Halaman

Tampilkan postingan dengan label Suami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suami. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 April 2014

Suami Istri Melenggang ke Kursi Dewan




Suami Istri Melenggang ke Kursi Dewan
Suami Istri Melenggang ke Kursi Dewan






surya online, pamekasan – pemilihan legislatif (pileg) 2014, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi pasangan suami istri (pasutri) hm suli faris (44) dan hj sri rahayu ningsih (38), warga desa tambung, kecamatan pademawu, pamekasan.
sebab berdasarkan hasil rekapitulasi tingkat kabupaten, keduanya kini yang mencalonkan diri sebagai caleg dprd kabupaten dari partai bulan bintang (pbb) pamekasan, sama-sma lolos melenggang, untuk menjadi wakil rakyat periode 2014 – 2019.
meski keduanya caleg pbb, namun keduanya bertarung di daerah pemilihan (dapil) berbeda.
suli faris, yang kini menjabat wakil ketua dprd pamekasan, berangkat dari dapil iii pamekasan ( kecamatan batumarmar, waru dan kecamatan pasean).
sedang sri rahayu ningsih, berangkat dari dapil i pamekasan (kecamatan kota dan kecamatan tlanakan).
karena ningsih, panggilan sehari-hari sri rahayu ningsih ini, kebetulan lahir di kelurahan jungcangcang, kecamatan kota, pamekasan.
saat ditemui di rumahnya, ningsih, ibu empat anak ini mengungkapkan, sejak awal dirinya tidak berminat untuk terjun di dunia politik, apalagi menjadi anggota dprd.
alumni sekolah menengah ekonomi atas (smea) negeri pamekasan (kini smk 1.
red), lebih senang menjadi ibu rumah tangga mengurus suami dan anak.
namun ketika suaminya meminta dirinya untuk didaftarkan menjadi caleg, ia pun bersedia.
karena saat itu, pencalonan dirinya di dapil i, pamekasan hanya sebagai pelengkap untuk mengisi keterwakilan perempuan saja.
namun begitu namanya tercantum dalam caleg pbb dapil i, pamekasan, sejumlah teman-teman sekolahnya menghubungi dirinya, menanyakan keseriusannya dan ia menjawab dirinya jawab serius maju sebagai caleg dan berjuang bagaimana lolos, teman-teman perempuannya bersedia untuk membantu bahkan suka rela menjadi tim pemenangan.
dikatakan, sebagai pendatang baru di panggung politik dan bersaing dengan caleg incambent dan pendatang baru yang sudah matan politik, maka untuk bertarung merebut suara masyarakat yang rasional tentu tidak mudah.
apalagi suaminya juga bertarung, sehingga tak mungkin setiap saat menggantungkan kepada suaminya.
“jika nanti saya sudah duduk di dewan, tentu saya akan melaksanakan tugas ini dengan baik dan profesional.
untuk urusan rumah tangga, saya akan berusaha mengatur agar semuanya bisa terbagi dan tertangani dengan baik,” kata ningsih, kepada surya, rabu (24/4/2014).
sedang suli faris, mengaku tidak percaya jika istrinya yang dipasang sebagai caleg pelengkap keterwakilan perempuan banyak mendapat dukungan dan lolos menjadi dewan.
sebab walau istrinya menjadi caleg, konsentrasi dirinya bukan kepada istrinya, tapi bagaimana caleg pbb di dapil i ada yang lolos dan tidak harus istrinya.
ditanya biaya yang dikeluarkan untuk pencalegan istrinya, suli faris, mengatakan kocek yang dikeluarkan tidak sebanyak caleg lain.
untuk istrinya ia membuat 1.
000 stiker yang disebar ke teman-teman perempuan.
sedang poster hanya satu dua, dipajang di depan rumahnya di jl ghazali, pamekasan.
dikatakan, dirinya terjun ke politik sejak 1990 lalu.
pada 1999 – 2004,  menjadi anggota dewan dari partai persatuan pembangunan (ppp) pamekasan.
  kemudian pada 2004 pindah ke pbb dan menjadi anggota dewan sampai sekarang.
dan sejak jadi anggota dewan 2004 lalu, ia berangkat dari dapil wilayah pamekasan utara, sesuai tanah kelahirannya di pasean, kecamatan pasean, pamekasan.
“karena istri saya awam dengan politik, maka mulai saat ini istri saya akan saya bimbing, agar dalam melaksanakan tugasnya nanti profesional dan memberikan banyak manfaat buat masyarakat,” papar suli faris.





berita terkait: pemilu 2014



ruhut : demokrat bikin poros baru, akan ada capres jadi korban


kpu kepri tunda rekapitulasi suara pemilu


caleg yang sudah meninggal ini malah dapat suara terbanyak


artis kawakan jamal mirdad lolos ke senayan


yayuk basuki dipastikan menjadi anggota dpr





penulis: muchsin

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 28 Juli 2013

Ngaku Suami, Tapi Tak Tahu Alamat Pasangan Mesumnya




Ngaku Suami, Tapi Tak Tahu Alamat Pasangan Mesumnya
Ngaku Suami, Tapi Tak Tahu Alamat Pasangan Mesumnya






surya online, jombang - peristiwa cukup lucu terjadi ketika personel gabungan tiga instansi (polres, tni dan satpol pp) melakukan razia mengeliminasi tindakan permesuman terhadap sejumlah hotel di jombang, sabtu (27/7/2013) malam.
    seorang lelaki bernama augus adolf (39), yang tepergok berduaan di kamar sebuah penginapan dengan siti aminah (31), mengaku mereka suami-istri.
tapi ketika ditanya alamat pasangannya, adolf malah gelagapan dan menjawab tidak tahu.
    petugas yang mendapat jawaban langsung geleng-geleng kepala.
"lho, katamu itu istrimu, tapi kok  tidak tahu alamatnya?" sergah petugas kepada lelaki berperawakan sedang itu.
         adolf yang warga singgahan, kepanjen, malang saat itu memang tertangkap basah berduaan di kamar penginapan abraham, dekat terminal bus kepuhsari jombang dengan siti alimah (31), warga sumobito, jombang.
         selanjutnya, lelaki ini beserta pasangannya diangkut ke kantor sat pol pp jombang.
selain menjaring adolf dan pasangan kumpul kebonya, petugas gabungan juga menciduk dua pasangan gelap lainnya di hotel indah, jalan urip sumoharjo.
         bahkan di hotel ini, salah seorang perempuan yang masih di bawah umur.
dia berinisial my (16) warga madura.
my ditangkap saat berduaan di kamar hotel indah bersama efri ersani (23), warga karanganyar, solo, jawa tengah.
         my mengaku sedang dalam perjalanan dari solo menuju madura dan diantarkan pasangannya.
pasangan lain yang terjaring razia petugas adalah akhmad hudzani (45), warga mojoagung, jombang.
lelaki ini ditangkap bermesum ria bersama pasangannya, turni (30), warga desa pulosari, jombang.
    kepala satpol pp jombang, mas'ud mengatakan, razia ini menyisir sejumlah hotel dan penginapan di kawasan jombang kota.
selain itu, aparat gabungan berjumlah 60 orang itu juga melakukan operasi di ruang terbuka hijau (rth) keplaksari jombang, serta pasar mojoagung.
         kepala satuan sabhara polres jombang, akp sumiyanto menambahkan, selain menjaring 3 pasangan mesum, operasi juga menjaring kendaraan bermotor yang menyalahi aturan lalu lintas.
"ada enam kendaraan yang kami tilang, karena melanggar aturan lalu lintas," ujar dia.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 27 Juni 2013

Suami Pendam Istri di Kakus








tulungagung - susanti (39), warga dusun juranggandul, desa pulotondo, kecamatan ngunut, tulungagung, baru saja pulang merantau dari malaysia tetapi justru tewas di rumahnya sendiri.
ia dibantai suaminya, kawit (40) dan jenazahnya dipendam ke kakus rumahnya.
kawit menyerahkan diri ke polisi, rabu (26/6/2013), sekitar pukul 16.
00 wib.
sejumlah anggota unit identifikasi polres tulungagung lantas ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah susanti yang kemudian dibawa ke rsud dr iskak, tulungagung.
"warga sebenarnya heran, susanti baru pulang 3 hari lalu tetapi tidak kelihatan di rumah.
kawit beralasan, susanti ke malaysia lagi," kata kepala desa pulotondo, mawardi.
menurut dia, sejumlah tetangganya sudah curiga ihwal menghilangnya susanti.
apalagi, selama di rumah, susanti dan kawit sering terdengar bertengkar.
para tetangganya tidak menelusuri lebih lanjut karena tidak punya dugaan kawit bisa berlaku kejam.
apalagi dua anak mereka yang masih kecil juga terlihat biasa saja.
"warga menganggap pertengkaran mereka masih wajar, seperti umumnya orang berumah tangga," ujar mawardi.
para tetangga korban menduga, pertengkaran itu dipicu perselingkuhan salah satu pihak.
"motifnya masih kami selidiki," kata kepala polres tulungagung akbp whisnu hermawan februanto.
whisnu menyebutkan, anak buahnya masih fokus pada modus operandi kejahatan dan menunggu hasil visum dan mempelajari hasil olah tkp.
"yang jelas saat dievakuasi, mayat korban tidak bisa dikenali terutama di bagian wajahnya.
tubuhnya melepuh dan masih pakai baju putih dan celana pendek abu-abu," ujarnya.
sejauh ini polisi belum memperoleh informasi soal bagaimana kawit membunuh susanti karena menunggu hasil visum jenazah korban dan kawit belum bisa diperiksa karena masih terguncang jiwanya, meski mengakui sebagai pembunuh istrinya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

Suami Dipenjara, Istri Pilih Edarkan Sabu-Sabu




Suami Dipenjara, Istri Pilih Edarkan Sabu-Sabu
Suami Dipenjara, Istri Pilih Edarkan Sabu-Sabu





sidoarjo - suamiyah (31) warga dusun tempel, desa legok kecamatan gempol, pasuruan menyusul suaminya faiz ke penjara dalam kasus narkoba.
anggota satnarkoba polres sidoarjo yang menggerebek rumahnya, kamis (13/6/2013) sore, sempat dibuat kelabakan.
tangan salah seorang polisi yang memegangi tangan kanan suamiyah digigit.
tak kuat dengan rasa sakit yang diderita, petugas akhirnya melepaskan dan tersangka melarikan diri.
ketika tersangka melarikan diri, petugas lainnya langsung mengejar.
ibu dua anak itu diketahui bersembunyi di kamar mandi.
namun akhirnya, tersangka berhasil ditarik dan tangannya diborgol.
barang bukti 6,2 gram ss ditemukan di dalam rumahnya.
ss yang sudah dikemas itu akan dikirim ke wilayah surabaya, malang, sidoarjo dan mojokerto.
"kami memperkirakan dalam sepekan, tersangka bisa menjual 1 ons ss ke konsumen," tutur kasat narkoba polres sidoarjo akp chotib widiyanto kepada jumat (14/6/2013).
saat diperiksa penyidik mengaku nekat bisnis narkoba karena terdesak kebutuhan ekonomi, mengingat suaminya ada di penjara.
karena sudah tidak ada lagi orang yang menghidupi.
"kalau saya tidak bekerja, siapa yang bisa memberi makan untuk kebutuhan anak," isak tersangka di hadapan penyidik.
 
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 25 Mei 2013

Cerai dengan Suami, Purel Diskotek Terjerat Sabu-Sabu








suryaonline,surabaya - anis watin hasanah (24),  ibu satu anak, harus meringkuk di tahanan polres pelabuhan tanjung perak.
ini dikarenakan, anis yang juga seorang purel diskotek itu, tertangkap membawa satu poket sabu-sabu.
kasatreskoba polres pelabuhan tanjung perak akp ketut madya mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya, di jalan tambak pokak i surabaya.
"selain mengamankan satu poket sabu-sabu, kami juga mengamankan satu alat hisap," kata ketut, jumat (24/5/2013).
berdasarkan pengakuan tersangka, mendapat sabu-sabu tersebut didapat dari temannya di jalan tanjung sari dengan harga rp 300 ribu.
tersangka mengaku mengonsumsi sabu-sabu karena bercerai dengan suaminya tiga bulan lalu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 04 Mei 2013

Tabrakan , Empat Tewas Dua Diantaranya Suami Istri




Tabrakan , Empat Tewas Dua Diantaranya Suami Istri
Tabrakan , Empat Tewas Dua Diantaranya Suami Istri





lamongan -  pasangan suami istri asal denut  denpasar bali ini seolah berjanji untuk sehidup semati.
ajal mereka dijemputnya saat truk pengangkut kelapa yang dikemudikan korban bersama istrinya itu menabrak  truk gandeng di depannya, dan akibatnya, mujiono dan istrinya khomariyah tergencet body truk dan tewas seketika di lokasi kejadian, jalan raya lamongan - pucuk, tepatnya di desa kebonsari sukodadi,  sabtu (4/5/2013).
sementara sehari sebelumnya, tepatnya jumat (3/5) malam, dua pejalan kaki  eny muflikhah (44) dan anaknya reza martha aditya (6) warga gembong babat juga tewas ditabrak, mochamad rizki (17) pelajar pengendara sepeda motor yang berboncengan dengan dua temannya sesama pelajar, amrozi (17) dan ilham adi fauzi (14) ketiganya asal desa telogorejo kecamatan sukodadi.
menurut  keterangan dua saksi mata , hasyim (60) dan hariyanto (45) seperti yang dituturkan kepada surya online, truk nopol p  bermuataan kelapa yang naas itu bermula berjalan dari timur dengan kecepatan sekitar 80 km/jam.
bersamaan itu di depan truk yang dikemudikan mujiono warga jalan indra jaya gg 1 nomor 10 denut denpasar bali berjalan didampingi istrinya khomariyah berjalan truk gondeng nopol h 1861 er  yang dikemudikan sumarsono (47) asal banyu  anget wetan rt 04/ rw 02  semarang dengan kecepatan sekitar  50 km/jam.
 "truk gandeng itu  sebenarnya posisinya juga masih  jauh di depan truk naas  tersebut, tapi mungkin karena pengemudinya ngantuk sementara truk muatan kelapa itu kecepatannya  tinggi akhirnya menabrak bagian belakang truk gandeng,"ungkap hasyim.
benturan itu teramat kesar karena kecepatan truk hingga menyebabkan body truk bagian depan ringsek tak berbentuk  dan  menggencet pasangan suami istri hingga keduanya tewas di tkp.
sementara bagian belakang truk gandeng hanya  mengalami sedikit  kerusakan pada baknya.
begitu kerasnya benturan menyebabkan kedua korban mengalami luka parah, keempat kakinya patah  dan luka parah di bagian wajah dan dada.
kedua korban baru berhasil dievakuasi setelah body truk yang tak berbentuk diungkit dengan linggis dan peralatan seadanya.
 kejadian tabrakan yang menyebabkan dua nyawa pasangan suami istri ini melayang  menyusul kejadain jumat (3/5) malam sebelumnya, dimana dua orang penyeberang jalan,  ibu dan anaknya,  eny muflikhah (44) dan anaknya reza martha aditya (6) warga gembong babat juga tewas ditabrak sepeda motor nopol s 6815 km  di jalan raya gembong babat yang dikendarai  mochamad rizki (17) pelajar  yang berboncengan dengan dua temannya sesama pelajar, amrozi (17) dan ilham adi fauzi (14) ketiganya asal desa telogorejo kecamatan sukodadi.
menurut muhammad ali (45) pns warga setempat mengungkapkan, saat itu, korban yang menggandeng anaknya sedang menyeberang  jalan dari selatan  ke utara, namun ketika kedua korban baru menginjakkan kakinya di badan jalan raya, tiba - tiba sepeda motor dari arah timur dengan kecepatan tinggi langsung menabrak keduanya.
  kedua korban  terseret hingga terluka parah patah kaki dan luka parah di bagian wajah dan kepalanya  akibat terbentur jalan beraspal.
sementara mochamad rizki dan kedua temannya juga terlempar lepas dari sepeda motor yang ditumpanginya hingga radius 8 meter.
ketiga pelajar ini juga mengalami luka  patah tulang tangan dan kaki serta bagian wajahnya.
kasat lantas polres lamongan akp paulus sujatmiko dikonfirmasi surya sabtu (4/5/2013) mengatakan, kecelakan pertama yang melibakan pelajar pengendara sepeda motor itu karena pengendara tidak mampu menguasasi stirnya saat ada penyeberang jalan.
"kalau dilihat dari olah tkp jelas pengendara sepeda motor itu melaju dengan kecepatan tinggi,"kata sujatmiko.
sedangkan kecelakaan kedua truk menyeruduk bagian belakang truk gandeng itu karena pengemudi truk bermuatan kelapa yang didampingi istrinya hingga tewas keduanya itu lantaran sang sopir mengantuk.
"perjalanan dari bali sampai lamongan itu sangat melelahkan, apalagi truk muatan kelapa itu kecepatan tinggi karena dikejar waktu untuk segera sampai di tempat kirim barang , di babat.
lihat aja bagian kepala truk sampai tak berbentuk,"ungkapnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 19 Maret 2013

Cemburu, Istri Tebas Leher Suami hingga Tewas




Cemburu, Istri Tebas Leher Suami hingga Tewas
Cemburu, Istri Tebas Leher Suami hingga Tewas





pariaman -- seorang warga desa sungai pinang, kecamatan batang anai, kabupaten padang pariaman, sumatera barat, rosmaini (48), nekat membunuh suaminya, nurdin (55), karena sakit hati dan cemburu.
    rosmaini asal kabupaten pesisir selatan itu nekat membunuh suaminya dengan senjata tajam di rumahnya sendiri, kata kepala unit reskrim polsek batang anai iptu anton rompas di padang pariaman, selasa (19/3/2013).
berdasarkan pengakuan tersangka, katanya, kasus pembunuhan itu diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati dan perasaan cemburu tersangka terhadap suaminya.
"tersangka merasa tidak mendapatkan nafkah yang layak sebagai seorang istri selama hampir tiga bulan," katanya.
anton menjelaskan, perasaan marah tersangka terhadap suaminya semakin memuncak ketika tersangka mendapati suaminya menyimpan uang dalam jumlah yang cukup banyak.
tersangka menduga, keberadaan uang tersebut akan digunakan suaminya untuk kawin lagi dengan wanita lain.
   "pada malam sebelum kejadian diduga antara keduanya sempat terlibat pertengkaran," katanya.
    puncaknya pada selasa pagi berlanjut pada penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap nurdin, warga kabupaten tanah datar itu, hingga membuatnya tewas sebelum berangkat kerja sebagai sopir angkot.
rosmaini menebas leher nurdin dengan parang hingga nyaris putus, kemudian membacoknya berkali-kali di sekujur tubuh.
mengetahui kejadian itu, warga langsung berbondong-bondong mendatangi rumah korban dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian.
kemudian korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani proses visum, sementara tersangka berikut seluruh barang bukti langsung diamankan petugas dan digelandang ke mapolsek batang anai.
    barang bukti berupa parang yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban berikut pakaian milik korban dan uang milik korban senilai rp 5,7 juta juga telah diamankan petugas untuk keperluan penyelidikan lebih jauh.
     sementara itu, rosmaini mengaku hanya bisa pasrah atas perbuatan yang mengakibatkan hilangnya nyawa suaminya itu.
    menurut rosmaini, dirinya sangat sakit hati terhadap suaminya, karena setiap kali dimintai uang selalu tidak diberikan sedangkan untuk perempuan lain pasti diberikan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com