surya online, malang – kontes robot indonesia 2014 merupakan kontes sangat prestisius bagi seluruh perguruan tinggi di indonesia.
mereka bekerja siang malam menyempurnakan robot, mem
beli berbagai onderdil robot dari yang murah hingga mahal, hingga berani mem
beli mahal robot yang telah jadi.
itulah yang dilakukan universitas brawijaya sebelum pelaksanaan kontes robot indonesia 2014 regional iv di universitas negeri malang, kamis (1/5/2014) hingga sabtu (3/5/2014).
tim robot yang merasa kehabisan waktu untuk merangkai robot memilih untuk mem
beli robot siap pakai.
harga per satu robotnya pun mencapai rp 17,5 juta.
salah satu dosen pendamping tim robot ub, eka maulana st mt meng mengaku mem
beli tidak hanya satu buah robot, melainkan tiga buah.
robot ini selanjutnya dipakai untuk membuat sebuah tim robot sepakbola yang bernama enbios.
tim ini terdiri dari tiga robot dan lima tim.
“itupun tidak bisa kami pakai.
kami harus membongkarnya semua sebelum digunakan dalam kontes ini,” kata eka pada surya beberapa waktu lalu.
satu-satunya yang tersisa dalam rangkaian robot itu, kata eka, hanya rangka robot saja.
sisanya sudah diganti dengan kebutuhan robot yang berbasis arm 32 bit.
kebutuhan ini menyesuaikan kemampuan prosesor yang mereka gunakan dengan basis serupa.
beruntung pada akhirnya tim ini bisa menjadi juara harapan, padahal jangka waktu persiapan tim enbios hanya tiga bulan.
waktu tim, kata eka, habis untuk mengkoordinasikan dan membongkar robot agar sesuai dengan bahasa pemograman antar robot.
selain dari kategori kontes robot sepak bola indonesia (krsi), ub juga membawa pulang lima gelar juara lainnya.
total perolehen juara ub pada kontes ini ada enam, sekaligus membuat ub menjadi juara umum kedua dibawah insitut teknologi sepuluh november (its) yang membawa pulang tujuh gelar.
dalam kontes ini, tim robotik ub di kontes robot seni indonesia juga berhasil mempertahankan gelar juara pertama.
tim robot bernama zahfrazahirah ini bahkan memperoleh dua gelar, yakni juara pertama dan desain terbaik pada kri yang mengambil tema robot penari legong keraton.
perjuangan tim ini menjadi juara juga tidak mudah.
akhmad tegar fariza, ketua tim zahfrazahirah mengaku bekerja siang dan malam di laboratorium untuk menyempurnakan robotnya, termasuk membuat sebuah robot lagi seperti ketentuan kontes ini.
fareza bersama tiga anggota timnya, bayu prabariyanto, bustanul arifin, dan ahmad firmansyah membutuhkan waktu enam bulan untuk mempersiapkan semuanya.
fariza dan rekan-rekannya ini adalah mahasiswa teknik elektro ub angkatan 2011.
nama robotnya sendiri berasal dari singkatan nama-nama tim fariza.
“kuncinya apa ya, tidak ada.
kami hanya main feeling saja,” katanya.
feelling yang ia maksud adalah gerakan-gerakan tiap robot agar sesuai dengan iringan musik gamelan bali yang berirama rancak.
selain itu, mereka juga menekankan feeling pada proses keseimbangan robot.
mereka agak kesulitan untuk merakit robot yang memiliki presisi yang sama, apalagi proses perakitan ini dilakukan dengan manual atau handmate.
“padahal kuncinya robot supaya tidak jatuh disitu.
presisi, baik itu pas merakit robotnya atau pas robot ini gerak,” kata fareza.
soal bagaimana memadukan gerakan tarian robot dengan kesesuaian gerak tari aslinya, fareza mengaku dibantu dengan beberapa guru tari di bali.
ia juga merasa terbantu dengan kehadiran goegoes dwi nusantoro st mt, dosen pendamping mereka.
“gerakannya itu kami belajar dari video yang diberikan dikti.
kalau bajunya kami minta bantuan teman untuk mendesainnya,” akunya.
kendati begitu, seluruh anggota tim robotik ub merasa belum puas dengan performance robot masing-masing.
karena itu seluruh robot langsung masuk ‘bengkel’ lagi di laboratorium teknik elektro ub untuk disempurnakan.
menurut goegoes dwi nusantoro st mt, performance robot tim krsi baru 80 persen, begitu juga dengan lima robot lain.
“20 persen sisanya akan kami maksimalkan di kontes robot nasional di jogjakarta,” katanya.
terkait#
beli robot, rp 17,5 juta, lalu, dibongkar
baca juga
jalur mandiri berbiaya mahal, unair rp 250 juta, its rp 45 juta
lorenzo: saya terlalu percaya diri
tersangka pembobolan brankas sman 3 bangkalan masih buram
arema lpi terlalu remehkan bontang fc
arema lpi terlalu remehkan bontang fc
penulis: adrianus adhi
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com