Halaman

Tampilkan postingan dengan label Dimusnahkan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dimusnahkan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Mei 2013

Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan di Juanda




Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan di Juanda
Narkoba Senilai Rp 6 Miliar Dimusnahkan di Juanda





surabaya - dengan mengenakan seragam tahanan dan wajah tertutup balaclava, sosok stella elizabeth oktavia, tetap terlihat.
perempuan yang hamil delapan bulan itu, tampil di kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba hasil penangkapan di bandara internasional juanda,  kamis (30/5/2013).
warga asal jakarta, yang bersuamikan warga negara nigeria, tampil bersama empat pelaku pengedar narkoba dan pengembangan jaringannya.
pemusanahan barang bukti tersebut dilakukan di areal lapangan lanudal juanda.
dalam pemusnahan itu, total terdiri atas  5.
170,12 gram sabu, 4 butir pil ekstasy dan 166 butir obat keras.
pemusnahan ini, lanjut dia, dari empat kasus yakni tersangka iwan hadi yang tertangkap di juanda 26 april 2013 degan sabu 627 gram.
nita ariani pembawa sabu seberat 333,4 gram dan 230 butir pil ekstasi, dwi prihantoro pengambil barang via kantor pos dari india dengan tas jinjing berisi 927,72 gram sabu serta stella pembawa travel bag dari malaysia ke surabaya berisi 3.
300 gram sabu.
iwan ibrahim kepala badan narkotika nasional (bnn) provinsi jawa timur, mengatakan narkoba yang dimusnahkan itu bernilai rp 6 miliar.
"yang kita musnahkan di sini ini barang bukti narkoba dari semua kasus dan pengembangannya di juanda," kata iwan.
barang bukti ini berasal dari empat kasus.
yaitu tersangka iwan hadi yang tertangkap di juanda 26 april 2013 degan sabu 627 gram.
nita ariani pembawa sabu seberat 333,4 gram dan 230 butir pil ekstasi, dwi prihantoro pengambil barang via kantor pos dari india dengan tas jinjing berisi 927,72 gram sabu serta stella sendiri, yang ketahuan pembawa travel bag dari malaysia ke surabaya berisi 3.
300 gram sabu.
iwan menambahkan, temuan kasus narkoba melalui bandara juanda dibandingkan tahun 2012 lalu dengan 2013 hingga mei, sudah terlihat mengalami kenaikan sebesar 100 persen.
"meski di tahun 2013 hanya ada di bulan mei, yang mencapai 8 kasus.
sementara sepanjang tahun 2012, hanya 4 kasus," jelas iwan.
iwan menambahkan, dengan adanya penangkapan yang dilakukan selama ini membuktikan pada pengguna jasa bandara juanda bahwa pengawasan peredaran narkoba di juanda diperketat.
selain itu, dalam acara pemusnahan sabu itu juga ada pemberian awards pada security aviation bandara juanda yang berhasil melakukan penangkapan pada pembawa sabu melalui bandara juanda.
security juanda yang menerima awards yakni agus susianto scp security team leader, sriaji scp security squad leader, ferrys eka scp security officer dan nur m.
syarif scp security officer.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 30 Mei 2013

Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 7 Miliar Dimusnahkan




Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 7 Miliar Dimusnahkan
Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 7 Miliar Dimusnahkan





surabaya - barang bukti narkoba berupa sabu-sabu seberat 5.
170,12 gram, 4 butir ekstasi dan 166 butir obat keras, dimusnahkan di lanudal juanda, kamis (30/5/2013).
barang bukti sabu-sabu tersebut diamankan dari empat tersangka dengan waktu penangkapan yang berbeda.
sabu-sabu seberat 627 gram diamankan dari ih yang dibekuk aparat di bandara juanda, jumat (26/4/2013).
selang sehari, na ditangkap karena membawa sabu seberat 333,4 gram dan 230 butir pil ekstasi, sabtu (27/4/2013).
kemudian dp, yang dibekuk saat mengambil paket tas jinjing berisi sabu seberat 927,72 gram, selasa (7/5/2013).
terakhir dari tangan so, yang membawa travel bag dari malaysia ke surabaya berisi 3.
300 gram sabu-sabu.
"total barang bukti yang kita musnahkan bernilai kurang lebih antara rp 6 hingga 7 miliar," kata iwan ibrahim, kepala bnn provinsi jawa timur, kamis (30/5/2013).
menurut iwan ibrahim, pemusnahan barang bukti kali ini memang sengaja dilakukan di lanudal juanda.
hal ini untuk menegaskan kepada publik, jika pihaknya tidak main-main untuk mencegah peredaran barang haram tersebut.
"ini merupakan pencegahan terhadap orang-orang yang bermaksud mengirim narkoba melalui bandara juanda.
kami saat ini sudah solid, baik dari angkasapura, bnn, polri, lanudal, maupun aparat di bandara juanda," tegas iwan ibrahim.
di samping itu menjadi pembuktian pada masyarakat jika penanganan narkoba tidak berdiri sendiri, terutama di area bandara internasional tersebut.
(mg-1)
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 15 Mei 2013

Kontainer Hortikultura Akan Dimusnahkan








surabaya-banyaknya kontainer berisi produk hortikultura impor yang ngendon di terminal peti kemas pelabuhan tanjung perak, membuat isi-isi kontainer itu terancam dimusnahkan.
hal ini karena para pemilik barang, belum juga menyelesaikan dokumen barang.
seperti surat persetujian impor (spi) dan surat rekomendasi impor produk hortikultura (riph).
kepala kantor bea dan cukai tanjung perak, ircham habib, membenarkan adanya rencana pemusnahan barang-barang kontainer hortikultura yang tidak berdokumen lengkap itu.
"ada 307 kontainer produk hortikultura yang sudah saya setujui untuk dimusnahkan.
tapi tidak ada yang bawang putih," jelas ircham habib, rabu (15/5/2013).
dari 307 itu mayoritas adalah buah-buahan, sebagian sayur-sayuran dan ikan segar.
tentang bawang putih, ircham menyebutkan ada aturan pengecualian yang membuat bawang putih tidak ada batas untuk pengurusan dokumennya sehingga tidak terancam untuk dimusnahkan.
"kalau khusus bawang putih diberi tambahan waktu untuk mengurus dokumennya sehingga bisa dilepas dipasaran," jelas ircham.
ke-307 kontainer yang akan dimusnahkan ini seendiri, lanjut ircham kondisinya sudah banyak yang rusak.
sehingga untuk dipasarkan juga sudah tidak layak lagi.
status dari kontainer-kontainer ini sendiri masih sebagai barang tidak dimiliki.
sementara untuk dimusnahkan harus berstatus sebagai barang milik negara.
"saat ini sedang proses barang milik negara sambil menunggu waktu pemusnahan," jelas ircham.
kapan pemusnahan 307 kontainer barang hortikultura itu, ircham belum bisa mengatakan waktu pastinya.
masih menunggu proses dan persiapan tempat.
bentuk pemusnahannya dengan dibakar habis.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com