Halaman

Selasa, 01 Juli 2014

Pakar Sebut Sulit Hentikan Elektabilitas Prabowo









surya online, surabaya - kubu pasangan jokowi-jk dinilai sulit membendung tren terus naiknya elektabilitas pasangan prabowo-hatta dalam beberapa minggu terakhir.
demikian ditegaskan bambang dwi prasetyo, pengajar komunikasi politik dan marketing politik di jurusan komunikasi fisip universitas brawijaya, malang, senin (30/6/2014).
menurut bambang, naiknya elektabilitas prabowo karena upaya pemenangan yang dilakukan oleh pasangan nomor urut 1 dan semua tim suksesnya sudah sangat sistematis.
mulai dari penguasaan media, tim sukses pintar dalam memanage berbagai isu, hingga intensifnya mereka bersentuhan dan menyapa langsung masyarakat.
"dengan kondisi seperti itu, untuk dapat menghentikan laju terus naiknya elektabilitas prabowo-hatta, hanya ancaman penggunaan politik uang (money politics) yang berpotensi dapat menghentikannya," tegasnya.
berdasar survei indo barometer pada 16-22 juni, selisih suara prabowo-hatta dengan pasangan yang diunggulkan jokowi-jk hanya terpaut 3,4 persen.
dari hasil survei ini, elektabilitas prabowo-hatta 42,6 persen dan jokowi-jk 46 persen, serta 11,3 persen menyatakan rahasia atau belum memutuskan.
ini berarti suara prabowo-hatta naik sebanyak 6,1 persen.
sementara jokowi-jk turun 3,9 persen.
survei sebelumnya, pada 28 mei-4 juni 2014, perolehan suara prabowo-hatta 35,5 persen, sedang jokowi-jk 49,9 persen atau masih selisih 13,5 persen.
kata bambang, meski sulit direm, naiknya suara prabowo-hatta tersebut bisa terancam jika terjadi serangan fajar alias politik uang terhadap pemilih.
"bahkan potensi (ancaman)-nya cukup besar.
sehingga harus benar-benar diwaspadai," katanya.
namun, bambang yakin masyarakat tidak akan mudah terbujuk.
dia menilai yang terjadi justru sebaliknya, yakni masyarakat akan menolak money politics.
capres-cawapres yang melakukan politik uang justru akan dicap sebagai calon yang tidak kredibel dan mencederai proses demokrasi.
"akibatnya jadi kontraproduktif,  pemilih tidak lagi menaruh simpati kepada tim sukses yang melakukan money politics.
mereka (pemilih) bisa mengalihkan dukungan dengan memilih pasangan kandidat satunya," imbuh bambang.





berita terkait: pilpres 2014



dukung prabowo, gema siap counter isu ham


kampanyekan jokowi, relawan khofifah bagi takjil gratis


pemilih pemula batu tambah 200 orang


tak sosialisas pilpres, kpu jatim dilaporkan bawaslu


gusdurian protes spanduk prabowo-hatta bergambar gus dur





penulis: mujib anwar

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.