Halaman

Tampilkan postingan dengan label Kencong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kencong. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Juni 2013

DPRD Jember Tidak Tahu Menahu terkait Tukar Guling Lahan Pasar Kencong








suryaonline, jember - meskipun sudah ada proses tukar guling antarapemkab jember dan pabrik gula (pg) semboro ptpn xi terkait lahan pasar kencong baru, dprd jember tidak tahu menahu tentang tukar guling itu.
menurut wakil ketua dprd jember miftahul ulum, pimpinan maupun anggota dprd jember belum pernah diajak bicara tentang tukar guling aset itu.
"untuk tukar guling, kami belum pernah diajak bicara," ujar ulumkepada surya online, selasa (4/6/2013).
namun, karena saat ini sudah telanjur ada bangunan di atas tanah ptpnxi itu, maka sebaiknya ada win-win solusi atas polemik tersebut.
sebaiknya, pemkab jember segera menyelesaikan persoalan status tanahtersebut.
jika memang pasar itu milik pemkab, maka sebaiknya pemkabmemfasilitasi pedagang pasar kencong lama yang menjadi korbankebakaran.
kalau pedagang memang hendak dipindah, sebaiknya diberikemudahan.
"seperti misalnya, pemkab membantu uang muka pembelian los maupunkios.
uang subsidi uang muka itu bisa diambilkan dari retribusi yangdipungut ketika pedagang menempati pasar penampungan," ujar ulum.
saat ini, pasar itu telanjur dibangun oleh pihak investor.
ia memahami jika pihak investor ingin mengembalikan biaya pembangunan melalui hasil penjualan kios dan los.
"itu yang membuat mahal dan diberati oleh pedagang.
saya kira win-winsolusi, di antaranya, pemkab membantu uang muka, bisa meringankanpedagang.
dan dibuatkan skema lain untuk membantu pedagang.
ini tidakbisa dibiarkan berlarut-larut," tegas ulum.
kepala dinas pasar jember hasi madani menyampaikan kalauproses tukar guling tanah yang diatasnya berdiri pasar kencong barusedang berjalan.
penaksir aset menilai aset yang ditukarkan olehpemkab nilainya masih kurang rp 7 miliar dari nilai tanah milik ptpnxi yang dijadikan pasar.
karenanya, dinas pasar berencana mengajukananggaran sebesar rp 7 miliar dalam perubahan anggaran keuangan (pak)apbd 2013.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 03 Juni 2013

Ratusan Pedagang Blokir Jalan Kencong




Ratusan Pedagang Blokir Jalan Kencong
Ratusan Pedagang Blokir Jalan Kencong





jember - ratusan pedagang memblokir jalan raya kencong yang menghubungkan jember - lumajang, senin (3/6/2013).
  jalan yang diblokir merupakan jalur selatan provinsi.
pemblokiran itu menyusul akan adanya penutupan pasar penampungan kencong.
mereka menutup jalan setelah bersalawat di dekat pasar penampungan itu.
setelah beberapa menit bersalawat, secara serentak mereka berpindah ke jalan.
akhirnya jalanpun diblokir.
senin (3/6/2013) pemkab jember akan melaksanakan sk bupati yakni penutupan pasar penampungan sementara.
pemkab akan membuka pasar kencong baru yang terletak sekitar 100 meter dari pasar penampungan.
mereka menolak relokasi itu.
dari pantauan surya online, penutupan jalan itu membuat sejumlah kendaraan dari arah lumajang maupun jember balik kanan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Kapolres Bentuk Tim Kaji Pasar Kencong








suryaonline, jember - kapolres akbp jayadi membentuk tim untuk mempelajari pasar kencong, termasuk mengetahui kondisi keamanan di sekitar pasar penampungan sementara yang akan ditutup pemkab.
"satu dua hari ini tim biar bekerja melihat kondisi di sekitar pasar, hasilnya akan kami jadikan saran kepada pemkab," ujar jayadi usai melakukan dialog dengan perwakilan pedagang dan instansi terkait di polres jember, kamis (30/5/2013).
dalam dialog itu, perwakilan pedagang menolak penutupan pasar penampungan sementara, yang akan dilakukan senin (3/5/2013).
mereka tidak mau pindah ke pasar baru, karena dibangun di atas tanah milik ptpn xi.
apalagi pedagang juga masih menggugat ke pengadilan, bupati jember mza djalal.
tetapi di sisi lain, pemkab tetap akan menutup pasar sementara itu pekan depan.
pemkab berjanji mekakai cara persuasif.
"meski begitu tetap akan kami pelajari, dan hasilnya akan kami sarankan kepada pemkab, apakah ditutup atau tidak dulu," imbuh jayadi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com