Halaman

Tampilkan postingan dengan label SURYAOnline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SURYAOnline. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Juli 2013

Ngelamun, Warga Menur Ditabrak Kereta Api








suryaonline, surabaya - m tohir (56), warga jalan menur i, tewas setelah ditabrak kereta api gaya baru, di km 5 antara stasiun gubeng dan stasiun wonokromo, tepatnya di ngagel barata, minggu (30/6/2013) sore.
tohir diduga melamun saat melintas di rel kereta api.
kapolsek wonokromo akp romal s elhaj mengatakan, korban melamun dan tidak memperhatikan jika ada kereta api lewat.
"korban sempat diteriaki oleh teman-temannya saat melintas rel.
tapi korban tidak mendengarnya," kata roman.
padahal kereta sendiri telah membunyikan bel, namun karena jarak yang sudah dekat kereta langsung menabrak korban.
menurut roman, berdasarkan pemeriksaan terhadap teman-temannya, korban diduga stres akibat ditinggal istrinya meninggal beberapa bulan lalu.
sebelum meninggal, korban sempat nongkrong bersama teman-temannya di warung sekitar lokasi.
lalu korban pamitan pulang dan berjalan kaki, memilih jalan pintas dengan cara melintasi rel.
saat baru beberapa menit meninggalkan warung, kereta jurusan surabaya-jakarta itu melintas, dan semua orang yang ada di warung sempat meneriaki korban, namun tidak didengar oleh korban.
selanjutnya tim identifikasi polrestabes surabaya membawa jenazah korban ke rsud dr soetomo.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 10 Juni 2013

13 Orang Diamankan




13 Orang Diamankan
13 Orang Diamankan





suryaonline, jember - polisi akhirnya membuka secara paksa penyegelan kantor balai desa tutul, kecamatan balung,  senin (10/6/2013).
petugas dari satrekrim polres jember, sabhara dan polsek balung menyita sejumlah barang seperti keranda, bambu, juga peralatan memasak dari balai desa tersebut.
polisi juga mengamankan 13 orang yang diindikasikan mengetahui dan terlibat dalam penyegelan balai desa tutul disegel sejak sekitar dua minggu lalu, paska pemilihan kepala desa, mei 2013.
sejumlah orang menuduh adanya kecurangan dalam pilkades yangdimenangkan kades incumbent, juana.
mereka yang tidak puas akhirnyamenyegel balai desa.
jalan masuk ke ruang-ruang di balai desa itu disegel dan dipasangi keranda mayat dari bambu.
warga menuntut agar pilkades tutul diulang karena ditengarai saratkecurangan.
saat penghitungan, ada selisih 114 suara antara surat suara yang dicoblos dan surat undangan.
akhirnya 114 surat suara yang sudah dicoblos dihanguskan.
namun setelah dihitung masih ada selisih 66 suara.
selisih antara surat suara yang dicoblos dengan surat undangan.
tetapi kali ini bukan kebanyakan, tetapi surat suara yang dicoblos kurang 66 daripada surat undangan yang pemilihnya hadir.
warga marah hingga akhirnya berbuntut pada penyegelan itu.
penyegelan itu membuat pemerintah desa tutul lumpuh.
pelayanan publik tidak bisa berjalan.
perangkat desa kemudian melaporkan penyegelan itu ke mapolres jember.
tuduhannya, perbuatan tidak menyenangkan.
akhirnya polisi bertindaktegas, termasuk mengamankan 13 orang yang diduga mengetahui terkaitpenyegelan itu.
"kami menerima laporan dari perangkat desa.
bahkan karena penyegelanitu, pelayanan publik di desa tidak berjalan.
perbuatan itu tidakmenyenangkan bagi mereka.
akhirnya kami bertindak, menyita sejumlahbarang," ujar kepala urusan pembinaan dan operasional satreskrimpolres jember iptu suhartanto kepada surya, senin (10/6/2013).
ke-13 orang yang diamankan kini masih dimintai keterangan.
merekaditengarai mengetahui tentang penyegelan itu.
"jika ada yang terlibat dan memang tindakan mereka memenuhi unsurperbuatan tidak menyenangkan, tentu statusnya akan dinaikkan.
sekarangmasih sebagai saksi saja," lanjut tanto.
sedangkan seorang yang diamankan, samsi mengatakan, aksi warga ituhanya sebagai bentuk pernyataan protes.
warga menuntut ada pilkadesulang karena ada kecurangan saat pilkades lalu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 06 Juni 2013

Resmi Kapolrestabes Surabaya, Setija Prioritaskan Pengamanan Pilgub








suryaonline, surabaya - setelah resmi menjabat kapolrestabes surabaya kombes pol setija junianta mewanti-wanti anggotanya agar menjauhi korupsi.
setija mencontohkan kasus aiptu labora sitorus yang memiliki rekening hingga triliunan rupiah.
menurut mantan kapolres sidoarjo itu, kasus aiptu labora sitorus dari polda papua, telah mencoreng nama baik kepolisian.
"kasus ini menggemparkan kepolisian, mabes polri gempar, seluruh kepolisian di indonesia gempar, karena itu saya intruksikan pada seluruh anggota jangan main-main dengan korupsi," kata setija.
perwira yang pernah menjabat sebagai wakapolwil surabaya itu menambahkan, tidak akan mentolelir anggotanya yang terlibat kasus korupsi.
mengenai program utama yang akan dijalankan, setija mengatakan, pengamanan pemilihan gubernur (pilgub) jatim menjadi prioritasnya saat ini.
"pilgub menjadi prioritas kami, saya akan koordinasi dengan jajaran dan intansi terkait untuk pengamanan pilgub," kata setija.
sebelumnya, menurut setija, pilgub jatim juga telah dibahas di polda jatim.
namun, karena surabaya sebagai ibu kota jatim, pengamanan pilgub menjadi lebih prioritas.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Polres Jember Tingkatkan Pengamanan








suryaonline, jember - jajaran polres jember meningkatkan pengamanan menyusul adanya kabar kalau mapolres jember termasuk dalam target bom dari orang yang ditangkap jajaran polres lumajang.
"pada pinsipnya kami tidak akan mengganggu kenyamanan masyarakat yang punya kepentingan di polres jember, hanya saja pengamanan memang kami tingkatkan," ujar  wakapolres jember kompol cecep susatya kepada surya, rabu (5/6/2013).
dari informasi yang dihimpun surya, berdasarkan keterangan perakit bomyang ditangkap pihak polres lumajang, ada sejumlah tempat yang menjadi sasaran bom, satu di antaranya polres jember.
polres jember yang mendapat kabar itu langsung bersiaga.
sabtu (1/6/2013), sebuah bom meledak di sebuah kamar dirumah yang menjadi kantor pt arifin sedayu desa/kecamatan senduro,lumajang.
bom yang diakuinya pemiliknya sebagai bom ikan itu dirakitoleh fungki (23) warga kecamatan pasrujambe, lumajang.
tidak adakorban jiwa dalam meledaknya bom itu.
fungki sendiri sudah menyerahkan diri ke mapolres lumajang dan menjaditersangka.
menurut kapolres lumajang, akbp susanto, f (fungki) belajarcara merakit bom itu dari internet.
"lumajang masih suasana pilkada, kami harus ekstra hati-hati dan terusmenyelidiki kasus ini," ujar susanto.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 05 Juni 2013

DPRD Jember Tidak Tahu Menahu terkait Tukar Guling Lahan Pasar Kencong








suryaonline, jember - meskipun sudah ada proses tukar guling antarapemkab jember dan pabrik gula (pg) semboro ptpn xi terkait lahan pasar kencong baru, dprd jember tidak tahu menahu tentang tukar guling itu.
menurut wakil ketua dprd jember miftahul ulum, pimpinan maupun anggota dprd jember belum pernah diajak bicara tentang tukar guling aset itu.
"untuk tukar guling, kami belum pernah diajak bicara," ujar ulumkepada surya online, selasa (4/6/2013).
namun, karena saat ini sudah telanjur ada bangunan di atas tanah ptpnxi itu, maka sebaiknya ada win-win solusi atas polemik tersebut.
sebaiknya, pemkab jember segera menyelesaikan persoalan status tanahtersebut.
jika memang pasar itu milik pemkab, maka sebaiknya pemkabmemfasilitasi pedagang pasar kencong lama yang menjadi korbankebakaran.
kalau pedagang memang hendak dipindah, sebaiknya diberikemudahan.
"seperti misalnya, pemkab membantu uang muka pembelian los maupunkios.
uang subsidi uang muka itu bisa diambilkan dari retribusi yangdipungut ketika pedagang menempati pasar penampungan," ujar ulum.
saat ini, pasar itu telanjur dibangun oleh pihak investor.
ia memahami jika pihak investor ingin mengembalikan biaya pembangunan melalui hasil penjualan kios dan los.
"itu yang membuat mahal dan diberati oleh pedagang.
saya kira win-winsolusi, di antaranya, pemkab membantu uang muka, bisa meringankanpedagang.
dan dibuatkan skema lain untuk membantu pedagang.
ini tidakbisa dibiarkan berlarut-larut," tegas ulum.
kepala dinas pasar jember hasi madani menyampaikan kalauproses tukar guling tanah yang diatasnya berdiri pasar kencong barusedang berjalan.
penaksir aset menilai aset yang ditukarkan olehpemkab nilainya masih kurang rp 7 miliar dari nilai tanah milik ptpnxi yang dijadikan pasar.
karenanya, dinas pasar berencana mengajukananggaran sebesar rp 7 miliar dalam perubahan anggaran keuangan (pak)apbd 2013.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Kapolres Bentuk Tim Kaji Pasar Kencong








suryaonline, jember - kapolres akbp jayadi membentuk tim untuk mempelajari pasar kencong, termasuk mengetahui kondisi keamanan di sekitar pasar penampungan sementara yang akan ditutup pemkab.
"satu dua hari ini tim biar bekerja melihat kondisi di sekitar pasar, hasilnya akan kami jadikan saran kepada pemkab," ujar jayadi usai melakukan dialog dengan perwakilan pedagang dan instansi terkait di polres jember, kamis (30/5/2013).
dalam dialog itu, perwakilan pedagang menolak penutupan pasar penampungan sementara, yang akan dilakukan senin (3/5/2013).
mereka tidak mau pindah ke pasar baru, karena dibangun di atas tanah milik ptpn xi.
apalagi pedagang juga masih menggugat ke pengadilan, bupati jember mza djalal.
tetapi di sisi lain, pemkab tetap akan menutup pasar sementara itu pekan depan.
pemkab berjanji mekakai cara persuasif.
"meski begitu tetap akan kami pelajari, dan hasilnya akan kami sarankan kepada pemkab, apakah ditutup atau tidak dulu," imbuh jayadi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 30 Mei 2013

Pemprov Tak Ada Urusan dengan KBS








suryaonline,  surabaya - pemprov jatim menyikapi dingin rencana wali kota surabaya tri rismaharini yang meminta tanah aset pemkot di kebun binatang surabaya (kbs).
asisten ii bidang ekonomi pembangunan setdaprov jatim hadi prasetyo mengatakan pemprov jatim tidak ada urusan dengan masalah lahan kbs.
sehingga kalau pemkot surabaya ingin meminta tanah kbs, hal itu menjadi kewenangan pemerintah pusat, apakah permintaan tersebut diperbolehkan atau tidak.
"yang jelas, pemprov jatim sama sekali tidak ada urusan dengan (lahan) kbs," tegasnya kepada surya online, kamis (30/5/2013).
terkait posisinya sebagai ketua tim pengelola sementara (tps) kbs jilid ii, hadi menegaskan tugasnya hanya sebatas membantu menyelamatkan hewan-hewan langka yang jadi koleksi kbs agar tidak punah, menyusul terjadinya konflik antarpengelola kbs.
tugas mediasi itu dilakukan hingga selesainya konflik dan diserahkan ke pemkot surabaya untuk terwujudnya perbaikan sistem pengelolaan yang baik di kbs.
"jadi saya (di tps ii) ini hanya dipinjam menhut (menteri kehutanan) untuk memelihara hewan yang ada di sana.
untuk menyelamatkan dari perkumpulan, agar satwa langka tidak mati.
tapi kalau terkait lahan, sekali lagi itu bukan urusan pemprov," tandas hadi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 25 Mei 2013

Cerai dengan Suami, Purel Diskotek Terjerat Sabu-Sabu








suryaonline,surabaya - anis watin hasanah (24),  ibu satu anak, harus meringkuk di tahanan polres pelabuhan tanjung perak.
ini dikarenakan, anis yang juga seorang purel diskotek itu, tertangkap membawa satu poket sabu-sabu.
kasatreskoba polres pelabuhan tanjung perak akp ketut madya mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya, di jalan tambak pokak i surabaya.
"selain mengamankan satu poket sabu-sabu, kami juga mengamankan satu alat hisap," kata ketut, jumat (24/5/2013).
berdasarkan pengakuan tersangka, mendapat sabu-sabu tersebut didapat dari temannya di jalan tanjung sari dengan harga rp 300 ribu.
tersangka mengaku mengonsumsi sabu-sabu karena bercerai dengan suaminya tiga bulan lalu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 22 Mei 2013

Hasil Pilkades Tutul Ditunda








suryaonline, jember - ketua komisi a dprd jember m jufriyadi menyebutkan, kelebihan 114 lembar surat suara dalam pilkades tutul, kecamatan balung sebagai suara siluman.
"karena ada kelebihan surat suara yang tercoblos atau ada suarasiluman sebanyak 114 lembar ini maka persoalan ini muncul," ujarjufriyadi dalam rapat dengar pendapat dengan sejumlah pihak di dprd jember terkait pilkades tutul, selasa (21/5/2013).
komisi a dprd akan mengirimkan surat kepada pimpinan dprd jember untuk memberikan rekomendasi pelantikan kepala desa tutul terpilih ditunda.
"karena masih ada persoalan, bahkan masih menyisakankonflik di masyarakat, kami minta agar pimpinan dprd jembermemberikan rekomendasi kepada bupati agar pelantikan kades terpilih ditunda," ujar jufri.
terkait rekomendasi itu, asisten pemerintahan pemkab jember sigitakbari mengatakan, tim pilkades pemkab jember masih akan merapatkan hal itu.
"tentu saja ini harus kami rapatkan di tim pilkades pemkab,termasuk dengan panitia dan bpd-nya.
kami tidak bisa memutuskansendiri," ujar sigit yang ikut dalam rapat tersebut.
pilkades tutul kecamatan balung menyisakan sengketa karena perbedaan surat suara yang tercoblos dengan pemilih yang hadir.
surat suara tercoblos lebih banyak 114 lembar dibandingkan pemilih yang hadir.
114 lembar surat suara itu kemudian dibakar.
namun ketika dihitung ulang, surat suara yang tercoblos jumlahnyatidak sama lagi dengan pemilih yang hadir.
surat suara yang tercoblos dibandingkan pemilih yang hadir kurang 66 lembar.
hal tersebut akhirnya menimbulkan kecurigaan warga dan menuduh panitia pilkades curang.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 16 Mei 2013

Kabupaten Tuban Miliki Tim Pengawas Orang Asing








suryaonline, tuban - tuban kini memiliki tim pengawas orang asing (timpora).
tim yang dibentuk oleh kantor imigrasi kelas 1 tanjung perak ini bertujuan mengawasi izin, tempat kerja, tempat tinggal serta tujuan para orang asing ini hadir di tuban.
menurut kepala kantor imigrasi kelas 1 tanjung perak dwi widodo, tuban terpilih menjadi kabupaten ketiga pembentukan timpora ini karena jumlah orang asing dan pesatnya perkembangan industri dalam dua tahun terakhir.
sebelumnya di tuban, pihaknya telah membentuk tim serupa di kabupaten gresik dan bojonegoro.
"keberadaan orang asing ini sangat penting untuk di awasii untuk menjaga kedaulatan nkri agar tidak terganggu oleh warga asing," kata dwi usai menggelar pertemuan di hotel resot tuban tropis jalan basuki rahmad, rabu (15/5/2013) siang.
dwi menjelaskan tim ini juga melibatkan beberapa instansi lain, seperti dinas perhubungan, dinas kependudukan dan catatan sipil, kepolisian dan tni.
sekertaris kabupaten tuban heri sisworo mengungkapkan jumlah orang asing di tuban saat ini mencapai 109 orang.
menurutnya jumlah ini pasti akan bertambah mengingat perkembangan industri di tuban yang sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir.
"keberadaan industri ini merupakan magnet yang kuat untuk mereka datang ke sini," kata heri saat itu.
heri mengaku perlakukan khusus pada orang asing hingga kini oleh pemerintah daerah hingga kini belum ada.
karena itu ia menyambut baik terbentuknya tim ini, meskipun belum ada temuan masalah terkait keberadaan orang asing di tuban.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 15 Mei 2013

Siang Ini, Sidang Lanjutan Kasus Wildan Si Pembobol Situs SBY




Siang Ini, Sidang Lanjutan Kasus Wildan Si Pembobol Situs SBY
Siang Ini, Sidang Lanjutan Kasus Wildan Si Pembobol Situs SBY





suryaonline, jember - widan yani ashari kembali menjalani sidang hari ini.
agenda sidang hari ini adalah pemeriksaan terdakwa.
hingga pukul 12.
25 wib, sidang belum dimulai.
ketua majelis hakim yang menyidangkan kasus peretasan terhadap situs presiden sby, syahrul machmud masih mengikuti acara di universitas jember.
jaksa penuntut umum lusiana juga belum hadir di pn jember.
pada persidangan pekan lalu, ketua majelis hakim syahrul machmud mengatakan pekan ini pemeriksaan terdakwa.
diperlukan waktu khusus untuk memeriksa wildan, terdakwa peretas situs sby dan ribuan situs lainnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kata Ahli Jiwa, Bisa Jadi Supardi Mengikuti Aliran Tertentu








suryaonline, surabaya - apa yang dilakukan supardi,  anak yang membunuh ibu kandungnya dengan cara memenggal kepala, banyak pihak menduga motif pelaku melakukan hal tersebut.
ahli kejiwaan hendro riyanto mengatakan, melihat cara tersangka membunuh ibu kandungnya seperti itu, tersangka harus menjalani uji kejiwaan dan kepribadian.
"tersangka ini harus diuji benar baik kejiwaan dan kepribadiannya.
apa yang dilakukan tersangka di luar nalar.
ini karena korbannya adalah ibu kandungnya sendiri," kata hendro.
menurut kepala intalasi kesehatan jiwa masyarakat rs jiwa menur surabaya itu, bisa saja tersangka mengalami gangguan kejiwaan atau gangguan kepribadian.
namun,  tindakan tersangka yang mengambil hati ibunya dan memasukkan ke dalam rantang, bisa jadi tersangka mengikuti aliran-aliran tertentu.
"kalau sampai membelah dada dan mengambil hati ibunya, lalu dimasukkan ke dalam rantang, bisa juga tersangka ini mengikuti aliran tertentu," kata hendro.
itulah sebabnya tersangka harus menjalani tes kejiwaan atau kepribadian dengan benar.
hendro lebih menduga tersangka menganut aliran-aliran tertentu.
orang yang menganut aliran sesat tertentu, secara otomatis kejiwaan dan kepribadiannya juga mengalami gangguan.
"orang yang menganut aliran tertentu, biasanya juga orangnya aneh.
tapi ini masih dugaan, tersangka harus menjalani pemeriksaan kejiwaan," kata hendro.
ada beberapa kasus orang yang mengikuti aliran terentu, kata hendro, mengambil organ-organ, seperti hati atau jantung lalu dimakan agar mendapatkan kesaktian atau umur panjang.
hendro menilai pengungkapan motif dan tujuan tersangka mengambil hati ibunya dan dimasukkan ke dalam rantang menjadi sesuatu hal penting.
jika memang benar tersangka mengikuti aliran tertentu, tentu membahayakan bagi masyarakat.
"kalau bisa terungkap, bisa ditelusuri siapa gurunya," tambahnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 23 April 2013

45 Imigran Rohingnya akan Ditempatkan di Tiga Rudenim








suryaonline, jember - dirjen keimigrasian akhirnya menentukanpenempatan untuk 45 imigran rohingnya myanmar yang ditempatkan dihotel sulawesi jember.
ada tiga rumah detensi imigrasi (rudenim) yangditunjuk untuk menampung mereka.
ketiga rudenim itu, rudenimpekanbaru, manado, dan balikpapan.
"sudah ada keputusan tadi malam, yakni 20 orang dikirim ke rudenimpekanbaru, 10 orang ke manado dan 15 orang ke balikpapan," ujar kepalakantor imigari jember mujiantoro, selasa (23/4/2013).
pihak kantor imigrasi jember masih berkoordinasi dengan pihakinternational organization for migration (iom) yang mengaturperjalanan ke-45 imigran tersebut.
keberangkatan mereka jugamenyesuaikan dengan jadwal di tiket pesawat di bandara juanda.
"pemberangkatan mungkin akan dilakukan dalam minggu ini," imbuh muji.
pekan lalu, sebanyak 20 orang imigran sudah terlebih dahulu dikirim kerudenim bangil, pasuruan.
pengiriman 20 orang ini menyusul aksikaburnya tiga orang imigran dari hotel.
kantor imigrasi jember mendapat pelimpahan 68 orang imigran rohingnya myanmar dari polres banyuwangi.
ke-68 orangitu ditempatkan di hotel sebelum dikirimkan ke sejumlah rudenim diindonesia.
namun, ternyata tiga orang memilih kabur dan lainnyadikirimkan ke rudenim.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 22 April 2013

Baru Tiga Parpol Daftar Bacaleg di KPU Jember








suryaonline, jember - baru tiga partai politik (parpol) peserta pemilu2014 menyerahkan daftar calon sementara (dcs) bakal calon legislatif(bacaleg) ke kpud jember, minggu (21/4/2013).
dipastikan sisa parpolyang belum menyerahkan dcs bacalegnya akan mendatangi kantor kpudjember di hari terakhir, senin (22/4/2013).
ketiga parpol yang hari ini menyerahkan dcs adalah partai hanura,partai gerindra, dan pdi-perjuangan.
"hari ini baru tiga parpol,kemungkinan sisanya besok mengingat besok hari terakhir penyerahandcs," ujar ketua kpud jember ketty tri setyorini, minggu (21/4/2013)sore.
ketiga parpol itu masing-masing menyerahkan 50 dcs bacaleg.
selanjutnya, komisioner akan memverifikasi dcs tersebut, termasukkuota bacaleg perempuan.
sementara itu,  pengurus partai hati nurani rakyat (hanura)  menjadipendaftar pertama di kpud jember, minggu (21/4/2013).
sebanyak 50orang bacaleg partai nomor urut 10 itu beramai-ramai naik becak darisekretariat dpc partai hanura menuju kantor kpu.
pawai becak itu pun,membikin macet sejumlah ruas jalan di kawasan kota jember.
"ini wujud komitmen caleg dan partai kami bagi masyarakat bawah, seperti tukang becak," ujar zaenal laily, ketua dpc partai hanura jember.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

DPRD Tuban Bakal Berdayakan Penambang Batu Kumbung








suryaonline, tuban - keberadaan para penambang batu kumbung di kabupaten tuban disoroti serius oleh para wakil rakyat.
ini terlihat dari wacana pemberdayaan para penambang ini serta menyiapkan sejumlah jalan agar usaha mereka bisa legal secara hukum.
"bulan depan kami ajukan wacana dan rencana nasib penambang batu kumbung ilegal di tuban," kata fahmi fikrono, salah satu anggota komisi a dprd kabupaten tuban, minggu (21/4/2013).
menurut fahmi, wacana ini tidak atau mematikan usaha para penambang.
wacana ini diupayakan agar usaha para penambang bisa legal, serta agar usaha ini bisa menjadi salah satu sektor usaha milik badan usaha milik daerah (bumd) tuban.
"saat ini solusi yang diupayakan yaitu dengan menggandeng bumd," jelas anggota dprd dari fraksi pkb ini.
ditambahkan fahmi, rencana dan wacana ini akan diajukan kepada pemerintah kabupaten (pemkab) tuban pada mei.
ia berharap agar pemerintah bisa satu suara dengan para wakil rakyat untuk memajukan keberadaan para penambang liar ini.
selain itu, komisi a juga akan memanggil pihak perhutani, selaku pemilik lahan yang sering dijadikan objek penambangan liar untuk bisa memberi masukan.
menurut fahmi, saat ini ada ribuan penambang batu kumbung tradisional di kabupaten tuban.
para penambang ini tersebar di 20 kecamatan, dan rata-rata lahan yang mereka garap adalah lahan milik perhutani.
sedangkan,  lahan batu kapur yang digunakan adalah untuk bahan baku batu kumbung.
"agenda ini secepatnya kami bahas," tegas fahmi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 14 April 2013

Bertemu Teman Lama, Ditipu Rp 109 Juta








suryaonline, surabaya - berbekal hubungan pertemanan saat sma, markus mahenu (45), tega menipu temannya sendiri, hudiono kusjanto, warga petemon barat sawahan surabaya.
setelah sekitar 20 tahun tidak bertemu, markus berkunjung ke rumah hudiono.
markus mengajak hudiono berbisnis kertas hvs.
"lalu tersangka meminta modal rp 109 juta kepada korban, untuk membeli kertas hvs," kata kanit resmob polrestabes surabaya, akp agung pribadi, minggu (14/4/2013).
akhirnya keduanya sepakat dengan perjanjian pembagian keuntungan, 70 persen untuk pemilik modal yakni hudiono, dan 30 persen untuk tersangka.
untuk meyakinkan korbannya, markus mengajak hudiono mengantarkan ke toko-toko pemesan kertas.
total sekitar 2.
000 rim kertas hvs yang diedarkan ke toko-toko pemesan.
"namun saat pembayaran dari toko-toko, tersangka tidak mengajak korban, dan langsung menerima uang penagihan," kata agung.
ternyata uang-uang dari toko pemesan tersebut, diambil oleh tersangka dan tidak diserahkan kepada korban selaku pemilik modal.
setelah menerima uang, tersangka lalu menghilang.
karena tak kunjung mendapat kepastian, korban akhirnya mendatangi toko-toko pemesan.
ternyata toko-toko tersebut telah membayar kepada tersangka.
peristiwa ini sebenarnya terjadi pada januari lalu.
namun, saat itu korban tidak langsung melapor ke polisi, mengingat pertemanan masa lalu.
tapi, karena tidak ada iktikad baik dari tersangka, akhirnya korban melapor kejadian tersebut ke polisi, pekan lalu.
menurut pengakuan tersangka, dirinya tega melakukan hal tersebut karena terlilit utang.
"uang-uang dari toko, saya buat bayar hutang," kata markus.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 09 April 2013

Pansus KSO PDP Harus Dibentuk








suryaonline, jember - badan musyawarah (banmus) dprd jember memutuskan agar anggota dewan jember menggelar rapat paripurna terkait pembentukan panitia khusus (pansus) atas munculnya kerjasama operasional (kso) perusahaan daerah perkebunan (pdp) kahyangan jember dengan investor, cv nanggala mitra lestari.
"dalam rapat banmus, persoalan kso pdp disinggung dan memang muncul opsi adanya pansus," ujar anggota banmus, bukri, senin (8/4/2013).
pembentukan pansus ditentukan dalam rpaat paripurna.
sementara dalam pandangan pribadi bukri, pembentukan pansus sangat perlu.
pansus diperlukan untuk mencari tahu kebenaran inti dan isi kso tersebut.
persoalan kso pdp kahyangan dengan pihak investor diprotes keras oleh buruh pdp.
mereka menilai kso komoditas kopi, karet dan cengkeh itu akan merugikan buruh.
protes dalam bentuk demo ratusan buruh itu masuk ke gedung dewan.
lucunya, anggota dewan tidak mengetahui adanya kso itu.
meskipun sekretaris kabupaten jember sugiarto mengatakan telahmengirimkan surat kepada dprd jember, namun sejumlah anggota dewan mengaku tidak tahu menahu surat itu.
"jangankan surat, soal kso saja kami tahunya dari media dankawan-kawan wartawan," ujar ketua komisi d ayub junaidi.
anang murwanto, ketua komisi b dan m jufriyadi, ketua komisi a mengamini perkataan ayub.
ketiga ketua komisi ini sepakat adanya pansus kso pdp kahyangan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Pembahasan Raperda RTRW Kab Jember Berlanjut








suryaonline, jember - badan musyawarah (banmus) dprd jember sepakat menjadwal ulang pembahasan raperda rencana tata ruang wilayah (rtrw) kabupaten jember setelah mandeg sekitar dua minggu.
pembahasan dilanjutkan dengan syarat, pihak eksekutif memperbaiki sejumlah kesilapan dalam raperda itu.
"ada sejumlah revisi yang harus dilakukan pemkab.
revisi antara lain untuk matriks kajian lingkungan hidup strategis (klhs)," ujar ayub junaidi, anggota banmus dprd jember, senin (8/4/2013).
pembahasan raperda bisa dilanjutkan setelah ada revisi dari pemkab jember.
revisi itu antara lain penghilangan atas ikutnya data kabupaten kebumen dalam naskah akademis.
data kabupaten kebumen ikut dalam naskah itu hanya dinilai sebagai kesalahan teknis saja.
"belum tahu lagi kapan pembahasan dilakukan, kami masih menunggu perbaikan dari pemkab dulu baru kemudian dilanjutkan," ujar ayub.
pembahasan raperda rtrw berhenti di tengah jalan kala masih banyak perdebatan terkait sejumlah pasal.
selain alotnya pembahasan sejumlah pasal, ada temuan juga ikutnya data kabupaten lain dalam naskah akademis raperda itu.
karena pembahasan belum selesai padahal jadwal yang ditentukan sudah habis, maka pembahasan dihentikan sementara.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Pengalaman Banjir, Warga Bojonegoro Tetap Tenang








suryaonline, bojonegoro - warga bojonegoro kembali disibukkan dengan kegiatan usung-usung barang dari rumah mereka.
beberapa dari mereka ada yang menaruh barang dipinggir jalan, dititipkan pada rumah tetangga, serta ada juga yang menaruh barang mereka di atap rumah.
hal ini mereka lakukan karena bengawan solo meluap untuk kedua kalinya dalam setahun ini.
pantauan surya.
co.
id di kelurahan ledok wetan i, kecamatan kota bojonegoro, beberapa warga saat ini masih mengusung barang mereka di tempat-tempat yang lebih tinggi.
suasana gotong royong juga tampak di kawasan yang berada persis di aliran bengawan solo ini.
warga bahu membahu untuk mengangkut perabotan milik tetangga mereka.
"kalau di sini ya seperti ini, nanti kami tidur barengan di pinggir jalan ini atau diteras rumah warga yang rumahnya tak kebanjiran," kata retno (45), salah satu warga.
sekedar diketahui, ledok wetan ini merupakan kawasan langganan banjir bengawan solo.
karena itu warga saat ini tampak sudah terbiasa dengan mempersiapkan segala sesuatunya.
tak heran pula, di beberapa gang rumah juga tampak perahu milik warga.
menurut keterangan warga, perahu ini disiapkan untuk patroli keamanan rumah warga, serta membantu warga untuk angkut-angkut barang.
retno menceritakan luapan bengawan solo masuk ke pemukiman warga pada senin (08/04/2013), sekitar pukul 02.
00.
kala itu ia dan empat penghuni rumahnya sudah waspada.
mereka sengaja tak tidur karena melihat kondisi ketinggian bengawan solo yang semakin hari semakin tinggi meningkat.
"tadi pagi, air masuk perlahan-lahan sampai akhirnya setinggi dada saya ini," kata retno, senin siang (08/04/2013).
retno menjelaskan kondisi air pada pagi sekitar pukul 08.
00 dan pukul 15.
00 sudah mengalami kenaikan sekitar lima sentimeter.
"saat ini warga sudah banyak yang mengungsi, tapi ada juga yang tak mau mengungsi," kata retno yang juga memilih untuk tak mengungsi.
ia mengatakan alasannya untuk tak turut mengungsi karena harus menjaga barang, serta sudah terbiasa dengan kondisi banjir ini.
alasan lain, kata retno, karena pos pengungsi di gedung serba guna berjarak sekitar 3 meter dari tempat tinggalnya.
selain sudah mulai usung-usung atau mengangkut perabotan rumah tangga mereka, beberapa warga juga sudah mengungsikan ternak mereka ke tempat yang lebih tinggi.
diberitakan sebelumnya, bengawan solo kembali meluap dan menggenangi ratusan rumah warga bojonegoro.
saat ini ketinggian air di pemukiman warga rata-rata mencapai 50 sentimeter.
diprediksi, ketinggian air ini akan terus meningkat sampai tiga hari ke depan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 05 April 2013

Lima Parpol Disorot Panwaslu Tuban








suryaonline, tuban - panitia pengawas pemilu kabupaten tuban mengklaim ada lima partai politik yang melanggar aturan kampanye.
partai politik (parpol) itu adalah partai keadilan sejahtera, partai demokrasi indonesia perjuangan, partai demokrat, gerindra dan golkar yang semuanya cabang tuban.
"berdasarkan rapat pleno, lima partai politik ini melanggar aturan terkait alat peraga kampanye," tegas budi hari utomo dari divisi pengawasan panwaskab, jumat (5/3/2013).
ia menjelaskan pelanggaran tersebut seperti pemasangan spanduk atau banner di pohon, serta lokasi pemasangannya di tempat-tempat terlarang.
"berdasarkan temuan ini kami melapor ke kpu (komisi pemilihan umum) tuban agar ada tindakan," kata budi.
budi menjelaskan hasil rapat pleno ini sudah dikirim pada komisi pemilihan umum (kpu) kabupaten tuban, kamis (04/03/2013).
ia berharap setelah setelah hasil rapat tersebut dikirim ada teguran atau sanksi yang diberikan oleh kpu kabupaten tuban.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com