Halaman

Tampilkan postingan dengan label Aniaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aniaya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Februari 2014

Aniaya Warga, Anggota Fraksi Golkar Diperiksa




Aniaya Warga, Anggota Fraksi Golkar Diperiksa
Aniaya Warga, Anggota Fraksi Golkar Diperiksa






surya online, malang - anggota dprd kabupaten malang, sugiyanto datang memenuhi panggilan satreskrim polres malang, selasa (4/2/2014).
anggota fraksi golkar ini diperiksa dalam perkara penganiayaan yang dilakukan 28 oktober 2013.
sugiyanto yang akrab dipanggil sugik, datang sekitar pukul 09.
00 wib.
sugik langsung menuju ke ruang penyidikan unit 3, satreskrim polres malang.
hingga saat ini pemeriksaan terhadap sugik masih berlangsung.
sugik dilaporkan oleh untung (48), warga desa tumpakrejo, kecamatan gedangan, kabupaten malang.
sugik dituding melakukan pemukulan terhadap untung di hutan srigonco, kecamatan bantur.
kekerasan ini diduga dilatarbelakangi sikap warga yang menghalangi penambangan pasir besi, di pantai wonogoro, gedangan.



terkait    #penganiayaan

baca juga



balita ini dianiaya lalu dibuang di kompleks pertokoan


keterangan bocah yang dibuang ke sungai porong berubah-ubah


tak mau disuruh, tante tega aniaya keponakan balita





penulis: david yohanes

editor: yoni






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 03 Agustus 2013

Diketahui Beristri Lagi, Tega Aniaya Istri Pertama dan Anaknya









surya online, lamongan –  agus wahyudi (56) warga lingkungan trisnomulyo kelurahan sidoharjo lamongan yang baru dua hari pulang dari merantau tega memukuli istrinya, kamsiani (43)  yang ditinggalkannya selama tiga bulan di  kalimantan sebagai kuli batu.
tak hanya istri yang dianiaya, anaknya rizqi agustini (15) yang  melerainya juga kena bogem bapaknya.
istri pelaku, akhirnya, sabtu (3/08/2013) nekat melaporkan suaminya yang tega telah mengani dirinya dan anaknya ke sentra pengaduan kepolisian terpadu (spkt).
terungkap, cekcok yang berujung dengan penganiayaan itu antara pelaku dengan korban lantaran dipicu korban tidak mau memberi uang kepada pelaku untuk kembali lagi ke kalimantan.
“saya tidak kasih uang, lha selama di kalimantan juga hanya beberapakali kirim uang.
begitu mau pulang malahan minta kiriman uang dari aku untuk ongkos pulang ke lamongan,”kata kamsiani.
yang lebih menjengkelkan bagi korban, menurutnya, suaminya yang baru dua hari di rumah itu ternyata mengaku sudah beristri lagi selama bekerja di kalimantan.
makanya, pelaku baru dua hari di rumah sudah tidak kerasan dan ingin kembali segera ke kalimantan.
bagai disambar petir, dan dirasa korban sangat menyakitkan, ternyata pelaku terburu – buru ingin kembali ke kalimantan itu  karena mengaku telah meninggalkan istri barunya di kalimantan yang didapatkannya selama bekerja sebagai kuli batu.
kemarahan kamsiani semakin memuncak dan menolak memberi  uang yang diminta pelaku untuk ongkos kembali ke kalimantan.
adu mulutpun terjadi hingga pelaku tak kuat menahan emosi lalu memukuli istrinya membabi buta.
putrinya, rizqi agustini yang tak kuat melihat ibunya dipukuli bapaknya  kemudian berusaha melerainya.
bukannya  berhasil menghentikan kemarahan bapaknya, sebaliknya, agus wahyudi balik menyerang anaknya.
untungnya keributan di rumah agus wahyudi itu sempat didengar tetangga dekatnya dan baru berhasil berhenti.
”apapun alasanya pelaku, tindakan itu sudah merupakan penganiayaan.
kita proses perkaranya dan pelakunya ditahan,”kata kasubbag humas akp moch umar dhami.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com