yang salah," tandasnya
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 09 April 2013

Warga Pertanyakan Proses Hukum Kades Bayeman




Warga Pertanyakan Proses Hukum Kades Bayeman
Warga Pertanyakan Proses Hukum Kades Bayeman





situbondo - tak puas mengadukan ke pemkab situbondo, puluhan warga desa bayeman, kecamatan arjasa, ngeluruk ke mapolres situbondo, selasa (9/4/2013).
  kedatangan warga kali ini, untuk mempertanyakan proses hukum laporan terhadap kepala desanya.
puluhan warga yang datang dengan menggunakan 4 unit mobil itu,  mereka ditemui oleh kanit piter, aiptu h nanang, di ruang tunggu  tamu mapolres.
kuasa hukum wely pribadi, supriyono mengatakan, kedatangan  warga ini hanya untuk mengingatkan agar proses hukum terlapor itu ditangani secara serius sesuai peraturan perundang udangan yang berlaku.
"tidak ada pernyataan pasal yang jeratkan itu tidak bisa diapa apakan," terang supriyono usai mendampingi puluhan warga desa bayeman, kemarin.
menurutnya, dirinya mengucapkan terimah kasih atas apresiasi penyidik yang telah mengambil langkah langkah untuk memproses laporan kliennya tersebut.
"saya angkat topi, sebab penyidik sudah menangani perkara yang dilaporkan itu," kata pria asal desa kilenari, kecamatan panarukan ini.
salah seorang warga jumak mengatakan sebenarnya masyarakat sudah resah dengan pebuatan kepala desanya yang telah membawa kabur istri warganya itu sudah dilaporkan secara hukum.
"warga kecewa kalau tidak dipanggil dan kalau perlu ditahan," kata jumak.
dikonfirmasi surya online, kasubag humas polres situbondo, akp wahyudi mengatakan pihaknya sudah melakukan proses penyelidikan, diantarannya pemanggilan beberapa orang saksi.
bahkan kasus ini masih akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan pasal apa yang akan dijeratnya terhadap pelapor.
"kita terus upayakan, karena kasus ini menjadi atensi pimpinan," kata akp wahyudi.
sebelumnya, puluhan warga desa bayeman, kecamatan arjasa ini, mendatangi kantor dprd.
mereka menyerahkan surat hasil musyawarah pengurus badan perwakilan desa yang meminta pencopotan yahya wahyudi (35) sebagai kepala desa.
diberitakan sebelumnya,seorang kepala desa di kecamatan arjasa, lari tunggang langgang setelah terjatuh dari motornya saat dikejar warganya, selasa (2/4/2013) dini hari.
oknum kades bayeman bernama yahya wahyudi, melarikan diri dan terjatuh saat kepergok membawa istri orang di jalan desa jatisari, kecamatan arjasa.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com