Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tahu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tahu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Juni 2014

Pelaku Seperti Tahu Korban Tak di Rumah




Pelaku Seperti Tahu Korban Tak di Rumah
Pelaku Seperti Tahu Korban Tak di Rumah






surya online, blitar - dugaan pencurian ayam di rumahnya, membuat aiptu purnama (50), anggota polsek kademangan, kab blitar, yang tinggal di jl panjaitan rt 01/rw 03, kelurahan ngadirejo, kecamatan kepanjen kidul, kota blitar, heran.
sebab, pelakunya seperti tahu kalau dirinya malam itu sedang tak di rumah karena piket di polsek kademangan sejak senin (16/6/2014) malam kemarin.
"kemungkinan ya sudah digambar karena kok tahu kalau saya lagi tak di ada rumah," ujar purnama, selasa (17/6/2014).
meski dirinya seorang polisi namun purnama belum bisa memastikan penyebab kematian pria yang diduga mencuri ayamnya tersebut.
namun, diperkirakan, pelakunya terpleset dari pagar tembok rumahnya sehabis mencuri ayamnya.
sebab, ditemukan saks yang berisi seekor ayam jago dan sedang didekapnya.
"wong namanya orang berbuat jahat, mungkin saja gugup.
nah, saat memanjat pagar tembok rumah saya itu, kemungkinan terpleset dan terjatuh ke dalam kandang ayam.
kandang ayam saya juga tak ada atapnya.
saat terjatuh itu, ia terbentur batu yang ada dalam kandang itu," ungkapnya.
menurutnya, di dalam kandangnya itu ada puluhan ayam bangkok aduan.
namun, ia mengaku tak pernah mengadunya.
itu hanya menyalurkan hobi dan sebagian dijualnya.
"selama memelihara ayam itu baru kali ini ayam saya dibobol maling.
anehnya, kok saat saya nggak ada di rumah.
yang di rumah, hanya istri dan anak saya," paparnya.




terkait#tewas, pencuri ayam polisi

baca juga



bocah tewas terseret arus sungai


kakek tewas usai kencan di kamar hotel


siswa sd tewas ditabrak kijang innova


tabung las meledak, satu tewas


bentrok antar suku 85 tewas





penulis: imam taufiq

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 11 Mei 2014

Sudah Tahu Kekuatan Mahasiswa









surya online, surabaya - pelatih yanitra fc hadi purwanto merasa bersyukur bisa memetik kemenangan 2-1 atas mahasiswa di kompetisi liga futsal amatir (lfa) jatim divisi i, sabtu (10/5/2014).
"kami sudah tahu mahasiswa.
pemain-pemin mahasiwa kalau di ditekan, terlihat gupuh (panik)," sebut hadi purwanto.
timnya, kata iwan, sebenarnya punya banyak peluang membuat gol tapi finishing tauch pemainnya masih lemah.
"sepertinya masih blank (kosong) saat dapat peluang," nilainya.
pelatih yang membawa futsal surabaya ke semifinal pekan olahraga provinsi (porprov) iv/2013 di kota madiun ini mengungkapkan, dirinya baru menangani yanitra dua pekan dan minggu lalu masih menelan kelahan.
"saya sebenarnya pusing karena hanya memiliki 14 pemain yang tersisa.
mau nambah tidak boleh dan baru bisa di putaran kedua nanti," katanya.




terkait#kemenangan perdana, yanitra

baca juga



kemenangan perdana yanitra





penulis: fatkhul alami

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 25 Maret 2014

Persegres Agendakan Uji Coba, Pelatih Belum Tahu




Persegres Agendakan Uji Coba, Pelatih Belum Tahu
Persegres Agendakan Uji Coba, Pelatih Belum Tahu






surya online, gresik - setelah melakoni laga uji coba melawan klub kontestan divisi ii, gestra, jumat (21/3/2014) lalu, kini persegres gresik united akan melakukan laga uji coba lagi.
persegres yang kini mengorbit di kompetisi lsi wilayah barat, akan menjajal kekuatan para juniornya yang tergabung dalam persegres u-21.
uji coba persegres vs persegres u-21 akan dihelat di stadion petrokimia gresik, rabu (26/3/2014).
gelaran uji coba ini dilakukan persegres untuk mengisi kekosongan kompetisi.
di bulan maret hingga awal april ini kompetisi diliburkan karena ada hajatan kampanye dan pemilu.
"persegres uji coba lawan tim junior, persegres u-21, rabu (26/3/2014) sore," kata fahruddin, media officer persegres, selasa (25/3/2014) siang.
persegres dan persegres u-21 melakoni uji coba ini sebagai persiapannya di kompetisinya masing-masing.
jika persegres mengorbit di lsi wilayah barat, maka persegres u-21 akan mengobit di kompetisi lsi u-21 di grup 3.
persegres u-21 bergabung bersama persebaya surabaya, persela, persepam madura united, dan persik kediri.
dari grup 3 akan diambil tiga besar untuk kemudian lolos ke babak 12 besar.
kompetisi lsi u-21 sendiri akan digeber mulai pertengahan april 2014.
di uji coba sebelumnya, saat mengalahkan gestra 2-0, pelatih persegres agus yuwono berhalangan hadir karena ada keperluan di malang.
kini, agus pun mengaku belum tahu mengenai agenda uji coba persegres melawan persegres u-21.
"belum ada info soal agenda uji coba," kata agus, selasa (25/3/2014) siang.
tentunya apa yang dialami agus ini sangat aneh dan menyisakan sejumlah pertanyaan.
jika media officer sudah mengetahui jadwal uji coba, mengapa sang pelatih justru belum mengetahuinya?bahkan, akun twitter @persegresfc berkicau "besok (rabu 26/3/2014, red) insya allah persegres senior akan dijajal persegres u-21 di pertandingan uji coba jam 15.
30 di std petro.
gratis!!"agus hanya mengatakan persegres akan melakukan latihan rutin seperti biasanya pada rabu (26/3/2014) sore.
"latihan sore 03:30.
saya sudah bisa mendampingi tim," kata agus.




terkait #persegres gresik, ujicoba

baca juga



persegres tidak memaksa pemain untuk bermain


persegres terancam kehilangan kiper


persema perbaiki mental pemain usai dilibas semen padang 5-0


aldo barreto absen lagi saat persegres menjamu psps


persegres tekad sapu bersih empat laga home





penulis: eko darmoko

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 18 Maret 2014

Tahu Diri, PPP Akan Koalisi









surya online, malang - dpp ppp belum membicarakan soal capres dan kemungkinan besar akan melakukan koalisi karena ppp tahu diri.
"dalam hitungan manusia, ppp kemungkinan hanya mendapat 12 persen," jawab surya dharma ali (sda), ketua umum dpp ppp kepada wartawan usai menghadiri acara peresmian rusunawa di ponpes sirothul fuqoha, desa sepanjang, kecamatan gondanglegi, kabupaten malang, senin (17/4/2014).
untuk pencapresan, setidaknya ppp harus mendapat 25 persen.
"harapan banyak tapi untuk mewujudkan juga tidak mudah," aku surya.
sedang soal dukungan ulama jatim agar ia nyapres pada 2014, katanya, harus didukung dulu dengan hasil di pileg.
"ulama kalau mencalonkan saya, ada tahapan awal yang harus didukung yaitu di pemilu legislatif," katanya.
soal pdip yang telah mengumumkan jokowi, gubernur dki sebagai capres, ia menolak mengomentari.
"saya tidak etis menilai suatu calon.
ibu mega yang mengambil keputusan mencalonkan jokowi," ungkapnya.
meski merasa tahu diri, ketika disodori sejumlah nama seperti mahfud md, khoffifah, jusuf kalla dll belum dibicarakan di internal.
"belum dibicarakan mendalam," ungkapnya namun sda melanjutkan nama-nama itu patut diperhitungkan dan diakuinya sebagai putra terbaik bangsa.




terkait    #tahu diri, ppp akan koalisi

penulis: sylvianita widyawati

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 28 Juli 2013

Ngaku Suami, Tapi Tak Tahu Alamat Pasangan Mesumnya




Ngaku Suami, Tapi Tak Tahu Alamat Pasangan Mesumnya
Ngaku Suami, Tapi Tak Tahu Alamat Pasangan Mesumnya






surya online, jombang - peristiwa cukup lucu terjadi ketika personel gabungan tiga instansi (polres, tni dan satpol pp) melakukan razia mengeliminasi tindakan permesuman terhadap sejumlah hotel di jombang, sabtu (27/7/2013) malam.
    seorang lelaki bernama augus adolf (39), yang tepergok berduaan di kamar sebuah penginapan dengan siti aminah (31), mengaku mereka suami-istri.
tapi ketika ditanya alamat pasangannya, adolf malah gelagapan dan menjawab tidak tahu.
    petugas yang mendapat jawaban langsung geleng-geleng kepala.
"lho, katamu itu istrimu, tapi kok  tidak tahu alamatnya?" sergah petugas kepada lelaki berperawakan sedang itu.
         adolf yang warga singgahan, kepanjen, malang saat itu memang tertangkap basah berduaan di kamar penginapan abraham, dekat terminal bus kepuhsari jombang dengan siti alimah (31), warga sumobito, jombang.
         selanjutnya, lelaki ini beserta pasangannya diangkut ke kantor sat pol pp jombang.
selain menjaring adolf dan pasangan kumpul kebonya, petugas gabungan juga menciduk dua pasangan gelap lainnya di hotel indah, jalan urip sumoharjo.
         bahkan di hotel ini, salah seorang perempuan yang masih di bawah umur.
dia berinisial my (16) warga madura.
my ditangkap saat berduaan di kamar hotel indah bersama efri ersani (23), warga karanganyar, solo, jawa tengah.
         my mengaku sedang dalam perjalanan dari solo menuju madura dan diantarkan pasangannya.
pasangan lain yang terjaring razia petugas adalah akhmad hudzani (45), warga mojoagung, jombang.
lelaki ini ditangkap bermesum ria bersama pasangannya, turni (30), warga desa pulosari, jombang.
    kepala satpol pp jombang, mas'ud mengatakan, razia ini menyisir sejumlah hotel dan penginapan di kawasan jombang kota.
selain itu, aparat gabungan berjumlah 60 orang itu juga melakukan operasi di ruang terbuka hijau (rth) keplaksari jombang, serta pasar mojoagung.
         kepala satuan sabhara polres jombang, akp sumiyanto menambahkan, selain menjaring 3 pasangan mesum, operasi juga menjaring kendaraan bermotor yang menyalahi aturan lalu lintas.
"ada enam kendaraan yang kami tilang, karena melanggar aturan lalu lintas," ujar dia.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 05 Juni 2013

DPRD Jember Tidak Tahu Menahu terkait Tukar Guling Lahan Pasar Kencong








suryaonline, jember - meskipun sudah ada proses tukar guling antarapemkab jember dan pabrik gula (pg) semboro ptpn xi terkait lahan pasar kencong baru, dprd jember tidak tahu menahu tentang tukar guling itu.
menurut wakil ketua dprd jember miftahul ulum, pimpinan maupun anggota dprd jember belum pernah diajak bicara tentang tukar guling aset itu.
"untuk tukar guling, kami belum pernah diajak bicara," ujar ulumkepada surya online, selasa (4/6/2013).
namun, karena saat ini sudah telanjur ada bangunan di atas tanah ptpnxi itu, maka sebaiknya ada win-win solusi atas polemik tersebut.
sebaiknya, pemkab jember segera menyelesaikan persoalan status tanahtersebut.
jika memang pasar itu milik pemkab, maka sebaiknya pemkabmemfasilitasi pedagang pasar kencong lama yang menjadi korbankebakaran.
kalau pedagang memang hendak dipindah, sebaiknya diberikemudahan.
"seperti misalnya, pemkab membantu uang muka pembelian los maupunkios.
uang subsidi uang muka itu bisa diambilkan dari retribusi yangdipungut ketika pedagang menempati pasar penampungan," ujar ulum.
saat ini, pasar itu telanjur dibangun oleh pihak investor.
ia memahami jika pihak investor ingin mengembalikan biaya pembangunan melalui hasil penjualan kios dan los.
"itu yang membuat mahal dan diberati oleh pedagang.
saya kira win-winsolusi, di antaranya, pemkab membantu uang muka, bisa meringankanpedagang.
dan dibuatkan skema lain untuk membantu pedagang.
ini tidakbisa dibiarkan berlarut-larut," tegas ulum.
kepala dinas pasar jember hasi madani menyampaikan kalauproses tukar guling tanah yang diatasnya berdiri pasar kencong barusedang berjalan.
penaksir aset menilai aset yang ditukarkan olehpemkab nilainya masih kurang rp 7 miliar dari nilai tanah milik ptpnxi yang dijadikan pasar.
karenanya, dinas pasar berencana mengajukananggaran sebesar rp 7 miliar dalam perubahan anggaran keuangan (pak)apbd 2013.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 02 Juni 2013

Burung Puter Dilombakan Agar Warga Tahu Maskot Lamongan




Burung Puter Dilombakan Agar Warga Tahu Maskot Lamongan
Burung Puter Dilombakan Agar Warga Tahu Maskot Lamongan





lamongan - masih  banyak masyarakat lamongan yang belum mengetahui, bahwa maskot atau fauna identitas kota soto ini adalah burung puter.
  karena itu pemkab mencoba memperkenalkan lebih  dekat kepada masyarakat  dengan menggelar lomba burung puter dengan nama latin streptopelia decaocto ini, minggu (2/6/2013) dilombakan di alun-alun.
bersamaan itu juga digelar pameran dan lomba bonsai di tempat yang sama.
bupati fadeli bersama forum pimpinan daerah (forpimda) juga mengikutkan burung puter mereka dalam lomba tersebut.
selain burung puter, juga dilombakan ratusan burung berkicau jenis lainnya.
pesertanya bukan hanya dari lamongan, namun juga dari berbagai daerah di jatim.
fadeli  menyadari memang secara umum belum banyak masyarakat yang tahu akan maskot lamongan.
untuk itu perlu disosialisasikan.
"lamongan ini sebenarnya sudah punya maskot, yaitu burung puter.
saya minta ini terus disosialisasikan melalui kegiatan semacam ini sehingga benar-benar menjadi identitas daerah, " ucap fadeli saat membuka lomba.
menurut fadeli,  ada banyak keuntungan jika mengembangkan maskot lamongan dan juga budidaya bonsai.
burung berkicau dan budidaya bonsai ini adalah bagian dari ekonomi kreatif yang membawa efek ekonomi di bidang lainnya.
seperti pembuat pot, pembuat sangkar burung dan penjual makanan burung.
bahkan saat ini mulai budidaya burung serta penjual makanan burung tumbuh subur.
setiap kabupaten di jatim sudah memiliki maskot tersendiri.
seperti kota malang dengan burung manyar, kota surabaya yang sudah terkenal dengan makot buaya dan kabupaten madiun dengan burung jalak putihnya.
sedangkan burung jalak hitam dijadikan maskot kabupaten tuban, bojonegoro menggunakan merak hijau sebagai maskot dan kutilang gunung menjadi maskot kabupaten blitar.
"lamongan burung puter,"ungkapnya.
sementara itu, di tempat yang sama juga dilangsungkan lomba dan pameran bonsai.
sebanyak 224 bonsai dari berbagai daerah di jatim seperti surabaya, nganjuk, sidoarjo dan madura tercatat mengikuti event tahunan ini.
 pembukaannya ditandai dengan pemotongan pitah biru putih oleh istri bupati fadei, hj mahdumah fadeli.
   menurut panitia lomba bonsai, kemal, ada tiga kelas yang dilombakan.
yakni sebanyak 128 bonsai di kelas regional, 39 bonsai kelas prospek dan 57 bonsai kelas bsc (bonsai school center) lamongan.
salah satu bonsai yang masuk the best ten adalah pohon bonsai landepan milik dateng.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Sudah Tahu Tanda Dilarang Masuk, Tetap Saja Diterobos




Sudah Tahu Tanda Dilarang Masuk, Tetap Saja Diterobos
Sudah Tahu Tanda Dilarang Masuk, Tetap Saja Diterobos





ponorogo - pemasangan rambu lalu lintas jalur searah di pertigaan dusun gunungsari, desa/kecamatan mlarak, kabupaten ponorogo sia-sia.
pasalnya, sejak dipasang 3 tahun lalu, rambu-rambu itu tidak pernah diindahkan kalangan pengguna jalan baik yang mengendarai roda 2 maupun roda 4.
padahal pemasangan itu untuk mengurangi angka kecelakaan di pertigaan jl raya jabung - sambit dari jalur barat dan sambit - pulung untuk jalur timur.
salah seorang pengguna jalan, alimah (43) warga mlarak menyayangkan banyaknya pengendara baik roda empat maupun roda dua yang menyerobot rambu larangan di pertigaan yang dibuat satu arah itu.
kapolsek mlarak, akp sukamto dikonfirmasi terkait banyaknya pengendara yang menyerobot jalur satu arah tersebut menegaskan dipicu karena minimnya kesadaran masyarakat dan pengguna jalan.
menurutnya, pihaknya sering kali memberikan teguran kepada pengguna jalan yang melanggar rambu-rambu itu.
akan tetapi masih tetap banyak yang membandel.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 19 Mei 2013

Tak Tahu Memilih Siapa








malang - warga binaan pemasyarakatan (wbp) lembaga pemasyarakatan (lp) lowokwaru malang mendapat sosialisasi pilwali malang 2013 oleh komisi pemilihan umum (kpu) malang, sabtu (18/5/2013).
satu di antara sekitar 50 wbp lp lowokwaru, furi bin sali (32) sangat serius memperhatikan layar lcd yang berisikan video tata cara pencoblosan pilwali malang.
sesekali, warga kota lama ini bersiul ketika di video terdapat seorang gadis cantik yang memeragakan pengisian surat suara di-closeup.
saat surya online menanyakan kembali apa yang harus dilakukan untuk mencoblos, furi yang tersangkut kasus narkoba ini mampu menjabarkannya dengan baik.
"isi daftar hadir, isi identitas di surat suara, coblos satu calon wali (cawali) kota, celupin tinta," kata furi lugas.
namun ketika diminta menyebutkan nama-nama cawali, furi yang baru empat bulan menempati lp dari 6 tahun hukumannya ini hanya mampu menyebut dua pasang calon saja.
"heri utami-edi (dadi) dan anton (aji)," sambung furi yang memastikan dirinya tidak akan golput ini.
lain halnya dengan furi, ali muchtar (63) menuturkan, sama sekali tidak mudeng pemaparan yang dilakukan langsung ketua kpu malang, hendry.
sosialisasi yang berlangsung sekitar satu jam, belum membuat warga sukun itu bisa menjelaskan tahapan-tahapan pencoblosan.
"lihat saja nanti lah," tandas pria bertato yang dihukum 12 tahun penjara ini.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 08 April 2013

Ketua DPC Tak Tahu soal Atribut Dicopot Panwaslu








batu-ketua dpc hanura kota batu, srianah mengaku tidak tahu menahu pemasangan atribut parpolnya yang melanggar zona steril bebas dari atribut parpol di kawasan alun-alun kota batu.
ia mengatakan, pemasangan dilakukan oleh pengurus dpd hanura jatim.
kendati demikian, srianah mengaku telah berulangkali menerima surat peringatan secara tertulis maupun lisan.
"surat (peringatan) kpu sudah saya sampaikan kepada dpd (hanura jatim), pihak dpd menyerahkan sepenuhnya kepada pak sugeng hariono (wakil ketua dprd kota batu dari hanura).
kalau tidak boleh ya sudah, saya toh juga tidak tahu kapan atribut itu dipasang," kata srianah.
sebelumnya, panitia pengawas pemilu (panwaslu) bersama satuan polisi pamong praja (satpol pp) kota batu menurunkan paksa atribut kampanye partai hanura di kawasan bebas atribut partai politik (parpol) di sekitar alun-alun.
penurunan itu setelah pengurus hanura tidak menggubris peringatan panwaslu maupun kpu kota batu sebanyak tujuh kali.
 atribut itu terpasang di papan reklame setingi kurang lebih 12 meter di sebelah kanan pos polisi di sekitar alun-alun kota batu.
petugas dari satpol pp harus menggunakan mobil hidrolis milik dinas pengairan dan cipta karya (dcktr) untuk menggapai atribut tersebut.
ukuran atribut diketahui kurang lebih 8 meter kali 4 meter dengan belasan tali yang mengikatkan ke papan reklame.
isi atribut itu terpasang gambr ketua dpd hanura jatim, serta ketua umum hanura.
petugas satpol pp awalnya kesulitan menurunkan atribut tersebut karena belum biasa.
sekitar 45 menit, petugas berhasil menurunkan.
ketua panwaslu kota batu, abdul rokhim mengatakan, penurunan atribut hanura itu karena melanggar perwali 23/2012 tentang penataan atribut parpol.
diperwali menyebutkan, bahwa mulai perempatan lippo plaza jalan diponegoro hingga kawasan alun-alun, jalan gajah mada, serta jalan panglima sudirman tidak boleh ada atribut parpol.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com