Halaman

Tampilkan postingan dengan label Supardi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Supardi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Agustus 2013

Edarkan Dobel L, Supardi Lebaran di Penjara









surya online, kediri - supardi (36) bakal menghabiskan hari raya idul fitri di dalam sel tahanan polres kediri kota.
warga lingkungan  kampungbaru, kelurahan  mrican, kecamatan  mojoroto, kota kediri, jawa timur itu ditangkap satreskoba karena mengedarkan pil dobel l, selasa (6/8/2013).
penangkapan supardi dilakukan setelah tersangka disebut-sebu anggota jaringan pengedar dobel l di kota kediri.
saat ditangkap di kelurahan mrican ditemukan  barang bukti berupa 120  butir pil dobel l yang dikemas dalam pembungkus plastik.
kasubag humas polres kediri kota akp surono menyebutkan, tersangka telah dijebloskan sel tahanan.
pelaku bakal dijerat dengan pasal 196 uu no 36 th 2009 tentang kesehatan.
dalam sebulan terakhir tim satreskoba polres kediri kota telah meringkus belasan pengedar dan pemasok pil dobel l.
petugas juga menyita puluhan ribu butir pil dobel l dari para tersangka.
pil dobel l menjadi favorit bagi penggunanya karena memberikan efek doping sebagai penambah stamina.
konsumen pil ini mayoritas menimpa remaja dan anak-anak muda yang telah kecanduan.
dalam sehari para pecandu pil dobel l mengonsumsi setidaknya 5 - 10 butir.
harga pil dobel l juga sangat murah dijual antara rp 700 - rp 1.
000 per butir.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 15 Mei 2013

Sore Ini, Supardi Jalani Pemeriksaan Kejiwaan di RS Bhayangkara Surabaya




Sore Ini, Supardi Jalani Pemeriksaan Kejiwaan di RS Bhayangkara Surabaya
Sore Ini, Supardi Jalani Pemeriksaan Kejiwaan di RS Bhayangkara Surabaya





surabaya - supardi, warga bangkingan surabaya yang memenggal kepala ibu kandungnya sendiri, akan menjalani pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit (rs) bhayangkara surabaya, rabu (15/5/2013) sore.
"nanti sore sekitar pukul 16.
00, tersangka akan dibawa ke rs bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan," kata kanitresmob polrestabes surabaya, akp agung pribadi, rabu (15/5/2013).
sejak diamankan usai membunuh ibunya sendiri, tersangka terus menjalani pemeriksaan.
agung mengatakan, hingga saat ini motif tersangka masih seputar kecewa dengan ibunya yang tidak memperhatikan dia.
"motifnya masih seputar kecewa dengan ibunya," kata agung.
agung menjelaskan, tersangka agak tertutup selama pemeriksaan.
"dia agak tertutup jika didatangi banyak orang.
butuh hubungan personal untuk berkomunikasi dengan tersangka," tambah mantan kasatreskrim polres sidoarjo itu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kata Ahli Jiwa, Bisa Jadi Supardi Mengikuti Aliran Tertentu








suryaonline, surabaya - apa yang dilakukan supardi,  anak yang membunuh ibu kandungnya dengan cara memenggal kepala, banyak pihak menduga motif pelaku melakukan hal tersebut.
ahli kejiwaan hendro riyanto mengatakan, melihat cara tersangka membunuh ibu kandungnya seperti itu, tersangka harus menjalani uji kejiwaan dan kepribadian.
"tersangka ini harus diuji benar baik kejiwaan dan kepribadiannya.
apa yang dilakukan tersangka di luar nalar.
ini karena korbannya adalah ibu kandungnya sendiri," kata hendro.
menurut kepala intalasi kesehatan jiwa masyarakat rs jiwa menur surabaya itu, bisa saja tersangka mengalami gangguan kejiwaan atau gangguan kepribadian.
namun,  tindakan tersangka yang mengambil hati ibunya dan memasukkan ke dalam rantang, bisa jadi tersangka mengikuti aliran-aliran tertentu.
"kalau sampai membelah dada dan mengambil hati ibunya, lalu dimasukkan ke dalam rantang, bisa juga tersangka ini mengikuti aliran tertentu," kata hendro.
itulah sebabnya tersangka harus menjalani tes kejiwaan atau kepribadian dengan benar.
hendro lebih menduga tersangka menganut aliran-aliran tertentu.
orang yang menganut aliran sesat tertentu, secara otomatis kejiwaan dan kepribadiannya juga mengalami gangguan.
"orang yang menganut aliran tertentu, biasanya juga orangnya aneh.
tapi ini masih dugaan, tersangka harus menjalani pemeriksaan kejiwaan," kata hendro.
ada beberapa kasus orang yang mengikuti aliran terentu, kata hendro, mengambil organ-organ, seperti hati atau jantung lalu dimakan agar mendapatkan kesaktian atau umur panjang.
hendro menilai pengungkapan motif dan tujuan tersangka mengambil hati ibunya dan dimasukkan ke dalam rantang menjadi sesuatu hal penting.
jika memang benar tersangka mengikuti aliran tertentu, tentu membahayakan bagi masyarakat.
"kalau bisa terungkap, bisa ditelusuri siapa gurunya," tambahnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com