Halaman

Tampilkan postingan dengan label BANGKALAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BANGKALAN. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Juni 2013

Bobot Truk Pengangkut Pedel Melebihi Tonase








bangkalan - penyebab lekas rusaknya jalan lintas kecamatan yang menghubungkan desa jaddih dan desa bilaporah kecamatan socah disebabkan karena bobot truk pengangkut pedel yang melintas melebihi standar tonase.
hal itu diungkapkan kepala dinas pu bina marga dan pengairan kabupaten bangkalan, taufan zairinsyah, minggu (23/6/2013).
"perlu diketahui, jalan di sana (jaddih - bilaporah) dilalui truk pengakut pedel yang notabene melebihi tonase," ungkapnya kepada surya online.
menurutnya, usia jalan tidak akan lama kendati nantinya akan diperbaiki apabila truk yang melintas tetap melebihi tonase.
sehingga kondisi jalan tidak akan bertahan lama.
"kalau nanti jalannya sudah bagus, dilewati dengan truk yang sama akan rusak lagi.
protes lagi," ujarnya.
disinggung keberadaan dua pohon pisang yang ditanam warga di dua lokasi di jalan tersebut, taufan menghimbau masyarakat untuk bersabar karena permasalahan jalan di dua desa itu sudah tertangani.
"spk (surat perintah kerja)  akhir mei.
namun masih terkendala proses lelang lpse," jelasnya.
ia menambahkan, anggaran perbaikan jalan itu sebesar rp 2,2 miliar sudah tersedia melalui dak dan daum 2013.
"kontruksinya hotmix dan tambal sulam," pungkasnya.
sementara itu, sejak jumat (21/6/2013) kekesalan warga memuncak karena hingga pertengahan tahun ini, jalan yang belum genap dua tahun diperbaiki itu, kembali rusak dan terkesan dibiarkan.
warga akhirnya menanam dua pohon pisang di dua lokasi berbeda dan membiarkan hingga saat ini.
"informasinya, perbaikan awalnya akan dilakukukan awal tahun.
namun hingga pertengahan tahun ini belum juga dilakukan.
kami kesal karena jalan sudah sulit terlalu," ungkap abd holil (38), warga desa jaddih.
ia menjelaskan, ia beserta warga mulai enggan melewati jalan yang kini dipenuhi tumpukan pedel untuk menutup lubang.
warga memilih mencari jalan alternatif melewati jalur-jalur setapak di perkampungan.
"keberadaan truk-truk besar pengangkut pedel, itu mejandi urusan dan tanggung jawab pemerintah.
selama ini tidak ada tindakan," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 06 Juni 2013

PHE WMO Target 25 Sumur








bangkalan - guna meningkatkan produksi minyak dan gas (migas), pertamina hulu energi west madura offshore (phe wmo) akan mengebor 25 sumur produksi di blok wmo di tahun 2013.
jika nantinya hal tersebut terealisasi, maka akan menambah produksi migas di 11 sumur produksi yang telah ada dengan produksi mencapai 20.
300 barel per hari (bph).
"tahun ini kami menargetkan mengebor 25 sumur produksi," ungkap senior executive vice president dan general manajer phe wmo, bambang kardono usai melakukan penanaman 10.
000 pohon mangrove bersama mahasiswa universitas trunojoyo madura (utm) di desa labuhan, kecamatan sepuluh, rabu (5/6/2013).
dengan 11 sumur produksi yang ada di blok wmo, target produksi migas berada di kisaran 22 ribu hingga 25 ribu bph.
sementara target produksi gas mencapai kisaran 140 hingga 150 juta kaki kubik per hari (mmscfd).
"kami optimistis target itu bisa terealisasi," jelasnya.
optimisme bambang kardono tak lepas dari keberhasilan pihak phe wmo menaikkan produksi migas sejak peralihan pengelolaan dari kodeco energy ke pertamina, 7 mei 2011.
"berarti pertamina mampu menaikkan produksi 7.
300 atau sekitar 50 persen dibanding saat dikelola kodeco energy," pungkasnya.
wmo kini menjadi andalan pertamina dalam membantu meningkatkan produksi minyak nasional.
"total produksi phe saat ini berkisar 70 ribu bph.
tahun sebelumnya mencapai 58 ribu bph.
kami mengandalkan tambahan produksi dari phe wmo," ungkap direktur operasional pt phe eddy purnomoia menyatakan, pertamina menargetkan produksi mencapai 76 ribu bph,  namun perlu dilakukan audit pada sarana produksi.
"setiap ada peningkatan produksi kami melakukan audit pada fasilitas produksi.
kami harus memastikan lebih dahulu apakah aman melalui audit," tandasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 03 Juni 2013

Ratusan Ribu Warga Bangkalan Belum Rekam e-KTP








bangkalan -  sebanyak 321.
763 orang dari total 822.
635 warga wajib ktp (kartu tanda penduduk) di kabupaten bangkalan, jawa timur, hingga kini belum mengurus pembuatan ktp elektronik atau "e-ktp".
 "saat ini warga yang baru mengurus ktp elektronik sebanyak 500.
872 orang," kata kabid administrasi kependudukan dinas kependudukan dan catatan sipil pemkab bangkalan, jayus sayuti, minggu (2/06/2013).
     belum diketahui secara pasti alasan warga yang belum mengurus "e-ktp" itu, namun berdasarkan pengakuan sejumlah kepala desa, itu karena mereka masih berada di luar daerah atau merantau.
     ia menjelaskan, hingga kini pemerintah masih belum menarik biaya alias gratis untuk pembuatan "e-ktp".
namun, jika sampai akhir 2013 belum juga mengurus "e-ktp", diprediksi dikenai biaya.
belum diketahui secara pasti alasan dari warga yang belum mengurus e-ktp.
padahal, pemerintah sudah menggratiskan pembuatan "e-ktp".
data target nasional warga yang wajib mengurus "e-ktp" sebanyak 822.
635 orang.
     "ini sesuai dengan data yang dikeluarkan pada 2011.
nah, dalam kurun waktu dua tahun kan ada masyarakat yang pindah dan meninggal dunia.
data itu belum dihapus.
praktis, akan ada perubahan.
" katanya.
     ia menjelaskan, sebagian "e-ktp" sudah selesai dicetak, namun belum bisa digunakan secara maksimal kepada sejumlah lembaga, karena terkait kelengkapan.
"untuk soal fotokopi, sebaiknya dilakukan sekali saja.
untuk menghindari kerusakan pada chip.
kemudian hasil fotokopi itu disimpan.
jika butuh lagi, tinggal menggandakan yang sudah difotokopi," terang jayus.
ia juga menambahkan, pihaknya bersama camat dan kepala desa (kades) akan bekerja sama untuk melakukan penyisiran alias jemput bola.
siapa saja warga wajib e-ktp, tetapi belum mengurus.
"nanti ketika diketahui disarankan agar mengurus e-ktp.
masa berlaku "e-ktp" seumur hidup," katanya menjelaskan.
secara terpisah anggota komisi a dprd bangkalan, mujiburrahman menyatakan, belum tuntasnya pembuatan "e-ktp" hingga saat ini lantaran tingkat kesadaran dari masyarakat kurang.
sebagian besar yang belum mengurus berusia di atas 60 tahun.
     "mereka beranggapan buat apa mengurus e-ktp karena sudah tua.
namun, ketika beliau membutuhkan untuk keperluan kesehatan ya membuat e-ktp.
soal angka pencapaian kan masih ada waktu, sisa beberapa bulan lagi kedepan," kata politikus partai keadilan sejahtera (pks) itu menjelaskan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 26 Mei 2013

Belum Ada Atribut Aremania di Stadion Gelora Bangkalan




Belum Ada Atribut Aremania di Stadion Gelora Bangkalan
Belum Ada Atribut Aremania di Stadion Gelora Bangkalan





bangkalan - hingga pukul 13.
00 wib jelang laga derby jatim persepam madura united (p-mu) melawan arema cronous, minggu (26/5/2013) belum terlihat atribut dari pendukung tim tamu, aremania.
nampaknya, himbauan dari sejumlah pihak agar aremania tidak menggunakan atribut tim kesayangannya saat bertandang ke bangkalan, diterapkan.
seperti yang disampaikan presiden k-conk mania jimhur saros, keputusan tersebut merupakan bentuk antisipasi mengurangi gesekan di dalam maupun di luar stadion.
"begitu juga saat mereka (aremania) melintasi jalan-jalan di surabaya," ungkap jimhur saros.
selaku suporter tim tuan rumah, lanjutnya, pihaknya ikut bertanggung jawab jika nantinya terjadi perihal yang tidak diinginkan.
"komunikasi intensif telah terjalin antara kami dan aremania jauh hari sebelumnya," ujarnya.
sebelumnya, pihak aremania telah melakukan kunjungan ke mabes k-conk sebagai bentuk silaturrahmi mempererat hubungan antar suporter di jatim.
"pengurus aremania banyak juga berasal dari madura, termasuk saya," singkat sami'an beberapa waktu lalu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 25 Mei 2013

Wartawan Itu Dibunuh karena Suaminya Cemburu








bangkalan - motif kasus penganiayaan hingga merenggut nyawa wartawan mingguan opsi kpk dewi kusuning ayu (30), terungkap setelah suami korban, abd kadir (40), dibekuk jajaran reskrim polres bangkalan, jumat (24/5/2013) malam.
abd kadir yang juga satu profesi dengan korban itu ditangkap di akses suramadu sisi madura dalam perjalanan pulang ke kediaman mereka, dusun pos, desa tanah merah dajah, kecamatan tanah merah.
kasatreskrim polres bangkalan akp mukhamat lutfi mengungkapkan, pelaku mengaku dibakar rasa cemburu karena korban yang berstatus istri sirinya itu berselingkuh.
"pengakuan pelaku karena berselingkuh," ungkapnya.
ia menjelaskan, sebelum dewi ditemukan tewas di rumah abd kadir, jumat (24/5/2013) pagi, keduanya terlibat pertengkaran pada kamis (23/5/2013) malam.
pertengkaran itu, begitu juga suara jerit dan tangis korban didengar istri sah pelaku riwayanti yang memang tinggal satu rumah dengan korban.
"pagi harinya, pelaku keluar rumah dan korban telah meninggal dengan luka memar di sekujur tubuh," paparnya.
selain membekuk abd kadir, polisi juga menyita sebilah celurit, balok besi, dan kayu sebagai barang bukti dari kediaman pelaku.
"ia melanggar pasal 338 dan 351 kuhp," tandasnya.
seperti diberitakan sebelumnya, dewi tewas di rumah pelaku dengan luka memar di mata bagian kanan dan di kedua pahanya.
sementara pelaku abd kadir menghilang hingga akhirnya tertangkap pada jumat malam.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 23 Mei 2013

Tanpa SIM, Tak Dapat Helm Standar








bangkalan - bagi-bagi helm standar dalam gelar operasi simpatik semeru 2013 di depan pos polisi junok bangkalan, kamis (23/5/2013) tidak untuk pengendara  tanpa surat ijin mengemudi (sim).
kegiatan yang dilakukan sejak pukul 08.
00 wib itu nampaknya tak disangka para pengendara sepeda motor.
banyak pengendara berboncengan hanya menggunakan satu helm saja.
sebagian pula tidak dilengkapi sim.
"kami berikan (helm) kepada pengendara sepeda motor yang surat-suratnya lengkap.
tanpa itu, tidak kami beri helm standar," tegas kapolres bangkalan akbp endar priantoro di lokasi.
ia menjelaskan, dalam gelar operasi simpatik semeru yang telah memasuki hari ke-16 itu, tidak ada tindakan tilang kepada pengendara yang tidak dilengkapi surat berkendara.
"penegakan hukum 20 persen.
selebihnya teguran dan himbauan terkait pentingnya helm standar demi kelancaran dan ketaatan berlalu lintas," jelasnya.
seorang pengendara motor yang diketahui bernama khusyairi mengaku terburu-buru hingga lupa membawa helm.
"maaf pak, terima kasih helmnya," ujarnya.
tak hanya bagi-bagi 60 helm stadar, dalam gelar operasi yang berakhir pada 27 mei itu, petugas juga memberikan mawar dan brosur petunjuk mematuhi peraturan lalu lintas dan keselamatan dalam berkendara.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 18 Mei 2013

Pengepul Togel di Bangakalan Dapat Upah Rp 50 Ribu Per Hari




Pengepul Togel di Bangakalan Dapat Upah Rp 50 Ribu Per Hari
Pengepul Togel di Bangakalan Dapat Upah Rp 50 Ribu Per Hari





bangkalan - pengepul tombok gelap (togel) abd rofik (38) mendapatkan upah rp 50 ribu per hari dari kegiatan menampung tombokan para pelaku togel.
hal itu terungkap saat pria asal kampung kolla, desa sukolilo barat, kecamatan labang itu diperiksa penyidik satreskrim polres bangkalan usai ditangkap di rumahnya, sabtu (18/5/2013).
opik, begitulah abd ropik disapa, digrebek saat melakukan transaksi togel bersama dua warga setempat, arpan (62) dan salamun (65).
"sehari rp 50 ribu.
kalau pemasang (togel) banyak, ada insentif," tuturnya di hadapan penyidik.
hasil rekapan penombok beserta uang sebesar rp 486 ribu, dua handphone merk nokia dan cross, dan dua bolpoin diamankan petugas sebagai barang bukti.
"opik ditangkap saat melayani tiga pemasang togel di rumahnya.
namun satu pelaku berhasil melarikin diri," ujar kasatrekrim polres bangkalan akp mukhammad lutfi.
ia menjelaskan, penangkapan opik merupakan hasil tindak lanjut laporan masyarakat setempat yang menginformasikan di rumah pelaku kerap dijadikan ajang traksaksi togel.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 26 April 2013

Perang Bintang di Dapil I








bangkalan - daerah pemilihan (dapil) i yang meliputi kecamatan kota, socah dan arosbaya jadi ajang perang bintang dalam perolehan suara pemilihan legislatif (pileg) bangkalan 2014.
di dapil tersebut terdapat mantan bupati bangkalan rkh fuad amin (ketua dpc gerindra), mantan calon bupati (cabup) kh imam buchori (ketua dpd nasdem), mantan cawabup zulkifli (hanura, komisi b), munawar cholil (ppp, wakil ketua dprd), idris (pdi perjuangan, komisi b), rokib (pdi perjuangan, komisi c) dan humron maulana (pkb, komisi d).
"dapil satu diisi orang-orang top dan akan menjadi perang bintang.
semua caleg di dapil ini para tokoh.
perolehan suara akan berjalan ketat, sangat menarik untuk disimak," tutur wakil ketua dprd munawar cholil, kamis (25/5/2013).
kendati demikian, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan bagi caleg-caleg baru lainnya akan menjadi pemenang dalam perolehan suara nantinya.
"incumbent tidak menjamin bisa kembali menang.
begitu juga dengan kharismatik kendati tetap diperlukan," ujarnya.
menurutnya, dengan komposisi perebutan jumlah kursi, para caleg harus lebih jeli memanfaatkan peluang guna mendulang suara terbanyak.
"berat.
belum lagi gesekan di internal partai.
namun masyarakat di kota pastinya akan menggunakan rasio dan pertimbangan lainnya untuk memilih wakilnya," tandas munawar cholil yang juga menjabat wakil ketua dpc ppp itu.
humron maulana, anggota komisi d dprd bangkalan menyatakan, perebutan suara masih terbuka lebar.
"memang benar akan terjadi perang bintang.
tapi semuanya masih bisa terjadi," singkatnya kepada surya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 23 April 2013

Ditemukan 50 Lebih Bilik di Kampung Sabu




Ditemukan 50 Lebih Bilik di Kampung Sabu
Ditemukan 50 Lebih Bilik di Kampung Sabu





bangkalan - hasil penyisiran tim gabungan polres dan polda jatim menemukan sedikitnya 50 bilik di kampung sabu, dusun tapel desa parseh kecamatan socah.
"dari perhitungan kami lebih dari 50 bilik dari tujuh rumah yang telah digeledah.
sore kemaren, dari enam rumah saja sudah terdata 37 bilik," ungkap kapolres bangkalan akbp endar priantoro, selasa (23/4/2013) usai rakor bersama muspida bangkalan terkait kampung sabu di mapolres.
apakah bilik-bilik itu akan dirobohkan? kapolres endar mengaku masih akan berkoordinasi dengan pihak muspida untuk melakukan survei terlebih dahulu.
"dipastikan bertindak sesuai aturan (perda) yang berlaku.
tapi kami menyarankan agar bangunan itu dirobohkan," tegasnya.
wakil bupati bangkalan ir mondir rofii menyatakan, pihaknya akan meninjau perijinan bilik-bilik di kampung sabu itu.
"kami tetap mendukung upaya pemberantasan narkoba di bangkalan," tutur pria yang juga menjabat kepala badan narkotika kabupaten (bnk) bangkalan itu.
seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan polres dan polda jatim melakukan penggrebekan di kampung sabu, senin (22/4/2013).
petugas mengamankan 14 pelaku narkoba, 0,32 gram sabu, 11 hp, dan menyegel puluhan bilik sabu.
hingga berita ini diturunkan, jajaran muspida bangkalan masih berada di lokasi untuk memantau langsung kampung sabu, dusun tapel desa parseh kecamatan socah.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 22 April 2013

Partai Nasdem ke KPUD Bangkalan Pakai Topeng




Partai Nasdem ke KPUD Bangkalan Pakai Topeng
Partai Nasdem ke KPUD Bangkalan Pakai Topeng





bangkalan - para bacaleg partai nasional demokrat (nasdem) menyempatkan diri berorasi sambil memakai topeng sebelum memasuki kantor kpud bangkalan, senin (22/4/2013).
mereka memakai topeng bergambar anjing, buaya, dan micky mouse.
mereka mengkritisi para anggota dprd bangkalan yang dinilai telah ingkar akan janjinya saat suskes menjadi anggota legislatif.
"topeng ini sebagai simbol karena mayoritas  anggota legislatif bertopeng, tidak memperjuangkan hak-hak rakyat," tutur wakil ketua parta nasdem muzakki.
mantan sekretaris pknu itu menegaskan, mana kala dipercaya masyarakat, para bacaleg partai nasdem tetap berkomitmen memperjuangkan suara rakyat.
"mari buka topeng kita, buka kejujuran bersama rakyat.
kami akan tinggalkan kepentingan kelompok," tegasnya sambil meminta para bacalegnya berkomitmen dengan mengepal tangan di dada.
ia menambahkan, partai nasdem bangkalan tidak akan pernah dan tidak bisa didikte oleh kelompok manapun.
"buka topeng kita dan bakar bersama," tandasnya.
partai nasdem mendaftarkan 50 bacalegnya yang teridiri dari 17 bacaleg perempuan dan 33 bacaleg laki-laki di hari terkahir pendaftaran sebagai peserta pileg 2014.
partai milik surya paloh itu menjadi partai kelima yang mendaftar ke kpud bangkalan di hari terakhir.
disusul partai amanat nasional (pan).
sebelumnya pks, golkar, gerindra, dan pdi perjuangan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 20 April 2013

Gerebek Transaksi Narkoba, Anggota Polres Bangkalan Dikeroyok




Gerebek Transaksi Narkoba, Anggota Polres Bangkalan Dikeroyok
Gerebek Transaksi Narkoba, Anggota Polres Bangkalan Dikeroyok





bangkalan - brigadir choirul anwar, anggota satnarkoba polres bangkalan menjadi korban pengeroyokan pelaku narkoba di kampung angsokah, desa sanggra agung, kecamatan socah, sabtu (20/4/2013).
pengeroyakan terhadap choirul diduga dilakukan oleh tiga orang di sebuah gubug yang terbuat dari bambu di tengah kebun jati.
gubug tersebut dibakar petugas.
sementara barang bukti seperti tikar, sejumlah alat musik, kabel beserta colokan listrik, dan bekas perangkat sabu berupa sedotan putih, kantong plastik putih berukuran kecil yang disimpan di dalam bungkus rokok diamankan petugas.
pengeroyokan tersebut berawal ketika satnarkoba polres bangkalan menerima informasi jika di tempat ini sering dijadikan ajang transaksi narkoba.
"atas dasar itulah, kami menindaklanjuti dengan melakukan proses penyelidikan," ungkap kapolres bangkalan akbp endar priantoro saat ditemui di lokasi kejadian.
saat kejadian, choirul masuk ke lokasi terlebih dahulu ketika anggota lainnya masih berada di luar.
di saat korban choirul tengah berkomunikasi dengan seorang pelaku, datang dua orang teman pelaku.
"ketika dua orang yang baru datang mengetahui choirul adalah polisi, saat itu juga terjadilah pengeroyokan.
pelakunya berjumlah tiga orang.
sementara senpi (senjata api) nya dibawa pelaku," jelas kapolres.
atas pengerotokan tersebut, lanjutnya, choirul mengalami luka di bagian kepala sepanjang 4 sentimeter, lengan dan kaki.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 19 April 2013

Aladin Ditemukan Tewas di Sumur Warga








bangkalan - warga kampung kidul dalam kelurahan kraton digegerkan dengan sosok mohammad aladin (39) yang ditemukan tewas di dalam sumur warga setempat, kamis (18/4/2013).
pria asal kampung sak-sak timur kelurahan kraton yang masih membujang itu memilih mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke sumur.
tidak hanya itu, korban juga mengikatkan dua karung berisikan batu dan cowek di perutnya sebagai pemberat tubuhnya.
sugiyanto, warga setempat yang merupakan teman akrab korban menuturkan, aladin sudah terbiasa berkunjung ke rumahnya hingga bermalam di salah satu kamar rumahnya.
begitu juga kunjungan rabu (16/4/2013) malam sebelum jenasahnya ditemukan keesokan harinya.
  "sudah sering tidur di sini.
semalam, karena sudah larut, saya tidur duluan.
tapi ketika bangun, dia sudah tidak ada," ujarnya.
sugiyanto memutuskan mencari aladin karena sepeda motornya masih ada.
kecurigaan mulai muncul ketika baju yang dikenakan korban ditemukan di dekat sumur.
"bersama warga, kami menguras sumur dengan menggunakan pompa air dan mengangkanya," jelasnya.
ia menambahkan, tidak menyangka aladin memilih mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu.
"selama ini, aladin dikenal sebagai sosok yang baik.
ia sering membantu keluarga kami.
kemungkinan kejadiannya dini hari karena tidak ada warga yang mengetahui," tandasnya.
kasatreskrim polres bangkalan akp mukhammad lutfi mengungkapkan, kasus tewasnya aladin merupakan murni bunuh diri.
"korban mengikatkan dua karung di perutnya dengan menggunakan tali sebagai pemberat.
barang bukti berupa karung berisi batu dan cowek telah kami amankan," ungkapnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 17 April 2013

Empat Pemkab di Madura Sambat ke Komisi VII




Empat Pemkab di Madura Sambat ke Komisi VII
Empat Pemkab di Madura Sambat ke Komisi VII





bangkalan - kunjungan kerja (kunker) komisi vii dpr ri ke kabupaten bangkalan dijadikan kesempatan oleh empat pemkab di madura untuk menyampaikan kesulitan-kesulitan di lapangan terkait kegiatan eksplorasi maupun eksploitasi migas di wilayah masing-masing, selasa (16/4/2013) di pendapa agung bangkalan.
keputusan komisi vii menjadikan pulau madura khususnya bangkalan sebagai tempat reses masa persidangan iii tahun 2013, tak lepas dari besarnya kandungan migas yang ada di empat kabupaten; bangkalan, sampang, pamekesan, dan sumenep.
"istimewa.
separuh dari anggota komisi vii ikut ke madura untuk mengetahui secara dekat madura khususnya urusan energi," tutur ketua rombongan yang juga ketua komisi vii zainudin amali di awal sambutannya.
sesuai dengan bidangnya, rombongan komisi vii yang berjumlah 25 orang itu menekankan pada peningkatan produksi dan penanganan masalah-masalah migas di madura.
dalam kesempatan itu, komisi vii memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada empat pemkab di madura untuk menyampaikan permasalahan terkait kegiatan migas yang ada di lapangan.
"banyak kegiatan operasi migas dilakukan.
tapi masyarakat tidak mendapatkan apa-apa dari hasilnya.
"sekarang industri migas banyak dikuasai pihak asing dan nyaris tak tersentuh oleh perusahaan nasional.
ke depan tidak boleh lagi terjadi, kami bertekad merevisi undang-undang migas dan akan diselesaikan di sisa periode kita," tegas politisi asal partai golkar itu.
kendati demikian, lanjutnya, investasi asing di dunia migas tetap mempunyai peranan penting karena mereka pemilik modal dengan kecanggihan teknologinya.
"namun kita harus bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tandasnya.
diawali dari pemkab bangkalan, melalui setdakab syaiful djamal menyatakan, bangkalan merupakan salah satu wilayah di propinsi jatim yang mempunyai lahan migas sejak tahun 1980-an.
namun hingga sekarang, masyarakat bangkalan belum menikamati secara langsung hasil migasnya.
"hak kabupaten bangkalan mendapatkan pi (participation interest) sesuai undang-undang migas.
kapan kami bisa menikmati langsung energi yang kita miliki dan bisa mengelola sendiri," kata syaiful djamal.
jatah pi yang diharapkan dari kegiatan blok phe west madura offshore (wmo) hulu demi peningkatan pendapatan asli daerah (pad) masih belum terealisasi.
"kewajiban siapakah penyediaan infrastruktur (pipa) yang menjadi kelemahan kita?," ujarnya.
giliran wakil bupati sampang fadilah mengungkapkan hal demikian.
menurutnya, hingga sekarang warga mandangin belum juga makmur.
"jangan beri bantuan komputer, bisa hilang.
saya kira bantuan perahu lebih tepat sasaran atau penangkis ombak di sebelah barat pulau mandangin," ujarnya.
pemkab pamekasan yang diwakili wabup kadarisman mengemukakan, titik besar migas di wilayahnya belum ditemukan hingga sekarang.
kendati demikian, corporate social responsibility (csr) tetap diharapkan oleh warga pamekasan.
"pamekasan juga bagian dari pulau madura.
kalau ada bagi hasil, ya diberi," singkatnya.
tiba giliran pemkab sumenep yang diwakili kepala kantor sdm abd kadir.
kegiatan migas di sumenep diumpakan abd kadir sebagai sebuah pohon pisang.
di mana pohonnya berada di sumenep, sementera buahnya berada di jakarta.
"atau seperti anak ayam mati di lumbung pangan," ujarnya mengawali.
 kondisi itu, lanjutnya, bisa dilihat dari minimnya infrastruktur di sumenep sebagai daerah pemilik lahan migas.
seperti jalan nasional yang belum maksimal dan listrik di sejumlah kepulauan juga belum merata.
"kita selalu berhadapan langsung dengan keluhan masyarakat," katanya.
untuk itu, lanjutnya, sumenep tidak hanya menjadi kota migas nantinya.
namun juga harus ada regulasi yang jelas bagi pelaku migas.
"mulai dari tahap perencanaan, perijinan, hingga pengambilan keputusan, kita juga dilibatkan," tegasnya.
menanggapi itu, wakil kepala satuan kerja khusus (kks) migas johanes widjanarko mengemukakan, seluruh kegiatan operasi migas secara nasional telah mempunyai forum guna membahas setiap permasalahan yang terjadi di lapangan.
"pada prinsipnya, kami menyambut baik tuntutan itu.
tinggal mensinkronkan dari setiap program kkks (perusahaan kontraktor kontrak kerjasama migas) dengan program yang dibutuhkan masyarakat setempat," jelasnya.
disinggung terkait pi dari kegiatan phe wmo, johanes menyebutkan, untuk pembagian porsi pemda bangkalan dan propinsi jatim, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke daerah.
karena hal tersebut sudah di luar kewenangan kkks.
"terpenting bagi kami menjaga agar 10 persen yang menjadi hak daerah sebagai pi tetap utuh dan dimanfaatkan untuk kepentingan daerah itu sendiri.
kami tidak dalam posisi menentukan berapa persen untuk propinsi berapa persen untuk daerah," tandasnya.
sebelumnya, bupati bangkalan rk moh makmun ibnu fuad (momon) menyatakan, sebagai pemilik lahan phe wmo, kabupaten bangkalan diharapakan bisa menerima pi 53 persen.
sementara propinsi mendapatkan 47 persen.
"kami ingin mandiri dengan membangun pipanisasi dan industri sebagai efek dominan dari kegiatan migas di bangkalan.
di mana nantinya masyarakat bangkalan yang akan merasakan manfaatnya," ujar bupati momon.
berdasarkan data yang ada, terdapat sembilan kkks yang melakukan kegiatan pengeboran, baik itu eksplorasi mau pun eksploitasi di pulau madura.
sebut saja husky cnooc madura ltd, pc ketapang ii, kangean energy indonesia, santos, hess (pangkah), phe wmo, job pertamina-petrochina east java, lapindo brantas inc, dan pt pertaminaep (tac) pertamina-kodeco poleng.
 dalam kesempatan itu, kkks memberikan bantuan senilai rp 1,260 miliar kepada empat kabupaten di madura berupa 180 komputer, 90 printer, dan 90 modem.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 11 April 2013

Orator Demo Korban Pembacokan Mulai Diperiksa Polres Bangkalan








bangkalan - mahmudi (30), seorang orator demo pilkada bangkalan yang menjadi korban pembacokan mulai dipanggil polres bangkalan, kamis (11/4/2013) untuk menjalani pemeriksaan.
pemuda asal kecamatan galis itu tiba di mapolres bangkalan sekitar pukul 10.
00 wib didampingi rekannya, fahrillah.
keduanya langsung memasuki ruang pidana umum (pidum) untuka menjalani serangkaian pemeriksaan.
"mahmudi secara resmi kita panggil untuk pemeriksaan sebagai saksi korban atas penganiayaan terhadap dirinya," ungkap kastreskrim polres bangkalan akp mukhammad lutfi.
ia menjelaskan, pasca pembacokan terhadap mahmudi yang terjadi pada jumat (8/3/2013), pihak kepolisian belum bisa secara langsung melakukan pemeriksaan secara intensif.
lantaran korban masih menjalani perawatan dan dilanjutkan dengan tahap pemulihan.
"begitu keluar dari icu phc, kami sudah melakukan introgasi awal untuk dijadikan bap (berita acara pemeriksaan) sementara.
baru sekarang secara resmi kita panggil," jelas mantan kapolsek arosbaya itu.
saat diperiksa, lanjutnya, mahmudi mengaku tidak melihat secara jelas wajah para pelaku yang diketahui berjumlah dua orang dengan menggunakan sepeda motor.
namun, korban mengetahui ciri-ciri pelaku, kendaraan yang digunakan, jaket hitam agak kusut, tubuh gemuk gempal.
pihak kepolisian juga telah memanggil salah seorang kepala desa beserta temannya yang bertemu korban, sebelum kejadian untuk dimintai keterangan.
"kami sudah memanggil sedikitnya delapan saksi.
namun, dari beberapa orang itu mengaku tidak tahu atas kejadian penganiayaan itu.
mereka mengetahui setalah petugas berdatangan di lokasi," paparnya.
ia menambahkan, pihak kepolisian telah menggelar oleh tkp dan pra rekonstruksi di rm ramayana, tempat korban bertemu dengan seorang kepala desa dan rekannya sebelum pembacokan terjadi.
"kita masih belum bisa menentukan atau mengarah terhadap seseorang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban.
proses akan terus berjalan dan semoga kasus ini bisa secepatnya terungkap," tandasnya.
sementara itu, usai pemeriksaan di ruang pidum polres bangkalan, mahmudi membenarkan jika sebelum kejadian berlangsung, dirinya sempat bertemu dengan seorang kepala desa di rm ramayan seperti yang disampaikan ke pihak kepolisian.
"saya sudah kenal sejak lama.
obrolan santai.
tidak ada hal penting yang diperbincangkan.
hanya seputar curhat permasalahan beliau," tuturnya.
pembacokan terhadap dirinya, dianggap mahmudi hanyalah sebagai ujian dan cobaan.
kendati demikian, ia mengaskan tetap akan melawan arus kedzaliman di kabupaten bangkala.
"perubahan harus tetap dilanjutkan.
saya tetap akan menjadi legislator di jalanan atau di parlemen jika ada parpol yang menerima," tegasnya.
ia mendesak pihak kepolisian agar segera menuntaskan kasus pembacokan terhadap dirinya beserta dua rekannya yang lebih dulu mengalami nasib serupa.
"kami belum merasa aman jika para pelaku ditangkap," ujarnya.
seperti diketahui, mahmudi dibacok orang tak dikenal saat melintas di jalan soekarno hatta, jumat (8/3/2013) lalu.
ia mengalami luka bacok di punggun sepanjang kurang lebih 50 cm dan luka bacok di lengan kiri.
seminggu sebelumnya, jumat (1/3/2013) malam, muzakki yang juga orator demo mengalami hal serupa.
itu terjadi kala korban muzakki melintas di jalan desa pesanggrahan kecamatan kwanyar dalam perjalanan pulang ke kecamatan modung.
ia mengalami luka bacok dibahu kanan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 29 Maret 2013

Sebulan, 40 Anak di Bangkalan Positif DB








bangkalan - memasuki akhir maret, jumlah pasien anak positif demam berdarah (db) di rsud syamrabu bangkalan berjumlah 40 pasien.
"jumlah pasien anak penderita db di ruang irna e sudah mencapai 40 anak selama bulan maret," ungkap kepala ruang irna e rsud syamrabu bangkalan, halimatus, jumat (29/3/2013).
dari jumlah itu, lanjutnya, yang menjalani rawat inap tercatat tujuh orang pasien.
sementara satu anak hanya suspect db.
  "sekarang menyisakan delapan saja," tuturnya.
memasuki musim pancaroba ini, pihak rsud syamrabu telah mempersiapkan segala kebutuhan guna mengantisipasi membludaknya pasien db.
seperti tempat tidur pasien, dokter, dan para perawatnya.
"(db) ini kan siklus.
kami antisipasi sejak dini," ujar wakil direktur rsud syamrabu badrus zaman.
sementara itu, kepala dinas kesehatan dr moh aziz melalui kabid penvegahab penyakit dan penyehatan lingkungan (p2pl) miftahul arifin menyatakan, kendati di bulan maret jumlah db mencapai 40 pasien, namun trend db mulai menurun sejak tiga bulan terakhir.
"mei dipresiksi sudah bebas db," katanya.
berdasarkan data yang ada di dinkes bangkalan, penderita db dalam tiga bulan terakhir ini berjumlah 262 pasien.
januari 137 pasien, februari 85, dan maret turun menjadi 40 pasien.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 01 Maret 2013

Demo Massa Pro Ra Imam Jebol Pagar Kantor DPRD




Demo Massa Pro Ra Imam Jebol Pagar Kantor DPRD
Demo Massa Pro Ra Imam Jebol Pagar Kantor DPRD





bangkalan - untuk kesekian kalinya, massa pro kh imam buchori (ra imam) kembali berunjuk rasa di depan kantor dprd bangkalan, jumat (1/3/2013).
kali ini, massa yang berjumlah sekitar 200 orang itu mendapat hadangan dari petugas kepolisian.
petugas tidak memperbolehkan massa yang membawa pentungan itu, memasuki halaman kantor dewan.
"ini gedung rakyat, jangan halangi kami.
tolong beri kesempatan, kami ingin menyampaikan aspirasi," tegas ra imam dari atas mobil pikap dengan pengeras suara.
dalam orasinya, ra imam yang didampingi pasangannya pada pilkada bangkalan lalu, rk zainal alim (din zen) mengemukakan, petugas kepolisian telah berkonspirasi dengan penguasa karena massa tidak diperbolehkan masuk halaman dprd setempat.
"kalau tetap menghalangi kami, berarti pilkada bangkalan telah cacat hukum.
berarti keamanan ikut konspirasi," tuturnya.
kapolres bangkalan akbp endar priantoro mencoba menenangkan massa.
dengan menggunakan pengeras suara milik pendemo, ia meminta massa tidak bertindak anarkis.
"jangan anggap kami musuh.
kami punya tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan kondusivitas di bangkalan," tegasnya dari atas pikap pendemo.
endar akhirnya meminta perwakilan pendemo untuk memasuki kantor dprd bangkalan.
dalam hal ini, ra imam bersama din zen mengejek keberadaan para wakil rakyat.
tak berselang lama, keduanya pun keluar karena semua anggota dpr tidak ada di tempat.
usai ra imam-din zen kembali ke kerumunan massa, pendemo tetap ngotot ingin memasuki halaman dprd bangkalan.
"tolong izinkan kami masuk untuk melaksanakan shalat jumat," pinta ra imam.
suasana semakin tidak terkontrol ketika petugas yang berjaga di depan dan di belakang pintu masuk tetap menutup rapat pintu gerbang.
massa akhirnya berhasil menjebol pintu pagar setalah pikap yang bermuatan sound system berjalan mundur menabrak barikade petugas.
"jangan memaksa kami bertindak tegas.
silahkan mundur," ujar akbp endar priantoro.
sejumlah petugas brimob polda jatim yang berada di belakang pintu masuk pun akhirnya berhasil memukul mundur massa pendemo.
kondisi kembali berangsur kondusif.
massa akhirnya membubarkan diri kembali ke jalan halim perdana kusuma, kediaman ra imam.
mereka beralih membakar ban bekas di jalan tersebut.

Translate from: health[dot]detik[dot]com