Halaman

Tampilkan postingan dengan label Polda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polda. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Juli 2014

Polda Metro Selidiki Ponsel Brimob Tewas









surya online, jakarta - penyidik polda metro jaya menyelidiki telepon selular milik anggota brimob kelapa dua mabes polri bharada rizky dwi wicaksono yang tewas lantaran dianiaya sekelompok orang tidak dikenal.
 "penyidik mengamankan telepon selular milik korban untuk memeriksa isi pesan singkat dan rekaman percakapannya," kata kepala polda metro jaya inspektur jenderal polisi dwi priyatno di jakarta, selasa (1/7/2014).
     dwi menduga kasus penganiayaan yang menewaskan anggota brimob itu tidak terkait perampokan karena tidak ada barang milik korban yang hilang.
     saat ini, polisi telah mengamankan sopir taksi yang membawa korban, tohari untuk menjalani pemeriksaan.
     dwi menuturkan penyidik kepolisian akan mencari petunjuk dari hasil penelusuran isi pesan singkat dan rekaman percakapan pada telepon selular milik rizky.
     dwi mengungkapkan hasil penyelidikan sementara pesan singkat terakhir pada telepon selular korban berasal dari seniornya.
     isi pesannya korban meminta tolong sang senior memesan taksinya menuju bandara internasional soekarno-hatta.
     rizky berangkat menuju bandara internasional soekarno-hatta untuk pulang kampung menggunakan pesawat ke pasuruan jawa timur.
     sebelumnya, rizky tewas dianiaya sekelompok orang berjumlah sekitar 10 orang menggunakan lima unit sepeda motor saat menggunakan taksi di depan halte universitas indonesia depok, jawa barat, selasa dinihari (1/7/2014).
     rizky merupakan anggota tim ekspedisi nkri yang bertugas di maluku, meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk pada bagian perut dan kepala.





baca juga



anggota brimob yang tewas dikeroyok itu hendak pulang ke pasuruan


gunung slamet kembali keluarkan abu vulkanis


antisipasi eksodus eks psk dolly, pemkot batam pantau pekerja hiburan


kpk periksa deputi i kementerian pdt


pengamat : vonis seumur hidup akil mochtar pelajaran bagi koruptor






editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 15 Mei 2014

Tim Gegana Polda Jatim dan Polres Geledah Rumah Terduga Teroris




Tim Gegana Polda Jatim dan Polres Geledah Rumah Terduga Teroris
Tim Gegana Polda Jatim dan Polres Geledah Rumah Terduga Teroris






surya online, lamongan – setelah tiga  hari sebelumnya terduga teroris, ramuji (28) asal desa kandangsemangkon kecamatan paciran ditangkap densus 88 anti teror.
giliran tim gegana polda jatim menggeledah rumah terduga dan rumah orang tuanya yang bersebelahan rumah ramuji, kamis (15/5/2014).
penggeledahan tim gegana polda jatim ini  dibantu dari anggota polres lamongan, anggota resmob dan satu dalmas dilibatkan.
dalam penggeledahan sekitar pukul  10.
00 wib, baik di rumah terduga maupun di rumah orang tuanya, petugas belum menemukan barang – barang yang ada kaitannya dengan sepak terjang ramuji yang masih satu jaringan dengan santoso dan eka di poso sulawesi tengah.
belum didapati informasinya, benda apa yang menjadi sasaran penggeledahan oleh tim gegana polda jatim ini.
diperkirakan, terduga menyimpan bahan peledak, sesuai dengan rencananya untuk melakukan bom bunuh diri saat pilpres nanti.
sumber surya menyebutkan, barang yang dalam pencarian saat penggeledahan itu dikatakan dalam jerigen warna merah.
namun kenyataannya, hingga berita ini dikirim polisi tidak menemukan benda yang  dimaksud.
”yang dicari itu jerigen warna merah,”kata sumber surya.
di rumah itu, petugas mengamankan dua orang perempuan bercadar kain warna hitam dan seorang laki – laki bernama sholeh yang diketahui kakak kandung ramuji.
sementara  dua  perempuan bercadar itu salah  satunya adalah nenden sugiartini (29) istri ramuji.
ketiganya kemudian digiring ke polsek paciran untuk dimintai keteranganberbagai hal yang mereka bertiga ketahui tentang ramuji.
upaya mencari barang yang menjadi sasaran polisi  dilakukan dengan meneliti di semua sudut rumah ramuji dan orang tuanya tetap tidak ditemukan apapun.
suasana di desa kandangsemangkon siang tadi sempat  membuat masyarakat  ikut tegang dengan datangnya anggota polisi tim gegana polda jatim dan polres lamongan.
  masyarakat sekitar sempat terkejut ketika puluhan polisi menuju rumah terduga dan melakukan penggeledahan.
sebab  masyarakat  kandangsemangkon tidak banyak  yang mendengar kalau ramuji ditangkap densus 88 karena keterlibatannya dalam jaringan teroris yang juga merencanakan bom bunuh diri saat pilpres juli nanti.
warga di lingkungan kandangsemangkon  bahkan tak percaya kalau ramuji ternyata seorang teroris.
  terduga hanyalah laki – laki yang bekerja sebagai nelayan.
“keluarganya itu tertutup dan tidak banyak berhubungan serta komunikasi dengan tetangga,’ungkap dewi (42) tetangga terduga.
kapolsek paciran akp ilham dikonfirmasi surya, kamis (15/05/2014) membenarkan tiga keluarga ramuji sedang dimintai keterangan di polsek paciran.
namu ilham tidak mengetahui sejauh mana hasil pemeriksaannya, sebab penyidiknya  dari mabes polri.
”yang mintai keterangan itu orang pusat.
dan mereka hanya dimintai keterangan, setelah pemeriksaan  langsung dipulangkan ke rumahnya,”ungkap ilham.





baca juga



densus 88 tangkap teroris paciran





penulis: hanif manshuri

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 24 Maret 2014

Ratusan Anggota Panwaslu Geruduk Polda Jatim




Ratusan Anggota Panwaslu Geruduk Polda Jatim
Ratusan Anggota Panwaslu Geruduk Polda Jatim






surya online,surabaya - ratusan anggota panwaslu (panitia pengawas pemilu) kota surabaya mendatangi polda jatim, senin (24/3/2014).
mereka meminta perlindungan dan jaminan keselamatan kepada polisi dalam menjalankan tugas untuk mengawal pemilu.
aksi ini dilakukan menyusul peristiwa yang dialami petugas ppl di desa paliat, kecamatan sapeken, kabupaten sumenep, madura beberapa hari lalu.
di mana, ada seorang tim sukses caleg di sumenep yang memukul petugas ppl tersebut ketika ada kampanye digelar di sana.
"yang jelas ada seorang tim sukses yang memukul petugas ppl.
kami tidak menyebutkan siapa namanya," kata ketua panwaslu surabaya, wahyu hariadi di sela aksi.
atas peristiwa tersebut, pihaknya mendesak supaya polisi mengusut tuntas kasus premanisme itu.
juga, pihaknya berhadap polisi ikut menjaga keselamatan petugas yang mengawal pelaksaan pemilu.
beberapa saat menggelar orasi sambil membentangkan sejumlah poster berisi kecamatan dan tuntutan, mereka kemudian dipersilahkan masuk ke lingkungan polda jawa timur untuk menggelar dialog dengan perwakilan dari polda jawa timur.




terkait #terjadi tiga pelanggaran, panwaslu jatim, pileg 20

baca juga



tiga hari kampanye, terjadi tiga pelanggaran





penulis: m taufik

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 23 Juli 2013

Antisipasi Teroris, Polda Perintahkan Tingkatkan Patroli









surya online, surabaya – pascapenangkapan teroris di tulungagung, polda jatim memerintahkan semua jajaran untuk lebih meningkatkan pengamanan di wilayah masing-masing.
antisipasi teroris, polda perintahkan tingkatkan patrolibentuknya, dengan meningkatkan intensitas patroli.
“sebagaimana perintah kapolda, semua polres jajaran memang diminta untuk lebih meningkatkan patroli di wilayahnya masing-masing,” jawab kabid humas polda jatim kombes pol awi setiyono, selasa (23/7/2013).
apalagi, dari identifikasi terkait perkara tersebut, diketahui bahwa komplotan teroris yang dilumpuhkan di tulungagung tersebut punya target sasaran terror di jawa timur.
karena itulah, polisi terus berupaya mengantisipasi dengan menggelar patrol untuk mempersempit ruang gerak teroris.
“patroli di semua lini.
termasuk di kawasan permukiman, obyek vital dan sebagainya untuk menekan ruang gerak pelaku kejahatan.
apalagi, bertepatan dengan puasa dan menjelang lebaran,” sambung mantan wadirlantas polda jatim tersebut.
seperti diketahui, senin pagi kemarin, densus 88 meringkus empat orang terduga teroris di jl pahlawan tulungagung.
dari penangkapan itu, dua orang tewas ditembus peluru petugas bernama dayat dan rizal asal medan.
sedangkan dua pelaku lain asal tulungagung, mugi hartanto dan sapari ditangkap dalam keadaan hidup.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 28 Juni 2013

Sidang Briptu Rani Selesai, tapi Polda Masih Bungkam








surabaya - sidang komisi kode etik provesi polri atas briptu rani indah yuni nugraeni oleh bid propam polda jatim baru saja selesai sekitar pukul 16.
30 wib.
sejumlah polisi yang ikut dalam persidangan pun sudah turun dari lantai iii, tempat digelarnya sidang.
sayangnya, tidak ada yang bersedia menjawab pertanyaan wartawan.
"iya, sidangnya sudah selesai.
tapi mohon maaf, saya tidak berwenang menjawab (pertanyaan wartawan)," jawab seorang petugas sambil menuruni tangga tempat digelarnya sidang.
kali ini, briptu rani disidang terkait sejumlah kasus disiplin yang dilakukannya selama menjadi anggota polres mojokerto.
sebelumnya, rani juga menjalani sidang di polda jatim atas perkara dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kapolres mojokerto akbp eko puji nugroho terhadapnya.
dalam sidang yang digelar rabu malam (26/06/2013), kapolres dijatuhi hukuman dicopot dari jabatannya karena dianggap tidak patut melakukan tindakan mengukur baju anak buahnya.
usai sidang itu, rani langsung ditahan di polda jatim.
dia ditahan karena sebelumnya juga telah divonis hukuman 21 hari dan belum dilaksanakan.
kali ini, hukuman lain  sudah menunggu rani atas beberapa tindakan pelanggaran disiplin sebagai anggota polri.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 15 Juni 2013

Polda Jatim Akan Minta Kembali Peralatan Penanganan Teroris








surabaya - polda jatim bakal menarik atau meminta kembali peralatan penanganan teroris yang dulu dimiliki polda jatim dan telah ditarik ke mabes polri.
hal ini disampaikan kapolda jatim irjend pol unggung cahyono.
menurutnya, penarikan perlengkapan dari mabes polri bakal dilakukan dalam waktu dekat ini.
"selain masalah bbm, pengamanan pilgub dan korupsi, kita juga serius dalam mengantisipasi masalah teroris," ujar unggung.
menurutnya, langkah pertama dalam penanganan antisipasi teroris di jawa timur bakal diawani dengan maping.
mulai dari maping lokasi, hingga pendeteksian dugaan orang yang terlibat.
kemudian, unggung berencana meminta kembali peralatan penanganan teroris yang dulu dimiliki polda jatim.
"akan kita minta lagi peralatan yang ditarik oleh mabes polri," sambung mantan kakor brimob polri ini.
sebelumnya, polda jatim memiliki berbagai peralatan penanganan teroris saat di polda jatim juga ada densus 88.
namun, setelah densus 88 hanya difokuskan di mabes polri, peralatannya pun ditarik.
sayangnya, kapolda enggan menjelaskan peralatan itu berjenis apa saja dan berapa jumlahnya.
alasannya, hal itu bersifat sangat teknis.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

Kedatangan Unggung Cahyono Disambut Semua Anggota Polda Jatim




Kedatangan Unggung Cahyono Disambut Semua Anggota Polda Jatim
Kedatangan Unggung Cahyono Disambut Semua Anggota Polda Jatim





surabaya - kedatangan kapolda jatim irjen pol unggung cahyono mendapat sambutan hangat dari semua anggota polda jatim, jumat (14/6/2013).
di bawah hujan rintik-rintik, semua anggota polda jatim berkumpul di halaman mapolda jatim.
begitu unggung cahyono datang, sambutan hangat langsung diberikan oleh semua anggota.
unggung cahyono yang turun dari mobil langsung berjalan kaki menuju kantornya.
selama berjalan, unggung yang sudah dikalungi bunga ucapan selamat, menyalami satu persatu anggota yang menyambutnya.
selanjutnya, acara dilanjutkan di dalam gedung di ruang rupatama.
hanya kapolda baru, kapolda lama dan beberapa pejabat polda jatim yang ikut acara di dalam.
sementara semua anggota yang sebelumnya di halaman, sudah membubarkan diri.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 07 Juni 2013

Ngaku Intel Polda Jatim, Pria Ini Gelapkan Sepeda Motor




Ngaku Intel Polda Jatim, Pria Ini Gelapkan Sepeda Motor
Ngaku Intel Polda Jatim, Pria Ini Gelapkan Sepeda Motor





surabaya - bermodal pakaian safari dan pin intelejen, yuda eka pranata (21) warga pagesangan ii surabaya mengaku sebagai anggota polisi yang berdinas di bagian intelejen polda jatim.
sayangnya, aksi tersebut dilakukan untuk melakukan kejahatan.
ia pun akhirnya ditangkap polisi setelah melakukan penggelapan sepeda motor honda supra bernopol l 5318 hu milik febri ersa difendra (23) warga pradah kali kendal, surabaya.
kanit reskrim polsek wonocolo akp nur suhut, menuturkan, jumat (7/6/2013), pelaku dan korban sebenarnya berteman.
dalam aksinya, polisi gadungan ini meyakinkan korban dengan datang ke tempat kosnya di pradah kali kendal mengenakan pakaian safari dan pin layaknya anggota intelejen.
kepada korban, intel gadungan ini meminjam sepeda motor korban dengan dalih mau mengambil uang di polda jatim jl a yani surabaya.
stnk sepeda motor pun dibawa dan korban precaya dengan pelaku.
sepeda motor itu, kemudian dibawa ke daerah ngagel untuk digadaikan di sana.
motor hasil kejahatan itu laku digadaikan rp 2 juta.
"setelah lama tak ada kabar, korban akhirnya melapor.
dan pelaku berhasil diamankan saat berada di rumahnya," kata nur suhud.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 05 Juni 2013

Polda Kebagian Rp55 M untuk Amankan Pilgub Jatim








surabaya - anggaran pengamanan pelaksanaan pemilihan gubernur (pilgub) jawa timur 2013 sudah cair.
polda jatim kebagian rp 55 miliar, dan kodam v brawijaya dapat rp 11 miliar.
"kita dapat rp 55 miliar.
sedangkan kodam dapat rp 11 miliar," kata kapolda jatim irjend pol hadiatmoko, rabu (5/6/2013).
apakah anggaran segitu cukup? kapolda menyatakan cukup.
"ya, dicukup-cukupkan," kelakarnya saat ditemui usai acara sertijab sejumlah kasatwil dan kasatker di halaman polda jatim.
kendati demikian, hadiatmoko mengaku bahwa untuk stretegi pengamanan serta berapa jumlah personil yang dikerahkan belum bisa dipastikan.
masih menunggu penetapan calon oleh kpu.
"kan calonnya siapa saja belum pasti, jadi kita menunggu dulu penetapan calonnya.
rencananya, hari jumat nanti semua akan kita koordinasikan, termasuk dengan pihak-pihak terkait," sambungnya.
dikatakan, dalam rapat hari jumat nanti juga bakal dibahas mengenai titik-titik kerawanan selama pelaksanaan pilgub.
sejauh ini, arahnya sudah ada, namun tetap masih harus melalui permbahasan lebih matang setelah ada pasangan calon yang ditetapkan kpu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 17 Mei 2013

Sejumlah Pejabat Polda Jateng ke Nusakambangan Diduga Terkait Eksekusi Terpidana Mati








cilacap -  sejumlah pejabat kepolisian daerah jawa tengah mendatangi pulau nusakambangan, cilacap, kamis (16/5/2013) malam.
berdasarkan pantauan antara di dermaga wijayapura (penyeberangan menuju pulau nusakambangan, red.
), para pejabat polda jateng yang sebagian berpakaian preman itu datang sekitar pukul 23.
35 wib dengan menumpang beberapa mobil di antaranya berpelat nomor ab, l, dan b.
selanjutnya, sembilan personel brimob polda jateng tampak datang ke tempat itu secara bergiliran dengan diantar mobil patroli pengawalan satuan lalu lintas dan mobil patroli satuan sabhara kepolisian resor cilacap sejak pukul 23.
05 wib.
     setelah turun dari mobil, sembilan personel brimob yang bersenjata laras panjang tersebut langsung berjalan menuju pos penjagaan dermaga wijayapura.
akan tetapi, tidak diketahui secara pasti apakah pejabat polda jateng dan personel brimob tersebut menyeberang ke nusakambangan atau tetap di pos penjagaan dermaga wijayapura karena wartawan hanya boleh meliput dari luar pagar halaman tempat penyeberangan itu.
     salah seorang polisi berpakaian preman menginformasikan bahwa kedatangan pejabat polda jateng tersebut terkait rencana eksekusi tiga terpidana mati kasus pembunuhan di nusakambangan.
 sementara sumber antara di nusakambangan menyebutkan bahwa eksekusi mati tersebut direncanakan pada jumat (17/05/2013) sekitar pukul 00.
00-01.
00 wib dengan mengambil tempat di bekas lembaga pemasyarakatan (lapas) nirbaya.
     lapas nirbaya di suatu lembah nusakambangan selama ini dijadikan lokasi eksekusi para terpidana mati penghuni sejumlah lapas di pulau penjara itu.
     seperti diberitakan, kejaksaan tinggi sumatera selatan berencana mengeksekusi tiga terpidana mati kasus pembunuhan yang saat ini mendekam di lembaga pemasyarakatan permisan, nusakambangan.
     ketiga terpidana mati tersebut, yakni suryadi berasal dari palembang yang melakukan pembunuhan satu keluarga di kawasan pupuk sriwijaya (pusri) pada 1991, dan jurit serta ibrahim yang secara bersama melakukan pembunuhan berencana di kawasan sekayu, kabupaten musi banyuasin, pada 2003.
     kendati demikian belum ada pernyataan resmi mengenai kapan eksekusi mati tersebut dilaksanakan.
kepala kejati sumsel jhoni ginting di palembang, rabu (15/5/2013), mengatakan bahwa kepastian tanggal pelaksanaan menjadi suatu kerahasiaan karena dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan terhadap terpidana dan pihak keluarga.
     "pemberitaan baru-baru ini saja sudah cukup membuat terpindana yang menjalani hukuman di nusakambangan menjadi resah dan stres, apalagi jika diumumkan secara jelas mengenai waktu pelaksanaannya," katanya.
terkait dengan proses eksekusi itu, pihaknya akan berpegang pada tata cara atau mekanisme pelaksanaan pidana mati yang telah diformalkan dalam penetapan presiden nomor 2 tahun 1964 dan tercatat dalam lembaran negara 1964 nomor 38.
     penetapan presiden itu kemudian diundangkan pada 27 april 1964 melalui undang-undang (uu) no 2/pnps/1964 dan kemudian ditetapkan menjadi undang-undang dengan uu nomor 5 tahun 1969.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 04 Mei 2013

Polda Metro Bongkar Penyekapan Puluhan Buruh di Tangerang




Polda Metro Bongkar Penyekapan Puluhan Buruh di Tangerang
Polda Metro Bongkar Penyekapan Puluhan Buruh di Tangerang





jakarta - sebuah industri pengolahan limbah menjadi perangkat aluminium yang berlokasi di kampung bayur opak rt 03 rw 06, desa lebak wangi, kecamatan sepatan timur, tangerang, digerebek petugas polda metro jaya bersama aparat polresta tangerang, jumat (3/5/2013) malam.
penggerebekan tersebut terkait laporan tindak penyiksaan, penyekapan, perlakuan tidak manusiawi, dan tindak sewenang-wenangan pada buruh pekerja di tempat usaha tersebut.
"dua pekerja asal lampung yang pernah bekerja empat bulan di sana kabur," ujar kepala satuan reserse kriminal polresta tangerang, komisaris polisi shinto silitonga, mengenai awal terkuaknya praktik tak beradab di perusahaan milik jk (40) ini, jumat (3/5/2013) malam.
kedua pekerja itu, lanjut dia, nekat kabur karena merasa tersiksa, diperlakukan kasar, dan tak mendapatkan hak selama bekerja di tempat itu.
keduanya pulang kampung ke lampung.
"dua buruh tersebut bercerita kepada keluarganya, dan dengan difasilitasi lurah setempat, membuat laporan lolisi di polres lampung utara pada 28 april 2013," papar shinto.
dalam laporan itu disebutkan sangkaan perampasan kemerdekaan orang dan penganiayaan, sebagaimana dimaksud pasal 333 kuhp dan pasal 351 kitab undang-undang hukum pidana.
tidak hanya melapor di kepolisan, kata shinto, keluarga kedua buruh juga melaporkan perlakuan tak manusiawi pada komisi nasional hak asasi manusia (komnas ham).
berdasarkan hasil koordinasi polda metro jaya, polda lampung, dan polresta tangerang, kepolisan mengecek lokasi pada jumat (3/5/2013) siang sekitar pukul 14.
00 wib.
temuan mengejutkantemuan lapangan yang didapatkan sangat mengejutkan.
di lokasi tersebut didapatkan 25 buruh, rata-rata warga cianjur, jawa barat, dan lampung.
dari lokasi itu, polisi juga membawa 5 mandor yang merangkap buruh dan sopir, yang tiga di antaranya warga setempat, serta pemilik usaha dan istrinya.
kepala desa lebak wangi juga dibawa serta ke polresta tangerang untuk diminta keterangan bersama para buruh dan pemilik usaha.
dari hasil pemeriksaan, didapatkan bahwa industri tersebut tak memiliki izin industri dari instansi terkait di pemerintah kabupaten tangerang.
usaha itu hanya mengantongi surat keterangan usaha dari kecamatan cikupa.
petugas kepolisian pun menemukan beragam temuan mengejutkan.
berikut temuan-temuan itu:1.
tempat istirahat buruh berupa ruang tertutup sekitar 8m x 6m, tanpa ranjang tidur, hanya alas tikar, kondisi pengap, lembab, gelap, kamar mandi jorok dan tidak terawat.
2.
telepaon genggam, dompet, uang, dan pakaian yang dibawa buruh ketika pertama kali datang bekerja di tempat itu disita lalu disimpan jk dan istrinya tanpa argumentasi yang jelas.
3.
gaji tidak diberikan, sementara buruh sudah bekerja lebih dari 2 bulan, dijanjikan rp 600 ribu per bulan.
4.
terdapat 6 buruh yang disekap, dengan kondisi dikunci dari luar.
5.
pakaian yang digunakan buruh cenderung kumal, tidak diganti berbulan-bulan, robek dan jorok.
6.
kondisi badan buruh juga tidak terawat, rambut coklat, kelopak mata gelap, berpenyakit kulit kurap atau gatal-gatal, tampak tidak sehat.
7.
buruh diperlakukan kasar dan tidak manusiawi.
hak-hak terkait kesehatan dan berkomunikasi tida diberikan oleh pemilik usaha.
8.
ada 4 buruh yang masih berumur di bawah 17 tahun, status anak.
laporkan!kepolisian menyayangkan temuan ini dan meminta masyarakat segera melapor bila menemukan kejadian serupa.
para buruh yang mengalami perlakuan tak manusiawi semacam ini pun diimnta berani menginformasikan pada kepolisian.
"ini merupakan tindak pidana sehingga harus dilakukan tindakan tegas," tegas shinto.
prinsipnya buruh dan pengusaha adalah komponen yang seharusnya saling menghormati, imbuh dia, dengan hak dan kewajibannya masing-masing.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 23 April 2013

Polda Jatim Bongkar Sindikat Curanmor Antarkota








surabaya - sindikat pencurian kendaraan bermotor(curanmor) antarkota di jawa timur berhasil dibongkar subdit iiijatanras polda jatim.
dari perkara ini, polisi mengungkap tiga pelakudan mengamankan 20 unit sepeda motor hasil curian.
tiga pelaku, antara lain, makdul (30) warga karangrong, pasuruan;holil alias lili (27) warga desa sapulante, kecamatan pasrepan,pasuruan; dan wawan sugianto (26) juga warga desa sapulante.
"dari tiga pelaku itu, seorang diantaranya tewas dibakar massa saattertangkap beraksi di desanya sendiri, yakni makdul yang dibakar dikarangrong sekitar satu bulan lalu," ungkap kabid humas polda jatimkombes pol hilman thayib, senin (22/4/2013).
saat itu, makdul beraksi bersama holil.
namun, holil berhasil kaburdari lokasi kejadian.
"kemudian, petugas melakukan pencarian danakhirnya berhasil menangkap holil di depan rumah sakit dkt sidoarjo,"sambung mantan kapoltabes banjarmasin.
dalam pemeriksaan, holil mengakui bahwa dirinya memang kerap mencuri sepeda motor di sejumlah daerah di jawa timur.
bahkan, setelah tahu rekannya tewas dibakar massa pun dia masih kembali beraksi di beberapa daerah.
terakhir, holil beraksi di dusun sudimoro, desa pucangsari, kecamatanpasrepan, pasuruan pada 27 maret lalu.
modusnya, ia masuk ke rumahkorban dengan cara mencongkel jendela, kemudian membawa kabur dua unit sepeda motor, honda revo dan supra fit dari rumah tersebut.
sepeda motor hasil curiannya itu kemudian dijual ke wawan dengan hargarp 1,5 juta sampai rp 2 juta per unit.
oleh wawan, sepeda motor tanpastnk maupaun bpkb lantas dilarikan ke daerah purwodadi, pasuruan, dan pandaan.
"berdasar keterangan dari tersangka itulah, petugas akhirnya menangkapwawan," imbuh kasubdit jatanras ditreskrimum polda jatiam akbp heru purnomo.
selain menangkap dua bandit ini, polisi juga mengamankan 20 sepedamotor hasil curian dari tangan para tersangka.
saat ini, dua puluhsepeda motor tersebut sudah diamankan di polda jatim sebagai barangbukti.
dua puluh sepeda motor itu di antaranya, yamaha vixion nopol ag 4230fl; honda vario nopol n 6363 oq; suzuki satria nopol n 3913 zo; hondarevo nopol n 4227 vv; suzuki shogun nopol gai n 3564 pe; honda megapro nopol w 3984 nx, honda vario nopol n 3991 jv; suzuki shogun nopolag 5369 mj; suzuki satria tanpa nopol; yamaha jupiter z tanpa nopol;dan suzuki shogun r tanpa nopol.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 17 April 2013

Bos Raihan Jewellery Bakal Pra-Peradilankan Polda Jatim








surabaya - selain bakal mengajukan permohonan penangguhan penahanan, presiden direktur pt raihan jewellery muhammad azhari melalui kuasa hukumnya fadlilah hutri lubis juga mengaku bakal menggugat praperadilan.
"kami akan menggugat praperadilan atas penahanan terhadap pak azhari oleh polda jatim.
rencananya, gugatan itu bakal kita layangkan minggu depan," kata fadlilah hutri lubis kepada wartawan di mapolda jatim, selasa (16/4/2013).
menurutnya, sudah ada sejumlah bukti untuk melakukan praperadilan itu.
salah satunya, kasus tersebut masih sumir untuk diarahkan ke pidana.
bahkan, ia merasa bahwa perkara ini lebih tepat jika masuk ranah perdata.
"ada jual beli dengan kontrak antara raihan jewellery dengan para nasabah.
selain itu, jika ada fisik barang yang dijual," dalihnya.
"bahkan, sejak terjadi gagal bayar hingga sekarang ini.
pihak raihan terus berupaya melakukan upaya pelunasan dengan cara menjual aset-asetnya dan upaya pelunasan dari hasil operasilan batu bara pt raihan bumi mandiri energy," sambung fadlilah.
menanggapi rencana pengajuan penangguhan penahanan dan gugatan pra peradilan tersebut, kabid humas polda jatim kombes pol hilman thayib mengaku mempersilahkan karena semua itu merupakan hak dari tersangka.
"mau gugat atau mau meminta penangguhan penahanan itu sah-sah saja.
jadi, kita persilahkan.
namun, semua tetap harus melalui prosedur yang ada," jawab hilman thayib.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 10 April 2013

Kasus Jembatan Brawijaya Ditangani Polda Jatim




Kasus Jembatan Brawijaya Ditangani Polda Jatim
Kasus Jembatan Brawijaya Ditangani Polda Jatim





kediri - penanganan penyidikan kasus dugaan korupsi jembatan brawijaya, kota kediri secara resmi telah dilimpahkan ke penyidik direskrimsus polda jatim.
berkas perkara penyidikan berikut barang bukti yang telah disita penyidik semuanya telah dilimpahkan.
"setelah dilimpahkan kini semua penanganannya dilakukan penyidik polda jatim.
termasuk rilis kasusnya dilakukan humas polda," jelas akp surono, kasubag humas polres kediri kota, rabu (10/4/2013).
dijelaskan akp surono, gelar penyerahan hasil penyidikan dan barang bukti kasus dugaan korupsi jembatan brawijaya telah dilakukan awal pekan ini di polda jatim.
seperti diberitakan, penyidikan kasus dugaan korupsi jembatan brawijaya penyidik tipikor polres kediri kota telah menetapkan tiga tersangka yakni ir kasenan, kepala dinas pu kota kediri, wijanto, ketua panitia lelang dan fajar purna wijaya, sepupu wali kota kediri.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 02 April 2013

Kasus Jembatan Brawijaya Ditarik Polda Jatim








kediri - penyidikan kasus dugaan korupsi proyek jembatan brawijaya, kota kediri akhirnya ditarik ke polda jatim.
alasannya, karena ada surat pengaduan dari masyarakat.
   kapolres kediri kota akbp ratno kuncoro,sik saat dikonfirmasi surya semalam membenarkan jika sudah turun telegram rahasia (tr) penarikan kasus dugaan korupsi jembatan brawijaya dari polda jatim.
"betul mas, sudah  ada tr nya tadi," ungkap akbp ratno kuncoro kepada surya online, senin (1/4/2013).
penarikan kasus itu, berlaku untuk seluruh kasusnya.
proses penarikan akan dimulai dengan pemilahan bukti-bukti, dan apa yang sudah dikerjakan di polres kediri kota.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com