Halaman

Tampilkan postingan dengan label Lamongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lamongan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Agustus 2014

Persela Tekad Hindari Kudeta









, LAMONGAN - Makin tinggi sebuah pohon, maka makin kencang pula ancaman angin yang didapat. Inilah yang kini sedang dialami Persela Lamongan. Berada di posisi empat besar ISL wilayah timur membuat Persela harus mawas diri terhadap ancaman kudeta dari rival-rivalnya.

Di peringkat empat, Laskar Joko Tingkir mengemas 24 poin. Puncak klasemen, runner up, dan peringkat tiga masing-masing dihuni Mitra Kukar (32 poin), Persipura Jayapura (29 poin), dan Persebaya Surabaya (27 poin).

Kemudian di bawah Persela, di peringkat lima, enam, dan tujuh masing-masing dihuni Persepam MU (21 poin), Putra Samarinda (20 poin), dan Persiram Raja Ampat (20 poin). Nah, tiga tim inilah yang menjadi ancaman kudeta bagi Persela. Pasalnya, selisih poinnya sangat pendek.

"Kami akan berusaha keras di sisa laga putaran kedua. Jangan sampai dikudeta rival-rival yang ada di bawah kami," tegas Didik Ludiyanto, asisten pelatih Persela, Jumat (1/8/2014).

Cara ampuh untuk terhindar dari kudeta adalah Persela harus mendulang poin di sisa laganya, khususnya poin sempurna di laga kandang. Tercatat, Persela masih menyisakan tiga laga kandang menjamu Mitra Kukar, Persipura Jayapura, dan Perseru Serui. Kemudian ada laga tandang dijamu PSM Makassar dan Persebaya Surabaya.

"Jika kami mendapatkan sembilan poin (sempurna) di tiga laga kandang tersisa, maka kans kami menghindari kudeta akan terbuka lebar," papar Didik.

Seperti diketahui, ISL musim ini memainkan dua wilayah, barat dan timur. Empat besar dari masing-masing wilayah akan bertarung di babak delapan besar. Nah, target lolos ke babak delapan besar inilah yang sedang diburu Laskar Joko Tingkir.

"Delapan besar menjadi target kami. Semua harus bekerja sama untuk meraihnya," ucap pelatih yang akrab disapa Pacul ini.

Sejauh ini, Persela sudah melakoni 15 laga di musim ini. Khoirul Huda dkk sukses mengemas tujuh kemenangan, tiga kali seri, dan lima kali menelan kekalahan.





Libur Lebaran, Telaga Sarangan Dipadati Ribuan Wisatawan









Jatimpos Jatimpos, MAGETAN - Objek wisata Telaga Sarangan yang terdapat di Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dipadati wisatawan yang ingin mengisi liburan setelah merayakan Lebaran tahun 2014 bersama dengan keluarga.
    
"Selama liburan lebaran, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Telaga Sarangan telah meningkat signifikan dibandingkan hari biasa. Hal itu diprediksi akan berlangsung hingga akhir pekan mendatang seiring dengan berakhirnya masa liburan,"  ujar Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pos Retribusi Telaga Sarangan, Kuswinardi, Kamis (31/7/2014).
    
Menurut dia, jumlah pengunjung Telaga Sarangan selama liburan lebaran mencapai lebih dari 10.000 orang setiap harinya. Adapun puncak jumlah pengunjung terjadi pada H+1, Rabu (30/7), yang mencapai 18.000 orang.
    
Jumlah tersebut meningkat 15 persen jika dibandingkan dengan puncak pengunjung selama liburan Lebaran tahun 2013 yang hanya mencapai 15.000 orang.
    
Peningkatan jumlah pengunjung tersebut diprediksi karena masa liburan yang panjang, sehingga memberikan waktu lebih banyak bagi para pemudik untuk berpiknik bersama keluarga setelah merayakan lebaran.
    
"Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sarangan pada H+2 lebaran, Kamis (31/7), diperkirakan akan mencapai 20.000 orang. Kemudian pada Jumat (1/8) akan menurun menjadi 10.000 orang, dan mulai meningkat lagi hingga akhir pekan mendatang," kata Kuswinardi.
    
Pihaknya mengaku telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyambut para pemudik yang ingin berekreasi degan keluarga ke Telaga Sarangan. Di antaranya adalah, kesiapan keberadaan fasilitas umum yang ada di objek tersebut. Kemudian lokasi parkir dan kesiapan jalur lalu litas.
    
"Untuk kesiapan jalur lalu lintas dan pengamanan selama arus mudik dan balik lebaran, akan dilakukan bekerja sama dengan kepolisian setempat," tambahnya.
    
Pemandangan yang sama terlihat di setra kerajinan kulit di Jalan Sawo, Kelurahan Selosari, Magetan. Hampir semua toko sepatu, sandal, dan tas dari kulit di wilayah setempat dipenuhi pengunjung.
    
"Ada peningkatan pengunjung yang cukup signifikan. Mereka kebanyakan datangnya setelah berwisata ke Telaga Sarangan lalu mampir beli tas ataupun sepatu kulit," kata pengelola toko sepatu kulit di sentra setempat, Sumarsono.
    
Dibandingkan dengan hari biasa, jumlah pengunjungnya meningkat signifikan. Hal tersebut otomatis berdampak juga pada omzet yang diperoleh.




Rabu, 28 Mei 2014

Belum Ada Pengumuman, Panwas Lamongan Tak Bisa Tindak Kampanye Hitam




Belum Ada Pengumuman, Panwas Lamongan Tak Bisa Tindak Kampanye Hitam
Belum Ada Pengumuman, Panwas Lamongan Tak Bisa Tindak Kampanye Hitam






surya online, lamongan – ketua panwaslu lamongan, tony wijaya mengaku belum memiliki kewenangan untuk menyelidiki dan memroses munculnya  tabloid yang dikirim ke sejumlah ponpes dan panti asuhan sebagai kampanye hitam yang menyerang capres joko widodo.
menurut  ketua panwas tony wijaya, memang ada tabloid yang menjelekkan jokowi  dan dikirim melalui pt pos ke sejumlah ponpes dan panti asuhan.
namun karena belum ada pengumuman resmi siapa saja calon presiden dari kpu pusat.
kedua pasangan itu baru sebatas mendaftar sebagai calon presiden.
  beda lagi, lanjut tony, kalau sudah ada pengumuman resmi dari kpu pusat.
dan pengumuman resmi itulah yang akan menjadi pedoman panwas untuk mengusut dan memroses munculnya kampanye hitam ini.
”kalau sekarang ini ranahnya tentu ada di polisi, karena itu masuk pidana umum.
jadi bukan panwas,”tegas tony wijaya, kepada surya, rabu (28/05/2014).
tony memastikan , pihaknya akan menindak tegas  terhadap siapapun yang melakukan kampanye hitam pada saat resmi ada pasangan calon presiden yang sudah diumumkan kpu pusat.
jika sekarang panwas memaksakan diri menangani ini, tentu terbentur dengan aturan yang ada.
sementara itu, kasat reskrim akp efendi lubis dikonfirmasi surya, rabu (28/05/2014) menyatakan, pihaknya belum menerima laporan dari mereka yang merasa dikorbankan dengan munculnya kampanye hitam.
“kalau ada laporannya akan kita tindak lanjuti.
itu masuk kategori fitnah,”ungkapnya.
senada dengan kasat reskrim, kasat intelkam akp agus bandiyono juga memastikan belum ada laporan yang masuk ke pihaknya.
kalau informasi itu jelas ada, dan intel juga sudah mempunyai bb tabloid.




terkait#panwas lamongan, kampanye hitam

baca juga



marak kampanye hitam via facebook





penulis: hanif manshuri

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 30 Juli 2013

BPKP Mulai Audit Kasus Permakanan Lamongan









surya online, lamongan – akhirnya petugas  badan pengawasan keuangan dan pembangunan  (bpkp) surabaya memulai melakukan audit terhadap kasus dugaan korupsi di lamongan, yakni bantuan permakanan apbd ii 2012 senilai rp 716 juta untuk 35 panti asuhan yang tendernya dimenangkan cv ratna purnama.
“sudah – sudah, surat resminya audit mulai senin (29/07/2013).
tapi yang pertama  diaudit adalah terkait  bantuan permakanan untuk 35 panti asuhan rp 716 juta,” kata wakapolres kompol yudhistira midyahwan kepada surya, selasa (30/07/2013).
dikatakan, senin (29/7/2013) kemarin ada empat petugas bpkp yang sudah bertemu dengannya dan penyidik pidkor yang menangani kasus ini.
intinya mereka mulai melakukan audit terkait dana bantuan permakanan yang kini bermasalah.
kedatangan petugas bpkp itu juga menyampaikan banyaknya pr  audit yang harus ditangani, sehingga ada beberapa daerah yang belum tersentuh seperti lamongan.
”mereka menjelaskan banyaknya permintaan audit yang terkait dengan perkara dugaan korupsi,” ungkap yudhistira.
kasus bantuan operasional sekolah (bos) yang menyeret mantan kepala sekolah sdn ii sugio  sudah hampir setahun belum diaudit, mengapa dana permakanan didahulukan auditnya? yudhistira menyatakan, karena bos masih banyak yang harus banyak melibatkan orang sehingga menunggu waktu lama.
sedangkan dana permakanan ini lebih gampang dan hanya ada beberapa orang yang jelas terkait.
“yang gampang didahulukan, kasus bos setelahnya nanti,” ungkapnya.
menurut yudhistira, lambannya bpkp mengaudit terkait anggaran dana apbd ii dan dana bos dari pusat yang berperkara di lamongan kini bisa dimaklumi.
sebab menurut  petugas bpkp yang menemuinya senin (29/7/2013) karena banyaknya kasus dugaan korupsi yang ada di jawa timur.
otomatis, bpkp juga kebanjiran permintaan audit.
respons bpkp yang kini memulai audit ke lamongan, membuat para penyidik dan petinggi polres lega.
pasalnya, ia tidak ada persepsi negatif terhadap isntitusi kepolisian yang sedang menangani dua kasus korupsi ini.
seperti diberitakan surya sebelumnya, dua kasus korupsi terkait dana bos hampir setahun ditangani penyidik namun bap belum bisa diinaikkan ke kejaksaan negeri lantaran terganjal lambannya audit bpkp.
sementara kasus dugaan korupsi bantuan permakanan dari apbd ii baru berjalan setengah juga mengalami kendala serupa.
wakapolres kemudian bersuara  semua itu lantaran lambannya audit bpkp.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 29 Juli 2013

KPU–Polres Lamongan Teken MoU









surya online, lamongan – polres dengan kpu telah meneken mou untuk sepakat menjaga keamanan  dan ketertiban selama proses demokrasi.
penandatanganan mou di lakukan di mapolres lamongan, senin (29/7/2013).
penandantangan mou juga dihadirkan sejumlah undangan dari masing – masing partai peserta pemilu dan forum pimpinan daerah (forpimda).
kapolres lamongan akbp solehan berharap dengan mou ini mampu menciptakan suasana kondusif dalam proses pesta demokrasi.
dalam kesempatan itu juga dilakasanakan pertemuan dengan sejumlah pengurus partai peserta pemilu  untuk mengevaluasi apa yang sudah berjalan.
sekaligus meminimalisir persoalan.
pada intinya, harus berjalan sesuai kewenangan masing – masing dan partai peserta pemilu juga harus taat aturan.
ketua kpud lamongan, khoirul huda menyatakan, mou yang baru sajas diteken bersama pihak polres bisa menjadi sebuah tanggungjawab untuk menciptakan lamongan yang kondusif.
bahkan pola ini akan sama dilakukan untuk masing – masing tim sukses dari para calon gubernur.
tapi sampai hari ini baru satu tim sukses pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil yang masuk ke kpu, dua lainnya belum ada.
“kalau tiga tim sukses sudah dimasukkan ke kpu, maka nota kesepahaman itu akan diteken,” kata huda.
mou semacam ini sebagai satu keharusan  untuk menjaga pelaksanaan pesta demokrasi tanpa dinodai dengan insiden apapun.
kesempatan  pertemuan tadi juga sempat disinggung dan dimusyawarahkan terkait munculnya insiden di kantor panwaslu kabupaten lamongan sabtu (27/7/2013).
huda berharap semuanya bisa diselesaikan tanpa harus mengedepankan ego masing – masing.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 27 Juli 2013

Fakir Miskin Lamongan Terima Zakat dari Dana Bazis




Fakir Miskin Lamongan Terima Zakat dari Dana Bazis
Fakir Miskin Lamongan Terima Zakat dari Dana Bazis






surya online, lamongan - sebanyak 900 kaum dhuafa'  menerima zakat dari  dana badan amil zakat (bazis), penerimaannya dilakukan.
sabtu (27/7/2013) pagi ini di depan pendopo lokatantra.
sebelumnya, para penerima zakat diberi kupon untuk pengambilan zakat.
terinci ada sebanyak 550 tukang becak masing - masing menerima rp 50 ribu dan  sebanyak  350 pasukan kuning masing - masing menerima rp 100 ribu.
”ini waktu yang baik untuk berbagi dan membantu kaum dhuafa' ,”kata sekka, yuhronur efendi yang turut hadir di lokasi pembagian zakat, sabtu (27/7/2013) pagi.
pembagian zakat dari dana bazis ini dilakukan rutin setiap tahun.
dan diharapkan dengan uang zakat bisa membantu meringankan kebutuhan mereka.
sementara itu dalam praktiknya panitia mewajibkan setiap penerima harus mencelubkan salah satu jarinya ke tinta berwarna hitam yang telah disiapkan panitia.
ini dimaksudkan untuk menghindari pengambilan ganda.
”minimal untuk menertibkan proses penerimaan zakat,”kata yuhronur.
penerimaan zakat nampak tidak sampai terjadi penumpukan dan keributan lantaran dengan pembagian kupon sebelumnya, masing - masing penerima bisa membagi waktu dan antri dengan tertib.
tentu dalam praktiknya panitia juga tidak sampai kerepotan melayani masyarakat pembawa kupon untuk mengambil zakat.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 01 Juli 2013

PKK Gelar Lomba Tartil untuk SD/MI








lamongan - pendidikan al-qur'an sudah harus dimulai sejak kecil sehingga ajaran mulianya akan terpatri selamanya.
niatan itulah yang melandasi pkk lamongan menggelar lomba tartil al-qur'an tingkat sd/mi se kabupaten lamongan, senin (1/7) di pendopo lokatantra.
panitia lombapun membatasi lagi kriteria peserta lomba kepada hanya mereka yang maksimal berusia 10 tahun.
sebanyak 21 peserta putra dan 34 orang peserta putrid terdaftar dalam lomba yang bekerjasama dengan kantor kementerian agama di lamongan tersebut.
 "kegiatan ini digelar menyongsong bulan ramdhan.
lewat kegiatan ini pula, anak-anak akan semakin memahami dan mengerti bahwa al-qur'an yang diturunkan pada bulan ramadhan adalah petunjuk langkah bagi manusia, " ujar ketua pkk lamongan mahdumah fadeli saat membuka lomba.
"semoga lomba ini menghasilkan juara yang benar-benar terbaik.
sehingga pemenangnya bisa berprestasi di tingkat provinsi jawa timur.
surat yang dilombakan adalah al-baqoroh dengan member batasan waktu tujuh menit bagi setiap peserta.
mereka akan dinilai dari sisi tajwid, fashohah dan suara serta lantunan iramanya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 26 Juni 2013

Warga Enam Desa Protes Tempat Pembakaran Timah




Warga Enam Desa Protes Tempat Pembakaran Timah
Warga Enam Desa Protes Tempat Pembakaran Timah





lamongan - sekitar 100 orang perwakilan enam desa di kecamatan sekaran melakukan aksi protes ke kantor kecamatan sekaran menuntut pembakaran timah di wilayah pucuk ditutup atau direlokasi, rabu (26/6/2013).
seperti orang sedang berunjuk rasa, massa datang ada yang mengendarai sepeda motor dan menumpang roda empat yang mereka sewa.
mereka menuntut pihak kecamatan berani menutup 15 tempat pembakaran timah di wilayah tetangga kecamatan pucuk yang menimbulkan polusi.
"keadaan ini tidak bisa dibiarkan.
polusinya mengganggu kesehatan karena ada timbal berat yang ditimbulkan," kepala desa karang, muchtar yang juga  koordinator aksi.
menurutnya, dampak pembakaran timah milik wrga pucuk sudah lama dirasakan warga di enam desa.
apalagi saat  pembakaran dilakukan bersamaan pada sore hari hingga malam.
asapnya terbawa angin ke arah utara tempat dimana warga enam desa tinggal.
"tidak hanya warga di enam desa, para pengguna jalan yang melintas di jalan raya pucuk - pangkatrejo juga merasakan dampaknya, "tambah h diono yang turut dalam aksi.
asap tebal yang membumbung begitu tebal menghalangi pandangan setiap pengguna jalan yang melintas.
warga di enam desa yang paling dirugikan akibat pembakaran timah ini meminta pemkab mengkaji ulang izin yang diberikan karena tempatnya mengganggu kesehatan serta membahayakan pengguna jalan.
"kalau memang tidak bisa direlokasi ke tempat yang jauh.
lebih baik ditutup saja,"tegas diono.
sebanyak lima orang perwakilan dari desa karang, sekaran, kembangan, bulutengger dan miru diantaranya diono, muchtar, ari, yusuf dan suwarto akhirnya bisa diterima camat sekaran, m yaslikan.
perwakilan massa menyampaikan harapannya agar pemkab bisa merelokasi usaha pembakaran timah itu.
kepada para perwakilan, camat yaslikan berjanji akan menyampaikan keluhan dan harapan warga ke pemkab dan dalam hal ini yang terkait adalah badan lingkungan hidup.
"semua aspirasi warga akan saya sampaikan ke pemkab.
apalagi ini juga harus berhubungan  dengan kecamatan tetangga tempat usaha pembakaran timah,"kata camat yaslikan.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 24 Juni 2013

PPDB Tanpa TPA, SMPN dan SMAN 1, 2 Favorit




PPDB Tanpa TPA, SMPN dan SMAN 1, 2 Favorit
PPDB Tanpa TPA, SMPN dan SMAN 1, 2 Favorit





lamongan - smp negeri  1, 2  dan sma negeri 1, 2 lamongan masih menjadi favorit bagi lulusan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
empat sekolah yang diterletak di jantung kota itu pada pendaftaran hari pertama banyak diserbu calon siswa pinggiran, meski tempat mereka jauh dari kota.
apalagi penerimaan peserta didik baru (ppdb) di  smpn dan sman lamongan tahun ini tanpa melalui seleksi  tes potensi akademik (tpa) dan hanya mengandalkan nilai hasil ujian nasional (hun).
peluang siswa baru yang hanya mengandalkan nilai hun ini tentu menjadi potensi membludaknya pendaftar untuk menembus kesempatan pendaftaran yang akan berlangsung selama tiga jari, senin (24/6/2013) hingga rabu (26/6/2013).
para siswa lulusan dari pinggiran mengadu nasib  dengan melihat peta perkembangan nilai hun yang didaftarkan ke smp maupun sma.
  mereka berspekulasi dan menunggu daftar pengumuman siswa diterima dengan nilai hun paling rendah.
bahkan bagi mereka yang hun-nya minim masih bisa didongkrak dengan piagam atau sertifikat non akedemik yang serendah - rendahnya diterbitkan oleh diknas kabupaten / kota madya, kantor depag kabupaten/kota.
dan juga piagam yang diterbitkan kon   kabupaten/ kota untuk cabang olah raga  atau seni dari pasi, palti, pbvsi, percasi, ipsi, pssi, fbsi, pdbi, pgsi, perbasi, perpani, ptmsi, prsi, issi dan  perbakin minimal tingkat kabupaten/ kota.
seperti yang nampak di smp negero 1 dan smpn 2, meski mayoritas banyak sekolag dasar pinggiran mendaftar, mereka tidak banyak mengandalkan piagam maupun sertifikat.
tapi mereka membawa satu - satunya hasil akhir sekolah dengan hun.
sejumlah orang tua wali murid saat ditemui surya terkait ppdb di lamongan yang tanpa tes potensi akademik ini  ada dua pendapat yang berbeda.
ada yang setuju dan ada yang tidak setuju.
termasuk penggunaan piagam atau sertifikat non akademik dan non cabang olah raga.
"masak piagam atau sertifikat drum band, fashion atau teater yang  dilakukan ramai - ramai dinilai," ungkap salah satu orang tua wali murid, pujianto kepada surya.
tentu beda jika piagam itu merupakan keberhasilan dalam bidang akademik atau cabang olah raga.
tapi karena itu menjadi keputusan,  para orang tua wali murid dan calon siswa tidak bisa berbuat banyak.
banyaknya lulusan setingkat sd/ smp  di daerah pelosok juga mendominasi mendaftar ke smpn dan sman kota.
sementara itu, kepala sekolah smp negeri 1,  khoirul anam dan kepala sekolah smp negeri 2, jumaidi menyatakan pada prinsipnya mereka adalah lembaga penyelenggara pendidikan dalam proses belajar mengajar.
karena sudah merupakan aturan tidak menggunakan tes, maka pihaknya tinggal melaksanakan.
"lembaga memfilter dengan nilai hun.
ada batas terendah yang dipakai skala masuk smpn 2,"kata jumaidi kepada wartawan.
sementara itu, agus suyanto, kepala dinas pendidikan dikonfirmasi terkait  ppdb tanpa ada tpa menegaskan, pelaksanaan ppdb dengan hun akan lebih fair dan menghilangkan prasangka jelek dari pihak manapun.
"kalau begini kan lebih enak, tidak banyak yang suudlon dan juga terbuka dengan standar hun yang dipasang oleh masing - masing sekolah negeri,"ungkap agus suyanto.
pihaknya juga meminta pengertian semua lembaga sekolah negeri terkait keputusan ppdb tanpa tes potensi akademik ini.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 23 Juni 2013

Resi Gudang Senilai Rp5,3 Miliar Mangkrak




Resi Gudang Senilai Rp5,3 Miliar Mangkrak
Resi Gudang Senilai Rp5,3 Miliar Mangkrak





lamongan -  resi gudang di jalan raya bakalan pule, kecamatan tikung  senilai rp 5,3 miliar yang dibangun sejak setahun setengah hingga kini  tidak pernah berfungsi.
tidak ada petani ataupun kelompok tani yang berminat menempatkan produksi pertaniannya dalam gudang dengan srg tersebut.
meski ada dua pegawai dari dinas koperasi industri dan perdagangan yang ditempatkan, tidak ada aktifitas apapun yang dikerjakan.
selain terkadang masuk ke lokasi dan meninggalkannya.
"kedua pegawai itu terkadang masuk dan tidak.
tidak ada yang diurusi di gudang ini,"ungkap ahmad pemilik warung dan tambal ban di utara gudang.
karuan saja,  gudang komoditi system resi gudang  yang dibangun di atas tanah sekitar setengah hektar itu pelatarannya banyak tumbuh rumput dan di belakang selatan tumbuh ilalang.
siang malam, lampu di pojok barat dan timur bagian atas terus dinyalakan tanpa pernah dimatikan.
sementara kantor di bagian depan juga terlihat kotor tak terurus.
sedangkan musala yang berdiri megah di barat resi gudang, gentingnya mulai pecah dan rontok, termasuk kaca nako juga ada yang lepas.
maklum saja karena musala  tidak ada yang memanfaatkan untuk ibadah.
sedangkan rel pagar utama nampak berkarat karena jarang dibuka.
rerumputan juga tumbuh subur di sepanjang depan pagar gudang.
data yang didapat surya menunjukkan, terhitung dua kali langkah sosialisasi pemanfaatan gudang dengan sistem resi gudang (srg) pada para petani.
  diantaranya, di hotel grand mahkota kabupaten lamongan, kemarin (19/4).
selasa (15/11/ 2012), di pendopo lokatantra.
namun belum membawa dampak positif sampai hari ini.
terbukti tidak ada petani yang berminat menyimpan produksi hasil pertaniannya.
padahal dengan srg petani akan mendapatkan harga jual yang lebih baik karena bisa menunda waktu penjualan.
selain itu, petani juga bisa mendapatkan pembiayaan dengan cara cepat dan mudah.
  dan diharapkan system ini akan mendorong petani agar berusaha dalam kelompok sehingga meningkatkan nilai tawar.
nampak gudang komoditi sistem resi gudang  yang dibangun di atas tanah sekitar setengah hektare itu pelatarannya banyak tumbuh rumput dan di belakang selatan tumbuh ilalang.
siang malam, lampu di pojok barat dan timur bagian atas terus menyala tanpa pernah dimatikan.
sementara kantor di bagian depan juga terlihat kotor tak terurus.
sedangkan musala yang berdiri megah di barat resi gudang, gentingnya mulai pecah dan rontok, termasuk kaca nako juga ada yang lepas.
aris wibawa kepala dinas koperasi perindustrian dan perdagangan,  saat dikonfirmasi surya menjelang pembukaan pekan raya lamongan (prl), jumat (21/6/2013) mengakui kalau belum ada petani yang memanfaatkan resi gudang yang dibanguan melalui dana alokasi khusus (dak) dari pusat sebesar rp 5.
338.
814.
000  itu.
"kita sudah berusaha sosialisasi kepada gapoktan maupun kelompok tani.
tapi sampai saat ini baru ada dua yang berminat, kelompok tani dan kud,"ungkap aris wibawa.
selain itu, menurut aris, keberadaan resi gudang juga masih menunggu sertifikat dari pt pertani yang membina petani sekaligus sertifikat itu sebagai wujud kelayakan resi gudang .
dan dalam dua minggu kedepan kemungkinan sertifikat itu akan terbit.
aris menambahkan, secara teknis, resi gudang itu sudah sangat layak karena peralatan mesin yang dibutuhkan sudah tersedia di dalam gudang, seperti pengering dan peralatan lainnya.
aris menjamin  dengan menempatkan produksi pertaniannya dalam gudang dengan srg, petani akan menerima tanda kepemilikan barang berupa dokumen resi gudang atau rg.
dokumen rg  selanjutnya bisa digunakan dalam transaksi letter of credit, sebagai agunan saat pengajuan dana dengan perbankan.
"resi gudang ini sepenuhnya sudah diserahkan ke pd aneka usaha milik pemkab,"terangnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 20 Juni 2013

Pemkab Lamongan Obral Bonus








lamongan - pemkab lamongan lewat komite olah raga nasional (koni) mengobral bonus bagi setiap atlet yang meraih medali dalam pekan olahraga provinsi (porprov) jatim iv tahun 2013.
janji itu diungkapkan ketua umum koni lamongan, bambang didik suparto saat memberangkatan kontingen lamongan di ajang porprov iv jatim di pendopo lokatantra, rabu (19/6).
"kami menyiapkan bonus rp 7 juta untuk atlet peraih medali emas, rp 5 juta untuk perak dan rp 3 juta bagi peraih perunggu.
selain bonus, setiap keping medali, atlet peraih medali emas mendapat rp 750 ribu," ujar ketua umum koni lamongan bambang didik suparto saat memberangkatan kontingen lamongan di pendopo lokatantra, rabu (19/6/2013)bukan hanya atlet yang sudah dijamin bonus, oficial dan pelatih lamongan juga bakal kecipratan bonus jika atlet binaannya meraih medali.
besarannya sama dengan untuk atlet.
"ada bonus tersendiri dari saya untuk peraih medali emas.
semakin banyak medali emas yang diraih, besar bonusnya untuk setiap peraih emas bakal semakin besar," tambah bupati fadeli di hadapan 155 atlet dan oficial.
"pak bambang menyebut koni mentargetkan 12 medali emas.
target ini harus direvisi.
atlet lamongan harus bisa meraih setidaknya 15 medali emas sehingga bisa menaikkan peringkat lamongan," ungkap fadeli  disambut pekik semangat atlet dan oficial porprov.
cabor unggulan yang bisa menjadi lumbung medali lamongan adalah panjat tebing, gulat, panahan dan atletik.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 14 Juni 2013

Nelayan Lamongan Tewas di Perairan Masalembu








lamongan - suasan duka masih menyelimuti keluarga akhuwan (50) warga  rt 05 rw 02 kecamatan paciran yang meninggal di atas kapal motor (km) nelayan tiga cahaya ketika dalam perjalanan mencari ikan di perairan masalembu madura kabupaten semenep.
menurut ervin revianto (36) teman korban yang dalam satu perahu mengungkapkan,  ia bersama korban dan enam teman sesama nelayan lainnya pada rabu (12/6/2013) beranjak  berangkat dari pelabuhan blimbing dengan menumpang kapal motor tiga cahaya  yang dinahkodai  musaripin berangkat  menuju daerah tangkapan ikan di perairan masalembu  sumenep.
rabu malam  saat sudah berada di perairan masalembu korban mengeluh kepada sang nahkoda musaripin kalau badannya meriang dan meminta kembali pulang.
lantaran baru saja tiba di masalembu, rombongan nelayan asal lamongan ini istirahat sejenak sembari menunggu kemungkinan sakit korban samakin berkurang.
namun selama observasi malam itu, kondisi tubuh korban semakin parah dan menggigil kesakitan.
akhirnya , kamis (13/6/2013) siang  semua abk sepakat kembali ke lamongan lantaran kesehatan korban terus menurun.
  saat dalam perjalan  pulang dan masih di kawasan perairan masa lembu, korban sering muntah - muntah.
menurut  nurwahid, teman korban lainnya menambahkan,  kesehatan korban bertambah buruk ketika dalam perjalan pulang dan meninggal saat masih di perairan masalembu.
nahkoda musaripin akhirnya menambah kecepatan laju kapalnya menuju perairan blimbing lamongan.
sebelum sampai di lamongan, menggunakan ponsel korban,  nurwahid menghubungi keluarganya dan memberitahukan kalau akhuwan meninggal dunia di kapal nelayan yang ditumpanginya.
   begitu sampai di daratan blimbing,  korban dibantu petugas polsek paciran langsung dievakuasi ke puskesmas paciran  untuk divisum.
kasat reskrim akp hasran ditemui surya jumat (14/6/2013) menjelaskan , kematian korban memang  karena sakit .
"jelas kok hasil visumnya.
jadi bukan akibat penganiayaan lainnya.
murni karena sakit," kata hasran.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 13 Juni 2013

Hendak Mendahului, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk Tangki








lamongan -  naas dialami suyatno (31) asal desa banjarejo kecamatan sukodadi, ia tewas akibat tabrakan  dengan truk tangki yang melaju dari arah berlawanan  di jalan raya sugio - baturono .
korban mengalami luka parah dan meninggal saat dirawat di rs muhammadiyah.
"ini benar - benar human eror, korban bermaksud mendahului sepeda angin di depannya , tapi tidak mewaspadai jika dari arah berlawanan ada truk tangki yang sedang lewat,"kata kasat lantas akp sujatmiko, kamis (13/6/2013) siang.
diungkapkan saksi mata rojikin (30) saat sebelum kejadian korban  mengendarai sepeda motor nopol l  6623 lk dari barat dengan kecepatan 70 km/ jam.
sebelum tkp , korban berusaha mendahului sepada angin yang ada di depannya.
namun bersamaan itu dari arah berlawanan muncul truk tangki nopo l 8084 te yang dikemudikan sunawi (22) asal kemlagi utara, kecamatan kemlagi mojokerto.
karena jarak terlalu dekat dan korban tak bisa menguasai kendaraannya, akhirnya tabrakan tak dapat terhindarkan.
persis menabrak depan truk tangki hingga korban terlempar dan terlepas dari sepeda motornya.
korban mengalami pendarahan berat di bagian kepala.
luka korban cukup parah kemudian dirujuk ke rs muhammadiyah.
"korban meninggal di rumah sakit karena luka parah di bagian kepala,"kata sujatmiko.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Demo Massa PMII Pantura Berakhir Bentrok dengan Petugas




Demo Massa PMII Pantura Berakhir Bentrok dengan Petugas
Demo Massa PMII Pantura Berakhir Bentrok dengan Petugas





lamongan - aksi massa pmii pantura gabungan lamongan, tuban, gresik dan bojonegoro menolak rencana kenaikan harga bbm yang digelar di sepanjang jalan raya nasional, tepatnya di pertigaan tugu adipura  kamis (13/6/2013) siang ini terjadi bentrokan antara massa dengan petugas selain menimbulkan arus lalu lintas macet dan padat merayap.
hampir 30 menit sampai berita ini ditulis  massa berjalan merambat  melakukan aksi dan berorasi menghujat pemerintahan sby dan mengurai  segala dampak jika bbm dinaikkan.
massa juga menggelar aksi teatrikal di tengan jalan raya.
jarak tempuh yang dilalui baru mencapai panjang sekitar 50 meter.
itu lantaran massa sengaja sering berhenti dan  banyak mengumbar orasi.
sementara ratusan polisi membentuk barisan melingkar tepat di pertigaan adipura untuk melokalisir gerak massa agar tidak memakan badan jalan penuh yang akan berakibat memacetkan jalan nasional babat - surabaya.
polisi yang disiagakan hingga kini tetap bertahan pada posisi barisan barikade.
massa juga bertahan di pertigaan adipura dan diantara mereka bergantian orasi.
massa tetap pada pendiriannya untuk bertahan di jalan nasional.
mereka berteriak dengan memanfaatkan  sound system yang diusung dengan menggunakan colt pikap hiace.
"lawan segala bentuk kebijakan sby - budiono yang menyengsarakan rakyat,"tegas ahmad muhajirin, ketua cabang pmii bojonegoro.
sementara ketua cabang pmii tuban, warsito juga meneriakkan penolakannya atas kebijakatn sby yang rencana menaikkan harga bbm.
hampir 50 menit berorasi, massa kemudian hendak menduduki bangunan tugu adipura.
saat massa merangsek hendak menaiki bangunan tugu adipura terhalang kekuatan petugas melarang massa yang memaksa hendak naik dan menduduki tugu adipura.
petugas dengan sigap langsung mendesak mundur massa.
massa pmii-pun akhirnya memilih mundur beberapa langkah dan bertahan duduk bersila di dua ruas jalan bagian selatan.
kembali dengan lantang warsito dan ahmad muhajirin menggugah semangat massa untuk tidak mundur dan bertahan menggelar orasi.
"sampai kapanpun kita akan tetap perjuangkan nasib rakyat.
jangan sampai sengsara hanya karena kebijakan rezim sby,"tegas hendi, ketua umum pmii cabang gresik.
lantaran dihadang dan tidak berhasil menduduki tugu adipura.
massa merubah formasi membentuk barisan melingkar hingga memakan badan dua ruas jalan penuh.
dibarengi salawatan dan mengibarkan puluhan bendera pmii, massa melanjutkan orasinya.
sampai berita dikirim orasi aksi dan orasi masih berlanjut.
suasana mencekam terbangun lantaran salah satu orator membakar semangat dan akhirnya memicu  bentrok antara keamanan dengan massa.
sampai berita dikirim masih terjadi keributan massa dengan petugas.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Persela Tunjuk Alfredo Jadi Penasehat Teknis, Didik Tetap Caretaker








lamongan - angel alfredo vera yang diproyeksikan menjadi pelatih kepala di persela lamongan ternyata berbelok dari tujuan awal.
pria asal argentina ini justru menduduki pos sebagai penasehat teknis laskar joko tingkir, julukan persela.
padahal, manajemen persela mengincar alfredo untuk didaulat menjadi pelatih.
hal ini sebagaimana regulasi pt liga indonesia (li) selaku operator liga super indonesia (lsi) yang mengharuskan kontestan memiliki pelatih berlisensi a.
paska memecat gomes de oliveira dari kursi pelatih, persela langsung ditangani didik ludiyanto (asisten gomes).
namun, sesuai regulasi pt li, didik yang hanya berlisensi b tidak bisa menjadi pelatih kepala dan hanya sebatas caretaker saja.
"tujuan awal memang menjadikan alfredo sebagai pelatih kepala.
namun, untuk melakukannya masih sulit.
sebab, kini tim sedang bagus bersama didik.
jadi tidak mudah mengganti pelatih ketika tim sedang dalam kondisi bagus.
sementara, didik biarlah menjadi pelatih dulu dan alfredo sebagai penasehat teknis," kata debby kurniawan, manajer persela, kepada surya.
disinggung sampai kapan alfredo menjadi penasehat teknis dan didik sebagai caretaker, debby pun belum bisa memastikannya.
persela masih menunggu situasi dan kondisi tim ke depannya.
namun, manajemen berjanji akan segera menaati regulasi pt li mengenai aturan kepemilikan pelatih berlisensi a.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rumah Camat Bluluk Dirampok, Istri Dianiaya




Rumah Camat Bluluk Dirampok, Istri Dianiaya
Rumah Camat Bluluk Dirampok, Istri Dianiaya





lamongan -  rumah camat bluluk suja'i di jalan raya talun desa sidogembul rt 01 rw 01, kecamatan sukodadi dijarah perampok, rabu (12/6) sore ini sekitar pukul 16.
35 wib.
istri camat,  kasmoah (43) dianiaya para pelaku yang masuk rumah saat korban baru saja kembali setelah bermaksud hendak  membayar arisan.
korban menderita luka di bagian kaki,  memar di pundak kanan, perut dan pinggangnya  akibat pukulan bertubi - tubi  pelaku.
terungkap, korban saat kejadian seorang diri di dalam rumah.
kedua anaknya, satu diantaranya sedang kuliah dan seorang anaknya yang laki-laki bersama bapaknya suja'i, sang camat sedang menyaksikan pertandingan sepak bola di stadion surajaya.
sementara itu orban kasmoah ditemui surya online di ugd rsi nasrul ummah rabu petang mengungkapkab, saat sebelum kejadian ia sedang keluar untuk membayar arisan.
tapi karena orang yang dituju  sedang  tidak ada di rumah, korban kembali ke rumah.
korban terbelalak karena saat masuk rumah ada seorang laki - laki di dalam rumahnyaa.
padahal waktu keluar bayar arisan pintu depan terkunci.
  korban yang mengetahui ada seorang tamu tak diundang  berusaha menegur.
"lho sampeyan itu siapa," tegur kasmoah.
namun teguran korban itu langsung dibalas dengan pukulan bertubi - tubi mengenahi pundak, dada, leher dan pinggang hingga korban jatuh pingsan.
pelaku yang mengenakan baju kotak - kotak dan membawa tas ransel itu dipastikan meninggalkan korban setelah tahu korban pingsan.
semua perhiasan yang dipakai korban berupa cincin seharga rp 2 juta dan gelang senilai rp 3,5 juta, ponsel merk polytron dan uang tunai rp 180 ribu untuk bayar arisan dibawa kabur pelaku.
korban siuman dan berusaha lari keluar rumah meminta tolong tetangganya.
suparto (45), tetangga dekat korban mengetahui korban berteriak langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke rsi nasrul ummah.
kejadian tepat jalur jalan nasional lamongan - babat ini sempat mengundang keramaian warga.
sebagian diantara mereka dengan mengendarai sepeda motor  ada yang mencoba  mengejar pelaku ke arah timur surabaya, tapi tidak berhasil dan kehilangan jejak.
hingga berita ini dikirim korban masih menjalani perawatan di ruang ugd dengan bantuan selang oksigen.
menurut doktert jaga ugd yang menangani korban, dr ketut sudita menyatakan,  korban masih harus menjalani observasi hingga besuk pagi.
"kalau dari hasil observasi semalam nanti tidak ada kelainan besuk bisa pulang,"kata ketut sudita.
dari hasil foto rongen tidak ada patah tulang.
hanya ada memar di leher,    perut, pinggang dan di telapak tangan kanan.
sekedar catatan untuk diketahui, perampokan ini merupakan kejadian kali sekian setelah peristiwa perampokan dua kali di mantup dan kejadian sabtu (8/6/2013) rumah janda asnah di kecamatan tikung.
malam ini kapolres akbp solehan langsung menuju ke tkp.
dari keterangan keluarga korban, pelaku sempat mengacak - acak kamar dan lemari.
namun sampai berita ini dikirim belum diketahui barang berharga apa saja yang ada di kamar dicuri pelaku.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 12 Juni 2013

Siswi SMP Diperkosa di Pasar Sapi








lamongan - diperkosa di pasar sapi oleh pemuda tetangga desa, nunuk pujiati (17) asal desa semampirejo, kecamatan sambeng melapor ke polsek sambeng, selasa (11/6/2013).
kejadian bermula saat ia diajak supriadi (20) asal desa wateswinangun, kecamatan sambeng, yang dikenal pemuda baik-baik ke lamongan kota, katanya sekedar untuk main dan cari makan.
usai makan, pelaku mengajak korban pulang, namun sampai di depan pasar sapi tiba-tiba membelokkan sepeda motornya ke dalam pasar.
ketika didesak, supriadi mengaku sekedar ingin ngobrol di tempat yang aman.
dalam laporannya, korban menambahkan, saat petang di pasar sapi itu akhirnya terlapor merudapaksanya hingga tidak berdaya.
dibawah ancaman, korban tidak berani berontak lantaran pelaku mengancam hendak menganiaya jika berteriak.
sampai dirumah, korban masih merahasiakan apa yang dialami, namun diluar dugaan, minggu (26/5/2013), terlapor datang ke rumah pelapor yang siang itu sedang sepi dan kembali memaksanya untuk melayani nafsu bejatnya.
merasa terus terancam, diantar orangtuanya, nunuk pujiati melaporkan kejadian yang menghancurkan masa depannya itu ke polisi.
kapolsek sambeng akp saifudin mengatakan, korban masih dibawah umur dan pelakunya sudah berhasil diamankan.
"sekarang ada di sel," kata saifudin, selasa (11/6/2013) petang.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 11 Juni 2013

Ibu, Anak dan Menantu Kompak Segel SD Rejotengah




Ibu, Anak dan Menantu Kompak Segel SD Rejotengah
Ibu, Anak dan Menantu Kompak Segel SD Rejotengah





lamongan - lantaran tidak kunjung ada penyelesaian, dua ahli waris  sebidang tanah yang ditempati bangunan sd negeri rejotengah, ii dusun calungan desa rejotengah, kecamatan deket  nekat jauh - jauh dari bungah gresik bertiga  bersama menantunya ke lamongan nekat menyegel tanah dengan ditananmi pisang, dipatok dan dipasang tali rafia seluas tanah yang disengketakan.
syiah (76) ahli waris yang juga anak kandung wani bin tumiah  pemilik tanah ditemani anaknya, muhammad selim (48) dan istrinya santi (40)  berangkat dari kecamatan bungah gresik  tempat tinggalnya sekarang dengan mengendarai sepeda motor bak roda tiga datang sejak senin (10/6/2013) sekitar pukul 22.
00 wib langsung menuju halaman  sdn rejotengah ii.
"mulai tadi malam saya bersama ibu dan istri disini (halaman sekolah, red) dan tidur di atas sepeda motor bak roda tiga," kata muhammad selim saat ditemui surya online, selasa (11/6/2013) di lokasi sekolahan.
langkah syiah dan muhammad selim, putra tunggalnya datang ke lamongan dan nekat  menyegal lokasi pekaranag yang didirkan bangunan sdn rejotengah  ii sejak 1976 itu karena upaya perundingan puluhan kali dengan pihak desa dan lembaga pendidikan tidak ada titik temu.
"saya  ini bahkan tidak pernah mendapati jawaban apapun terkait tuntutan ganti rugi tanah orang tua kami yang ditempati bangunan sd," tegas m selim.
padahal nyata - nyata tanah itu dalam petok d masih atas nama orang tua ibu kandung syiah, wani.
selim sampai tidak ingat lagi kapan tepatnya pernah menyurati kepala desa rejotengah dan laporan ke polsek agar tanah ahli waris milik orang tuanya itu segera diselesaikan,  dibeli atau dengan istilah lain ada ganti rugi.
kesabaran selim dan ibunya memuncak hingga pada selasa (11/6/2013) ia dibantu istrinya santi menyegel sekolah.
pekaranag tempat didirikan bangunan ditanami sebanyak 6 pohon pisang  dan dipatok serta diberis pasang tali rafia seluas tanah yang tertera dalam buku petok d.
selain itu, selim juga memasang sejumlah karton yang digantungkan di tali rafia soal tuntutannya agar  bupati dan juga pihak - pihak terkait membantu menyelesaikan tanah yang disengketakan itu.
"saya  hanya ingin minta ganti rugi, atau dibeli.
karena tanah itu benar - benar milik orang tua saya," ungkap syiah.
meski tak menggangu proses belajar mengajar  pada semesteran siswa sd hari kedua, namun  tali rafia dan tanaman sejumlah pohon pisang  tetap memecah konsentrasi para siswa.
 para siswa juga ada yang kegirangan melihat ulah selim dan ibunya serta istrinya saat menanam pohon.
sebaliknya para guru tak peduli action mereka dan tetap melanjutkan proses belajar seperti biasanya.
kepala desa rejotengah, rumiati kepada surya menyesalkan upaya penyegelan itu, padahal menurut sesepuh termasuk  ketua komite sekolah h husada, konon tanah itu sudah pernah dibeli oleh reso almarhum dan kemudian diwakafkan untuk sekolah.
"tapi zaman dulu  itu tidak ada proses administrasi transaksi tertulis," kata rumiati.
pihak desa tidak ingin berpolemik dengan ahli waris dan lebih menyarankan  mereka menempuh jalur hukum.
kalaupun diminta ganti rugi atau membeli jelas tidak mungkin, karena desa dan komite tidak mempunyai dana untuk itu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Seribu Jakmania Akan Datang ke Lamongan








jakarta - menjelang tur persija ke jawa timur menghadapi persepam madura united (rabu, 13/06/2013) dan persela lamongan (minggu, 16/6/2013), sebanyak 1000 anggota the jakmania akan ke jawa timur.
"ada sekitar 1.
000 the jakmania dari jakarta dan outsider (sebutan untuk pendukung persija di luar jakarta) akan mendampingi tim melawan persela lamongan," kata ketua umum the jakmania lariko rangga mone, senin (10/6/2013) malam.
hari ini, selasa (11/6/2013) jakmania akan mengirim tim advance atau tim pendahulu untuk memantau lokasi dan situasi.
sedangkan rombongan besar akan berangkat hari jumat (14/6/2013).

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Lamongan Satu-satunya Kota Kecil di Indonesia Peraih Adipura Kencana








lamongan - setelah enam kali berturut-turut meraih adipura dan kerap disebut bakal meraih adipura kencana, di tahun ketujuh ini lamongan akhirnya berhasil meraih penghargaan adipura kencana.
keberhasilan lamongan menjadi satu-satunya kota kecil di indonesia dari tujuh kota yang meraih adipura kencana.
penghargaan tersebut diterima bupati fadeli dari presiden ri susilo bambang yudhoyono bersamaan dengan peringatan hari lingkungan hidup, senin (10/6/2013) di istana negara, jakarta.
puncak apresiasi terhadap bidang kebersihan lingkungan ini masih ditambah dengan sukses smpn 2 dan sdn made 3 lamongan meraih predikat sekolah adiwiyata mandiri nasional yang perhargaannya juga akan langsung diserahkan presiden ri.
lamongan sebagai peraih penghargaan bergengsi yang baru diterima pertama kalinya setelah adanya regulasi baru,  sesuai dengan surat keputusan menteri lingkungan hidup ri, balthasar kambuaya, nomor 192 tahun 2013 tentang penghargaan adipura tahun 2013.
dalam regulasi lama, setiap daerah yang empat kali berturut-turut meraih adipura otomatis meraih adipura kencana.
namun, dalam regulasi baru itu tidak otomatis.
kota yang belasan kali menerima adipurapun tidak otomatis sebagai peraih adipura kencana.
syaratnya kota tersebut harus punya nilai dan inovasi lebih.
bupati fadeli  menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat lamongan yang telah guyup menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, teduh, dan nyaman ditinggali.
dia juga menyampaikan terima kasihnya kepada warga di luar kota lamongan, warga sekolah dan petugas kebersihan, pasukan kuning, serta pasukan hijau yang setiap hari, sejak pagi buta, menjaga kebersihan lamongan.
"penghargaan ini sejatinya milik seluruh masyarakat lamongan.
saya hanya mewakili warga lamongan menerima adipura kencana dari bapak presiden.
semoga penghargaan ini tidak membuat kita berhenti berinovasi.
jadikan lingkungan yang hijau, bersih, teduh dan nyaman ditinggali sebagai identitas diri dan budaya masyarakat lamongan,"harapnya.
selain lamongan, kota surabaya dan tangerang juga dinyatakan sebagai peraih adipura kencana untuk kategori kota metropolitan.
kemudian peraih adipura kencana untuk kategori kota besar adalah kota malang dan balikpapan.
selanjutnya kota tulungagung untuk kategori kota sedang dan bontang juga peraih adipura kencana kategori kota sedang.
piala adipura kencana bersama dua penghargaan sekolah adiwiyata mandiri nasional akan diarak keliling kota lamongan kamis (13/6/2013).
piala bakal diarak keliling seluruh ke kecamatan di lamongan sebagai wujud apresiasi kepada masyarakat.
pawai piala itu akan berakhir pada senin, 17 juni di alun-alun lamongan dalam sebuah pesta rakyat.
makan gratis dan penampilan yel-yel peserta lgc bakal menghiasi pesta rakyat yang akan dipandu mc kocak djadi galajapo itu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com