Halaman

Tampilkan postingan dengan label Hadiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadiah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juni 2014

Tolak Hadiah Dari Pelaku UMKM, Ini Jawaban Jokowi




Tolak Hadiah Dari Pelaku UMKM, Ini Jawaban Jokowi
Tolak Hadiah Dari Pelaku UMKM, Ini Jawaban Jokowi






surya online, palembang - calon presiden nomor urut dua, joko widodo (jokowi) menolak menerima cendera mata dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (umkm) di pusat umkm kelurahan tuan kentang, kecamatan seberang ulu i, palembang, sumatera selatan.
jokowi menolak karena menurutnya produk-produk yang akan dihadiahkan kepadanya itu memiliki nilai ekonomis yang seharusnya tidak diberikan cuma-cuma, tapi dijual.
    "saya ingin membiasakan, ini kan produk yang harusnya dibeli, saya mau membiasakan," kata jokowi di tepian sungai ogan di kawasan pusat umkm, rabu (25/6/2014).
pelaku umkm memberikan produk hasil kerajinannya seperti songket dan cemilan khas palembang dalam sebuah tas kertas pada jokowi.
    menanggapi sikap jokowi itu, mereka menjelaskan bahwa cendera mata tersebut merupakan hadiah dari mereka.
namun, jokowi tetap menolak menerimanya secara gratis.
     menurutnya, umkm mencari keuntungan dengan menjual produk industri rumah tangga, jika diberikan sebagai hadiah tanpa dibeli, akan membuat pelaku umkm merugi.
     "apalagi kalau ini harganya mahal, umkm itu kan mencari keuntungan.
kalau ini diberi, nanti bisa rugi besar, saya nggak mau, apalagi  karena saya," katanya yang disambut tepuk tangan warga.
     jokowi pun meminta salah seorang ajudannya untuk membayar souvenir yang diberikan kepadanya itu.
     jokowi berkunjung ke tuan kentang bersama istri dan anaknya.
mereka sempat mengunjungi beberapa stand.
     dia membeli buah pisang dan beberapa souvenir seperti pensil, miniatur ampera, sandal dan kain.
sang istri pun juga tak ketinggalan berbelanja beberapa produk umkm.
(ant)    



terkait#jokowi

berita terkait: pemilu 2014



surat suara pilpres mulai didistribusikan kpu kabupaten malang


kpu : pengumuman harta kekayaan capres-cawapres 1 juli


jenderal pendukung prabowo dan jokowi hadir satu panggung


mk tolak gugatan poppy dharsono


panwaslu : hindari pemasangan spanduk pilpres multitafsir






editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 17 Mei 2014

Pria Ini Curi Sepeda Untuk Hadiah Istri Tercinta




Pria Ini Curi Sepeda Untuk Hadiah Istri Tercinta
Pria Ini Curi Sepeda Untuk Hadiah Istri Tercinta






surya online, madiun – misdi (27) warga asal desa mojopurno, kecamatan wungu, kabupaten madiun mendekam dalam tahanan polsek wungu karena mencuri sepeda.
ironisnya, misdi mengaku mencuri sepeda untuk dihadiahkan kepada istri tercintanya.
namun aksi misdi tepergok warga hingga akhirnya ditangkap dan diserahkan ke polsek wungu itu.
tersangka tertangkap saat mencuri sepeda di halaman rumah milik wiwik widoretno warga perumahan pesona alam mulia, desa mojopurno, kecamatan wungu.
"istri saya minta dibelikan sepeda.
kkarena saya kerja hanya sebagai kuli dengan hasil tak menentu akhirnya saya ambil sepeda itu.
ternyata aksi saya diketahui warga," terang misdi kepada surya online, sabtu (17/5/2014).
selama ini, misdi bekerja seharian penuh hanya mendapatkan upah rp 45.
000.
kapolsek wungu, akp heru kun menegaskan tersangka bakal dijerat dengan pasal 363 kuhp tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.
"sekarang kami proses kasus pencurian itu.
kami akan menginterogasi siapa tahu tersangka sudah pernah mencuri di lokasi lainnya," tuturnya.




terkait#kasus pencurian

baca juga



anak minta uang jajan, hanafi pun dihajar warga


usai curi motor, pencuri ini bersembunyi di dalam sumur


pencuri ini kepergok warga saat congkel motor pakai kunci t


dua pencuri kawat tembaga milik majikan terekam cctv


berniat curi helm, guru honorer ini malah curi motor





penulis: sudarmawan

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 03 Juni 2013

Pentas Wayang Potehi Bertabur Hadiah Tiap Hari Tetap Sepi




Pentas Wayang Potehi Bertabur Hadiah Tiap Hari Tetap Sepi
Pentas Wayang Potehi Bertabur Hadiah Tiap Hari Tetap Sepi





tulungagung - "pengumuman! yang belum mendapatkan kupon segera menghubungi panitia.
kupon tinggal sedikit, sudah terjual 300 lembar," kata sutarto menjelang pertunjukan wayang potehi di kelenteng tri dharma tjoe tik kiong, tulungagung, minggu (2/6/2013).
sutarto, dalang wayang potehi yang jawa tulen itu, sedang berkelakar pada penonton.
alih-alih penontonnya ratusan, seni klasik china ini paling banter penontonnya belasan orang.
alih-alih kuponnya laku dijual, pertunjukan wayang itu digratiskan sepenuhnya.
justru pihak kelenteng yang menyediakan ongkos lebih, bukan cuma untuk biaya sound system, honor dalang dan pengrawitnya --pemain siter, asisten dalang, penabuh kentongan, penabuh ketipung, dll-- tetapi juga untuk hadiahnya.
hadiah utamanya bukan ecek-ecek.
kadang sepeda motor, kulkas, kipas angin, handphone, kompor gas dan aneka barang cukup berharga lainnya.
"kalau sore begini hadiahnya minuman atau makanan kecil.
nah, kalau malam hadiahnya yang mahal-mahal," kata ibrahim (sie dyang ren), penonton paling sepuh sore ini.
ibrahim mengaku hampir saban hari menonton potehi, sore maupun malam.
saban hari pula dia mengambil kupon yang diundi dalang di sela-sela pementasan.
"tapi saya belum pernah dapat motor atau hadiah utama lainnya," kata ibrahim tertawa, jadi kelihatan gigi ompongnya.
ibrahim terlahir dari ayah dan ibu yang tionghoa tulen.
ia bisa sedikit-sedikit berbahasa mandarin.
"tapi kakek saya jawa," ujarnya.
tionghoa blesteran seperti ibrahim bercampur baur dengan penonton tionghoa tulen maupun jawa tulen, baik anak kecil maupun dewasa,  sambil menunggu dalang mengundi hadiah.
jika sesi undian dimulai, mereka tampak tekun memegang erat kupon masing-masing sambil berharap nomornya dibacakan dalang.
jika beruntung, pemenang undian bisa mendapatkan sekardus minuman atau makanan ringan.
seorang penonton bahkan bisa memiliki 3 kupon.
peluang menangnya besar.
ibrahim, misalnya, pegang kupon bernomor 174, 122, 98.
tapi hingga pertunjukan hampir usai, ketiga nomor kuponnya tak satu pun yang nyanthol.
"pas ndak rezeki," kata ibrahim, tertawa ngakak
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com