Halaman

Tampilkan postingan dengan label Mendadak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mendadak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Maret 2014

TKI Meninggal Mendadak di Taiwan




TKI Meninggal Mendadak di Taiwan
TKI Meninggal Mendadak di Taiwan






surya online, ponorogo - tenaga kerja indonesia (tki) siswandi (35) asal rt 01, rw 02, dusun jeninggring, desa duri, kecamatan slahung, kabupaten ponorogo dikabarkan tewas mendadak tanpa sebab yang jelas di rumah kontrakannya di taiwan sehingga orang tua korban, sibin (71) dan jumiyem (55) mengalami syok berat.
empat hari sebelumnya, korban sempat telepon kepada orangtuanya jika akan pulang ke kampung halaman, april 2014, untuk melaksanakan pernikahan dengan gadis indonesia yang juga bekerja sebagai tkw di hongkong.
berita meninggalnya siswandi yang bekerja di perusahaan stapples di wilayah taichung, talikhong, hechie (taiwan) tersebut kali pertama diterima sibin (71) dan jumiyem (55) beberapa hari lalu.
"jelas kaget, wong informasi itu pertama kali disampaikan adik kandungnya sendiri, endang retnowati yang juga bekerja di taiwan.
endang mengabarkan kakaknya meninggal saat akan dibawa ke rumah sakit di taiwan," terang jumiyem kepada surya, sabtu (8/3/2014).
"dua hari sebelum meninggal, siswandi sempat ngobrol memalui jejaring sosial facebook (fb) dengan adik sepupunya.
dia bilang kalau perutnya kembung sudah dua hari tak sembuh-sembuh.
katanya sepulang kerja saat di rumah kontrakan, kata teman-temannya, dikira siswadi tidur karena ngorok.
setelah tak bisa dibangunkan untuk salat isyak, siswandi dilarikan ke rumah sakit namun d alam perjalanan tidak bisa diselamatkan.
kami menduga korban kena angin duduk," ujar suyono (45), paman korban.
keluarga menyerahkan kepulangan jenazah korban ke pihak pt di jakarta yang memberangkatkan korban serta dinsosnakertrans pemkab ponorogo.
"semua urusan diserahkan ke adiknya dan perusahaan yang memberangkatkan.
kemarin dinsosnakertrans juga siap membantu pengurusan.
permintaan keluarga jenazah korban harus dipulangkan karena resmi diberangkatkan.
sekarang korban masih di rumah sakit dan divisum dan dioutopsi.
sejak mendapat kabar, keluarga menggelar doa bersama dan tahlilan," pungkasnya.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 23 Juli 2013

Sopir Truk Mati Mendadak









surya online, lamongan -mat khamim (43) sopir truk fuso asal  desa tlogorejo rt 05 rw 01 kecamatan guntur kabupaten demak ditemukan mati mendadak di atas truk yang dikemudikan di spbu brondong, selasa (23/7/2013).
menurut saksi priyadi (26) yang juga kenek truk mengungkapkan, ia dengan korban sedang dalam perjalan membawa truk fuso nopol k 1790 ba  dari surabaya menuju sedayu brondong.
  dalam perjalan tepatnya di jalan raya desa kemantren paciran korban mengeluh sakit pada lambung perutnya.
karena sakitnya tidak bisa ditahan, priyadi terpaksa menggantikan kendali kendaraan.
dan dalam perjalan itu saksi priyadi yang memegang stir  mengajaknya berhenti untuk memeriksakan keluhan korban di puskemas kemantren.
di desa kemantren korban sempat diperiksa dokter puskesmas dan sang dokter juga menyarankan agar korban menjalani rawat inap.
”dokternya sudah menganjurkan supaya dirawat inap karena sakitnya serius,” kata priyadi.
tapi anjuran dokter tidak diturut korban dan tetap mengajak melanjutkan perjalanan dengan berbekal obat dari dokter.
kemudian sampai di brondong istirahat dengan memanfaatkan halaman spbu brondong.
priyadi kemudian hendak melanjutkan perjalan setelah dirasa cukup istirahat.
tapi ketika saksi membangunkan korban yang istirahat tidur di atas truk.
ternyata tidak ada respons.
dan beberapa kali dibangunkan juga tidak berhasil.
saksi baru tahu temannya itu sudah tidak bernyawa.
kejadian ini kemudian dilaporkan ke polsek brondong.
akp sunaryo, kapolsek brondong bersama dau anggotanya menuju tkp dan mengevakuasi korban.
jasadnya terpaksa di rujuk ke puskesmas paciran sembari menunggu keluarga lantaran puskesmas brondong tidak ada fasilitas kamar jenazahnya.
”meninggalnya mungkin karena sakit yang diderita korban,” kata sunaryo.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 30 April 2013

TKI Ponorogo Tewas Mendadak di Arab Saudi








ponorogo-belum tuntas kasus pemulangan jenazah, dwi ani puspitasari (24) warga desa beringinan, kecamatan jambon, kabupaten ponorogo yang tewas mendadak jatuh dari lantai 6 di rumah majikannya di hongkong, karena dugaan percobaan bunuh diri, kali ini ada wahyudi (48) warga rt 01, rw 02, dusun tamansari, desa carangrejo, kecamatan sampung, kabupaten ponorogo dikabarkan tewas mendadak di arab saudi, minggu (28/4/2013) petang.
padahal, beberapa jam sebelum dinyatakan tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban sempat telepon kepada istrinya, yakni ny siti muawwanah (40).
kematian korban yang dikabarkan karena terserang darah rendah itu, selain menambah rentetan panjang tki dan tkw yang tewas di luar negeri juga menyisahkan keraguan dan kecurigaan dari keluarga korban.
pasalnya, selain tewas mendadak majikan korban meminta jenazah korban yang bekerja sebagai sopir itu dimakamkan di arab saudi dan tak diperbolehkan dibawa pulang ke indonesia.
istri korban, siti muawwanah (40) mengaku tidak percaya suaminya meninggal mendadak.
alasannya, minggu (28/4/2013) siang, wahyudi masih sempat berkomunikasi dengan siti muawwanah melalui telepon seluler.
namun, minggu petang sekitar pukul 17.
30 wib, ibu 2 anak itu mendapat kabar dari teman suaminya, yang mengabarkan jika suaminya meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit terdekat.
"saya tidak percaya, karena minggu siang suami saya masih telepon saya.
dalam percakapan memang bapak mengaku kalau badannya kurang enak.
saya kira capek dan saya minta istirahat.
tetapi bapak menjawab kalau cuti atau istirahat tidak boleh.
"untuk pulang juga sayang karena kontraknya tinggal beberapa bulan lagi.
makanya saya minta berobat ke dokter, tetapi katanya tak diijinkan majikannya.
lah kok malah beberapa jam kemudian ada kabar mengejutkan itu," terangnya kepada surya, senin (29/4/2013).
selain itu, muawwanah menjelaskan jika kepulangan jenazah suaminya itu masih tarik ulur.
alasannya menurut suami temannya yang memberi kabar, jika majikan suiaminya meminta korban di makamkan di arab saudi.
sedangkan keluarga meminta jenazah di pulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (tpu) desa carangrejo.
apalagi, pemberangkatannya juga lewat jalur resmi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com