Halaman

Tampilkan postingan dengan label STNK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STNK. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Februari 2014

Aremania Wajib Bawa STNK









surya online, malang - aremania yang menyaksikan laga arema cronus kontra barito putera di stadion kanjuruhan, jumat (21/2/2014), harus membawa surat-surat kendaraannya karena panpel akan memperketat penjagaan kendaraan yang keluar-masuk di stadion.
ketua panpel arema cronus, abd haris mengaku, sudah koordinasi dengan petugas keamanan yang akan memeriksa kendaraan yang keluar-masuk stadion dengan tujuan menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sekitar stadion.
"kami tidak mau ada curanmor lagi selama laga home arema cronus," kata haris kepada surya online, kamis (20/2/2014).
perlu diketahui, panpel sudah banyak mendapat informasi soal kehilangan kendaraan bermotor sejak laga ujicoba atau turnamen pra musim.
informasi yang dihimpun surya online, ada tujuh laporan kehilangan yang diterima panpel.
selain berusaha menekan curanmor, panpel sedang berupaya menekan gerak copet meski untuk itu tidak mudah karena pencopet biasanya berbaur dengan aremania.
"kami mengandalkan informasi dari aremania.
kalau ada copet, langsung informasikan kepada panpel," tambahnya.



terkait    #aremania, wajib, bawa stnk

penulis: zainuddin

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 09 Mei 2013

Butuh Biaya Berobat Istri, Radi Cari Pembuat STNK Palsu








surabaya - radi wibowo, tersangka penggelapan mobil rental, dua kali masuk sel tahanan polrestabes surabaya.
sebelumnya, warga sukodono sidoarjo ini masuk tahanan karena kasus serupa tahun 2010 lalu.
radi mengaku rela membantu m ilham yang hendak menggelapkan mobil rental.
"saya diminta mencari pembuat stnk palsu, dan saya temukan dengan teman saya.
saya ditawari upah rp 500 ribu, tapi hingga sekarang saya belum menerimanya," kata radi, kamis (9/5/2013).
awalnya dia menolak membantu ilham, namun karena iming-iming upah rp 500 ribu, akhirnya dia menerima.
apalagi saat ini istrinya sedang menderita diabetes dan paru-paru.
setiap hari istrinya harus rawat jalan di rs dr soetomo surabaya.
"tiap satu minggu, saya harus menyediakan uang rp 580 ribu, sedangkan saya hanya tukang las freelance," kata bapak satu anak itu.
sejak 2004, istri radi menderita diabetes dan kaki kirinya diamputasi.
pernah sekali, istrinya datang menjenguk ke tahanan, namun dilarang penyidik yang tak tega melihat keadaannya.
"sekarang saya tidak ada yang menjenguk.
putri saya, saya minta untuk menjaga ibunya, tidak usah pikirkan saya," kata radi.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com