Halaman

Tampilkan postingan dengan label Pengiriman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengiriman. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Mei 2014

Waspadai Pengiriman Narkoba Pakai Perahu









surya online, surabaya – para pemain narkoba terus berupaya mencari celah untuk menjalankan bisnisnya.
karena jalur pengiriman antarnegara dan antardaerah di bandara dan pelabuhan semakin ketat, belakangan tercium mereka mulai memanfaatkan perahu.
upaya menggunakan transportasi baru untuk pengiriman narkoba itupun sudah terendus petugas badan narkotika nasional provinsi (bnnp) jawa timur dan ditreskoba polda jatim.
“dan petugas tentunya semakin waspada serta terus meningkatkan pengawasan untuk mempersempit ruang gerak mereka (pelaku narkoba),” kata kepala bnnp jawa timur, brigjen pol iwan a ibrahim.
pengiriman narkoba menggunakan perahu ini, modusnya, pengedar narkoba mengirimkan barang lewat kapal.
kemudian, untuk menghindari pelabuhan, ada perahu atau sampan yang menjemput ke kapal itu.
lantas, narkoba dibawa ke pinggir menggunakan perahu.
hal itu dilakukan untuk menghindari screening di pelabuhan yang semakin ketat.
padahal, pelabuhan sendiri merupakan jalur alternative pengiriman narkoba setelah jalur di bandar juga semakin ketat.
pergeseran jalur pengiriman narkoba ini mulai terjadi sejak tahun 2013.
sebelumnya, pelaku narkoba antarnegara memilih jalur barat untuk masuk ke indonesia.
diantaranya, jakarta, aceh, medan, riau dan batam.
karena di sana semakin ketat, sejak 2013 mereka bergeser lewat jalur timur.
jalur itu termasuk surabaya, manado, timor timur, dan sebagainya.
awalnya, pelaku menggunakan bandar, karena semakin ketat, mereka lantas bergeser ke wilayah pelabuhan laut.
“termasuk melalui daerah-daerah perbatasan, seperti entikong dan sebagainya,” sambung iwan.
lewat pelabuhan, pengiriman sebelumnya menggunakan cara memasukkan narkoba di dalam barang kiriman di dalam container.
hal ini terundus petugas, dan bahwa sudah ada beberapa yang terungkap.
kemudian, mereka masih terus berupaya mencari celah, salah satunya menggunakan perahu.





baca juga



hendak jual mobil malah kartu kreditnya dibobol


its bekali 21 ma/sma dengan keahlian tik


tim rsud dr soetomo tetap siaga mers


walipah hanya menderita pnemonia dan influenza


walipah dinyatakan negatif mers, keluarga merasa lega





penulis: m taufik

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 06 Agustus 2013

Ramadan, Jasa Pengiriman Kebanjiran Order









surya online, surabaya – industri jasa pengiriman barang mengalami lonjakan permintaan cukup signifikan, selama ramadan tahun ini.
beberapa perusahaan bahkan kebanjiran permintaan hingga berlipat.
ketua asosiasi perusahaan jasa ekspres indonesia (asperindo) jawa timur, suwandi mengatakan lonjakan permintaan hingga 20 persen.
hanya saja, lonjakan terjadi pada konsumen ritel.
sedang konsumen korporat tetap stabil.
“peningkatan layanan kiriman mulai terlihat sejak dua pekan jelang lebaran, diperkirakan kembali normal pada hari ketujuh pascalebaran,” ujar suwandi.
ia menambahkan, tingginya layanan kriiman sama sekali tak terdampak oleh kenaikan tarif yang diterapkan sebagian besar perusahaan.
sebagai imbas tekanan kenaikan upah minimum regional dan kenaikan harga bahan bakar minyak pada juni silam.
produk-produk yang banyak dikirim, adalah barang-barang seasonal untuk memenuhi kebutuhan berlebaran.
di antaranya pakaian batik, gamis dan baju muslim, serta kue-kue khas lebaran.
sebagian besar pengiriman dilakukan toko-toko online.
"jadi selain industri pengiriman, toko-toko online yang menjual produk khas lebaran juga ambil keuntungan dari momentum ini,” pungkas suwandi.
sementara pt pos indonesia area vii jawa timur, mengalami kenaikan permintaan pengiriman sebanyak sepuluh kali lipat.
itu terjadi hanya selama periode 1 -20 juli 2013.
harisma anugraha, kepala mail processing center pt pos indonesia area vii jatim memaparkan bahwa selama periode itu, pt pos indonesia melayani pengiriman sebanyak 48.
864 kemasan.
“angka itu jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu yang tercatat 4.
445 kemasan,” ujar harisma belum lama ini.
head of regional v pt tiki jalur nugraha ekakurir (jne), nelly chandra, yang mengatakan barang-barang seperti pakaian dan makanan kecil untuk sajian lebaran mendominasi aket yang dikirim.
“karena banyak makanan yan dikirim, makanya tidak boleh sampai ada  yang terlambat.
makanan kan bisa rusak kalau lama-lama terseimpan,” ujar nelly.
kenaikan intensitas pengiriman antara 30 sampai 40 persen dari tahun ke tahun.
“kira-kira semakin mendekati lebaran bisa naik sampai 50 persen,” ujar nelly.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com