Halaman

Tampilkan postingan dengan label Kecamatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecamatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Maret 2014

Maling Bobol Sekolah dan Kantor Kecamatan, Curi Peralatan Komputer




Maling Bobol Sekolah dan Kantor Kecamatan, Curi Peralatan Komputer
Maling Bobol Sekolah dan Kantor Kecamatan, Curi Peralatan Komputer






surya online, lamongan – smp negeri 1 mantup dan kantor kecamatan mantup dibobol maling dalam waktu hampir bersamaan, kamis (13/3/2014).
modus yang dilakukan pelaku pun sama, mereka masuk setelah merusak jendela dan teralis besi.
“kejadiannya kamis, dan laporannya ke polres baru hari ini.
kami berusaha memburu pelakunya dengan petunjuk yang ada,” kata kasat reskrim akp efendi lubis kepada surya online, jumat (14/3/2014).
pencurian di kantor kecamatan mantup, dua penjaganya suwadi (49) dan joko (54) sempat memeriksa sekelilingnya sekitar pukul 20.
00 wib, kamis (13/3/2014).
namun, ketika bangun di pagi hari, joko kaget ketika melihat jendela ruangan foto e-ktp terlihat ada bekas congkelan.
joko pun melapor ke suwadi, dan ternyata lima unit cpu merk acer, lima unit monitor merk komik, sertasatu unit kamera e-ktp merk canon, telah hilangkerugian yang dialami kantor kecamatan mantup diperkirakan sekitar rp 75 juta.
sementara, di smpn 1 mantup, pencurian diketahui wulandari (35) sekitar pukul 06.
50 wib.
ia datang ke sekolah dan langsung menuju ruang laboratorium komputer, dan menjumpai isi ruangan tersebut berantakan.
setelah didata, sejumlah unit komputer dan proyektor milik sekolah tersebut raib dicuri.
ada dugaan pelaku di dua lokasi pencurian ini adalah komplotan yang sama.




terkait    #kasus pencurian

baca juga



pria ini lunasi hutang dengan cara curi sepeda motor


dua kendaraan hilang dalam waktu bersamaan di lamongan


usai ngoplo, siswa smp mencuri motor di gunungsari surabaya


motor mogok bikin pencuri ini dihajar warga


menyaru pegawai telkom, curi kabel telepon di 11 lokasi





penulis: hanif manshuri

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 17 Juni 2013

Warga Desa Geruduk Kantor Kecamatan








tuban-masyarakat desa mergosari, kecamatan singgahan, kabupaten tuban berdemonstrasi di kantor kecamatan singgahan, senin (17/06/2013) siang.
mereka memprotes rencana camat singgahan jamul fawaid yang hendak menggelar pemilihan ulang badan perwakilan desa (bpd) mergosari.
menurut syafi'i, salah satu perwakilan warga desa mergosari, protes warga karena keinginan camat tidak beralasan.
"saya sudah mendatangi camat untuk meminta penjelasannya, namun dia selalu menghindar.
sampai kini, kami juga tak tahu apa alasan sebenarnya," kata syafi'i pada surya, senin (17/06/2013) siang.
karena alasan ini, warga kemudian menggeruduk kantor kecamatan.
mereka datang dengan berkonvoi dari balai desa mergorejo, sembari membawa spanduk dan berteriak kalau camat tak adil dengan menggelar pemilihan ulang.
demonstrasi yang dijaga oleh belasan polisi ini bukan hanya diikuti kaum pria saja, kaum wanita juga turut dalam aksi.
mereka merapatkan barisan untuk meminta penjelasan pihak kecamatan terkait pemilihan bpd.
setelah puas berorasi, perwakilan warga kemudian diajak bertemu dengan sekretaris kecamatan mergosari.
sayangnya, hasil pertemuan itu tak menghasilkan keputusan apapun.
kala itu pihak kecamatan hanya berjanji untuk menyampaikan tuntutan warga ke camat jamul fawaid.
sementara itu, sujono ali mujahidin, penasihat hukum warga mengaku akan tetap memprotes keputusan camat singgahan tersebut.
ia juga meminta agar pemerintah segera melantik bpd terpilih karena syaratnya sudah terpenuhi.
"pembatalan terhadap hasil pemilihan adalah melawan hukum," kata sujono.
terpisah, camat singgahan jamul fawaid sampai kini belum memberi jawaban terkait persoalan ini.
ketika dikonfirmasi, teleponnya dimatikan.
sementara itu, kabag humas pemkab tuban sulistyadi mengatakan pemkab tuban memberi perhatian khusus terhadap pemilihan bpd di desa mergosari.
alasannya, jika masalah itu tak segera rampung maka proses pemilihan pilkades bisa tertunda.
"saya belum tahu keputusan apa yang diambil setelah terjadi demo warga ini.
untuk sementara, keputusannya tetap melakukan pemilihan ulang bpd di sana," kata sulistyadi.
ia mengatakan  pemilihan bpd yang digelar pada 5 juni lalu dianulir karena hanya satu dari lima anggota yang mau menandatangani hasil pemilihan bpd.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 13 Juni 2013

Rame-rame Curi Kabel Proyek PNS Kecamatan Diringkus Polisi








ponorogo-jajaran petugas polsekta ponorogo, berhasil meringkus 4 tersangka pencurian kabel milik rekanan pembangunan gedung pusat perbelanjaan di ponorogo central city (pcc) di jl ir h juanda, kelurahan tonatan, kecamatan ponorogo.
tertangkapnya keempat korang tersebut setelah adanya laporan kehilangan kabel dari pihak karyawan bangunan di lokasi pembangunan proyek gedung pcc itu.
setelah dilakukan penyelidikan dan pelacakan, akhirnya petugas polsek kota ponorogo berhasil meringkus keempat tersangka pencurian kabel di rumahnya masing-masing.
bahkan, kamis (13/6/2013) polisi melakukan rekontruksi terkait pencurian kabel tersebut di lokasi kejadian.
akan tetapi, reklontruksi tersebut sengaja dilakukan sembunyi-sembunyi dari wartawan karena hampir bersamaan ada demo di pemkab ponorogo.
oleh karenanya, rekontruksi pencurian kabel yang salah satu tersangka pns di bagian bendahara kecamatan di kantor camat itu luput dari jepretan media.
pencurian kabel jenis n2sxv ukuran 1 x 95 mm warna merah dengan panjang 84 meter dan seharga rp 100.
000 per meter tersebut bermual saat gulungan kabel yang akan digunakan untuk instalatir listrik di proyek gedung pcc tersebut ditaruh di bangunan  yang berada di ujung timur proyek gedung pcc jl juanda, kelurahan tonatan tersebut.
kabel baru diketahui hilang ketika pagi hari karyawan hendak bekerja dan akan memasang kabel itu.
namun saat dicari kabel sudah tidak berada di tempatnya lagi.
kemudian pihak pemilik kabel, edy tjahyono (52) warga kelurahan keputren, kecamatan tegalsari, surabaya langsung melaporkan kasus pencurian yang menimpa dirinya dengan kerugian sekitar rp 18 juta tersebut ke polsek kota ponorogo.
"seperti biasanya karyawan kami saat itu akan bekerja.
kabel yang sorenya masih di lokasi, pagi itu sudah tidak ada.
padahal berat kalau orang satu tidak kuat mengangkatnya.
makanya kami laporkan kasus ini ke polsek terdekat," terang edy.
setelah kejadian tersebut, polisi terus melakukan pelacakan.
polisi dari polsek kota berhasil meringkus keempat tersangka di rumahnya masing-masing.
keempat tersangka yang berhasil ditangkap petugas tersebut hardi (36) warga jl sekar delima, rt 02 rw 01, kelurahan tonatan, kecamatan ponorogo, santoso (45) warga kelurahan paju, kecamatan ponorogo, baradi akhyar (44) warga jl sekar arum, keluran tonatan, kecamatan ponorogo dan kateno (40) seorang pns kantor kecamatan mlarak yang merupakan warga jl ir h juanda 168 kelurahan tonatan, kecamatan ponorogo.
keempat tersangka, kini sudah diamankan petugas untuk proses penyidikan lebih lanjut.
kapolres ponorogo akbp iwan kurniawan dikonfirmasi melalui kapolsek ponorogo akp tulus hariyadi membenarkan pihaknya berhasil meringkus empat tersangka pencurian kabel di proyek gedung pcc jl ir h  juanda, ponorogo.
pihaknya sudah menggelar rekonstruksi terkait pencurian yang melibatkan seorang pns di ponorogo itu.
ketika disinggung soal diam-diamnya kapolsek dalam menggelar rekontruksi, tulus hanya tersenyum lebar atas keberhasilannya meringkus komplotan pencuri kabel yang salah satunya adalah bendahara kecamatan itu.
"tadi itu tahap rekontruksi.
kalau kejadian pencuriannya kemarin.
kami tangkap para tersangka  di rumahnya masing-masing.
salah satu dari tersangka tersebut berstatus pns sebagai bendahara kecamatan mlarak.
para tersangka  akan kami jerat pasal 363 kuhp tentang pencurian dengan pemberatan.
dari ulah keempat tersangka pemilik mengalami kerugian sekitar 18 jutaan" pungkas tulus sambil senyum lebar.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 23 Mei 2013

AJI Unggul di Semua Kecamatan








malang-pasangan m anton-sutiaji (aji) menang mutlak pada pemilihan walikota (pilwali) malang.
berdasar hasil hitung cepat yang dilakukan lingkaran survey indonesia (lsi), aji menang di semua kecamatan.
"dari lima kecamatan di kota malang, semuanya dimenangkan pasangan aji," terang direktur riset lsi, setia dharma, kamis (23/5/2013).
dharma merinci, di kecamatan blimbing aji unggul dengan 43,06 persen.
kemenangan ini yang terkecil dibanding kecamatan lain.
di kecamatan kedungkandang, aji unggul dengan 46,61 persen.
di kecamatan klojen, aji menang dengan 49,64 persen.
di kecamatan lowokwaru, suara aji mencapai 57,43 persen.
kemenangan ini yang tertinggi dibanding kecamatan lain.
dan kecamatan sukun aji unggul dengan 45,62 persen.
"di lowokwaru, kemenangan paling mutlak," katanya.
sementara tingkat partisipasi warga kota malang yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 62,18 persen.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 22 Mei 2013

Tiap Kecamatan Urus 100 Akta Palsu








tuban - hasil penyitaan polisi terhadap akta palsu cukup mencengangkan.
selain ditemukan 55 blangko kosong akta kelahiran, stempel palsu dispendukcapil, juga ditemukan 2.
788 berkas permohonan akta kelahiran.
berkas ini datang dari berbagai kecamatan, dengan rata-rata 100 berkas tiap kecamatan.
"berkas ini kami sita dari tangan joko dwi setyo budiono (34), yang bertugas mencetak akta palsu ini," kata akp wahyu hidayat, kasat reskrim polres tuban pada surya online, selasa (21/5/2013).
rincian pemohon berasal dari kecamatan jatirogo 102 pemohon, tuban (32), kerek (19), montong (147), senori (36), singgahan (32), tambakboyo (182), bangilan (100), plumpang (94), widang (103), kenduruan (163), rengel (206), grabagan (190), soko (165), merakurak (51), semanding (233),  jenuh (96), palang (222), parengan (144) dan kecamatan bancar sebanyak 471 pemohon.
selain itu, polisi juga menemukan 471 akta lahir palsu di kecamatan rengel.
akta tersebut, disita polisi dari tangan asbhiah (46), staf puskesmas rengel.
akta ini belum diserahkan kepada pemiliknya karena kasus ini lebih dulu dibongkar polisi.
seperti diberitakan sebelumnya, polisi menangkap pelaku pemalsuan akte kelahiran yaitu pandu (45), pns di dinas sosial kabupaten tuban dan joko dwi setyo (34), mantan pegawai percetakan.
kedua pelaku bakal dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 263 ayat 1 kuh pidana mengenai pemalsuan surat, pasal 93 uu ri no 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan, serta pasal 98 uu ri no 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan dan terancam 7 tahun penjara.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 18 April 2013

Wali Kota Segera Kukuhkan Pengurus FORMI Kecamatan Se-Surabaya








surabaya - tak lama lagi federasi olahraga rekreasi masyarakat indonesia (formi)  di 31 kecamatan surabaya terbentuk.
hal ini karena wali kota surabaya tri rismaharini  dijadwalkan melantik dan mengukuhkan para pengurus formi kecamatan di halaman balai kota taman surya surabaya, minggu (28/4/2013).
persiapan pelantikan dan pengukuhan pun telah dilakukan di sekretariat formi kota surabaya, rabu (17/4/2013).
para calon pengurus formi kecamatan bahkan dilibatkan dalam rapat koordinasi tersebut.
ir yudha satriya, kepala bidang olahraga rekreasi dinas pemuda dan olahraga kota surabaya mengatakan, pelantikan para pengurus formi kecamatan itu sebenarnya sudah lama dijadwalkan.
namun, karena kesibukan walikota, maka pada minggu (28/4/2013) baru bakal terlaksana.
"karena memang ibu wali kota luar biasa sibuknya jadi baru kali ini (minggu 28/4/2013) bakal bisa terlaksana," ujarnya.
menurut yudha, setelah pengukuhan nanti diharapakan para pengurus formi kecamatan langsung bisa bekerja dengan memulai menginventarisasi cabor-cabor yang ada di kecamatan.
"dengan demikian kita bisa menunjukkan eksistensinya," katanya.
dia menambahkan, pengukuhan nanti juga dimeriahkan penampilan berbagai komunitas, seperti barongsai, reog dan, senam massal.
" ya kurang lebih 1000 personel kami libatkan agar terlihat meriah," ujarnya.
formi sebuah lembaga yang mewadahi olahraga nonprestasi, seperti egrang, trompah panjang, gobak sodor dan sebagainya.
hingga saat ini formi kota surabaya telah menghimpun 42 cabang olahraga.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com