Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tercinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tercinta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Mei 2014

Pria Ini Curi Sepeda Untuk Hadiah Istri Tercinta




Pria Ini Curi Sepeda Untuk Hadiah Istri Tercinta
Pria Ini Curi Sepeda Untuk Hadiah Istri Tercinta






surya online, madiun – misdi (27) warga asal desa mojopurno, kecamatan wungu, kabupaten madiun mendekam dalam tahanan polsek wungu karena mencuri sepeda.
ironisnya, misdi mengaku mencuri sepeda untuk dihadiahkan kepada istri tercintanya.
namun aksi misdi tepergok warga hingga akhirnya ditangkap dan diserahkan ke polsek wungu itu.
tersangka tertangkap saat mencuri sepeda di halaman rumah milik wiwik widoretno warga perumahan pesona alam mulia, desa mojopurno, kecamatan wungu.
"istri saya minta dibelikan sepeda.
kkarena saya kerja hanya sebagai kuli dengan hasil tak menentu akhirnya saya ambil sepeda itu.
ternyata aksi saya diketahui warga," terang misdi kepada surya online, sabtu (17/5/2014).
selama ini, misdi bekerja seharian penuh hanya mendapatkan upah rp 45.
000.
kapolsek wungu, akp heru kun menegaskan tersangka bakal dijerat dengan pasal 363 kuhp tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
"sekarang kami proses kasus pencurian itu.
kami akan menginterogasi siapa tahu tersangka sudah pernah mencuri di lokasi lainnya," tuturnya.




terkait#kasus pencurian

baca juga



anak minta uang jajan, hanafi pun dihajar warga


usai curi motor, pencuri ini bersembunyi di dalam sumur


pencuri ini kepergok warga saat congkel motor pakai kunci t


dua pencuri kawat tembaga milik majikan terekam cctv


berniat curi helm, guru honorer ini malah curi motor





penulis: sudarmawan

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 02 Juni 2013

Persembahan untuk Ayah Tercinta




Persembahan untuk Ayah Tercinta
Persembahan untuk Ayah Tercinta





surabaya - kepergian ayah selama-lamanya tidak membuat semangat belajar jannatin nisa' arnindita, siswa smpn 1 surabaya, kendor, bahkan mendorong semangatnya belajar hingga meraih nilai ujian nasional (unas) tertinggi se-surabaya.
kamis (31/5/2013) malam, beberapa kali dia menanyakan hasil unas ke sekolah tapi hasilnya nihil.
begitu juga ibunya, isminiwati pun tak kalah hebohnya.
hingga pukul 21.
30 wib, kabar itu tak kunjung didapat caca, begitu jannatin biasa disapa pun tertidur.
namun sekitar pukul 24.
00 wib, panggilan telepon dari tentor bimbingan belajar membangunkannya.
"rasanya tidak percaya.
masak sih bisa dapat rangking pertama," cerita remaja kelahiran 5 juni 1998, ditemui di rumahnya kawasan karah tama asri, surabaya, sabtu (1/6/2013).
esok harinya, caca baru yakin setelah guru dan sejumlah teman mengucapkan selamat.
prestasi ini membayar kerja kerasnya selama ini.
diakui sulung dari dua bersaudara ini, selama lima bulan terakhir kegiatannya memang difokuskan untuk unas dan merelakan lebih dari separuh waktunya untuk belajar, baik di sekolah, rumah maupun saat bimbingan belajar.
tak ada waktu untuk sekadar jalan-jalan bersama temannya di mal.
bahkan hoby membaca yang sebelumnya sangat digemari pun harus ditinggalkan demi unas.
"kadang-kadang saya sampai kasihan melihatnya.
bahkan tidur itu seperti tidak tidur tapi karena ketiduran," aku isminiwati yang ikut menemani caca selama wawancara dengan surya.
co.
id.
semangat luar biasa itu ternyata memiliki alasan.
caca ingin mempersembahkan prestasi untuk indra setiawan, almarhum ayahnya.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com