Halaman

Tampilkan postingan dengan label Pernah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Juni 2013

Mourinho: Saya Tak Pernah Dipecat Chelsea




Mourinho: Saya Tak Pernah Dipecat Chelsea
Mourinho: Saya Tak Pernah Dipecat Chelsea





london - pelatih chelsea, jose mourinho, kembali memberi julukan untuk dirinya sendiri.
jika dulu ia menyebut dirinya sebagai the special one, kini merasa sebagai the happy one.
chelsea secara resmi mengenalkan jose mourinho sebagai pelatih baru dalam konferensi pers di stamford bridge, senin (10/6/2013) pukul 12.
30 waktu setempat.
dalam konferensi pers tersebut, mourinho yang mengenakan kemeja biru dan jas hitam ini sempat mengklarifikasi hubungannya dengan pemilik klub roman abramovich.
menurutnya, tak ada perselisihan antara keduanya.
perihal kepergian mourinho dari chelsea tahun 2007, menurut mourinho, bukan karena tak harmonis dengan abramovich.
"tak benar bahwa saya bertengkar dengan abramovich dan tak akur.
saat itu kami berpikir bahwa itu langkah terbaik untuk klub.
sedih rasanya, tapi saya tak menyesalinya," kata mourinho.
sosok berjuluk the special one ini enggan berbicara lebih jauh mengenai hubungannya dengan taipan asal rusia tersebut.
namun, ia menegaskan bahwa semua pihak di klub memiliki misi yang sama.
"hubungan dengan abramovich dan direksi klub merupakan privasi, dan menurut saya itu penting.
yang jelas kami menginginkan hal yang sama dan menuju ke jalur yang searah.
ini merupakan momen pendewasaan untuk masa depan," jelas mourinho.
ketika ditanya apakah ia masih menjadi sosok the special one, mourinho menyatakan bahwa ia kini adalah "the happy one".
"saya adalah orang yang berbahagia (the happy one).
waktu berlalu dengan cepat, rasanya baru beberapa hari lalu saya menginjakkan kaki pertama kali di chelsea.
sejak itu banyak hal yang terjadi dalam karier saya," jelas mourinho.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 07 Juni 2013

Polisi Gadungan Itu Pernah Ditangkap di Jember Dalam Kasus Serupa




Polisi Gadungan Itu Pernah Ditangkap di Jember Dalam Kasus Serupa
Polisi Gadungan Itu Pernah Ditangkap di Jember Dalam Kasus Serupa





surabaya - yuda eka pranata (21), tersangka kasus penggelapan dengan modus menyaru sebagai polisi yang tinggal di pagesangan ii surabaya ternyata juga pernah ditangkap di jember dalam kasus serupa.
"tersangka ini juga pernah ditangkap di jember.
kasusnya juga menjadi polisi gadungan untuk memerdayai seorang perempuan di sana," ujar kanit reskrim polsek wonocolo akp nur suhud, jumat (7/6/2013).
dalam aksinya di jember, pelaku membeli seperangkat seragam polisi serta pangkat bripka.
dengan berseragam dinas  lengkap dan mengaku bripda, ia berhasil memerdayai seorang gadis di sana.
"seragam yang dulu itu saya beli di wonokromo.
tapi, pas ditangkap di jember, semua seragam dan atributnya disita oleh polisi di sana," aku yuda di sela menjalani pemeriksaan di polsek wonocolo.
saking terobsesinya menjadi polisi, iapun tidak kapok.
sekembali ke surabaya, dia kembali mengaku sebagai anggota polisi di beberapa kesempatan.
ia kembali memodali aksinya dengan membeli pakaian safari plus pin intelejen untuk mengaku sebagai anggota intelejen polda jatim.
akibat ulahnya yang selalu mengaku sebagai polisi, ia kembali harus mendekam di dalam penjara setelah menggelapkan motor milik febri ersa difendra (23), pegawai rumah makan asal samarinda yang tinggal di pradah kali kendal, surabaya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Inneke Pernah Benci Lihat Perempuan Berhijab




Inneke Pernah Benci Lihat Perempuan Berhijab
Inneke Pernah Benci Lihat Perempuan Berhijab





laporan wartawan wartakotalive.
com
, heribertus irwan wahyu kintoko jakarta - sejak tahun 2000, mantan bintang film panas inneke koesherawati (37) memutuskan untuk mengenakan hijab.
artinya, sudah 13 tahun inneke mengenakan busana serba tertutup.
toh, ia merasa hidupnya semakin tenang sejak memakai hijab.
"setelah berhijab saya temukan ketenangan yang luar biasa," kata inneke ketika dijumpai di jakarta convention center, senayan, tanah abang, jakarta pusat, kamis (30/5/2013).
tak disangka, sebelum mengenakan kerudung tertutup, dia benci melihat perempuan muslim yang berhijab.
"kayaknya kok numpuk-numpuk, dan saya merasa nggak betah berhijab," ujarnya.
perempuan kelahiran jakarta, 13 desember 1975 ini pun mencoba berhijab.
dugaan inneke sebelumnya meleset.
"pas dicoba ternyata nyaman, dan membuat hati ini menjadi tenang," cerita inneke.
inneke tak merasa gerah atau ketidaknyamanan lain setiap memakai kerudung.
"pokoknya tidak seperti yang dibayangkan," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 25 April 2013

Pencuri Mobil Rental Dibekuk Berkat Sopir yang Pernah Diperdaya Kenali Wajahnya








lamongan - siapa sangka pemuda tampan, arera luthfi rahardian (30) lulusan s2 sebuah perguruan tinggi ternama di semarang ini menjadi pecuri sejumlah kendaraan roda empat yang disewanya dari rental.
naasnya pelaku dikenali oleh sopir  rental yang pernah menjadi korban pelaku asal kampung melayu barat nomor  27 rt 12/ rw06 kelurahan bukit duri tebet kodya jakarta selatan saat dalam perjalanan menumpang bus pahala kencana.
"saya tahu dia ketika sedang naik bus yang saya sopiri dari terminal cicahem bandung,"aku sugeng priyadi (46) saat di polres kepada surya.
co.
id, kamis (25/4/2013).
kasus yang dialami korban sugeng, bermula saat ia masih menjadi sopir rental mobil b trans 88 di bandung.
pada sabtu 11 maret 2013 datang pelaku yang mengaku bernama yoga dan bermaksud mencarter kendaraan toyota innova berikut sopirnya dengan tujuan solo.
"pihak perusahaan tidak meminta identitas karena menyewa plus sopir, saya sendiri ,"ungkap sugeng.
dalam perjalanan, sugeng tidak mempunyai firasat jelek apa pun terhadap pelaku, apalagi pelaku berpenampilan parlente, cukup ganteng, dan sopan.
ketika sampai di jogjakarta korban diajak menginap di sebuah hotel.
namun, ketika pagi sugeng bangun, pelaku yang semula sekamar sudah tidak ada.
"saya kaget lagi ternyata kunci kontak kendaraan yang ada di meja kamar juga tidak ada," ungkapnya.
saksi korban berusaha menanyakan kepada karyawan hotel tapi tidak satu pun mengetahui kemana pelaku kabur membawa mobil itu.
sugeng kemudian melapor ke polres jogjakarta dan berlanjut ke perusahaan tempatnya bekerja.
sugeng akhirnya harus menerima kenyataan lepas dari tempatnya bekerja dan beralih ke po pahala kencana trayek bandung - surabaya.
di luar dugaan, saat korban sugeng hendak mengangkut penumpang dari terminal cicahem, ia melihat wajah  satu di antara para penumpangnya adalah orang yang pernah membawa kabur toyota innova saat ia menjadi sopir di rental b tran 88.
"dari kaca spion tengah saya terus amati.
dan saya yakini dia adalah pelakunya,"ungkap sugeng.
rencananya sugeng hendak mengamankan  pelaku jika sampai tujuan surabaya melalui bantuan polisi yang akan dihubunginya.
tapi, ketika perjalanan sampai  di lamongan, rabu (24/4/2013) petang, bus yang dikemudikannya rusak mesin.
tak ingin kehilangan  jejak tersangka pada momen  itu,  akhirnya melalui bantuan dua anggota polres yang dihubungi sugeng di pos polisi, pelaku berhasil diamankan.
sempat bersihtegang, pelaku mengelak, namun ia tetap digiring ke polres dan ketika didesak sejumlah penyidik unit 1 reskrim pelaku mengakui semua perbuatannya.
untuk sementara arera mengaku baru dua mobil rental yang dibawa kabur dengan modus yang sama.
pertama mobil honda crv milik salah satu rental di jogjakarta.
kamis siang tadi tiga anggota polres jogjakarta menjemput pelaku di polres lamongan.
terungkap bahwa pelaku mempunyai jaringan dengan para pelaku pencurian mobil rental lainnya.
"saya kebagian jatah rp 25 juta untuk crv dan rp 15 juta mobil toyota innova,"aku arera luthfi rahardian.
selaian itu dalam tas pelaku ditemukan beberapa ktp dengan alamat berbeda.
kasat reskrim akp hasran meyakini pelaku merupakan sindikat pencurian kendaraan dengan modus meminjam ke rental berikut sopir dan membawa kabur ketika sang sopir diajak menginap dan dikerjai dengan minuman keras atau bius.
"pelaku punya banyak ktp dengan alamat yang berbeda-beda,"kata hasran.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com