Halaman

Tampilkan postingan dengan label PONOROGO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PONOROGO. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Agustus 2013

1.026 Anggota Polres Ponorogo Tak Diperbolehkan Cuti Mudik









surya online, ponorogo - sebanyak 1.
026
anggota polres ponorogo tak diperbolehkan mengambil liburan atau cuti masa lebaran 1434 hijriyah hingga pengamanan pemilihan gubernur (pilgub) jatim yang bakal digelar 29 agustus 2013 mendatang selesai.

hal ini sebagai upaya dan bukti anggota polres ponorogo yang memiliki tugas utama sebagai pengayom masyarakat.
tekad itulah yang mendorong semua satuan di markas polres ponorogo tidak memikirkan libur dan cuti lebaran sebelum masa pengamanan lebaran hingga pilgub jatim mendatang selesai.
salah seorang anggota polres ponorogo, aipda budi hariyanto yang tugas di satuan lantas polres ponorogo mengaku tugas menjadi nomor satu.
sedangkan masalah mudik dan berkumpul keluarga saat lebaran nomor ke sekian.
"kalau mengikuti keinginan maunya lebaran bersama anak, istri, dan orangtua di kampung.
akan tetapi tugas sebagai polisi mengharuskan kami setiap hari dan setiap saat harus berada di lapangan melaksanakan pengamanan.
apalagi arus musim mudik dan balik jalanan harus lancar dan pengguna jalan harus merasa nyaman," terangnya kepada surya online, selasa (6/8/2013).
sedangkan kabag ops polres ponorogo, kompol eko chondro menjelaskan tidak ada istilah cuti atau libur bagi anggota polres ponorogo sebelum akhir tugas operasi ketupat hingga pam pengamanan pilgub jatim selesai.
menurutnya, sebanyak 1.
026
anggota polres ponorogo tidak mengenal istilah cuti mulai digelar oprasi ketupat hingga pam pengamanan pilgub mendatang.
"mereka bisa mudik jika semua tugas pengamanan lebaran dan pilgub selesai," paparnya.
sementara kapolres ponorogo, akbp iwan kurniawan dengan tegas mengaku tidak bakal memberikan cuti mudik atau liburan bagi anggotaya selama tugas maraton pengamanannya belum selesai.
 "semua anggota tidak akan ada kata cuti, sebelum dua agenda yakni operasi ketupat dan pam pengamanan pilgub selesai," pungkasnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 03 Agustus 2013

Awas Pasar Tumpah Jalur Mudik Ponorogo - Pacitan - Trenggalek




Awas Pasar Tumpah Jalur Mudik Ponorogo - Pacitan - Trenggalek
Awas Pasar Tumpah Jalur Mudik Ponorogo - Pacitan - Trenggalek






surya online, ponorogo - bagi pengguna jalan yang hendak mudik menggunakan kendaraan roda 2 atau lebih diharap mewaspadai 2 jalur di wilayah perbatasan kabupaten ponorogo.
pasalnya, kedua jalur itu sama-sama memiliki pasar tumpah (pasar tradisional yang overload hingga ke badan jalan).
kedua jalur pasar tumpah di wilayah kabupaten ponorogo adalah jalur mudik ponorogo - trenggalek dan jalur mudik ponorogo - pacitan.
di kedua jalur itu ada sejumlah titik rawan kemacetan yang disebabkan adanya pasar tumpah yakni di jalur ponorogo - trenggalek ada pasar tumpah tamansari dan pasar tumpah sawoo.
sedangkan di jalur ponorogo - pacitan ada pasar tumpah balong dan slahung.
sejumlah pasar tradisional ini sudah tidak asing setiap menjelang lebaran biasanya kondisi transaksi jual belinya meluber hingga ke badan jalan hingga akan memicu kemacetan mulai pukul 05.
00 - 11.
00 wib.
bahkan saat hari pasaran tertentu bakal membuat para pemudik yang melewati jalur ponorogo-pacitan dan ponorogo - trenggalek tersebut harus mengetahui hari pasaran sejumlah pasar tumpah yang terlintasinya itu agar tidak terjebak kemacetan.
salah seorang pedagang yang biasa berada di pasar tumpah sawoo, marto (45) mengatakan setiap hari pasaran harus ke pasar mencari kambing bahan gule.
oleh karenanya, dia hafal hari pasaran pasar trdaisional di ponorogo.
"mulai lebaran kurang seminggu untuk pasar tardisional sudah meluber dan berjubel orang karena mereka menyebutnya perpekan.
untuk pasar sawoo, sesuai hari pasaran pon dan legi.
sedangkan untuk pasar tamansari bukanya jatuh pada hari pasaran kliwon, sehingga saat pon, kliwon dan legi jalur ponorogo-trenggalek akan terhambat kemacetan pasar tumpah ke jalan raya itu," terangnya kepada surya online, sabtu (3/8/2013).
sedangkan untuk jalur ponorogo-pacitan bakal menjumpai dua pasar tumpah dan kerap memicu kemacetan karena transaksinya meluber ke jalan.
"untuk jalur ponorogo-pacitan biasanya kalau di hari pasaran pahing dan legi akan terhambat macet.
untuk pasaran pahing kemacetan di seputaran pasar balong dan legi akan terjadi di pasar slahung.
itu sudah tradisi," ungkap sumini (45) warga balong.
sementara, kapolres ponorogo, akbp iwan kurniawan berjanji bakal menempatkan personil di sejumlah lokasi pasar tumpah itu dibantu bntun instansi lain untuk membantu mengatur dan mengurai kemacetan.
"di beberapa titik pasar itu pasti akan dijaga ketat jajaran petugas kami dibantu, dishub dan tni untuk mengantisipasi jika pengunjung pasar meluber ke badan jalan agar tidak menganggu kelancaran arus mudik ini," pungkasnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 30 Juli 2013

Jelang Lebaran, Parkir Pertokoan di Ponorogo Semrawut




Jelang Lebaran, Parkir Pertokoan di Ponorogo Semrawut
Jelang Lebaran, Parkir Pertokoan di Ponorogo Semrawut






surya online, ponorogo - sepekan menjelang lebaran, sejumlah pusat perbelanjaan dan pasar tradisional di wilayah kabupaten ponorogo mulai dipadati pengunjung (konsumen).
kondisi itu, membuat penataan dan tata letak parkir semakin semrawut dan memicu kemacetan karena makan separoh jalan.
kondisi ini seperti yang terjadi di pasar songgolangit, pertokoan busana, dan sejumlah pusat perbelanjaan kebutuhan lebaran yang terus dipadati pengunjung.
kondisi ini memicu masalah baru yakni parkir yang semakin semrawut dan tak tertata.
apalagi, sejumlah lokasi pusat perbelanjaan tak memiliki lahan parkir yang luas hingga memicu kondisi parkir overload hingga tumpah memakan separoh badan jalan.
sejumlah titik lokasi parkir yang semrawut itu diantaranya di depan toko busana poss mode, jl sultan agung dan di depan luwes swalayan.
sejumlah mobil pribadi seringkali tidak bisa masuk ke parkir meski lahan parkir luas.
kondisi ini berlawanan dengan parkir di toko busana poss mode yang halamannya sempit untuk lahan parkir.
meski sudah ditambah trotoar untuk lahan parkir, ternyata parkir meluber di jalan raya hingga berjajar tiga kendaraan.
hal itu membuat kondisi parkir semakin semrawut karena makan jalan raya di depan perkotaan ponorogo itu.
dampak dari parkir semrawut tersebut mengakibatkan jalan macet saat-saat jam-jam tertentu seperti sore dan siang hari saat jam pulang kerja.
salah seorang pengguna jalan, eniana (23) warga desa/kecamatan jenangan, kabupaten ponorogo mengaku bingung ketika melaju dari arah perempatan bundaran ponorogo saat dari timur hendak ke arah selatan, yakni ke jl sultan agung.
alasannya, didekat lampu merah kendaraan parkir sudah penuh hingga meluber ke marka tengah jalan.
"inilah semua karena dampak parkir yang penuh.
sedangkan lahan parkir di pertokoan tidak muat, akhirnya harus ditata di jalan raya hingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan," terangnya kepada surya online, selasa (30/7/2013).
hal senada disampaikan nasrul (43) warga jl semeru, ponorogo yang mempersoalakan parkir hingga memakan separoh badan jalan itu, terutama di depan toko poss mode yang kondisi parkirannya sudah overload.
"parkir yang berjubel di badan jalan sangat mengganggu pengguna jalan lain.
sebab lokasi pertokoan di dekat lampu merah dan parkiran penuh hingga meluber ke jalan raya.
sebagian parkir sudah makan garis marka tengah," ungkapnya.
sementara kasi perparkiran, dinas perhubungan (dishub) pemkab ponorogo, suyatno membenarkan adanya parkir yang meluber hingga ke badan jalan itu.
menurutnya, berdasarkan teknis penataan parkir hanya satu saf.
namun dalam kenyataannya kadang hingga sampai tiga saf kendaraan memakan badan jalan.
"permasalahan parkir di tepi jalan umum menjelang dan pada saat lebaran hampir terjadi di setiap kota.
masalah tersebut timbul karena banyak pertokoan yang tidak punya lahan parkir.
di tepi jalan umum yang kapasitasnya terbatas dan tak mampu menampung peningkatan jumlah parkir menjadi lahan parkir dadakan.
selama ini langkah kami memberikan peringatan dan teguran kepada jukir dan pemilik toko agar juru parkir mengatur sesuai ketentuan.
namun saat seperti ini, akhirnya tetap membludak," pungkasnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 28 Juli 2013

Bekas Bangunan RSUD Ponorogo Bakal Disulap Jadi Kantor Imigrasi




Bekas Bangunan RSUD Ponorogo Bakal Disulap Jadi Kantor Imigrasi
Bekas Bangunan RSUD Ponorogo Bakal Disulap Jadi Kantor Imigrasi






surya online, ponorogo - kabupaten ponorogo bakal segera memiliki kantor imigrasi.
ini menyusul tim survei dari menteri hukum dan ham (menkumham) yang meninjau lokasi bekas bangunan rsud dr harjono di jl cipto mangunkusumo, kelurahan keniten, kecamatan ponorogo beberapa waktu lalu.
rencananya kantor imigrasi ponorogo yang melayani pembuatan visa dan pasport itu, bakal menempati gedung bekas rsud ponorogo yang mangkrak sejak setahun lebih itu.
rencananya, di kantor imigrasi baru itu tidak hanya melayani warga ponorogo akan tetapi juga melayani warga asal kabupaten pacitan yang selama ini mengandalkan pelayanan dari kantor imigrasi kelas ii madiun yang terletak di caruban, kecamatan mejayan, kabupaten madiun.
wakil bupati ponorogo, yuni widyaningsih mengatakan beberapa waktu lalu tim survei dari menkumham sudah meninjau bekas bangunan rsud ponorogo lama mulai dari lokasi hingga bangunan mulai dari depan sampai ke belakang.
hasilnya, tim survei menganggap bangunan itu layak dijadikan kaantor untuk pelayanan administasi.
apalagi, banguna masih tergolong baik dan cukup luas.
"menurut tim survei bangunan sangat layak untuk dijadikan kantor imigrasi," terang wabup yang akrab dipanggil mbak ida ini kepada surya, minggu (28/7/2013).
menurut ida, gedung bekas rsud ponorogo tersbut dinilai tim departemen hukum dan ham masih sangat layak dijadikan kantor.
apalagi di lokasi itu masih banyak gedung atau bangunan yang layak dipakai.
kondisi ini akan memudahkan jika digunakan sebagai kantor pelayanan administrasi.
bahkan saat dilihat secara fisik, gedung tersebut masih cukup layak.
kendati demikian, membutuhkan perawatan dengan anggaran yang tidak terlalu besar.
"meskipun dinyatakan layak, akan tetapi kami belum bisa mempredikasi apa yang perlu diganti jika belum ada keputusan hasil survei secara tertulis dari departemen hukum dan ham," imbuh perempuan berjilbab ini.
selain itu, kata ida jika sudah mendapatkan keterangan tertulis hasil survei, pemkab ponorogo bakal berkonsultasi dengan kementerian pemberdayaan aparatur negara (menpan).
alasannya, untuk membicarakan legalitas struktur organisasi dan kepegawaian kantor imigrasi yang akan didirikan itu.
apalagi, pegawai imigrasi biasanya didrop dari pemerintah pusat.
padahal, pemkab ponorogo siap membantu jika dibutuhkan tambahan pegawai.
 "yang menentukan status kantor imigrasi itu menpan, termasuk pegawainya.
untuk mengajukan itu, maka harus menunggu hasil keputusan resmi dari depkumham," paparnya.
sementara, salah seorang warga sekitar bangunan bekas rsud po norogo sutoyo (49) mengaku lega setelah diberitahu jika bekas gedung rsud ponorogo bakal dibangun lagi dan dijadikan kantor imigrasi.
alasanya, jika sudah dimanfaatkan untuk perkantoran di seputar rsud ponorogo lama tidak sepi lagi dan tidak terlihat seperti rumah hantu.
disamping itu, masyarakat sekitar bisa kembali membuka berbagai usahanya dan mengais rejeki dari kesibukan kantor itu layaknya saat gedung digunakan rsud ponorogo sebelumnya.
"ini kabar bagus kalau benar akan digunakan kantor imigrasi.
sebab gedung ini akan terawat lagi dan warga sekitar bisa hidup dari berjualan makanan dan minuman serta membuka warung makanan siap saji serta berbagai usaha lainnya," pungkasnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 30 Juni 2013

Sekampung 34 Jiwa Mengalami Keterbelakangan Mental




Sekampung 34 Jiwa Mengalami Keterbelakangan Mental
Sekampung 34 Jiwa Mengalami Keterbelakangan Mental





ponorogo-kasus kampung idiot di wilayah kabupaten ponorogo seakan tak pernah ada habisnya.
buktinya, paska kampung idiot di desa sidowayah dan desa sidoharjo, kecamatan jambon (kampung idiot jilid i) mencuat, kemudian muncul kampung idiot jilid ii yakni desa karangpatihan, kecamatan balong, disusul kampung idiot jilid iii yakni desa pandak, kecamatan balong.
kini, giliran kampung idiot jilid iv mulai terkuak yani di desa sumberjo, kecamatan balong, kabupaten ponorogo.
kampung sumberjo merupakan wilayah desa yang terletak di kaki gunung lumbung (gunung rajekwesi) yang merupakan deretan pegunungan mulai dari desa sidoharjo dan sidowayah, kecamatan jambon yang dikenal dengan sebutan kampung idiot jilid i.
pegunungan rajekwesi merupakan batas paling barat adalah desa sumberjo, kecamatan balong yang berbatasan langsung dengan desa karangpatihan (kampung idiot jilid ii), sebelah utara berbatasan dengan desa jonggol dan desa ngumpul, dan sebelah timur berbatasan dengan desa ngraket.
sedangkan sebelah selatan berbatasan langsung dengan desa ngendut, bulak, dan desa pandak (kampung idiot jilid iii).
kendati demikian, saat kampung idiot jlid i muncul di tahun 2007, kampung idiot jilid ii muncul tahun 2009 serta kampung idiot jilid iii muncul tahun 2010 lalu, kampung sumberjo masih belum terkuat karena selama ini tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah daerah, propinsi, maupun pemerintah pusat.
meski secara geografis berbatasan dengan kampung idiot lainnya dan hidup di kaki pegunungan yang tandus.
berdasarkan penelusuran surya, di kampung sumberjo dari sebanyak 1.
700 jiwa terdapat 45 warga yang mengalami gangguan mental (idiot), menderita kebutaan dan mengalami kemiskinan super parah.
hampir di setiap wilayah rt terdapat warga yang menderita keterbelakangan mental.
bahkan puluhan warga yang menderita keterbelakangan mental hidup dalam taraf di bawah garis kemiskinan.
dari dua wilayah dusun yang ada di desa sumberjo yaitu dusun sabet dan dusun njogo, ada sebanyak 34 warga yang menderita keterbelakangan mental.
lebih ironis lagi, ada dua kepala keluarga (kk) yang kesemua anggotanya menderita keterbelakangan mental.
kepala dusun sabet, teguh wiyono (39) mengatakan di dusunnya banyak terdapat orang menderita keterbelakangan mental.
bahkan dari beberapa keluraga itu, ada yang satu rumah berisi lima orang dalam kondisi idiot semuanya.
"di dusun kami ada 17 warga yang mengalami keterbelakangan mental dan 1 orang buta.
warga yang menderita keterbelakangan mental paling klecil berusia 9 tahun, 16 tahun, 20 tahun dan sisanya berusia dewasa.
di samping itu, ada 2 kepala keluarga (kk) yang berisi anggota keluarga idiot semua, yakni keluarga bajang yang beranggotakan 5 orang yakni bajang, katiyem, kampret, sumi dan pairah.
sedangkan satu keluarga lainnya berisikan tiga orang yang semuanya juga mengalami keterbelakangan mental yaitu soirin, sudarno dan sainem ukik.
keberadaan warga kami sangat menyedihkan," terang kamituwo ini kepada surya, minggu (30/6/2013).
hal senada disampaikan kaur pemerintahan desa sumberjo, sarno (40).
menurutnya, ada 45 warganya berdasarkan datanya masuk kreteria menyandang idiot, buta, cacat fisik serta miskin parah.
puluhan warga desa sumberjo yang menderita keterbelakangan mental antara lain, di dusun sabet ada 17 orang diantaranya agus supriyanto, bajang, katiyem, kampret, sumi, pairah, bonasir, tarmuji, mulyono, waginem, boirah, soirin, sudarno, sainem ukik, parno, badrul zainal alim dan riski.
sedangkan yang menderita buta mata adalah sainem alias mindur.
sedangkan untuk warga yang berada di dusun njogo yang menderita keterbelakangan mental ada 17 orang.
diantaranya lain siti latifatin, jaminem, wiji, boirah, isminatin, siti aminah, tumilah, jemitun dan saimin (satu kk), isnatun, erlin, misriono dan suparti (satu kk), juki, warti, tumini dan seno.
sedangkan yang menderita kebutaan adalah sainem, situn, paniyem, mujiati, sariyem dan kenem.
disamping itu, yang menderita cacat fisik erlin dan siti khotijah.
"berdasarkan pendataan itulah nama 45 warga yang menderita idiot, buta, dan kemiskinan yang sangat amat parah.
dua warga kami hidup di dalam rumah yang tidak layak huni yaitu tarmuji warga rt 02, rw 01, dusun sabet dan misdi warga rt 02, rw 02 dusun njogo yang hidup di dalam bekas kandang kambing karena tidak punya saudara," ungkapnya.
sementara kepala desa sumberjo, mulyadi (45) saat mendampingi pendataan perangkat desanya menjelaskan dari semua yang didata perangkatnya merupakan warga yang menderita keterbelakangan mental, cacat fisik (buta dan kaki lumpuh).
kesemuanya hidup dibawah garis kemiskinan.
mereka sangat membutuhkan bantuan baik materi maupun pemberdayaan.
hal itu membutuhkan campur tangan pemerintah pusat, propinsi jawa timur maupun pemkab ponorogo untuk mencarikan solusi terbaik untuk memajukan warga sumberjo.
"saya sendiri heran kenapa pemerintah selalu membuat berbagai kegiatan untuk pencitraan.
sementara di pinggiran masih banyak ditemukan warga yang hidup dalam penderitaan berkepanjangan.
saya minta pemerintah bersama kami mau mencari solusi memberdayakan dan menghidupi secara layak dan manusiawi puluhan warga kami.
untuk lima anggota keluarga yang semua hidup dalam keterbelakangan mental, apa yang dirasakan siang dan malam selama bertahun-tahun," katanya.
selain itu mulyadi menegaskan berdasarkan hasil pendataan pemerintah desa sumberjo dapat dijadikan dasar bagi pemerintah mulai kecamatan , kabupaten, propinsi maupun pemerintah pusat untuk melaksanakan program perbaikan.
menurutnya, sudah sepantasnya untuk desa sumberjo didirikan rumah kasih sayang seperti di desa sidoharjo dan krebet, kecamatan jambon paska terkuaknya sebagai kampung idiot beberapa tahun lalu.
"kalau sudah seperti ini parahnya bagaimana tindakan pemerintah terserah.
rasanya layak desa kami didirikan rumah kasih sayang karena ada puluhan orang hidup dan makan hanya bergantung orang lain.
kalau orang tuanya sudah tidak ada bagaimana nasib anak-anaknya.
semua warga yang menderita keterbelakang mental setiap hari hanya makan seadanya.
mengenai perbaikan gizi tidak pernah terurus.
seperti keluarga bajang seumur hidup hanya makan dengan nasi tiwul," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 25 Juni 2013

Surabaya Kawinkan Emas Bulu Tangkis








ponorogo - atlet-atlet bulu tangkis surabaya tampil mendominasi dalam pekan olahraga provinsi (porprov) jatim iv/2013.
dua medali emas nomor beregu mampu dikawinkan oleh surabaya di gor singodimejo ponorogo, selasa (25/6/2013).
di bagian putra, surabaya menyabet medali emas setelah di partai final mnengandaskan kabupaten pasuruan lewat skor 3-0.
i putu roy danu dharma yang turun sebagai tunggal pertama langsung membuka kemennagan surabaya, setelah mengalahkan nur hidayatul 21-11, 21-12.
kontingen surabaya menambah keungggulan lewat ganda putra yang turun di partai kedua, pasangan edi bagus kurniawan/wisnu hernindya noviantoro menjegal erwin rendra p/m takhjul arifin b dengan skor 21-12, 21-17.
sedangkan poin terakhir disumbangkan hariawan suyitno yang bermain di tunggal kedua.
dia menentukan medali emas surabaya dengan mengalahkan m mighfaruddin 21-10, 21-6.
sedangkan di sektor putri, surabaya mengalahkan kabupaten sidoarjo dengan skor 2-1.
surabaya tertinggal ketika faujiah lahia yang turun di partai pertama menyerah dari wakil kabupaten sidoarjo, marsa indah salsabila 9-21, 21-17 dan 10-21.
kekalahan tersebut mampu dibalas meirisa cindy sahputri yang turun di partai kedua.
ia membekuk tunggal kedua sidoarjo devi yunita indah sari 21-18, 16-21, 21-9.
selanjutnya pada partai penentuan yang memainkan ganda putri, pasangan surabaya hetty nugraheni/ni ketut mahadewi istarani tanpa kesulitan menaklukkan marsa indah salsabila/dewi maysaroh 21-13 dan 21-7.
sementara itu, medali perunggu putra menjadi milik kabupaten malang dan kabupaten jember.
sedangkan medali perunggu putri diraih kabupaten malang dan kabupaten pasuruan.
komandan kontingen surabaya, sigit sugiharsono mengaku puas dengan penampilan pebulu tangkis surabaya.
"perjuangan sudah maksimal.
artinya, dua target medali emas sudah tercapai," kata sigit, usai melihat pertandingan final bulu tangkis beregu, selasa (25/6/2013).
bulu tangkis masih menyisakan lima medali emas di nomor perorangan.
kontingen surabaya optimis bisa menambah perolehan medali dari bulu tangkis dari nomor perorangan.
"semoga bisa sapu bersih.
tapi yang paling realistis dari nomor ganda, baik ganda putra dan putri," jelas sigit yang juga kepala dinas pemuda dan olahraga (dipora) surabaya ini.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 13 Juni 2013

Rame-rame Curi Kabel Proyek PNS Kecamatan Diringkus Polisi








ponorogo-jajaran petugas polsekta ponorogo, berhasil meringkus 4 tersangka pencurian kabel milik rekanan pembangunan gedung pusat perbelanjaan di ponorogo central city (pcc) di jl ir h juanda, kelurahan tonatan, kecamatan ponorogo.
tertangkapnya keempat korang tersebut setelah adanya laporan kehilangan kabel dari pihak karyawan bangunan di lokasi pembangunan proyek gedung pcc itu.
setelah dilakukan penyelidikan dan pelacakan, akhirnya petugas polsek kota ponorogo berhasil meringkus keempat tersangka pencurian kabel di rumahnya masing-masing.
bahkan, kamis (13/6/2013) polisi melakukan rekontruksi terkait pencurian kabel tersebut di lokasi kejadian.
akan tetapi, reklontruksi tersebut sengaja dilakukan sembunyi-sembunyi dari wartawan karena hampir bersamaan ada demo di pemkab ponorogo.
oleh karenanya, rekontruksi pencurian kabel yang salah satu tersangka pns di bagian bendahara kecamatan di kantor camat itu luput dari jepretan media.
pencurian kabel jenis n2sxv ukuran 1 x 95 mm warna merah dengan panjang 84 meter dan seharga rp 100.
000 per meter tersebut bermual saat gulungan kabel yang akan digunakan untuk instalatir listrik di proyek gedung pcc tersebut ditaruh di bangunan  yang berada di ujung timur proyek gedung pcc jl juanda, kelurahan tonatan tersebut.
kabel baru diketahui hilang ketika pagi hari karyawan hendak bekerja dan akan memasang kabel itu.
namun saat dicari kabel sudah tidak berada di tempatnya lagi.
kemudian pihak pemilik kabel, edy tjahyono (52) warga kelurahan keputren, kecamatan tegalsari, surabaya langsung melaporkan kasus pencurian yang menimpa dirinya dengan kerugian sekitar rp 18 juta tersebut ke polsek kota ponorogo.
"seperti biasanya karyawan kami saat itu akan bekerja.
kabel yang sorenya masih di lokasi, pagi itu sudah tidak ada.
padahal berat kalau orang satu tidak kuat mengangkatnya.
makanya kami laporkan kasus ini ke polsek terdekat," terang edy.
setelah kejadian tersebut, polisi terus melakukan pelacakan.
polisi dari polsek kota berhasil meringkus keempat tersangka di rumahnya masing-masing.
keempat tersangka yang berhasil ditangkap petugas tersebut hardi (36) warga jl sekar delima, rt 02 rw 01, kelurahan tonatan, kecamatan ponorogo, santoso (45) warga kelurahan paju, kecamatan ponorogo, baradi akhyar (44) warga jl sekar arum, keluran tonatan, kecamatan ponorogo dan kateno (40) seorang pns kantor kecamatan mlarak yang merupakan warga jl ir h juanda 168 kelurahan tonatan, kecamatan ponorogo.
keempat tersangka, kini sudah diamankan petugas untuk proses penyidikan lebih lanjut.
kapolres ponorogo akbp iwan kurniawan dikonfirmasi melalui kapolsek ponorogo akp tulus hariyadi membenarkan pihaknya berhasil meringkus empat tersangka pencurian kabel di proyek gedung pcc jl ir h  juanda, ponorogo.
pihaknya sudah menggelar rekonstruksi terkait pencurian yang melibatkan seorang pns di ponorogo itu.
ketika disinggung soal diam-diamnya kapolsek dalam menggelar rekontruksi, tulus hanya tersenyum lebar atas keberhasilannya meringkus komplotan pencuri kabel yang salah satunya adalah bendahara kecamatan itu.
"tadi itu tahap rekontruksi.
kalau kejadian pencuriannya kemarin.
kami tangkap para tersangka  di rumahnya masing-masing.
salah satu dari tersangka tersebut berstatus pns sebagai bendahara kecamatan mlarak.
para tersangka  akan kami jerat pasal 363 kuhp tentang pencurian dengan pemberatan.
dari ulah keempat tersangka pemilik mengalami kerugian sekitar 18 jutaan" pungkas tulus sambil senyum lebar.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 09 Juni 2013

Kuasa Anggaran dan Pemenang Tender RSUD Ponorogo Bakal Diperiksa KPK








ponorogo-tim penyidik tindak pidana korupsi (tipikor) satuan reskim polres ponorogo menyatakan pemegang kuasa anggaran dan pemenang tender pembangunan ruang instalasai rawat inap (irna) rsud dr harjono, kabupaten ponorogo bakal diperiksa tim penyidik komisi pemberantasan korupsi (kpk) langsung.
alasannya, perkara dugaan penyimpangan dalam pembangunan gedung irna dari rencana berlantai 6 menjadi berlantai 4 itu, selain adanya laporan salah satu lsm di poorogo juga sebagian datanya berasal dari kpk.
apalagi, dalam pelaksanaan pembangunan itu, dari 4 lantai yang selesai hanya 3 lantai.
sedangkan lantai 4 belum selesai sama sekali, meski anggaran pembangunannya senilai rp 40 miliar dari apbn tahun 2009/2010 lalu.
kasat reskrim polres ponorogo, akp misrun mengatakan jika perkara pembangunan rsud ponorogo ini dugaan penyimpangannya berasal dari kpk.
oleh karenanya, yang melaksanakan penyelidikan nantinya adalah kpk.
terutama untuk pemeriksaan pemegang kuasa anggaran dan pemenang tender.
tim penyidik polres ponorogo hanya melayangkan surat pemanggilan.
sedangkan pemeriksaan dan tempatnya bergantung tim penyidik kpk.
"kalau pemeriksaan saksi dan pengawas lapangan sudah kita lakukan, akan tetapi untuk pemegang kuasa anggaran dan pemenang tender (pelaksana) polres ponorogo yang melakukan pemanggilan, akan tetapi pemeriksaannya di kpk.
kami akan selalu berkoordinasi dengan kpk.
kapan dan dimana tempatnya pemeriksaannya bergantung kpk," terang mantan kasat narkoba polres madiun kota ini kepada surya, minggu (9/6/2013).
selain itu, misrun menegaskan untuk pemeriksaan dari kalangan pegawai negeri sipil (pns) dan kalangan pejabat yang berkompeten dalam pembangunan rsud itu, masih menunggu perkembangan dari hasil evaluasi keterangan sejumlah saksi yang sudah dipanggil dan diperiksa tim penyidik polres ponorogo.
"karena penyidik kami tidak bisa memanggil sembarang orang," imbuhnya.
selain itu, pemanggilan kalangan saksi dari pns dan pejabat bisa dipanggil ulang untuk dimintai keterangan.
hal itu, jika diperlukan tambahan keterangan.
"siapa yang akan dipanggil lagi, itu berdasarkan hasil keterangan saksi sebelumnya dan bisa dipanggil ulang saksi-saksi itu agar berita acaranya jelas," paparnya.
sedangkan untuk pemeriksaan terhadap direktur rsud dr harjono, ponorogo, drg priyo langgeng, perwira mantan kapolsek ngebel ini menjelaskan jika penyidik sudah memanggil orang nomor 1 di rumah sakit ponorogo itu.
akan tetapi, pejabat itu belum bisa menghadiri panggilan polisi, karena masih berada di beijing untuk acara kedinasan.
"direktur (rsud) sudah kami panggil.
namun yang bersangkuatn masih ada agenda kedinasan di beijing.
kalau sudah pulang, baru akan kami panggil lagi," pungkasnya.
sementara, ketua pejabat pembuat komitmen (ppk) dalam proyek pembangunan rsud ponorogo, kusnowo (ketua ppk) menegaskan jika dana anggaran yang digunakan dalam proyek rsud itu senilai rp 40 miliar.
akan tetapi dibagi rp 800 juta untuk konsultan dan sisannya rp 39,2 miliar untuk pembangunan fisik.
pembangunan itu, dilaksanakan berdasarkan pertimbangan skala prioritas kebutuhan bangunan rsud dan sudah dibicarakan bersama pihak rsud.
"antara gedung empat lantai, gedung hemodialisa (hd) serta gedung farmasi itu satu paket.
ditambah untuk menyelesaikan gedung pasien keluarga miskin (gakin) yang saat itu belum selesai.
makanya, bangunan lantai 4 belum bisa digunakan seperti sekarang ini," jlentreh kusnowo saat ditemui di ruang kerjanya beberapa hari lalu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 05 Juni 2013

Dita Indah Sari Kunjungi Keluarga TKW Bunuh Diri di Hongkong








ponorogo - staf menteri sosial tenaga kerja dan transmigrasi mensosnakertrans ri, dita indah sari, kembali datang ke ponorogo, selasa (4/06/2013).
kedatangannya kali kedua ini untuk mengawal jenazah wahyudi (48) tki, asal desa carangrejo, kecamatan sampung, yang meninggal di hongkon.
dita indah sari  ke ponorogo bersama lily pujiati dari perwakilan peduli buruh migran, jakarta bertandang ke rumah duka tkw asal ponorogo yang meninggal di hongkong karena bunuh diri loncat dari lantai enam di rumah majikannya.
pasalnya, saat kedatangan jenazah dua minggu lalu, keluarga korban tidak mendapatkan santunan.
kecuali hanya menerima sisa gaji yang belum terbayarkan oleh majikannya.
mendegar masalah tersebut, dita langsung terbang ke ponorogo ke rumah keluarga pasangan suami istri sairun (48) dan jemini (53) warga rt 01, rw 01, dusun pendung, desa bringinan, kecamatan jambon, ponorogo.
"saya sengaja berangkat dari jakarta bersama mbak lily pujiati karena saya dapat pengaduan keluarga almarhum dwi ana puspitasari yang meninggal di hongkong belum mendapatkan santunan.
pihak keluarga mengaku kesulitan dalam mengurus hak-hak korban sehingga kami harus turun ke rumah duka dan menjumpai keluarganya," terangnya kepada surya online, selasa (4/6/2013).

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Sudah Tahu Tanda Dilarang Masuk, Tetap Saja Diterobos




Sudah Tahu Tanda Dilarang Masuk, Tetap Saja Diterobos
Sudah Tahu Tanda Dilarang Masuk, Tetap Saja Diterobos





ponorogo - pemasangan rambu lalu lintas jalur searah di pertigaan dusun gunungsari, desa/kecamatan mlarak, kabupaten ponorogo sia-sia.
pasalnya, sejak dipasang 3 tahun lalu, rambu-rambu itu tidak pernah diindahkan kalangan pengguna jalan baik yang mengendarai roda 2 maupun roda 4.
padahal pemasangan itu untuk mengurangi angka kecelakaan di pertigaan jl raya jabung - sambit dari jalur barat dan sambit - pulung untuk jalur timur.
salah seorang pengguna jalan, alimah (43) warga mlarak menyayangkan banyaknya pengendara baik roda empat maupun roda dua yang menyerobot rambu larangan di pertigaan yang dibuat satu arah itu.
kapolsek mlarak, akp sukamto dikonfirmasi terkait banyaknya pengendara yang menyerobot jalur satu arah tersebut menegaskan dipicu karena minimnya kesadaran masyarakat dan pengguna jalan.
menurutnya, pihaknya sering kali memberikan teguran kepada pengguna jalan yang melanggar rambu-rambu itu.
akan tetapi masih tetap banyak yang membandel.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 25 Mei 2013

Gedung Bekas RSUD Lama Bakal Digunakan Kantor Imigrasi




Gedung Bekas RSUD Lama Bakal Digunakan Kantor Imigrasi
Gedung Bekas RSUD Lama Bakal Digunakan Kantor Imigrasi





ponorogo - pemkab ponorogo berencana bakal memfungsikan lagi bangunan bekas rsud dr harjono, kabupaten ponorogo yang terletak di jl cipto mangunkusumo, kelurahan keniten, kecamatan ponorogo.
rencannya, bangunan itu akan difungsikan sebagai kantor imigrasi.
kepastian itu disampaikan bagian aset pemkab ponorogo.
akan tetapi, kapan akan difungsikan dan digunakan belum ada kepastiannya.
kasi aset pemkab ponorogo, restu mengatakan jika gedung rsud ponorogo lama akan segera difungsikan kembali.
menurutnya, gedung tersebut akan digunakan untuk kantor imigrasi.
akan tetapi, penggunaannya tidak sepenuhnya karena yang akan difungsikan hanya bangunan bekas ruang instalasi gawat darurat (igd).
"gedung eks rsud tersebut untuk eks igd akan difungsikan sebagai kantor imigrasi.
tetapi kapan difungsikan yang lebih tahu adalah bagian umum pemkab ponorogo," terangnya kepada surya online, sabtu (25/5/2013).
diberitakan sebelumnya, bangunan gedung bekas rsud dr harjono yang terletak di jl cipto mangunkusumo, kelurahan keniten, kecamatan ponorogo kondisinya sangat memprihatinkan.
ini menyusul bangunan bekas itu, dibiarkan mangkrak dan terlantar sejak setahun paska kepindahan rsud ke bangunan baru di jl raya ponorogo - pacitan, desa paju, kecamatan ponorogo.
bahkan karena tak terawat tersebut, kini kondisi pintu dan jendela sebagian sudah dilepas dan digondol kalangan pencuri.
selain itu, taman di depan masing-masing ruang perawatan, juga sudah tak terawat lagi layaknya hutan belantara karena dipenuhi rumput liar.
apalagi, bangunan semega itu dengan nilai puluhan miliar itu, sejak tak difungsikan tidak berpenjaga lagi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Gedung Bekas RSUD Ponorogo Mangkrak dan Telantar




Gedung Bekas RSUD Ponorogo Mangkrak dan Telantar
Gedung Bekas RSUD Ponorogo Mangkrak dan Telantar





ponorogo - bangunan gedung bekas rsud dr harjono yang terletak di jl cipto mangunkusumo, kelurahan keniten, kecamatan ponorogo kondisinya sangat memprihatinkan.
ini menyusul bangunan bekas itu, dibiarkan mangkrak dan telantar sejak setahun paska kepindahan rsud ke bangunan baru di jl raya ponorogo - pacitan, desa paju, kecamatan ponorogo.
bahkan karena tak terawat tersebut, kini kondisi pintu dan jendela sebagian sudah dilepas dan digondol kalangan pencuri.
selain itu, taman di depan masing-masing ruang perawatan, juga sudah tak terawat lagi layaknya hutan belantara karena dipenuhi rumput liar.
apalagi, bangunan semega itu dengan nilai puluhan miliar itu, sejak tak difungsikan tidak berpenjaga lagi.
selain itu, dengan kondisi seperti itu membuat bangunan eks rsud itu tampak seperti bangunan lama yang tak dihuni sehingga tampak semakin angker.
jika bangunan lama itu, dapat difungsikan untuk perkantoran lainnya dipastikan banyak aset dan bangunan terselamatkan.
isu gedung tersebut akan digunakan kantor samsat ponorogo juga hanya isapan jempol.
kenyataannya, kantor samsat ponorogo, telah membangun gedung di kantor bekas dinas perhubungan (dishub) di jl raya ponorogo-madiun di dekat terminal seloaji.
namun kini, mencuat isu eks gedung rsud tersebut akan difungsikan sebagai kantor imigrasi.
namun, hingga kini tak kunjung direnovasi maupun dibenahi.
salah seorang tukang becak yang biasa mangkal di depan kantor bekas rsud lama, sutoyo (48) mengatakan sejak pindahnya pelayanan rumah sakit ke gedung baru membuat kondisi gedung bekas rumah sakit lama semakin memprihatinkan.
pihaknya,  menyayangkan dengan konsisi gedung yang masih layak huni itu dibiarkan mangkrak.
apalagi, masih banyak bangunan baru direnovasi.
akan tetapi, kini sudah ditinggal kondisinya semakin tak terawat.
"saya sangat menyayangkan kondisi bekas rumah sakit lama yang tidak terawat ini.
karena dibiarkan bangunan semakin banyak yang rusak.
banyak pintu dan jendela yang hilang.
selain itu taman yang dulu tertata rapi, kini sejak masuk halaman dalam rsud seperti masuk ke hutan belantara," terangnya kepada surya, sabtu (25/5/2013).
selain itu, lelaki yang akrab dipanggil toyo ini menjelaskan, jika bangunan eks rsud tersebut akan segera digunakan untuk perkantoran lainnya.
akan tetapi, hingga kini belum ada tanda-tanda akan difungsikan kembali.
"dulu katanya akan dipakai kantor samsat ternyata tidak.
sekarang akan dipakai kantor imigrasi, tapi belum ada tanda-tanda kapan akan difungsikan.
padahal gedung ini aset daerah yang nilainya mencapai puluhan miliar.
karena masih banyak fasilitas gedung yang masih tergolong baru dan bagus," jelasnya.
disamping itu, penarik becak ini mengungkapkan sebenarnya jika bangunan bekas rumah sakit itu segera difungsikan bakal mengdongkrak perekonomian warga sekitar.
pasalnya, perekonomoan warga sekitar akan membaik kembali.
"kalau di tempati, jelas warga akan menghidupkan lagi usaha mereka yang sudah mati sejak setahun lalu.
selama ini usaha yang awalnya sudah membaik itu, sejak rsud pindah mati semua.
untuk mencari warung kopi saja kesulitan disini," ungkapnya.
sementara, direktur rsud dr harjono, kabupaten ponorogo, drg priyo langgeng menegaskan sudah menyerahkan bangunan bekas rumah sakit itu ke bagian aset pemkab ponorogo.
alasannya, gedung dan tanah bekas rumah sakit itu merupakan aset daerah.
"terserah mau difungsikan untuk apa saja boleh bergantung pemkab ponorogo.
yang jelas sejak rsud pindahan dulu, gedung eks rsud sudah kami serahkan ke pemkab," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 24 Mei 2013

Ditantang Sumpah Pocong, Panwas Pilkades Tak Berkutik








ponorogo - ratusan warga desa ngadirojo, kecamatan sooko, kabupaten ponorogo kembali meluruk kantor kecamatan sooko untuk kali kedua dalam beberapa pekan terakhir, kamis (23/5/2013).
dalam aksi kali kedua ini, massa tidak menggelar demo akan tetapi menantang panitia pengawas (panwas) pilkades ngadirojo yang terdiri dari unsur kecamatan, polsek, dan koramil sooko sumpah pocong.
 tantangan sumpah pocong tersebut atas dugaan keterlibatan permainan yang dilakukan kaur pemerintahan kecamatan sooko, pamuji, dalam memenangkan salah satu calon kepala desa (cakdes) di desa ngadirojo beberapa pekan lalu.
dugaan kecurangan pamuju ditengarai ia mengarahkan para pemilih manula untuk memilih cakades yang unggul sementara saat ini.
namun, tantangan sumpah pocong itu langsung dimentahkan panwas pilkades dengan alasan sumpah pocong tidak sesuai prosedur hukum yang berlaku di indonesia.
padahal, warga saat itu sudah menyiapkan seluruh perangkat untuk  sumpah pocong.
sumpah pocong salah satu cara untuk mencari kebenaran dalam dugaan keterlibatan pamuji dalam membela salah satu cakades pemenang pilkades ngadirojo.
karena tak satu pun panwas pilkades berani menerima tantangan itu, maka warga menghujat dengan berbagai makian dan hujatan kata-kata kotor.
bahkan aksi menduduki kantor kecamatan sooko itu terjadi sejak pagi hingga petang hari.
camat sooko, bambang windu didampingi kapolsek dan komandan koramil sooko dikonfirmasi terkait penolakan sumpah pocong permintaan warga tersebut berkilah jika supah pocong itu tidak sesuai dengan hukum yang berlaku di indonesia.
"sudahlah serahkan semua pada hukum yang berlaku.
kami kompak menolak permintaan warga karena itu tidak sesuai hukum yang berlaku," terangnya, kamis (23/5/2013).
seorang perwakilan warga desa ngadirojo, supriadi, menegaskan penolakan sumpah pocong itu bukti panwas sudah menerima dugaan uang suap dari pamuji.
"karena mereka kompak menolak semuanya, saya yakin mereka semua (panwas) berpihak kepada pamuji.
kalau mereka jujur pasti mereka berani melakukan sumpah pocong," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 15 Mei 2013

Peninggalan Kerajaan Medang Sekawit




Peninggalan Kerajaan Medang Sekawit
Peninggalan Kerajaan Medang Sekawit





ponorogo - endraswati salah seorang warga desa sampung yang juga pengamat budaya dan sejarah jawa menegaskan, penemuan ini merupakan tanda bahwa situs di sampung sangat berserakan, baik yang sudah diketahui atau yang masih terpendam.
"memang konon medang itu merupakan kerajaan medang sekawit.
kalau melihat bentuknya ini bebatuan yang ditemukan warga di bogem ini menyerupai kuil pemujaan.
cerita adanya kolam, dugaan kami di sekitar penemuan benda ini merupakan taman kaputren, dimana para putri kerajaan berada ditaman dan kolam serta kuil untuk pemujaannya," ungkapnya.
kabid kebudayaan, dinas pariwisata kabupaten ponorogo, bambang wibisono menegaskan, jika kejadian penemuan beruntun di desa sampung  peninggalan bersejarah, akan dilaporkan ke kepala dinas, bupati serta bp3 trowulan.
"setelah kami kroscek dan diukur beberapa batu yang ditemukan warga ini akan kami laporkan pada kepala dinas dan bupati serta ke bp 3 trowulan untuk melihat karena kalau bukan tim ahli sulit untuk menjelaskannya," paparnya.
untuk menjaga keamanan karena dulu pernah hilang, pihaknya akan menitipkan situs benda purbakala ini di polsek sampung.
ke depan, akan diusulkan ponorogo untuk dibangun museum karena terus ditemukan benda cagar budaya di wilayah sampung dan ini merupakan aset daerah," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 09 Mei 2013

Jalur Ponorogo-Pacitan Mulai Normal




Jalur Ponorogo-Pacitan Mulai Normal
Jalur Ponorogo-Pacitan Mulai Normal





ponorogo - jalur ponorogo - pacitan mulai normal kembali sejak, kamis (9/5/2013).
ini menyusul bangunan jembatan bailey (darurat) selesai dibangun dan mulai bisa dilalui kendaraan roda 2 dan roda empat.
namun, hingga kini masih menggunakan sistem buka tutup.
pasalnya, pengaspalan jalan belum selesai total.
akan tetapi, truk muatan barang juga mulai dapat melintasi jembatan yang ambruk 6 april 2013 lalu.
oleh karenanya, roda empat tidak harus memutar melintasi wonogiri atau pun melalui kecamatan ngrayun.
akan tetapi, untuk kendaraaan angkutan bus dan truk roda enam belum diperbolehkan melintas karena masih diaspal tahap kedua.
para pengguna jalan dari pacitan maupun ponorogo sudah merasa lega dengan selesainya pembangunan jembatan bailey itu.
salah seorang pengguna jalan, narti (27) warga pacitan mengatakan jembatan bailey sudah bisa digunakan sejak hari ini.
"cepat membangunnya, padahal kemarin pagi saya lewat masih ditutup.
  kami kemarin masih lewat jalan darurat untuk motor.
pagi ini sudah bisa lewat jembatan besi yang baru dibuka ini," terangnya kepada surya online, kamis (9/5/2013).
hal senada disampaikan herman (33) warga madiun yang mengaku lega setelah di depan jembatan ada tanda jalan ditutup.
namun setelah mendekat ternyata roda empat sudah bisa dilalui di atas jembatan darurat yang baru itu.
"saya kurang tahu saya kira dulu ada jalan darurat lain.
ternyata hari ini sudah dibuka jembatan dari kerangka besi darurat sehingga tidak lagi memutar lewat wonogiri lagi.
selesainya jembatan besi ini membuat  akses perekonomian bisa menggeliat untuk melintasi ponorogo -pacitan.
sekarang sudah banyak truk kayu, mobil boks milik perusahaan.
pokoknya nggak akan lagi ada kekurangan pasokan perekonomian," ungkapnya.
sementara, pengawas pelaksana pt dwi ponggo seto ponorogo, hartono mengaku kalau jembatan bailey ini sudah mulai di buka sejak, rabu (8/5/2013) petang.
akan tetapi hanya beberapa mobil  karena belum selesai diaspal keseluruhan.
"sekarang masih pengaspalan dua lapis.
untuk jalur satu sudah selesai dan yang satu lapis masih dikerjakan.
untuk jembatan bailey mulai kami buka kemarin sore, tapi khusus roda dua dan roda empat, untuk roda enam belum karena masih bisa menggaduk dengan bibir jembatan karena aspal belum selesai.
kami masih akan menambahi tinggi satu bronjong lagi di samping kanan kiri jalan keluar masuknya dari jembatan bailey karena kurang tinggi, sehingga kalau tidak kami tinggikan bahaya," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 30 April 2013

TKI Ponorogo Tewas Mendadak di Arab Saudi








ponorogo-belum tuntas kasus pemulangan jenazah, dwi ani puspitasari (24) warga desa beringinan, kecamatan jambon, kabupaten ponorogo yang tewas mendadak jatuh dari lantai 6 di rumah majikannya di hongkong, karena dugaan percobaan bunuh diri, kali ini ada wahyudi (48) warga rt 01, rw 02, dusun tamansari, desa carangrejo, kecamatan sampung, kabupaten ponorogo dikabarkan tewas mendadak di arab saudi, minggu (28/4/2013) petang.
padahal, beberapa jam sebelum dinyatakan tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban sempat telepon kepada istrinya, yakni ny siti muawwanah (40).
kematian korban yang dikabarkan karena terserang darah rendah itu, selain menambah rentetan panjang tki dan tkw yang tewas di luar negeri juga menyisahkan keraguan dan kecurigaan dari keluarga korban.
pasalnya, selain tewas mendadak majikan korban meminta jenazah korban yang bekerja sebagai sopir itu dimakamkan di arab saudi dan tak diperbolehkan dibawa pulang ke indonesia.
istri korban, siti muawwanah (40) mengaku tidak percaya suaminya meninggal mendadak.
alasannya, minggu (28/4/2013) siang, wahyudi masih sempat berkomunikasi dengan siti muawwanah melalui telepon seluler.
namun, minggu petang sekitar pukul 17.
30 wib, ibu 2 anak itu mendapat kabar dari teman suaminya, yang mengabarkan jika suaminya meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit terdekat.
"saya tidak percaya, karena minggu siang suami saya masih telepon saya.
dalam percakapan memang bapak mengaku kalau badannya kurang enak.
saya kira capek dan saya minta istirahat.
tetapi bapak menjawab kalau cuti atau istirahat tidak boleh.
"untuk pulang juga sayang karena kontraknya tinggal beberapa bulan lagi.
makanya saya minta berobat ke dokter, tetapi katanya tak diijinkan majikannya.
lah kok malah beberapa jam kemudian ada kabar mengejutkan itu," terangnya kepada surya, senin (29/4/2013).
selain itu, muawwanah menjelaskan jika kepulangan jenazah suaminya itu masih tarik ulur.
alasannya menurut suami temannya yang memberi kabar, jika majikan suiaminya meminta korban di makamkan di arab saudi.
sedangkan keluarga meminta jenazah di pulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (tpu) desa carangrejo.
apalagi, pemberangkatannya juga lewat jalur resmi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 29 April 2013

Setia Menggunakan Pupuk Organik, Mbah Giman Raih Penghargaan




Setia Menggunakan Pupuk Organik, Mbah Giman Raih Penghargaan
Setia Menggunakan Pupuk Organik, Mbah Giman Raih Penghargaan





ponorogo-promotor pengguna pupuk organik produksi barno (34) tak lain adalah tetangganya sendiri, yakni mbah giman.
bahkan atas keberaniannya tidak menggunakan pupuk anorganik sejak tahun 2008 atau setahun setelah produk pupuk organik barno berkembang, mbah giman mendapatkan penghargaan dari bupati ponorogo sebagai petani ramah lingkungan yang setia menggunakan pupuk organik di tahun 2011 lalu.
meskipun lelaki berusia 60 tahun itu, awalnya masih mencoba-coba menggunakan pupuk organik.
pasalnya di masa tanam pertama menggunakan pupuk organik, tanaman padinya tampak seperti mati seperti kekurangan pupuk.
namun, petani ini sudah melepaskan ketergantungannya menanam padi dan tanaman lainnya dari pupuk snorganik (kimia).
"memang awalnya seperti tidak tega melihat tanaman terlihat hendak mati kekurang pupuk.
tetapi setelah kami gunakan terus menerus hingga 3 tahun baru merasakan manfaat pupuk organi pak barno," terang mbah giman kepada surya, minggu (28/4/2013).
bahkan, kata mbah giman penyakit strokenya yang sudah divonis dokter tidak bisa sembuh karena kepalanya sudah dibor dua kali, oleh dokter spesialis stroke, kini sudah sembuh total.
"karena sejak saya mengonsumsi bahan makan dari tanaman tanpa pupuk kimia.
kondisi kesehatan saya lama-kelamaan semakin pulih dan normal kembali," imbuhnya.
selain itu, kata giman saudaraya dari kecamatan slahung yang terserang stroke dan tidak bisa berjalan, mulai sering dikrimi makanan tanpa pupuk kimia.
"hasilnya sekarang sauadara saya yang stroke juga sehat malah sekarang bisa menanam padi sendiri menggunakan pupuk organik," ungkapnya.
"setahun lalu saya mendapat piagam penghargaan dari bupati ponorogo sebagai petani organik.
karena saya tidak pernah menggunakan pupuk kimia.
tetapi hasil tanaman kami sekarang tidak kalah dengan tanaman yang dipupuk dengan bahan kimia asal pabrikanm" pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 27 April 2013

Demi Jodoh, Puluhan Muda Mudi Berebut Bunga Kanthil




Demi Jodoh, Puluhan Muda Mudi Berebut Bunga Kanthil
Demi Jodoh, Puluhan Muda Mudi Berebut Bunga Kanthil





ponorogo - puluhan kalangan muda mudi warga desa/kecamatan sampung, kabupaten ponorogo langsung mengerumuni ra endraswati yang tak lain perempuan yang memimpin acara ritual purnama sidi.
kalangan pemuda pemudi ini, ingin berebut mendapatkan bunga kanthil dan mawar yang dibawa perempuan keturunan kerajaan medang sekawit itu.
rebutan kembang kanthil dan mawar itu, dilaksanakan setelah mereka mengikuti acara rebutan tumpeng dan hasil bumi di dalam guwo lowo.
konon, siapa yang mendapatkan bunga kanthil bakal lebih cepat mendapatkan jodoh.
"kami tadi berebut tumpeng hanya mendapakan sedikit makanan, sekarang kebagian bunga kanthil karena akan dibagi oleh bu endrawati dengan cara dipanggil satu per satu bagi kalangan muda mudi agar segera mendapatkan jodoh," terang nanik (20) kepada surya online, sabtu (27/4/2013).
namun, endraswati berpesan bagi warga yang sudah menikah atau berkeluarga dilarang keras berebut atau mendapatkan bunga kanthil dan mawar itu.
"bunga ini bukan untuk yang sudah punya istri atau suami karena khusus yang belum menikah.
bagi yang berkeluarga dilarang karena akan menambah beban hidupnya.
bagi yang sudah mendapat bunga boleh dimakan atau disimpan dalam dompet atau tempat yang aman," tutur endraswati yang dipercaya masih keturunan kerajaan medang sekawit itu.
selain itu, endraswati menjelaskan ritual itu sudah dilakukan tiga bulan berturut-tuirut.
akan tetapi yang paling ramai dilaksanakan di bulan april 2013 ini.
dia berharap acara nguri-nguri sejarah ini akan semakin ramai dan megah dalam ritual-ritual selanjutnya sekaligus sebagai ajang promosi kampung situs bersejarah itu.
"ritual ini dulu juga dilaksanakan kerajaan medang sekawit.
sekarang kami hanya tinggal melestarikannya di setiap bulan purnama," ungkapnya.
sementara juru kunci situs guo lowo, somingan (62) menegaskan ritual purnomo sidi akan dilakukan warga sampung setiap bulan purnama dan akan dipusatkan di guo lowo.
hal itu dimaksudkan agar selalu mendapatkan keberkahan.
"kami sudah persiapkan tempatnya sejak pagi agar kedatangan warga terasa nyaman dan lebih khidmat saat berdoa bersama demi kemakmuran warga sampung," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Ratusan Warga Sampung Gelar Ritual Purnama Sidi




Ratusan Warga Sampung Gelar Ritual Purnama Sidi
Ratusan Warga Sampung Gelar Ritual Purnama Sidi





ponorogo - ratusan warga desa/kecamatan sampung, kabupaten ponorogo menggelar ritual purnama sidi, sabtu (27/4/2013).
acara ritual demi kebaikan dan keselamatan kampung situs purbakala ini, dimulai dengan berkumpulnya warga di halaman rumah ra endraswati (39) warga rt 01, rw 01, dusun boworejo, desa/kecamatan sampung untuk mengikuti seluruh rangkaian acara ritual purnama sidi yang digelar setiap malam bulan purnama.
pagelaran ritual purnama sidi ini sudah digelar tiga kali.
ritual ini puncak acaranya di pusatkan di situs purbakala gowo lowo, sampung.
hal ini sebagai bentuk acara untuk melesatarikan dan nguri-nguri budaya sejarah desa sampung yang dianggap sebagai kampung situs bersejarah.
selain itu, sebagai acara peringatan kejayaan jaman kerajaan medang sekawit yang berada di dusun medang, desa sampung.
di dusun medang ini, ditemukan beberapa arca dan tugu batas serta petilasan lain yang berkaitan dengan sejarah kerajaan.
apalagi, saat jaman kerajaan medang sekawit para raja dan rakyat selalu menggelar acara serupa setiap bulan purnama tiba.
sedangkan acara itu, akan ditutup dengan tarian obor saat malam hari yang di pusatkan di guo lowo.
tari ini merupakan tarian asli peninggalan kerajaan medang sekawit.
ritual itu, awalnya ditandai dengan pelepasan balon dan 7 burung merpati.
dilanjutkan dengan pemberangkatan kirab tumpeng hasil bumi serta pusaka peningalan.
sebelum tumpeng yang terbuat dari berbagai macam tumpeng serta beberapa hasil bumi termasuk palawija dan polo pendem serta buah-buahan yang dimasukan dalam kotak besar dipanggul empat orang yang berpakaian prajurit perang medang sekawit.
sebelum diberangkatkan, endraswati yang meminpin acara ritual, di depan panggung gamelan yang para senimannya perempuan semua melepaskan puluhan balon ke udara diikuti pelepasan tujuh ekor burung merpati sebagai simbol agar warga desa sampung dilepaskan dari segala belenggu bentuk musibah atau bencana baik bencana kecil maupun besar.
"pelepasan balon dan tujuh burung merpati sebagai simbol permohonan kepada tuhan agar warga desa sampung dilepaskan dari segala balak bencana dan dilepaskan dari segala bentuk kesulitan dalam hidup," terang endrawati yang masih keturunan kerajaan medang sekawit ini kepada surya online, sabtu (27/4/2013).
kemudian tumpeng dipanggul dan diarak ke tengah hutan menuju guwo lowo.
pasalnya, pusat acara ritual purnama sidi digelar di guwo lowo.
ratusan warga ikut mengiringi tumpeng yang diarak itu, barik dari kalangan perempuan maupun laki-laki, muda-mudi, tua, serta puluhan anak-anak ikut berjalan kaki menyusuri jalan setapak yang berjarak 1 kilometer menuju hutan itu.
"kami arak tumpeng beserta segala macam hasil bumi ke tengah hutan karena ritual untuk warga sampung ini di pusatkan disitu," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 17 April 2013

Jembatan Putus, 175 Jiwa Terisolir




Jembatan Putus, 175 Jiwa Terisolir
Jembatan Putus, 175 Jiwa Terisolir





ponorogo-sebuah jembatan penghubung antardesa dan dusun di dusun ngolo, desa bancar, kecamatan bungkal, kabupaten ponorogo ambrol dan terputus, selasa (16/4/2013) dini hari.
ambrolnya, jembatan utama warga di dusun itu, disebabkan luapan sungai bancar akibat derasnya hujan.
akibatnya pondasi jembatan di sisi timur, tergerus erosi dan longsor hingga memutus jembatan yang dibangun sejak tahun 1988 itu.
kini, jembatan sepanjang 17 meter dan lebar 3 meter itu, tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.
bahkan pejalan kaki pun sudah tak bisa melalui jembatan itu.
padahal jembatan itu merupakan jalur alternatif desa bancar menuju desa cerabak, kecamatan slahung.
salah seorang warga setempat, susilo (43) mengatakan jika jembatan itu terputus sekitar pukul 01.
00 wib.
hal itu disebabkan pondasi sebelah timur jembatan ambrol diterjang banjir luapan sungai.
"pagi-pagi itu, kami sempat mendengar suara braak, ternyata jembatan putus.
jika bangunan jembatan tak kokoh kami yakin akan tergerus air sungai jembatan ini," terangnya kepada surya, selasa (16/4/2013).
warga setempat lainnya, misdi (49) berharap pemkab ponorogo segera membangun jembatan itu karena merupakan akses utama warga dusun nglodo menuju kantor desa dan lainnya.
akibat jembatan putus, 25 kepala keluarga (kk) atau 175 jiwa terisolir.
"untuk sementara kami memutar dengan jarak lebih jauh sekitar 3 sampai 4 kilometer untuk menuju pusat pemerintah desa maupun ke sekolah.
begitu juga untuk warga yang ingin menuju area persawahan," ungkapnya.
kepala desa bancar, pamuji mengungkapkan jika bencana tersebut sudah dilaporkan ke pemkab ponorogo secara resmi dan tertulis.
pasalnya, akibat putusnya jembatan itu, kerugian yang dialami warga di kampungnya mencapai rp 200 juta.
"nilai kerugian itu hanya bangunan.
belum kerugian akses perekonomian warga kami yang lumpuh karena jembatan putus.
termasuk kesulitan warga menjalankan aktivitas kesehariannya," ungkapnya.
sementara, kepala dinas pekerjaan umum dan bina marga pemkab ponorogo, hari soebito menegaskan jika pihaknya belum mengkroscek ambruknya jembatan itu.
oleh karenanya, untuk memastikannya, pihaknya akan melaksanakan kroscek ke lapangan.
"tetapi, akan kami usulkan tahun ini, jika kondisinya parah.
tetapi, kapan disetujui masih menunggu anggarannya," pungkasnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com