Halaman

Tampilkan postingan dengan label Lahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lahan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2013

Lahan Tol Bukan Milik Investor, Tol Mojokerto - Jombang Terhambat




Lahan Tol Bukan Milik Investor, Tol Mojokerto - Jombang Terhambat
Lahan Tol Bukan Milik Investor, Tol Mojokerto - Jombang Terhambat





surabaya - total lahan seluas 330 hektare yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan tol sepanjang 40,5 kilometer yang membentang dari mojokerto-jombang, sepenuhnya akan dikuasai dan menjadi milik pemerintah, bila sudah dibebaskan dari warga pemilik.
begitu juga seluruh bangunan fisik yang berdiri di atasnya, akan menjadi aset pemerintah.
"kami hanya berkewajiban membangun dan memperoleh hak konsesi.
kenyataan ini yang sekiranya perlu diluruskan dan ditekankan, karena yang saat ini berkembang di masyarakat adalah, pt marga harjaya infrastruktur (mhi) sebagai investor akan menguasai tanah mereka dan nilainya akan menjadi berlipat ganda setelah sekian tahun dan setelah daerah berkembang karena pembangunan infrastruktur," kata legowo, direktur perencanaan dan pengembangan mhi, investor pembangunan jalan tol mojokerto-jombang saat hadir di kantor harian surya jl.
rungkut industri iii  68 - 70 sier surabaya, kamis (27/6/2013).
ratusan hektare lahan itu posisinya berada di 35 desa di kabupaten mojokerto dan jombang.
menurut legowo, dimanapun lokasinya, pembangunan jalan tol adalah proyek pemerintah yang dikerjakan dan kemudian dikelola oleh investor.
ruas tol mojokerto-jombang, adalah bagian dari pengembangan infrastuktur jaringan jalan tol di jawa timur yang keseluruhannya terdiri atas 10 ruas jalan dengan panjang total mencapai 516 kilometer.
"mhi sebagai investor tidak pernah menguasai atau memiliki lahan untuk pembangunan jalan tol.
bahkan seluruh bangunan dan fasilitas perlengkapan lainnya yang ada di atas lahan itu, akan menjadi milik pemerintah," tandasnya.
mhi yang menjadi investor jalan tol mojokerto-jombang, sejak pertengahan tahun 2011 dikelola manajemen baru karena adanya perubahan kepemilikan.
di bawah kendali  manajemen baru, proses pembebasan lahan mencapai kemajuan yang cukup signifikan.
di seksi 1, lahan yang sudah dibebaskan mencapai 93 persen.
"ini kemajuan yang menurut kami luar biasa.
bandingkan dengan saat pertama konsinyasi yang masih mencapai sekitar 76 %, atau sekitar 82 % ketika pengelolaan beralih ke mhi management baru," ujar legowo.
menyikapi pembebasan lahan itu, pemerintah melalui bina marga sedang berkoordinasi dengan forpimda setempat untuk mempersiapkan pelaksanaan fisik (pf) di lokasi lahan yang belum bebas di seksi 1.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 24 Juni 2013

Dua Pelaku Pembakaran Ratusan Hektar Lahan Diamankan Polisi








pekanbaru - kepolisian daerah riau berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku pembakaran lahan seluas ratusan hektare di kabupaten bengkalis dan rokan hilir.
"dua tersangka itu terlibat kasus kebakaran lahan yang terjadi di dua lokasi.
satu di bengkalis dan satu lagi di rokan hilir," kata kapolda riau brigjen pol condro kirono di posko satgas penanggulangan bencana asap provinsi riau di pekanbaru, senin (24/6/2013).
secara terpisah, kepala bidang humas polda riau, akbp hermansyah mengatakan, untuk kasus kebakaran lahan yang terjadi di pulau bengkalis tersangkanya berinisial s.
     pelaku s, kata dia, ditangkap setelah mendapatkan laporan dari warga telah melakukan pembakaran yang tidak terkontrol hingga merambat ke lahan perkebunan masyarakat dan perkebunan kelapa sawit milik pt marita makmur jaya (mmj).
     "lahan yang terbakar di bengkalis dengan tersangka s diperkirakan puluhan hektar ditambah dengan kebakaran lainnya di pulau yang sama ada sekitar 40 hektar," kata hermansyah.
     sementara untuk kasus kebakaran di kabupaten rokan hilir, pelakunya berinisial hp juga telah berhasil ditangkap oleh pihak polres setempat.
     pada kasus kebakaran di kabupaten rokan hilir, kronologi kebakaran bermula ketika pelaku hendak melakukan perluasan lahan perkebunan kelapa sawit miliknya yakni sekitar 65 hektar.
     pembakaran yang dilakukan pelaku, kemudian tidak terkendali hingga menjalah ke lahan milik warga lainnya hingga cakupan areal yang terbakar lebih dari 400 hektar.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 05 Juni 2013

DPRD Jember Tidak Tahu Menahu terkait Tukar Guling Lahan Pasar Kencong








suryaonline, jember - meskipun sudah ada proses tukar guling antarapemkab jember dan pabrik gula (pg) semboro ptpn xi terkait lahan pasar kencong baru, dprd jember tidak tahu menahu tentang tukar guling itu.
menurut wakil ketua dprd jember miftahul ulum, pimpinan maupun anggota dprd jember belum pernah diajak bicara tentang tukar guling aset itu.
"untuk tukar guling, kami belum pernah diajak bicara," ujar ulumkepada surya online, selasa (4/6/2013).
namun, karena saat ini sudah telanjur ada bangunan di atas tanah ptpnxi itu, maka sebaiknya ada win-win solusi atas polemik tersebut.
sebaiknya, pemkab jember segera menyelesaikan persoalan status tanahtersebut.
jika memang pasar itu milik pemkab, maka sebaiknya pemkabmemfasilitasi pedagang pasar kencong lama yang menjadi korbankebakaran.
kalau pedagang memang hendak dipindah, sebaiknya diberikemudahan.
"seperti misalnya, pemkab membantu uang muka pembelian los maupunkios.
uang subsidi uang muka itu bisa diambilkan dari retribusi yangdipungut ketika pedagang menempati pasar penampungan," ujar ulum.
saat ini, pasar itu telanjur dibangun oleh pihak investor.
ia memahami jika pihak investor ingin mengembalikan biaya pembangunan melalui hasil penjualan kios dan los.
"itu yang membuat mahal dan diberati oleh pedagang.
saya kira win-winsolusi, di antaranya, pemkab membantu uang muka, bisa meringankanpedagang.
dan dibuatkan skema lain untuk membantu pedagang.
ini tidakbisa dibiarkan berlarut-larut," tegas ulum.
kepala dinas pasar jember hasi madani menyampaikan kalauproses tukar guling tanah yang diatasnya berdiri pasar kencong barusedang berjalan.
penaksir aset menilai aset yang ditukarkan olehpemkab nilainya masih kurang rp 7 miliar dari nilai tanah milik ptpnxi yang dijadikan pasar.
karenanya, dinas pasar berencana mengajukananggaran sebesar rp 7 miliar dalam perubahan anggaran keuangan (pak)apbd 2013.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 19 Mei 2013

Salahi Aturan, Dewan Akan Panggil Pengembang Tempati Lahan Konservasi








surabaya - komisi c dprd surabaya akan memanggil sejumlah pengusaha properti yang diduga menempati kawasan lahan konservasi hutan.
pasalnya, diduga izin dari pembangunan hunian di kawasan lahan hutan mangrove di wilayah wonorejo kecamatan rungkut tersebut menyalahi dan melanggar aturan.
"kami heran juga dengan pemberian izin pendirian perumahan itu, padahal jelas lahan perumahan itu berada di kawasan hutan mangrove," kata sachiroel alim anwar, ketua komisi c dprd surabaya, minggu (19/5/2013).
dijelaskan alim, pemkot surabaya sendiri sekarang ini tidak bisa memberi jawaban atas dikeluarkannya izin pembangunan perumahan di kawasan lahan konservasi.
ini dikarenakan izin tersebut keluar pada saat kepemimpinan wali kota terdahulu.
"ini yang akan kami coba telusuri dengan meminta keterangan pengembang perumahan bersangkutan," ucap alim.
jika nantinya dalam penelusuran ada pelanggaran aturan, dikatakan alim, pihaknya tidak segan mengeluarkan rekomendasi pencabutan izin perumahan tersebut.
karena bagaimanapun, warga pembeli rumah di perumahan yang menempati  lahan konservasi tidak mengetahui status tanahnya.
akibatnya izin mendirikan bangunan (imb) tidak bisa dikeluarkan pemkot surabaya.
dan nantinya, pengembang perumahan bisa cuci tangan dengan menyalahkan pemkot yang tidak mengeluarkan imb.
"apabila hal seperti itu terjadi tentu itu sama artinya mengadu domba antara warga dan pemkot.
ini yang tidak boleh terjadi dan harus bisa diselesaikan sebelum semakin runyam persoalannya," tutur alim.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 18 Mei 2013

Warga Pemblokir Jalan di Jakarta Minta Diberi Lahan Tinggal








jakarta - perwakilan warga madura di jakarta  h mukhlis mengatakan, harapan masyarakat kampung sumur yang menolak penggusuran adalah diberi lahan untuk tempat tinggal dan usaha.
"intinya kami hanya mohon lahan dari 9,5 hektar yang ada disana karena memang kami tahu tanah itu belum jelas kepemilikannya," kata mukhlis di jakarta, sabtu (18/5/2013).
mukhlis menjelaskan, mereka sudah menempati lahan tersebut selama sekitar 32 tahun dan bukan hanya warga madura tapi juga dari berbagai suku tinggal disana.
    "jadi jangan asal klaim kalau ada bukti silakan tunjukkan kepada kami, kami siap diajak berbicara," tambah mukhlis.
    menurut dia, warga sudah pernah duduk bersama dengan pihak pt gck yang mengklaim tanah, tapi tidak menghasilkan kesepakatan.
sekitar dua bulan terakhir dikeluarkan imbauan dari wali kota jakarta timur untuk mengeksekusi lahan dengan menggusur warga, namun diprotes warga.
    puncak protes warga  melakukan aksi pemblokiran jalan gusti ngurah rai dengan memalang jalan dengan mobil yang bannya dikempeskan, sabtu (18/5/2013) sekitar pukul 7.
30 wib.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 16 Mei 2013

Suap Lahan Makam, KPK Periksa Kepala Bappebti








jakarta - komisi pemberantasan korupsi (kpk) memeriksa kepala badan pengawas perdagangan berjangka komoditi (bappebti) syahrul r sampurnajaya terkait kasus suap izin lokasi pembangunan tempat pemakaman bukan umum (tpbu).
syahrul datang ke kpk jakarta sekitar pukul 09.
10 wib, kamis (16/5/2013) tanpa berkomentar apapun kepada wartawan.
sebelumnya kpk telah menggeledah kantor syahrul di gedung bappebti di jalan kramat raya nomor 172, jakarta pusat pada 19 april.
    kpk dalam kasus ini sudah menetapkan lima tersangka yaitu ketua dprd bogor iyus djuher, pegawai di dinas pendidikan kabupaten bogor usep jumeino, pegawai honorer di pemkab bogor listo wely sabu, direktur pt garindo perkasa sentot susilo dan direktur operasional pt garindo perkasa nana supriatna.
    syahrul diduga memiliki saham di pt garindo perkasa.
pada saat penangkapan selasa (16/4) di rest area sentul, kpk mendapatkan barang bukti senilai rp800 juta yang diberikan sentot kepada usep.
    uang itu rencananya sebagai bentuk komitmen pemberian izin tpbu seluas 100 hektare di desa antajaya, kecamatan tanjungsari, kabupaten bogor, jawa barat.
    lahan calon pemakaman mewah tersebut ada yang dimiliki warga, dimiliki perum perhutani, dan lahan yang masuk dalam daerah konservasi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 12 April 2013

Rebutan Lahan Parkir, Dua LSM Bentrok








karawang - berebut lahan parkir, dua lembaga swadaya masyarakat (lsm) di rengasdengklok, kabupaten karawang, jawa barat terlibat bentrok, kamis (11/4/2013).
akibatnya, dua orang mengalami luka bacok serius yaitu carum dan tayub.
keduanya kini dirawat di rumah sakit umum proklamasi rengasdengklok.
dua lsm yang terlibat bentrok, adalah lsm gerakan masyarakat bawah indonesia (gmbi) dan lsm gabungan inisiatip barisan anak siliwangi (gibas) karawang.
informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bentrokan terjadi akibat rebutan lahan parkir di sekitar outlet samsat polres karawang cabang rengasdengklok.
aksi itu sempat sempat mengagetkan warga setempat, serta mengganggu arus lalu lintas.
beberapa saat kemudian, aparat kepolisian langsung membubarkan bentrokan dan menjaga ketat lokasi kejadian untuk mengantisipasi bentrok susulan.
peristiwa bentrok itu kini ditangani polres karawang, dan pelaku pembacokan kini sedang pengejaran petugas.
sebelumnya, di rengasdengklok tepatnya 26 maret lalu juga terjadi bentrok antar lsm, yaitu lsm komando penegak keadilan (kompak) dengan lsm gibas karawang.
bentrok saat itu dipicu rebutan pengelolaan limbah pabrik di salah satu kawasan industri di karawang.
dalam bentrok tersebut, dua kelompok massa yang terlibat bentrok itu masing-masing mempersenjatai diri dengan senjata tajam serta kayu dan bambu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 19 Maret 2013

Produktifias Lahan Kopi di Indonesia Kurang








surabaya - kehadiran menteri perdagangan (mendag) gita wiryawan di jatim, selasa (19/3/2013) sempat  'diculik' eksportir kopi yang sedang menggelar pertemuan di pt aneka coffe industri trosobo, sidoarjo.
usai meninjau kontainer berisi bawang putih yang masih ngendon di pt terminal petikemas surabaya (tps) bersama gubenur jatim, soekarwo, gita bersama rombongan kementrian perdagangan langsung meluncur ke trosobo.
para eksportir yang tergabung dalam asosiasi eksportir kopi indonesia (aeki) yang sebelumnya juga hadir di pt tps, membawa gita untuk mengadukan tingkat produktifitas lahan kopi di indonesia yang kurang.
padahal ekspor kopi indonesia sangat besar, hingga dirasa tidak seimbang.
  dengan luas lahan 1,1 juta hektar tingkat produktifitas hanya 700-800 kg per hektar.
padahal idealnya dengan bisa mencapai 1,5 ton per hektar.
catatan itu masih kalah dibanding vietnam yang memiliki produktifitas tinggi.
padahal lahan yang dimiliki vietnam tidak lebih dari 50 persen lahan yang dimiliki indonesia.
tetapi vietnam menjadikan diri sebagai negara pengekspor kopi terbesar di asia tenggara.
"kita harus bisa menjadi negara pengekspor kopi terbesar, minimal di asia tenggara.
dan kita harus bisa mengalahkan vietnam di asia tenggara," kata gita wiryawan, usai mendapat paparan dari para eksportir kopi dan petani kopi yang hadir.
gita mengungkapkan, industri kopi di indonesia cukup besar.
bahkan 10 varietas unggul didunia ada di indonesia.
kopi jenis java dan toraja sejauh ini menjadi primadona konsumen kopi dunia.
dalam diskusi dengan petani maupun anggota aeki, gita mengingatkan agar ada peningkatan industri kopi agar target tercapai.
'kalau kita melihat kopi produktifitas kopi vietnam yang mencapai 1,2 juta ton, kita baru mencapai 600 ribu ton.
berarti kita masih ketinggalan jauh," lanjutnya.
gita menambahkan bila seluruh pemangku kepentingan agar bisa meningkatkan industri dan teknologi pasca panen.
terlebih jawa timur menjadi salah satu barometer industri kopi nasional.
setidaknya segitiga emas, banyuwangi-malang-bondowoso mampu menjadi sentra kopi nasional di indonesia, selain bengkulu, lampung, dan sumatra selatan.
untuk konsumsi kopi jawa timur sendiri mampu mencapai 30 persen dari kebutuhan kopi secara nasional.
sementara lahan di indonesia timur belum tergarap dengan baik.
"padahal bila melihat potensinya cukp bagus.
sebut saja di sulawesi selatan itu potensi kopi toraja cukup bagus," ungkap ketua gabungan eksportir kopi indonesia (gaeki), hutama sugandhi.
gandhi mengakui, saat ini peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk meningkatkan industri kopi.
gaeki menyoroti infrastruktur berbanding lahan tidak berimbang.
akibatnya industri kopi banyak yang mengguncakan cara tradisional.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com