Halaman

Tampilkan postingan dengan label Parkir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parkir. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Agustus 2013

Atasi Macet Kota Batu, Bahu Jalan Dilarang untuk Parkir









surya online, batu - kepala dinas perhubungan komunikasi dan informatika (dishubkominfo) kota batu, abdillah al kaf menyatakan, selama liburan lebaran, juru parkir (jukir) dilarang menggunakan bahu jalan untuk lahan parkir.
terutama di sepanjang jl oro-oro ombo di sekitar kawasan batu night spectaculer (bns) dan jatim park 2 hingga jl dewi sartika.
  larangan itu merupakan hasil kesepakatan bersama di kantor desa oro-oro ombo selasa (30/7/2013) malam, antara dishubkominfo, polantas, aparat desa oro-oro ombo, dan puluhan jukir.
untuk lahan parkir, akan disiapkan enam kantong.
keenam kantong itu ada di belakang kantor desa, halaman gedung kesenian, lahan warga sebelah kanan gedung kesenian, parkiran jatim park (khusus malam hari), halaman ywi, serta kawasan panderman hill akan dikonfirmasi.
   “kesepakatan ini harus dipatuhi bersama.
dan saya kira, kemarin semua orang yang hadir sepakat.
termasuk, jukir yang ada di depan bns tidak membolehkan lahannya menjadi tempat parkir dulu sebelum parkir di bns penuh.
toh, parkir di bns nanti juga larinya ke pad,” kata abdillah.
selain di kawasan bns dan jatim park, dishubkominfo dan polantas juga mengatur parkir di sekitar alun-alun.
nantinya, tidak boleh lagi bus parkir di depan plaza batu.
dishubkominfo menggantinya di lahan parkir batu galleria yang berjarak kurang lebih 300 meter dari alun-alun.
terpisah, kasatlantas polresta batu, i gusti made merta mengatakan, larangan itu guna mengurangi kemacetan di sepanjang jalan yang ada obyel wisatanya.
tahun-tahun sebelumnya, kemacetan terjadi disebabkan tidak diatur tempat khusus parkir.
“sekarang kami atur.
kalau tidak seperti itu, jalanan di batu macet, terus wisawatan tidak mau kembali lagi datang.
kalau seperti ini, nanti yang rugi masyarakat batu sendiri,” katanya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 30 Juli 2013

Jelang Lebaran, Parkir Pertokoan di Ponorogo Semrawut




Jelang Lebaran, Parkir Pertokoan di Ponorogo Semrawut
Jelang Lebaran, Parkir Pertokoan di Ponorogo Semrawut






surya online, ponorogo - sepekan menjelang lebaran, sejumlah pusat perbelanjaan dan pasar tradisional di wilayah kabupaten ponorogo mulai dipadati pengunjung (konsumen).
kondisi itu, membuat penataan dan tata letak parkir semakin semrawut dan memicu kemacetan karena makan separoh jalan.
kondisi ini seperti yang terjadi di pasar songgolangit, pertokoan busana, dan sejumlah pusat perbelanjaan kebutuhan lebaran yang terus dipadati pengunjung.
kondisi ini memicu masalah baru yakni parkir yang semakin semrawut dan tak tertata.
apalagi, sejumlah lokasi pusat perbelanjaan tak memiliki lahan parkir yang luas hingga memicu kondisi parkir overload hingga tumpah memakan separoh badan jalan.
sejumlah titik lokasi parkir yang semrawut itu diantaranya di depan toko busana poss mode, jl sultan agung dan di depan luwes swalayan.
sejumlah mobil pribadi seringkali tidak bisa masuk ke parkir meski lahan parkir luas.
kondisi ini berlawanan dengan parkir di toko busana poss mode yang halamannya sempit untuk lahan parkir.
meski sudah ditambah trotoar untuk lahan parkir, ternyata parkir meluber di jalan raya hingga berjajar tiga kendaraan.
hal itu membuat kondisi parkir semakin semrawut karena makan jalan raya di depan perkotaan ponorogo itu.
dampak dari parkir semrawut tersebut mengakibatkan jalan macet saat-saat jam-jam tertentu seperti sore dan siang hari saat jam pulang kerja.
salah seorang pengguna jalan, eniana (23) warga desa/kecamatan jenangan, kabupaten ponorogo mengaku bingung ketika melaju dari arah perempatan bundaran ponorogo saat dari timur hendak ke arah selatan, yakni ke jl sultan agung.
alasannya, didekat lampu merah kendaraan parkir sudah penuh hingga meluber ke marka tengah jalan.
"inilah semua karena dampak parkir yang penuh.
sedangkan lahan parkir di pertokoan tidak muat, akhirnya harus ditata di jalan raya hingga mengganggu kenyamanan pengguna jalan," terangnya kepada surya online, selasa (30/7/2013).
hal senada disampaikan nasrul (43) warga jl semeru, ponorogo yang mempersoalakan parkir hingga memakan separoh badan jalan itu, terutama di depan toko poss mode yang kondisi parkirannya sudah overload.
"parkir yang berjubel di badan jalan sangat mengganggu pengguna jalan lain.
sebab lokasi pertokoan di dekat lampu merah dan parkiran penuh hingga meluber ke jalan raya.
sebagian parkir sudah makan garis marka tengah," ungkapnya.
sementara kasi perparkiran, dinas perhubungan (dishub) pemkab ponorogo, suyatno membenarkan adanya parkir yang meluber hingga ke badan jalan itu.
menurutnya, berdasarkan teknis penataan parkir hanya satu saf.
namun dalam kenyataannya kadang hingga sampai tiga saf kendaraan memakan badan jalan.
"permasalahan parkir di tepi jalan umum menjelang dan pada saat lebaran hampir terjadi di setiap kota.
masalah tersebut timbul karena banyak pertokoan yang tidak punya lahan parkir.
di tepi jalan umum yang kapasitasnya terbatas dan tak mampu menampung peningkatan jumlah parkir menjadi lahan parkir dadakan.
selama ini langkah kami memberikan peringatan dan teguran kepada jukir dan pemilik toko agar juru parkir mengatur sesuai ketentuan.
namun saat seperti ini, akhirnya tetap membludak," pungkasnya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 29 Juli 2013

Terminal Joyoboyo Disiapkan untuk Parkir Pengunjung KBS









surya online, surabaya - pemerintah kota surabaya tidak gegabah dalam mengantisipasi membeludaknya pengunjung kebun binatang surabaya (kbs) saat lebaran.
ini setelah dinas perhubungan kota surabaya akan menyiapkan terminal joyoboyo sebagai tempat parkir bus dan mobil bagi pengunjung kbs.

kepala dishub kota surabaya, eddi mengatakan, dengan digunakannya terminal joyoboyo sebagai tempat parkir khusus bus dengan kapasitas sekitar 40 unit diharapkan tidak lagi terjadi penumpukan kendaraan di area parkir kbs.
terlebih lagi ketika area parkir kbs penuh biasanya parkir kendaraan ditempatkan di sejumlah titik jalan diponegoro atau jalan stail.

"hal itu berakibat kemacetan luar biasa, makanya sebisa mungkin kondisi itu diantisipasi dengan menyiapkan terminal joyoboyo sebagai tempat parkir kendaraan pengunjung kbs," kata eddi, minggu (28/7/2013).

memang, diakui eddi, pihaknya bersama pihak terkait saat ini terus membahas antisipasi membeludaknya pengunjung kbs pada lebaran mendatang.
termasuk diantaranya rekayasa lalu lintas di sekitar kbs agar tidak terjadi kemacetan di mana-mana.
ini dikarenakan kbs berada di jalur lalu lintas utama kota surabaya.

"tentunya bersama aparat kepolisian kami akan berusaha agar kondisi lalu lintas sekitar kbs tetap lancar dan sedapat mungkin menjaga kenyamanan pengunjung kbs," ucap eddi.

direktur utama pd taman satwa kbs, ratna achjuningrum mengatakan, dalam menyambut kunjungan masyarakat di kbs saat lebaran pihaknya telah menyiapkan berbagai atraksi binatang dan penampilan kesenian tradisional kuda lumping serta lainya asli surabaya.
dengan demikian pengunjung kbs selain bisa melihat aneka satwa dilindungi juga bisa menikmati berbagai pertunjukan kesenian.

"kami ingin memberikan sesuatu yang lebih bagi pengunjung kbs pada lebaran nanti," kata ratna.

selain itu, dikatakan ratna, untuk menyambut pengunjung kbs pada lebaran nanti pihaknya saat ini terus berupaya melakukan penataan, pengecatan kandang, dan perbaikan berbagai fasilitas yang ada di kbs.
diantaranya mempersiapkan kondisi kamar mandi dan wc umum dengan lebih baik dari sebelumnya.
demikian juga dengan kondisi aneka tanaman di taman didalam kbs juga terus ditata sedemikian rupa sehingga menjadi lebih baik lagi dan tidak acak-acakan tanpa perawatan.

"yang jelas, kami sebagai pengelola baru akan menunjukkan kbs lebih baik dan layak menjadi icon utama kota surabaya sehingga menjadi tempat wisata andalan nantinya," tutur ratna yang memperkirakan jumlah pengunjung kbs bisa diatas 50.
000 saat lebaran nanti.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 12 April 2013

Rebutan Lahan Parkir, Dua LSM Bentrok








karawang - berebut lahan parkir, dua lembaga swadaya masyarakat (lsm) di rengasdengklok, kabupaten karawang, jawa barat terlibat bentrok, kamis (11/4/2013).
akibatnya, dua orang mengalami luka bacok serius yaitu carum dan tayub.
keduanya kini dirawat di rumah sakit umum proklamasi rengasdengklok.
dua lsm yang terlibat bentrok, adalah lsm gerakan masyarakat bawah indonesia (gmbi) dan lsm gabungan inisiatip barisan anak siliwangi (gibas) karawang.
informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bentrokan terjadi akibat rebutan lahan parkir di sekitar outlet samsat polres karawang cabang rengasdengklok.
aksi itu sempat sempat mengagetkan warga setempat, serta mengganggu arus lalu lintas.
beberapa saat kemudian, aparat kepolisian langsung membubarkan bentrokan dan menjaga ketat lokasi kejadian untuk mengantisipasi bentrok susulan.
peristiwa bentrok itu kini ditangani polres karawang, dan pelaku pembacokan kini sedang pengejaran petugas.
sebelumnya, di rengasdengklok tepatnya 26 maret lalu juga terjadi bentrok antar lsm, yaitu lsm komando penegak keadilan (kompak) dengan lsm gibas karawang.
bentrok saat itu dipicu rebutan pengelolaan limbah pabrik di salah satu kawasan industri di karawang.
dalam bentrok tersebut, dua kelompok massa yang terlibat bentrok itu masing-masing mempersenjatai diri dengan senjata tajam serta kayu dan bambu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 21 Maret 2013

Lolos Rasia Karena di Tempat Parkir








madiun - jam makan siang ternyata dimanfaatkan pasangan selingkuh untuk bermesraan.
terbukti, satpol pp kota madiun berhasil menggaruk empat pasangan mesum dari hotel tedjo dan hotel taman asri, kamis (21/3/2013) siang.
namun dua pasangan di antaranya terpaksa dilepaskan, karena tak cukup bukti.
kasatpol pp kota madiun bambang subanto mengatakan, dua pasangan yang digerebek saat di dalam kamar adalah setu (48), warga desa kaibon, kecamatan geger, kabupaten madiun bersama sutilah (37), warga kecamatan karangjati, kabupaten ngawi.
pasangan lainnya suningsih (39), warga kabupaten ngawi bersama anang suwartono (48), warga kabupaten ngawi.
kedua pasangan bukan suami-istri ini  akan menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) sesuai perwali no 8 tahun 2010 tentang ketentraman dan keretiban umum.
"mereka bakal kena tipiring dan kita limpahkan ke polsek kartoharjo," ujar bambang.
sementara, kata bambang, dua pasangan yang dibebaskan, karena saat operasi berlangsung pasangan tersebut hanya berada di tempat parkir hotel tedjo.
meski begitu, kedua pasangan ini sudah didata identitasnya oleh petugas.
kedua pasangan yang bernasib mujur itu, dona wahyudi (24), warga desa purworejo, kecamatan geger, kabupaten madiun dengan reni pratiwi (26), warga brebes.
serta pasangan anik indarwati (42), warga kecamatan jiwan, kabupaten madiun dengan suwarno (45), warga bojonegoro.
satpol pp juga mengancam pengelola hotel, jika tetap saja menerima tamu yang bukan pasangan suami istri, yang bersangkutan akan diberi surat peringatan.
"setelah kita lakukan pemeriksaan terhadap pelaku otomatis berikutnya kepada pemilik hotel.
jika sudah tiga kali, maka bisa kita bekukan itu nanti perizinanya," ujar bambang.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com