Halaman

Tampilkan postingan dengan label Istri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Istri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Mei 2014

Pria Ini Curi Sepeda Untuk Hadiah Istri Tercinta




Pria Ini Curi Sepeda Untuk Hadiah Istri Tercinta
Pria Ini Curi Sepeda Untuk Hadiah Istri Tercinta






surya online, madiun – misdi (27) warga asal desa mojopurno, kecamatan wungu, kabupaten madiun mendekam dalam tahanan polsek wungu karena mencuri sepeda.
ironisnya, misdi mengaku mencuri sepeda untuk dihadiahkan kepada istri tercintanya.
namun aksi misdi tepergok warga hingga akhirnya ditangkap dan diserahkan ke polsek wungu itu.
tersangka tertangkap saat mencuri sepeda di halaman rumah milik wiwik widoretno warga perumahan pesona alam mulia, desa mojopurno, kecamatan wungu.
"istri saya minta dibelikan sepeda.
kkarena saya kerja hanya sebagai kuli dengan hasil tak menentu akhirnya saya ambil sepeda itu.
ternyata aksi saya diketahui warga," terang misdi kepada surya online, sabtu (17/5/2014).
selama ini, misdi bekerja seharian penuh hanya mendapatkan upah rp 45.
000.
kapolsek wungu, akp heru kun menegaskan tersangka bakal dijerat dengan pasal 363 kuhp tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
"sekarang kami proses kasus pencurian itu.
kami akan menginterogasi siapa tahu tersangka sudah pernah mencuri di lokasi lainnya," tuturnya.




terkait#kasus pencurian

baca juga



anak minta uang jajan, hanafi pun dihajar warga


usai curi motor, pencuri ini bersembunyi di dalam sumur


pencuri ini kepergok warga saat congkel motor pakai kunci t


dua pencuri kawat tembaga milik majikan terekam cctv


berniat curi helm, guru honorer ini malah curi motor





penulis: sudarmawan

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 24 April 2014

Suami Istri Melenggang ke Kursi Dewan




Suami Istri Melenggang ke Kursi Dewan
Suami Istri Melenggang ke Kursi Dewan






surya online, pamekasan – pemilihan legislatif (pileg) 2014, merupakan kebahagiaan tersendiri bagi pasangan suami istri (pasutri) hm suli faris (44) dan hj sri rahayu ningsih (38), warga desa tambung, kecamatan pademawu, pamekasan.
sebab berdasarkan hasil rekapitulasi tingkat kabupaten, keduanya kini yang mencalonkan diri sebagai caleg dprd kabupaten dari partai bulan bintang (pbb) pamekasan, sama-sma lolos melenggang, untuk menjadi wakil rakyat periode 2014 – 2019.
meski keduanya caleg pbb, namun keduanya bertarung di daerah pemilihan (dapil) berbeda.
suli faris, yang kini menjabat wakil ketua dprd pamekasan, berangkat dari dapil iii pamekasan ( kecamatan batumarmar, waru dan kecamatan pasean).
sedang sri rahayu ningsih, berangkat dari dapil i pamekasan (kecamatan kota dan kecamatan tlanakan).
karena ningsih, panggilan sehari-hari sri rahayu ningsih ini, kebetulan lahir di kelurahan jungcangcang, kecamatan kota, pamekasan.
saat ditemui di rumahnya, ningsih, ibu empat anak ini mengungkapkan, sejak awal dirinya tidak berminat untuk terjun di dunia politik, apalagi menjadi anggota dprd.
alumni sekolah menengah ekonomi atas (smea) negeri pamekasan (kini smk 1.
red), lebih senang menjadi ibu rumah tangga mengurus suami dan anak.
namun ketika suaminya meminta dirinya untuk didaftarkan menjadi caleg, ia pun bersedia.
karena saat itu, pencalonan dirinya di dapil i, pamekasan hanya sebagai pelengkap untuk mengisi keterwakilan perempuan saja.
namun begitu namanya tercantum dalam caleg pbb dapil i, pamekasan, sejumlah teman-teman sekolahnya menghubungi dirinya, menanyakan keseriusannya dan ia menjawab dirinya jawab serius maju sebagai caleg dan berjuang bagaimana lolos, teman-teman perempuannya bersedia untuk membantu bahkan suka rela menjadi tim pemenangan.
dikatakan, sebagai pendatang baru di panggung politik dan bersaing dengan caleg incambent dan pendatang baru yang sudah matan politik, maka untuk bertarung merebut suara masyarakat yang rasional tentu tidak mudah.
apalagi suaminya juga bertarung, sehingga tak mungkin setiap saat menggantungkan kepada suaminya.
“jika nanti saya sudah duduk di dewan, tentu saya akan melaksanakan tugas ini dengan baik dan profesional.
untuk urusan rumah tangga, saya akan berusaha mengatur agar semuanya bisa terbagi dan tertangani dengan baik,” kata ningsih, kepada surya, rabu (24/4/2014).
sedang suli faris, mengaku tidak percaya jika istrinya yang dipasang sebagai caleg pelengkap keterwakilan perempuan banyak mendapat dukungan dan lolos menjadi dewan.
sebab walau istrinya menjadi caleg, konsentrasi dirinya bukan kepada istrinya, tapi bagaimana caleg pbb di dapil i ada yang lolos dan tidak harus istrinya.
ditanya biaya yang dikeluarkan untuk pencalegan istrinya, suli faris, mengatakan kocek yang dikeluarkan tidak sebanyak caleg lain.
untuk istrinya ia membuat 1.
000 stiker yang disebar ke teman-teman perempuan.
sedang poster hanya satu dua, dipajang di depan rumahnya di jl ghazali, pamekasan.
dikatakan, dirinya terjun ke politik sejak 1990 lalu.
pada 1999 – 2004,  menjadi anggota dewan dari partai persatuan pembangunan (ppp) pamekasan.
  kemudian pada 2004 pindah ke pbb dan menjadi anggota dewan sampai sekarang.
dan sejak jadi anggota dewan 2004 lalu, ia berangkat dari dapil wilayah pamekasan utara, sesuai tanah kelahirannya di pasean, kecamatan pasean, pamekasan.
“karena istri saya awam dengan politik, maka mulai saat ini istri saya akan saya bimbing, agar dalam melaksanakan tugasnya nanti profesional dan memberikan banyak manfaat buat masyarakat,” papar suli faris.





berita terkait: pemilu 2014



ruhut : demokrat bikin poros baru, akan ada capres jadi korban


kpu kepri tunda rekapitulasi suara pemilu


caleg yang sudah meninggal ini malah dapat suara terbanyak


artis kawakan jamal mirdad lolos ke senayan


yayuk basuki dipastikan menjadi anggota dpr





penulis: muchsin

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 25 Februari 2014

Polresta Tetapkan Istri Jenderal Sebagai Tersangka




Polresta Tetapkan Istri Jenderal Sebagai Tersangka
Polresta Tetapkan Istri Jenderal Sebagai Tersangka






surya online, bogor  - kepolisian resor bogor kota akhirnya menetapkan nyonya m sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana penyekapan dan penganiayaan terhadap belasan pekerja rumah tangganya.
peningkatan status nyonya m dari saksi menjadi tersangka dilakukan kepolisian resor bogor setelah melakukan gelar perkara di mapolresta bogor, selasa (25/2/2014).
"setelah melakukan gelar perkara, melibatkan unsur mabes polri dan polda berdasarkan hasil penyidikan oleh tim ppa satreskrim polres bogor, status nyonya m kita tingkatkan sebagai tersangka," ujar kapolres bogor kota, akbp bahtiar ujang purnama usai menggelar rapat di mapolres bogor kota.
kapolres menyebutkan, tim penyidik telah mengumpulkan cukup bukti-bukti dan mensikronkannya dengan keterangan saksi-saksi oleh karena itu ditambah hasil gelar perkara, penyidikan terhadap nyonya m dinaikkan statusnya menjadi tersangka.
kapolres menyebutkan, ada tiga pasal yang diduga dilanggar oleh istri brigjen (purn) polisi mangisi sitomorang yakni dugaan kdrt, perlindungan anak dan perdagangan orang.
"ancaman hukuman variatif ada yang tiga tahun, 3,5 tahun sampai maksimal 15 tahun penjara, dan ada yang empat tahun," kata kapolres.
kapolres menyebutkan, setelah penetapan sebagai tersangka, pihaknya akan melakukan proses selanjutnya dan memohon kerja sama masyarakat dalam mengawasi proses hukum yang berjalan.
kapolres mengatakan, secepat mungkin pihaknya akan menuntaskan kasus tersebut secara profesional dan proposional dan akan secepatnya memanggi nyonya m sebagai tersangka dan bersamaan dengan itu tim penyidik juga akan melengkapi berkas-berkas yang lainnya.
terkait penahanan terhadap tersangka, kapolres menyebutkan semua diserahkan kepada penyidik.
kemungkinan penahanan akan dilakukan apabila tersangka tidak melarikan diri, tidak mengulangi perbuatannya, dan tidak menghilangkan barang bukti serta tidak kooperatif.
kapolres menambahkan, dalam kasus ini tersangka hanya berjumlah satu orang yakni nyonya m.
"hingga saat ini penyidik menyakini yang harus menjadi tersangka hanya satu orang yakni nyonya m," ujar kapolres.
sementara itu, kepala satuan reskrim polres bogor kota, akp candra sasongko menyebutkan tiga pasal yang disangkakan terhadap istri jenderal tersebut yakni pasal 2 undang-undang pidana perdagangan orang, atau pasal 44 undang-undang kdrt dan atau pasal 80 tentang perlindungan anak.
"penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, terkait undang-undang yang dilanggar oleh nyonya m," ujar akp candra.
(ant)


terkait    #penganiayaan, tetapkan tersangka

baca juga



gara-gara bagi mi rebus tak rata, ibu diancam anak dengan celurit


pensiunan pns pemkot malang aniaya ibu


pn gresik gelar sidang penganiayaan di bengawan solo


kernet truk menganiaya karena cemburu pacar diapeli pria lain


menganiaya hingga cacat permanen, 3 penculik diganjar 5 tahun






editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 04 Agustus 2013

Pesta Sabu sabu Ajak Istri









suryaonline, surabaya - pasangan suami istri, rofik (20) dan sisca larasati (20), warga wonocolo ngelom, sepanjang sidoarjo, harus berlebaran di penjara.
mereka ditangkap setelah kamar kosnya digerebek satreskoba polrestabes surabaya.
selain pasutri tersebut, polisi juga mengamankan dua orang yang juga turut dalam pesta sabu-sabu itu, yakni ahmad bayu rahman (18), warga wonocolo yang masih pelajar smk di kawasan waru sidoarjo dan ainul yaqin (21), warga ngelom, sepanjang.
keduanya merupakan teman rofik ketika masih di sekolah dasar (sd).
"kami mendapat informasi dari warga jika rumah tersangka ini sering dijadikan tempat pesta sabu-sabu," kata kasatreskoba polrestabes surabaya akbp anies purnawan, minggu (4/8/2013).
rofik sendiri merupakan target operasi dari polisi.
ini dikarenakan, ternyata rofik juga merupakan pengedar pil koplo di kalangan pelajar.
saat itu, rofik berencana pesta sabu-sabu bersama tiga temannya itu.
namun karena merasa kurang ramai, ada istrinya di rumah, rofik lalu membangunkan istrinya untuk mencicipi sabu-sabu.
sabu-sabu itu didapat setelah tiga orang tersebut urunan untuk membeli sabu seharga rp 200 ribu pada amin.
karena dianggap kurang ramai, rofik lalu membangunkan istrinya untuk bergabung bersama teman-temannya.
karena merasa penasaran, sisca sendiri tidak menolak tawaran suaminya itu.
sisca mengaku awalnya kaku dan malu-malu saat disuruh menghisap pipet berisi serbuk kristal itu.
namun lama-kelamaan sisca akhirnya bisa menikmatinya.
"keempat tersangka ini diamankan saat sedang dipengaruhi narkoba," kata anies.
keempatnya bergiliran menghisap sabu-sabu itu, bahkan mereka sampai tak sadar ketika kamar kos kos mereka telah dikepung polisi.
di hadapan penyidik, sisca mengaku baru pertama memakai sabu-sabu.
ibu satu anak itu mengaku tidak mengetahui jika suaminya adalah pemakai sabu-sabu.
"waktu itu saya tidur, lalu dibangunkan oleh suami saya.
ternyata saya diajak menghisap sabu-sabu bersama teman-teman suami saya," kata sisca.
sisca sendiri tidak mengetahui jika selama ini suaminya adalah pengedar pil koplo di kalangan pelajar.
"saya juga tak tahu kalau selama ini suami saya jual pil koplo," ujar sisca.
dari penggerebekan tersenut, polisi menyita sabu-sabu seberat 1,79 gram dan sisa di pipet, serta pil koplo sebanyak 486 butir yang telah siap edar.
namun, karena lokasi penangkapan di megare, ngelom, sepanjang sidoarjo maka keempat tersangka berikut barang bukti (bb) dilimpahkan ke polres sidoarjo.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 03 Agustus 2013

Diketahui Beristri Lagi, Tega Aniaya Istri Pertama dan Anaknya









surya online, lamongan –  agus wahyudi (56) warga lingkungan trisnomulyo kelurahan sidoharjo lamongan yang baru dua hari pulang dari merantau tega memukuli istrinya, kamsiani (43)  yang ditinggalkannya selama tiga bulan di  kalimantan sebagai kuli batu.
tak hanya istri yang dianiaya, anaknya rizqi agustini (15) yang  melerainya juga kena bogem bapaknya.
istri pelaku, akhirnya, sabtu (3/08/2013) nekat melaporkan suaminya yang tega telah mengani dirinya dan anaknya ke sentra pengaduan kepolisian terpadu (spkt).
terungkap, cekcok yang berujung dengan penganiayaan itu antara pelaku dengan korban lantaran dipicu korban tidak mau memberi uang kepada pelaku untuk kembali lagi ke kalimantan.
“saya tidak kasih uang, lha selama di kalimantan juga hanya beberapakali kirim uang.
begitu mau pulang malahan minta kiriman uang dari aku untuk ongkos pulang ke lamongan,”kata kamsiani.
yang lebih menjengkelkan bagi korban, menurutnya, suaminya yang baru dua hari di rumah itu ternyata mengaku sudah beristri lagi selama bekerja di kalimantan.
makanya, pelaku baru dua hari di rumah sudah tidak kerasan dan ingin kembali segera ke kalimantan.
bagai disambar petir, dan dirasa korban sangat menyakitkan, ternyata pelaku terburu – buru ingin kembali ke kalimantan itu  karena mengaku telah meninggalkan istri barunya di kalimantan yang didapatkannya selama bekerja sebagai kuli batu.
kemarahan kamsiani semakin memuncak dan menolak memberi  uang yang diminta pelaku untuk ongkos kembali ke kalimantan.
adu mulutpun terjadi hingga pelaku tak kuat menahan emosi lalu memukuli istrinya membabi buta.
putrinya, rizqi agustini yang tak kuat melihat ibunya dipukuli bapaknya  kemudian berusaha melerainya.
bukannya  berhasil menghentikan kemarahan bapaknya, sebaliknya, agus wahyudi balik menyerang anaknya.
untungnya keributan di rumah agus wahyudi itu sempat didengar tetangga dekatnya dan baru berhasil berhenti.
”apapun alasanya pelaku, tindakan itu sudah merupakan penganiayaan.
kita proses perkaranya dan pelakunya ditahan,”kata kasubbag humas akp moch umar dhami.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 01 Agustus 2013

Tak Mahir Mengemudi, Istri Bambang DH Nekad Nyetir Sendiri




Tak Mahir Mengemudi, Istri Bambang DH Nekad Nyetir Sendiri
Tak Mahir Mengemudi, Istri Bambang DH Nekad Nyetir Sendiri






surya online, surabaya - perempuan itu terlihat grogi.
wajahnya sedikit tegang menatap jalan panjang menanjak.
rupanya ia belum terbiasa mengemudi di jalur tanjakan.
jalur menuju areal parkir mall, yang terletak lantai atas.
mobil toyota innova itu sempat berhenti sejenak sebelum belok memasuki gerbang mall dtc.
ini berbeda dengan mobil-mobil lain di depannya, yang langsung meluncur mulus menuju areal parkir di mall bekas pasar tradisional wonokromo.
perempuan pengemudi mobil itu masih grogi.
wajahnya sedikit tegang menatap jalan panjang menanjak.
rupanya ia belum terbiasa mengemudi di jalur tanjakan.
jalur menuju areal parkir di bagian atas gedung mall.
sesaat ia mengumpulkan keberanian.
diinjaknya pedal gas dengan sangat hati-hati.
mobil merangkak pelan diiringi suara mesin sedikit nggereng.
tapi mobil berhasil melewati tanjakan dan nangkring di areal parkir.
tanpa disadari keringat sedikit membasahi wajahnya.
dinginnya ac mobil, rupanya tetap tidak bisa bisa menyumbat keringat yang keluar.
keringat tanda ia grogi mengemudi.
“saya sempat gugup waktu (mengemudi) naik tadi,” ujar perempuan itu beberapa saat setelah tiba di parkiran.
para dtc pengunjung langsung bisa mengenali, begitu perempuan itu masuk.
dia adalah ny dyah katarina, istri bambang dh.
maklum ia sudah berkali-kali masuk mall dtc.
utamanya saat suaminya, bambang dh menjabat wali kota suarabaya dua periode.
juga ketika bambang dh mencalonkan dan menjabat wakil wali kota.
dia mengakui tidak mahir-mahir amat mengendarai mobil.
maklum ia sudah lama tidak menyetir sendiri.
kebiasaan menyetir sendiri ini baru dijalaninya lagi dalam beberapa bulan ini.
jasa sopir tak lagi dipakai begitu suaminya, bambang dh tak lagi menjabat sebagai wakil wali kota surabaya.
“saya sudah lama tak mengendarai mobil.
sekarang saya nyetir sendiri, sekalian juga ngapalin jalan,” kata mahasiswa program magister psikologi pendidikan universitasberbeda dengan sebelumnya, kunjungan dyah kali ini tanpa didampingi ajuadan atau staf.
maklum kali statusnya bukan sebagai first lady surabaya, namun sebagai istri calon gubernur (cagub) jatim.
kedatangannya pun bukan untuk meninjau, tapi sosialisasi pencalonan bambang dh.
bahasa lugasnya, kampanye dan penggalangan suara.
meski belum mahir, dyah tetap memilih mengendarai sendiri.
“lebih leluasa dalam bergerak,” katanya memberi alasan.
bulan-bulan ini, ia memang butuh lebih leluasa bergerak.
seambrek agenda harus diselesaikan.
mulai mengikuti kuliah di program magister universitas airlangga surabaya.
menghadiri berbagai undangan paud (pendidikan anak usia dini), hingga kampanye dan penggalangan suara.
agenda yang terakhir ini butuh sikap fleksibel dan waktunya tidak bisa dipastikan seratus persen.
bisa berubah sesuai kondisi lapangan.
“jadinya saya memilih nyetir sendiri sajalah.
lebih enjoy begini.
asyik banget,” kata dyah yang juga ketua paud surabaya tersebut.
(bet)

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 28 Juni 2013

Istri Menampik Suaminya Punya Santet








sumenep-sedangkan marsiyah, isteri korban membantah tudingan terhadap suaminya punya ilmu santet.
menurutnya, sebagian besar tetangganya menuding bahwa suaminya punya ilmu santet itu didasari karena persoalan dendang pribadi semata yang dikembangkan ke tudingan punya lmu santet.
''saya berani bersumpah mimbar, bahwa suami saya tidak memiliki ilmu santet.
ini karena dendam pribadi yang mengisukan suami saya punya ilmu santet, agar suami saya dibunuh,'' jelasnya.
dulu, isu santet itu dikembangkan karena suaminya pernah bersengketa dengan saudaranya karena persoalan penebangan kayu jati yang ada di tanah leluhurnya.
suaminya melarang penebangan kayu dilakukan, apalagi tidak melalui persetujuan kekeluargaan terlebih dahulu.
''itulah kemudian suaminya diisukan punya ilmu santet, hanya karena soal perebutan harta itu.
apalagi setelah beberapa waktu kemudian saudaranya itu meninggal dunia,'' sambung masriyah.
masriyah menambahkan, tiga orang pelaku pembunuhan terhadap suaminya, mengenakan jaket hitam, bercadar, serta memiliki postur tubuh yang cukup tegap dan bersenjata clurit.
'' kami minta agar pelakunya dihukum berat,'' pungkasnya.
petugas kepolisian yang datang ke tkp, langsung memberikan polis line untuk mempermudah penyelidikan, sementara korban dan istri korban, langsung di larikan ke rsd moh anwar sumenep, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
sedangkan jenazah korbansetelah selesai divisum, lalu diserahkan kembali ke keluarganya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sindikat Ini Cari Calon Istri Untuk Pria Korea








manila - sebanyak 29 perempuan muda filipina berhasil diselamatkan dari sindikat pemburu calon istri untuk pria-pria korea selatan (korsel).
sindikat ini beroperasi berdasarkan pesanan melalui surat.
kepolisian filipina menangkap dua pria korsel dan empat warga lokal yang menjadi kaki tangannya.
reginald villasanta, direktur komisi presidensial anti-kriminal terorganisasi menuturkan, polisi menyerbu sebuah rumah di bacoor city,  yang menjadi markas sindikat ini.
di sana mereka menemukan korban, termasuk seorang gadis berusia 16 tahun.
sindikat ini berhasil mengumpulkan ribuan dollar as sebagai fee dari para pria korea yang mencari istri perempuan filipina.
"sindikat ini mengatakan uang tadi untuk keluarga sang perempuan, nyatanya uang ini dipakai mereka sendiri," ujar villasanta, kamis (27/6/2013) waktu setempat.
korban dijanjikan akan hidup sejahtera dan kaya raya di korea selatan.
namun dalam kenyataannya berakhir dengan perlakuan kasar atau perkawinan yang tidak bahagia.
diperkirakan saat ini ada sekitar 10.
000 perempuan filipina menikah dengan pria korea selatan.
mereka mudah menjadi menjadi korban, antara lain karena terhimpit kemiskinan dan kurangnya lapangan pekerjaan di negaranya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 27 Juni 2013

Suami Pendam Istri di Kakus








tulungagung - susanti (39), warga dusun juranggandul, desa pulotondo, kecamatan ngunut, tulungagung, baru saja pulang merantau dari malaysia tetapi justru tewas di rumahnya sendiri.
ia dibantai suaminya, kawit (40) dan jenazahnya dipendam ke kakus rumahnya.
kawit menyerahkan diri ke polisi, rabu (26/6/2013), sekitar pukul 16.
00 wib.
sejumlah anggota unit identifikasi polres tulungagung lantas ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah susanti yang kemudian dibawa ke rsud dr iskak, tulungagung.
"warga sebenarnya heran, susanti baru pulang 3 hari lalu tetapi tidak kelihatan di rumah.
kawit beralasan, susanti ke malaysia lagi," kata kepala desa pulotondo, mawardi.
menurut dia, sejumlah tetangganya sudah curiga ihwal menghilangnya susanti.
apalagi, selama di rumah, susanti dan kawit sering terdengar bertengkar.
para tetangganya tidak menelusuri lebih lanjut karena tidak punya dugaan kawit bisa berlaku kejam.
apalagi dua anak mereka yang masih kecil juga terlihat biasa saja.
"warga menganggap pertengkaran mereka masih wajar, seperti umumnya orang berumah tangga," ujar mawardi.
para tetangga korban menduga, pertengkaran itu dipicu perselingkuhan salah satu pihak.
"motifnya masih kami selidiki," kata kepala polres tulungagung akbp whisnu hermawan februanto.
whisnu menyebutkan, anak buahnya masih fokus pada modus operandi kejahatan dan menunggu hasil visum dan mempelajari hasil olah tkp.
"yang jelas saat dievakuasi, mayat korban tidak bisa dikenali terutama di bagian wajahnya.
tubuhnya melepuh dan masih pakai baju putih dan celana pendek abu-abu," ujarnya.
sejauh ini polisi belum memperoleh informasi soal bagaimana kawit membunuh susanti karena menunggu hasil visum jenazah korban dan kawit belum bisa diperiksa karena masih terguncang jiwanya, meski mengakui sebagai pembunuh istrinya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

Suami Dipenjara, Istri Pilih Edarkan Sabu-Sabu




Suami Dipenjara, Istri Pilih Edarkan Sabu-Sabu
Suami Dipenjara, Istri Pilih Edarkan Sabu-Sabu





sidoarjo - suamiyah (31) warga dusun tempel, desa legok kecamatan gempol, pasuruan menyusul suaminya faiz ke penjara dalam kasus narkoba.
anggota satnarkoba polres sidoarjo yang menggerebek rumahnya, kamis (13/6/2013) sore, sempat dibuat kelabakan.
tangan salah seorang polisi yang memegangi tangan kanan suamiyah digigit.
tak kuat dengan rasa sakit yang diderita, petugas akhirnya melepaskan dan tersangka melarikan diri.
ketika tersangka melarikan diri, petugas lainnya langsung mengejar.
ibu dua anak itu diketahui bersembunyi di kamar mandi.
namun akhirnya, tersangka berhasil ditarik dan tangannya diborgol.
barang bukti 6,2 gram ss ditemukan di dalam rumahnya.
ss yang sudah dikemas itu akan dikirim ke wilayah surabaya, malang, sidoarjo dan mojokerto.
"kami memperkirakan dalam sepekan, tersangka bisa menjual 1 ons ss ke konsumen," tutur kasat narkoba polres sidoarjo akp chotib widiyanto kepada jumat (14/6/2013).
saat diperiksa penyidik mengaku nekat bisnis narkoba karena terdesak kebutuhan ekonomi, mengingat suaminya ada di penjara.
karena sudah tidak ada lagi orang yang menghidupi.
"kalau saya tidak bekerja, siapa yang bisa memberi makan untuk kebutuhan anak," isak tersangka di hadapan penyidik.
 
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 13 Juni 2013

Rumah Camat Bluluk Dirampok, Istri Dianiaya




Rumah Camat Bluluk Dirampok, Istri Dianiaya
Rumah Camat Bluluk Dirampok, Istri Dianiaya





lamongan -  rumah camat bluluk suja'i di jalan raya talun desa sidogembul rt 01 rw 01, kecamatan sukodadi dijarah perampok, rabu (12/6) sore ini sekitar pukul 16.
35 wib.
istri camat,  kasmoah (43) dianiaya para pelaku yang masuk rumah saat korban baru saja kembali setelah bermaksud hendak  membayar arisan.
korban menderita luka di bagian kaki,  memar di pundak kanan, perut dan pinggangnya  akibat pukulan bertubi - tubi  pelaku.
terungkap, korban saat kejadian seorang diri di dalam rumah.
kedua anaknya, satu diantaranya sedang kuliah dan seorang anaknya yang laki-laki bersama bapaknya suja'i, sang camat sedang menyaksikan pertandingan sepak bola di stadion surajaya.
sementara itu orban kasmoah ditemui surya online di ugd rsi nasrul ummah rabu petang mengungkapkab, saat sebelum kejadian ia sedang keluar untuk membayar arisan.
tapi karena orang yang dituju  sedang  tidak ada di rumah, korban kembali ke rumah.
korban terbelalak karena saat masuk rumah ada seorang laki - laki di dalam rumahnyaa.
padahal waktu keluar bayar arisan pintu depan terkunci.
  korban yang mengetahui ada seorang tamu tak diundang  berusaha menegur.
"lho sampeyan itu siapa," tegur kasmoah.
namun teguran korban itu langsung dibalas dengan pukulan bertubi - tubi mengenahi pundak, dada, leher dan pinggang hingga korban jatuh pingsan.
pelaku yang mengenakan baju kotak - kotak dan membawa tas ransel itu dipastikan meninggalkan korban setelah tahu korban pingsan.
semua perhiasan yang dipakai korban berupa cincin seharga rp 2 juta dan gelang senilai rp 3,5 juta, ponsel merk polytron dan uang tunai rp 180 ribu untuk bayar arisan dibawa kabur pelaku.
korban siuman dan berusaha lari keluar rumah meminta tolong tetangganya.
suparto (45), tetangga dekat korban mengetahui korban berteriak langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke rsi nasrul ummah.
kejadian tepat jalur jalan nasional lamongan - babat ini sempat mengundang keramaian warga.
sebagian diantara mereka dengan mengendarai sepeda motor  ada yang mencoba  mengejar pelaku ke arah timur surabaya, tapi tidak berhasil dan kehilangan jejak.
hingga berita ini dikirim korban masih menjalani perawatan di ruang ugd dengan bantuan selang oksigen.
menurut doktert jaga ugd yang menangani korban, dr ketut sudita menyatakan,  korban masih harus menjalani observasi hingga besuk pagi.
"kalau dari hasil observasi semalam nanti tidak ada kelainan besuk bisa pulang,"kata ketut sudita.
dari hasil foto rongen tidak ada patah tulang.
hanya ada memar di leher,    perut, pinggang dan di telapak tangan kanan.
sekedar catatan untuk diketahui, perampokan ini merupakan kejadian kali sekian setelah peristiwa perampokan dua kali di mantup dan kejadian sabtu (8/6/2013) rumah janda asnah di kecamatan tikung.
malam ini kapolres akbp solehan langsung menuju ke tkp.
dari keterangan keluarga korban, pelaku sempat mengacak - acak kamar dan lemari.
namun sampai berita ini dikirim belum diketahui barang berharga apa saja yang ada di kamar dicuri pelaku.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 09 Mei 2013

Butuh Biaya Berobat Istri, Radi Cari Pembuat STNK Palsu








surabaya - radi wibowo, tersangka penggelapan mobil rental, dua kali masuk sel tahanan polrestabes surabaya.
sebelumnya, warga sukodono sidoarjo ini masuk tahanan karena kasus serupa tahun 2010 lalu.
radi mengaku rela membantu m ilham yang hendak menggelapkan mobil rental.
"saya diminta mencari pembuat stnk palsu, dan saya temukan dengan teman saya.
saya ditawari upah rp 500 ribu, tapi hingga sekarang saya belum menerimanya," kata radi, kamis (9/5/2013).
awalnya dia menolak membantu ilham, namun karena iming-iming upah rp 500 ribu, akhirnya dia menerima.
apalagi saat ini istrinya sedang menderita diabetes dan paru-paru.
setiap hari istrinya harus rawat jalan di rs dr soetomo surabaya.
"tiap satu minggu, saya harus menyediakan uang rp 580 ribu, sedangkan saya hanya tukang las freelance," kata bapak satu anak itu.
sejak 2004, istri radi menderita diabetes dan kaki kirinya diamputasi.
pernah sekali, istrinya datang menjenguk ke tahanan, namun dilarang penyidik yang tak tega melihat keadaannya.
"sekarang saya tidak ada yang menjenguk.
putri saya, saya minta untuk menjaga ibunya, tidak usah pikirkan saya," kata radi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 04 Mei 2013

Tabrakan , Empat Tewas Dua Diantaranya Suami Istri




Tabrakan , Empat Tewas Dua Diantaranya Suami Istri
Tabrakan , Empat Tewas Dua Diantaranya Suami Istri





lamongan -  pasangan suami istri asal denut  denpasar bali ini seolah berjanji untuk sehidup semati.
ajal mereka dijemputnya saat truk pengangkut kelapa yang dikemudikan korban bersama istrinya itu menabrak  truk gandeng di depannya, dan akibatnya, mujiono dan istrinya khomariyah tergencet body truk dan tewas seketika di lokasi kejadian, jalan raya lamongan - pucuk, tepatnya di desa kebonsari sukodadi,  sabtu (4/5/2013).
sementara sehari sebelumnya, tepatnya jumat (3/5) malam, dua pejalan kaki  eny muflikhah (44) dan anaknya reza martha aditya (6) warga gembong babat juga tewas ditabrak, mochamad rizki (17) pelajar pengendara sepeda motor yang berboncengan dengan dua temannya sesama pelajar, amrozi (17) dan ilham adi fauzi (14) ketiganya asal desa telogorejo kecamatan sukodadi.
menurut  keterangan dua saksi mata , hasyim (60) dan hariyanto (45) seperti yang dituturkan kepada surya online, truk nopol p  bermuataan kelapa yang naas itu bermula berjalan dari timur dengan kecepatan sekitar 80 km/jam.
bersamaan itu di depan truk yang dikemudikan mujiono warga jalan indra jaya gg 1 nomor 10 denut denpasar bali berjalan didampingi istrinya khomariyah berjalan truk gondeng nopol h 1861 er  yang dikemudikan sumarsono (47) asal banyu  anget wetan rt 04/ rw 02  semarang dengan kecepatan sekitar  50 km/jam.
 "truk gandeng itu  sebenarnya posisinya juga masih  jauh di depan truk naas  tersebut, tapi mungkin karena pengemudinya ngantuk sementara truk muatan kelapa itu kecepatannya  tinggi akhirnya menabrak bagian belakang truk gandeng,"ungkap hasyim.
benturan itu teramat kesar karena kecepatan truk hingga menyebabkan body truk bagian depan ringsek tak berbentuk  dan  menggencet pasangan suami istri hingga keduanya tewas di tkp.
sementara bagian belakang truk gandeng hanya  mengalami sedikit  kerusakan pada baknya.
begitu kerasnya benturan menyebabkan kedua korban mengalami luka parah, keempat kakinya patah  dan luka parah di bagian wajah dan dada.
kedua korban baru berhasil dievakuasi setelah body truk yang tak berbentuk diungkit dengan linggis dan peralatan seadanya.
 kejadian tabrakan yang menyebabkan dua nyawa pasangan suami istri ini melayang  menyusul kejadain jumat (3/5) malam sebelumnya, dimana dua orang penyeberang jalan,  ibu dan anaknya,  eny muflikhah (44) dan anaknya reza martha aditya (6) warga gembong babat juga tewas ditabrak sepeda motor nopol s 6815 km  di jalan raya gembong babat yang dikendarai  mochamad rizki (17) pelajar  yang berboncengan dengan dua temannya sesama pelajar, amrozi (17) dan ilham adi fauzi (14) ketiganya asal desa telogorejo kecamatan sukodadi.
menurut muhammad ali (45) pns warga setempat mengungkapkan, saat itu, korban yang menggandeng anaknya sedang menyeberang  jalan dari selatan  ke utara, namun ketika kedua korban baru menginjakkan kakinya di badan jalan raya, tiba - tiba sepeda motor dari arah timur dengan kecepatan tinggi langsung menabrak keduanya.
  kedua korban  terseret hingga terluka parah patah kaki dan luka parah di bagian wajah dan kepalanya  akibat terbentur jalan beraspal.
sementara mochamad rizki dan kedua temannya juga terlempar lepas dari sepeda motor yang ditumpanginya hingga radius 8 meter.
ketiga pelajar ini juga mengalami luka  patah tulang tangan dan kaki serta bagian wajahnya.
kasat lantas polres lamongan akp paulus sujatmiko dikonfirmasi surya sabtu (4/5/2013) mengatakan, kecelakan pertama yang melibakan pelajar pengendara sepeda motor itu karena pengendara tidak mampu menguasasi stirnya saat ada penyeberang jalan.
"kalau dilihat dari olah tkp jelas pengendara sepeda motor itu melaju dengan kecepatan tinggi,"kata sujatmiko.
sedangkan kecelakaan kedua truk menyeruduk bagian belakang truk gandeng itu karena pengemudi truk bermuatan kelapa yang didampingi istrinya hingga tewas keduanya itu lantaran sang sopir mengantuk.
"perjalanan dari bali sampai lamongan itu sangat melelahkan, apalagi truk muatan kelapa itu kecepatan tinggi karena dikejar waktu untuk segera sampai di tempat kirim barang , di babat.
lihat aja bagian kepala truk sampai tak berbentuk,"ungkapnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 25 April 2013

Sekeluarga Kecelakaan, Istri Tewas, 3 Selamat








blitar -  sekeluarga yang terdiri bapak, ibu dan dua anaknya mengalami kecelakaan.
mobil mini pick up nopol h 1688 mu yang ditumpangi menabrak dum truk yang sedang parkir di tepi jl raya udan awu, kecamatan udan awu, kabupaten blitar, yang arah kediri, kamis (25/4/2013) dini hari sekitar pukul 04.
00 wib.
dari empat anggota keluarga itu, khusnul khotimah (35), meninggal dunia, sedang suaminya, imam riyanto (46), dan dua anaknya selamat.
yakni, oki rian pratama (9), dan adiknya, febian prima (7),  semuanya warga jl koransih timur, kecamatan ngalian, kabupaten semarang.
saat kejadian itu, mobil pick up itu bermuatan majalah bola dan hendak dikirim ke kediri.
khusnul khotimah tewas di tkp karena menderita luka parah pada kepalanya.
itu diduga akibat terjepit bodi depan mobil pik up yang ringsek setelah menabrak bak truk tersebut.
bahkan saking kerasnya benturan, mobil pik up tahun 2009 itu sampai nyangkut ke bak truk.
beberapa jam setelah dirawat di rsud mardi waluyo, para korban selamat itu akhirnya pulang.
rata-rata mereka mengalami luka ringan, seperti imam mengalami luka lecet-lecet pada kakinya, termasuk anaknya, oki.
sedang, febrian mengalami luka patah tulang pada tangan kanannya.
untuk jenazah korban, informasinya dibawa pulang ke rumah duka di ngawi, yang tak lain asal korban.
ipda sutrisno, kanit laka polres blitar kota menuturkan, kecelakaan itu terjadi dini hari sekitar pukul 04.
00 wib.
saat itu mobil yang dikemudikan imam itu melaju dari arah srengat (blitar) menuju ke kediri.
tujuannya, hendak mengirim majalah bola.
entah apa yang terjadi, saat melaju di tkp, mobil korban menabrak truk parkir.
"dugaan kami, sopir pik up itu nggak melihat kalau ada truk parkir di tepi jalan karena tak diberi lampu penerangan.
sementara, saat itu kondisi masih gelap," kata sutrisno.
begitu terjadi kecelakaan, imam masih sempat turun karena mobilnya tak bisa jalan akibat kesangkut bak truk.
ia minta sopir truk itu agar memajukan truknya.
namun diluar dugaan imam, di saat menolong istrinya, truk itu malah kabur.
"iya, kini anggota masih mencarinya karena ciri-ciri truknya sudah dikenali," ungkapnya.
diperkirakan, khusnul khotimah tewas dengan luka parah pada kepalanya itu karena saat kejadian itu duduk sebelah kiri dan sambil memangku anaknya, febrian, sedang anak satunya duduk di antara dirinya dan bapaknya, yang sedang mengemudi.
"sesuai pengakuan imam, istrinya dengan reflek sempat melempar anaknya yang sedang dipangkunya ke dia (imam) sesaat sebelum kejadian.
akhirnya, anaknya selamat," ungkapnya.
asfi hani (38), warga yang rumahnya di dekat tkp itu menuturkan sempat mendengar suara keras, brak.
setelah diketahui ada kecelakaan, ia keluar rumah dan ikut membantu mengeluarkan korban.
"dia juga sempat berteriak untuk mencegah sopir truk itu agar jangan sampai kabur," ujarnya.
sebelum mobil pick up itu dibawa ke polsek udan awu, isinya, di antaranya majalah bola dipindahkan ke mobil lain, yang datang dari kediri.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 30 Maret 2013

Pembakar Mantan Istri Menyerahkan Diri








bekasi - md (65) akhirnya menyerahkan diri ke polisi, setelah menganiaya dan membakar tubuh ida farida (35), kamis (28/3/2013) malam.
humas polres bekasi akp bambang wahyudi, mengatakan korban yang merupakan warga kampung tambelang rt 06/03 desa suka rapih, kecamatan tambelang, kabupaten bekasi, dianiaya dengan cara disiram bensin dan dibakar karena menolak rujuk.
"luka bakar di sekujur tubuhnya, akibat disiram bensin dan dibakar pelaku," katanya.
kejadian itu bermula, saat korban sedang tertidur pulas sehabis pulang bekerja.
tiba-tiba, pelaku menyiramkan bensin ke tubuh korban, dan langsung menyulutkan api.
seketika korban terbakar di atas tempat tidurnya.
warga yang mendengar suara teriakan korban, langsung memadamkan api yang membakar tubuh korban.
sementara pelaku melarikan diri melalui pintu belakang.
  salim, saksi yang juga tetangga korban, ida dan pelaku sudah bercerai sejak delapan bulan lalu.
"korban langsung dibawa ke rscm jakarta dengan kondisi luka bakar 80 persen di sekujur tubuh," ujarnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 19 Maret 2013

Cemburu, Istri Tebas Leher Suami hingga Tewas




Cemburu, Istri Tebas Leher Suami hingga Tewas
Cemburu, Istri Tebas Leher Suami hingga Tewas





pariaman -- seorang warga desa sungai pinang, kecamatan batang anai, kabupaten padang pariaman, sumatera barat, rosmaini (48), nekat membunuh suaminya, nurdin (55), karena sakit hati dan cemburu.
    rosmaini asal kabupaten pesisir selatan itu nekat membunuh suaminya dengan senjata tajam di rumahnya sendiri, kata kepala unit reskrim polsek batang anai iptu anton rompas di padang pariaman, selasa (19/3/2013).
berdasarkan pengakuan tersangka, katanya, kasus pembunuhan itu diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati dan perasaan cemburu tersangka terhadap suaminya.
"tersangka merasa tidak mendapatkan nafkah yang layak sebagai seorang istri selama hampir tiga bulan," katanya.
anton menjelaskan, perasaan marah tersangka terhadap suaminya semakin memuncak ketika tersangka mendapati suaminya menyimpan uang dalam jumlah yang cukup banyak.
tersangka menduga, keberadaan uang tersebut akan digunakan suaminya untuk kawin lagi dengan wanita lain.
   "pada malam sebelum kejadian diduga antara keduanya sempat terlibat pertengkaran," katanya.
    puncaknya pada selasa pagi berlanjut pada penganiayaan yang dilakukan tersangka terhadap nurdin, warga kabupaten tanah datar itu, hingga membuatnya tewas sebelum berangkat kerja sebagai sopir angkot.
rosmaini menebas leher nurdin dengan parang hingga nyaris putus, kemudian membacoknya berkali-kali di sekujur tubuh.
mengetahui kejadian itu, warga langsung berbondong-bondong mendatangi rumah korban dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian.
kemudian korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat untuk menjalani proses visum, sementara tersangka berikut seluruh barang bukti langsung diamankan petugas dan digelandang ke mapolsek batang anai.
    barang bukti berupa parang yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban berikut pakaian milik korban dan uang milik korban senilai rp 5,7 juta juga telah diamankan petugas untuk keperluan penyelidikan lebih jauh.
     sementara itu, rosmaini mengaku hanya bisa pasrah atas perbuatan yang mengakibatkan hilangnya nyawa suaminya itu.
    menurut rosmaini, dirinya sangat sakit hati terhadap suaminya, karena setiap kali dimintai uang selalu tidak diberikan sedangkan untuk perempuan lain pasti diberikan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com